P

P
RAFA SANG PENOLONG



Maaf ya teman-teman episode sebelumnya aku ga rapih dalam merangkai paragraf dan kata-katanya soalnya masih pemula:)mohon dimaklumi ya


Tesa dan 3 temannya pun akhirnya sampai di mall dan mereka langsung menuju toko buku yang diincar itu.


"Eh kalian udah dapet belum,aku udah nih" tanya Tesa


karena teman-teman nya belum mendapatkan buku apa yang dinginkan.Tesa pun akhirnya langsung membayar buku itu di kasir dan kebetulan sedang tidak ada yang mengantri.


"mba saya beli ini aja" ucap tesa kepada mba-mba kasir.


"oh iya kak saya hitung dulu"


"totalnya jadi 170.000 kak" ucap kasir.


ya kenapa mahal?karena tesa membeli album idol kpop yang sangat populer yaitu Exo.


"ohh iya bentar mba" kata tesa sambil membuka tasnya untuk mengambil uang didalam dompet yang ia bawa.


saat ia membuka dompetnya sasa sungguh terkejut karna uang yang ia bawa hanya 120.000 saja dan tentu saja tidak cukup untuk membayar buku album tersebut.


"emmhh mba ga ada diskon gitu?" ucap tesa dengan malu malu.


"maaf ka kebetulan diskon nya itu terakhir kemarin"


"aduhh gimana inii ga cukup uangg aku"batin tesa,sambil ia mengedarkan pandangannya berharap ada malaikat penolong yang membantunya.


Saat dia mengedarkan pandangannya,akhirnya dia bertemu dengan malaikat penolongnya yang sekaligus orang yang sangat dekat dengannya yaitu Rafa.Senyuman di bibir tesa pun mengembang ketika melihat kakaknya yang sedang melihat-lihat buku.


"mmmmh mba bentar ya saya mau ke kakak saya duluu,itu yang lagi liat-liat buku itu" kata tesa sambil menunjuk ke arah Rafa.


"iya kak silahkan"


Tesa pun segera berjalan menuju kakak pertamanya itu dan menepuk pundak tingginya.


Rafa pun merespon tindakan tesa dengan mengalihkan pandangannya ke arah orang yang menepuk pundaknya tersebut.


"Tesa!!" terkejutnya Rafa.


"hehehe haloo my brother" ucap tesa.


"Sama siapa kamu disini dek?" kata Rafa. menatap tesa.


"sama temen temen lahh,trus sama siapa lagi" jawab tesa.


"oh,trus mana temen temen kamu?" Rafa.


"mereka masih nyari-nyari buku kak" jawab tesa.


"Terus??" Rafa.


"jadi gini adek kan beli buku album kann nahh harganya tuh 170.000,sedangkan tesa cuman bawa 120.000 jadi" saat tesa ingin melanjutkan kata katanya Rafa pun memotong.


"iya iya iya udah tauu niat kamu apa pasti mau minjem duit kakak kan?" potong Rafa sambil merogoh dompet dan mengambil uang 50.000 untuk tesa.


"nihh" ucap Rafa sambil menyodorkan uang 50.000 itu.


"aaaaaa makasihhh kakaku yang ganteng inii" ucap girang tesa sambil memeluk kakaknya itu.


"yayaya sama sama udah sana cepet bayar nanti kamu pulang sama kakak aja!" perintah Rafa.


sasa pun segera berlari ke arah kasir dan langsung membayar.terjadi percakapan antara mba kasir dan tesa.


"kak maaf itu kakaknya ya? tanya mba kasir."


"ohh iya mba itu kakak pertama saya" jawab tesa dengan jujur.


"aduhh pantes kakaknya aja cantik banget apa lagi kakaknya kakak(ngerti kann?😁)" ucap malu malu mbak kasir.


"hahaha makasih mbak tapi kakak pertama saya itu sangatt jutek dan cuek klo sama orang lain" kata tesa.


"hahaha ya sudah mbak saya permisi" timpal tesa.


"ehh iya kak maaff yaa" ucap mbak kasir dengan rasa malunya itu.


Tesa pun tersenyum kepada mbak kasir itu lalu langsung menghampiri kakaknya yang sedang melihat lihat buku.


"kakk aku kabarin temen temen dulu yaa" ucap tesa


"iya sok" jawab Rafa.


Tesa menelpon satu dari ketiga temennya itu


"Halo vit,aku balik duluan ya sama kak Rafa" ucap Tesa.


"hahh ada kak Rafa tes?" terkejutnya vita dibalik suara telepon nya itu.


"iyaa nih lagi disamping ku" jawab tesa.


"ahhhh aku mau ketemu kakak gantengg kamu ituuu" ucap vita.


"ahh udah kapan kapan ajaaaa yaaa" jawab tesa.


"ahh ya udah dehh hati hati ya kamuu,salamin aku ke kak Rafa ya" suruh vita dengan malu-malu.


"iya iya,kamu jangan lupa kabarin viola sama Sista.ya udahh bayy kalian juga hatu hati" ucap tesa dan langsung mematikan sambungan teleponnya itu.


"ayoo kakk.dapet salam tuh dari vita.kakak ga mau beli buku?" tanya tesa.


"iya salam balik.engga ah dek ga jadi" jawab Rafa.


"ohh ya udahh yuu" ajak sasa.


mereka pun meninggalkan toko buku dan langkah tesa berhenti di depan toko yang menjual makanan ayam crispi.


"ada apaa dekk" tanya Rafa heran.


"kak beliin changky cheek ituu yaa" kata tesa sambil memohon.


"hadehhhh ya udah los beli" jawab Rafa.


Rafa pun memberikan uang 50.000 kepada adiknya.dan tesa segera memesan makanan itu.


setelah 15 menit menunggu.akhirnya makanan pun telah siap untuk di bawa pulang.


"ayo kak udah nihh" ajak tesa.


"udah kann ga ada yang mau di beli" Rafa.


"iya udah ga ada,minum da ini tesa ada di tas masih penuh" jelas tesa.


kakak adik itu pun akhirnya keluar dari mall dan menuju tempat parkir mobil (ya Rafa membawa mobil setiap hari untuk kuliah).mereka masuk ke dalam mobil bermerek merchedez benz itu.


Di dalam mobil saat perjalanan


"nihh kak mau ga?" tanya tesa sambil menyodorkan tusukan ayam.


"mauu" jawab Rafa dan langsung membuka mulutnya.


"Enak ga?" tanya tesa lagi


"mayan" jawab cuek Rafa.


"huhh begini amat punya kakak yang juteknya minta ampun" ejek tesa.


Minta dukungannya manteman semuaaa:)mau berkaryaa nihh.aku juga minta saran dan kritiknya yaa:)jangan lupa klik likeee nya sesudah bacaa