
Setelah sarapan pagi Tesa,veraa,adel,priya,dan kaia pergi menuju rooftop sembari membawa cemilan.
"Ehh ehh ehh,bukannya kemarin malem kita mau tanyain bodyguard itu ya?" Veraa yang baru duduk dikursi langsung berdiri.
"ohh iya kakk" Tesa menepuk jidat.
"Ya udah ayuu kita kamar granpa" Veraa.
Veraa,adel,tesa,priya dan kaia turun menuju kamar granpa roj.
Didepan kamar granpa roj.
"Kai,kamu aja ya yang ketuk" Vera.
"lohh kenapa harus aku" kaia.
"kamu kan yang paling muda disinu,jadi kamu ya" Veraa.
"iya iya dehhh" kesal kaia.
Kaia mengetuk pintu kamar granpa roj.
Tok tok tok
Tak menunggu waktu lama,pintu kamar terbuka,namun bukan granpa roj yang membukakan pintu melainkan granma amalia.
"Ada apa sayang" tanya granma amalia.
"eemmhhh....Granpa udah berangkat ke kantor granma?" Kaia.
"belum sayang,nanti agak siangan.kenapa?" tanya balik granma amalia.
"mau ngobrol aja sama granpa,granpa sekarang dimana granma?" Kaia.
"oh...lagi di ruang kerjanya" Granma amalia.
"oke.kaia ke ruang kerja granpa dulu ya granma makasihh" Kaia mencium pipi kiri granma amalia.
"hahaha iya sayang sama sama" Granma amalia menoel dagu kaia.
Setelah mendapat keberadaan granpa roj,mereka langsung menuju ruang kerja nya.
Tok tok tok
Kaia mengetuk pintu ruang kerja granpa roj.
"Siapa" Tanya granpa roj dari dalam sana.
"Ini kita granpa" Kaia.
"oh...masuk sayang,ga dikunci" Granpa roj.
setelah diijinkan masuk mereka segera berhambur ke dalam dan berbaris di hadapan granpa roj yang sedang duduk sambil memeriksa berkas berkas.
Granpa roj yang melihat mereka berbaris dengan raut wajah yang gelisah pun mengabaikan pekerjaannya.
Granpa roj menopang dagunya sembari tersenyum dengan menggunakan salah satu tangannya yang menimbulkan sifat cool.
"Ada apa?" Suara berat granpa roj.
"Mmhhh,granpa sibuk?" Tesa.
"Engga terlalu" granpa roj.
Tesa menelan ludahnya terlebih dahulu sebelum berbicara.
"Jadi gini granpa,kemarin....Tesa kan sempat berkelahi sama pencopet....nahh Tesa ga sengaja ngelihat ada 10 orang berbadan besar make jas item dan mereka lagi ngeliatin Tesa sama saudara yang lain dari kejauhan" Tesa.
"Terus?" tanya Granpa roj sambil menaikan satu alisnya.
"Mmmhhhh...apa bener itu bodyguard yang granpa suruh buat ngawasin kita?" tanya Tesa.
"iya sayang itu bodyguard suruhan granpa" Granpa roj.
"Tapi kenapa granpa nyuruh orang buat ngawasin kita???" Tanya Veraa.
"Karna granpa ga mau ada kejadian buruk menimpa kalian ya walaupun orang orang ga tau bahwa kalian cucu granpa tapi kan kalo kejadian yang kaya gitu kita kan ga bakal tau,jadi granpa jaga jaga" Granpa roj.
"ohh gitu"
Flashback on
Granpa roj ditelpon oleh orang suruhannya yang ingin memberi kabar bahwa Tesa berada dalam keadaan yang berbahaya.ia yang mendengar itu sangat marahh dan geram,ia berteriak kepada para bodyguard bodyguard nya karena tidak bisa menjaga cucu cucu nya dengan baik.untungnya kini ia sedang berada di ruang kerjanya yang kedap udara jadi tidak ada yang mengetahuinya.
"Ngò!!!! H̄lān s̄āw k̄hxng c̄hạn ca xyū̀ nı s̄t̄hāna nận dị̂ xỳāngrị" Teriak granpa roj.
"Bodohhh!!!!bagaimana bisa cucuku dalam keadaan seperti itu"
"Cêānāy k̄hxxp̣hạy s̄t̄hānkārṇ̒ nī̂ kein khwām khād h̄māy k̄hxng khuṇ læa s̄ìng nī̂ kảlạng keid k̄hụ̂n rĕw māk" Bodyguard
"maaf bos,keadaan ini benar benar di luar dugaan kamu dan ini berlangsung sangat cepat"
"Cheụ̄̀xm t̀x c̄hạn k̄hêā kạb kherụ̄̀xngmụ̄x f̄êā rawạng xỳāng rwdrĕw!" Teriak granpa roj.
"Hubungkan saya dengan alat intai itu cepat!" Teriak granpa roj.
"Cêānāy thī̀ dī"
"baik bos"
Tak ingin dimarahi oleh bosnya,bodyguard itu langsung menghubungkan alat intai nya.
Granpa roj melihat keadaan dimana Tesa sedang berada di jeratan si pencuri melalui alat intainya itu.
Awalnya granpa roj sangat marah dan menggebrak meja kerjanya.namun saat ia melihat Tesa dengan segera melumpuhkan si pencuri ia merubah raut mukanya menjadi senang.
"itu baru cucu nya granpa" Granpa roj menyeringai.
"Dūlæ cor xỳā h̄nī k̄heā ca kl̂ā s̄ạmp̄hạs̄ kạb h̄lān s̄āw k̄hxng k̄ĥā dị̂ xỳāngrị" Granpa roj.
"Urus pencuri itu.jangan sampai lolos,berani sekali dia menyentuh cucu ku"
"Cêānāy thī̀ dī"
"baik bos"
Flashback Off
"Granpa ga ke kantor?" Veraa.
"ke kantor.kalian mau ikut?liat liat kantor granpa,udah lama juga kan kalian ga kesana" Granpa roj.
"Are you sure?" Veraa.
"ya"
Vera,tesa,adel,priya,dan kaia menjadi senang dan memeluk granpa nya itu tak lupa juga mereka saling mencium granpa nya.
"Hahahah...you guys change quickly ready clothes ready huh" Granpa roj.
"kalian cepet ganti baju siap siap ya"
"Ay ay kapten" Vera dan yang lainnya pergi menuju kamar nya masing untuk berganti baju.
sambil menunggu cucu cucu perempuannya bersiap granpa roj mengajak juga cucu laki laki laki nya untuk ikut juga ke kantor namun mereka memiliki acara sendiri ingin keluar jadi mereka tidak ikut.
....
Di dalam mobil
"Granpa ada miting ya sayang,jadi kalian kalo butuh apa apa bilang aja sama sekertaris granpa,namanya om jhon" granpa roj.
"Oke granpa".
sesampainya di perusahaan,mereka semua turun dari mobil mewah dan berkapasitas banyak tersebut.
Saat sampai di depan gedung perusahaan,banyak yang menunduk hornat kepada granpa roj.
Vera,Adel,Tesa,Priya,dan Kaia juga menjadi sorotan mata para karyawan karyawan termasuk para pria.mereka sangat mengagumi kecantikan mereka.
sesampainya di ruangan,granpa roj terlebih dahulu menginstruksikan kepada sekertarisnya untuk menjaga dan melayani cucu cucu nya lalu ia segera ke ruangan lain untuk menghadiri rapat yang sangat penting.
Kini tinggalah Vera,adel,tesa,priya,dan kaia diruangan yang megah dan luas.
"Ga nyangka ya kak,ternyata granpa kita tuhh orang terpandang dan terkaya di negara ini" Priya.
"Iya kita tuh harus bersyukur" Veraa.
"Granpa juga sangat sayang ke kita kak sampe sampe nyuruh bodyguard buat ngejaga kita" Kaia.
"iya"
....
Sementara Han,ken,rafa,raydan,dan aron tengah menikmati minuman di sebuah cafe.
"habis ini kita mau kemana nih?" aron.
"jalan jalan aja dehh yu ke pantai,mumpung masih disini.kita ke tempat tempat terbuka" Rafa.
"Boleh tuh.emang lo hafal kak jalannya?" aron.
"kann ada mbah google maps" Rafa.
"Iya juga sih" aron.
"Yang nyetir nya lo lagi ya kak?" tanya Rafa ke han.
"iya deh,mentang mentang gw paling gede dari kalian" Han.
"hahahha iya lahh"
Mereka menghabiskan terlebih dahulu minuman nya lalu beranjak pergi.
2 jam menempuh perjalanan.akhirnya mereka sampai juga di pantai.
"wohoooo,girls, here we come" Aron.
"yang punya pacar mahh dimohon untuk diam" sambung aron.
Mereka semua tertawa.
....
Kini mereka sedang berada di restaurant outdoor tepat dipinggir pantai.
"Disini cewenya cantik cantik juga ya" Ken.
"iya.lumayan"
" tapi gw risi nihh dari tadi di liatin cewe cewe mulu" Rafa.
"iya sama gw juga kak" Raydan.
"ya udah lahh abaikan mereka aja,bawa enjoy aja" Ken.
Ketampanan mereka rupanya menjadi sorotan bagi orang orang termasuk para kaum perempuan disana.
Jangan Lupa untuk
Like,Follow,Rating,love,Vote,dan komennya❗😍
Selamat membaca episode selanjutnya❗😘