
Waktu KBM telah usai,Tesa dan Brian sudah diperjalanan menuju rumah tesa dengan menggunakan motor nya.
Saat ditengah perjalanan tesa meminta brian untuk mampir sebentar di alfamart karena ia ingin membeli minum.
"Nihh" Tesa menyodorkan botol minuman kepada brian.
"Thanks"
"Rumah kamu dimana sihh?" Tesa.
"Susah kalo dijelasin" Brian.
"emang mau ngapain?"
"cuman mau tauu barangkali juga kann akuu mampirr mainn gituu" Tesa.
"Ohh.ya udah cepet ayu jalan lagi aku mau ngumpul sama temen²" Brian.
"iya iya"
Di depan Rumah Tesa.
"Makasih yaaaa Tandy Brian Pandu Pranata " Tesa.
"sama sama,udah sana masukk istirahat nanti sakit lagi" Brian.
"iyaaa.kamu hati hatii" Tesa.
Brian menganggukan kepalanya dan melajukan kembali motor gagahnya menuju markas teman temannya.
Di Markas
"Maaff broo gw telat" Brian.
"iya ga papa.maklumin aja teman teman kann habis nganter gebetannya dia" Glen.
"luu udah punya gebetann yan?" Marcel.
"Ahhhh si Tesaaa ya?" Hans.
"kagaa.cuman temen biasa kan habis sakit jadi sebagai temen gw bantu dia balik" Brian.
"Alahhh alesannn" Glen.
"udahh lahh kenapa jadii bahas beginian.emang ada apaa nyuruh gw kesini?" Brian.
"oke oke.jadi gini nanti kann habis kenaikan kelas kita libur nihh kann 1 bulan.." Glen.
"iiyaa 1 bulan lebih" Hans.
Glen yang perkataannya di potong oleh glen memukul keras lengan hans lantaran kesal.
"luu mah gw lg ngomongg jangan di potong duluu napaa" glen.
"iya maapp sokk atuhh lanjutkan" hans.
"oke gw lanjutin ya.nahh gw mau ngasih usulan gimana kalo kita liburann aja ke luar kota.ke bali kek atau keluar negri juga boleh" Glen.
"dan gw jugaa mauu ngajak Viola and the geng tuhh buat ikut biar ga terlalu sepi sepi amatt.Gimana?" sambung Glen.
"Setuju ajaa gw mah" Hans.
"gw juga" marcel.
"liat nanti dehh gw mahh" Brian.
"tapii disana nanti ada Tesaa lohh briann orlando saputraa" hans.
"ya kan blm tentu juga di dibolehin ikut si tesa" Brian.
"ya iya sihh.tapii nanti jangan lu hasut dia biar ga ikut yaa yan!!awass ajaa lu" ancam glen.
"kagaa lahh emang gw siapanya dia" Brian.
"Calon Pacar" Glen,marcel,dan Hans tertawa.
Brian yang merasa di pojokan tidak menanggapi ucapan glen marcel dan hanss.dia tetap memasang wajah datar yang tampannya itu.
Di Rumah Tesa.
Saat makan malam berlangsung.
"Bunda,ayah.tadi tesa pingsan di sekolah" Veraa.
"kakkk apa apaansihh kokk malah di kasihh tauuu" bisik tesa dengan kesal.
"ya ga papa lahh.kamu tau kann kalo ayah sama bunda ga suka di bohongin" Veraa.
Tesa menghela napas hahhhh.
"Kamuu sakittt apaa sayanggg???,masih sakit sampe sekarang?" Bunda caca,ayah kardi,Saga dan raydan panik dan menghampiri tempat duduk Tesa.
"Tesa ga papa.cuman cape sama kurang tidur ajaa" Tesa.
"yangg benerr dee?mana yang sakittt mau kakak pijitin?" Rafa.
"Kamu udah minum obatt?" Ayah kardi.
"udahh yahhh tadii,di bantu sama kak veraa dan kak adel juga" Tesa.
"hahh ya udahh syukur.kamu hari ini istirahat ajaa jangan belajar duluu.kalo belajar nanti buku kamu ayahh sita" Ayah kardi.
"iya yahh"
Semuanya kembali ke tempat duduknya masing masing dann melanjutkan makannya.
Di depan pintu kamar Rafa.
Tok Tok Tok "kakk Rafa" Tesa yang sedang membawa bantal guling.
Ceklek "Ada apa de?" Rafa.
"aku tidur sama kakak yaa" mohon Tesa.
"oke dehh sinih masuk" Rafa.
"Kakak masih ada tugas?" Tesa yang sudah menidurkan badannya di ranjang.
"iyaa.kamu tidur duluan ajaa" Rafa.
"Oke dehh,good night brother" Tesa.
20 menit berlalu,Rafa merapihkan meja belajarnya yang terlihat berantakan.lalu menghampiri Tesa yang tertidur pulas.
Dengan senyuman gantengannya dipandang dan dieluslah tuh wajah cantik si tesa sang adik bungsunya.
"Ga nyangkaaa yaa kamuu udahh gedee de,perasaan baru kemarinn dehh kamu minta digendong kakak terus" Rafa.
"Pokoknya semua adik kakak harus sehat sehatt yaaa dan ga boleh jadii orang yang lemahh" Sambung Rafa.
Setelah itu Rafa segera merebahkan badannya di samping tesa,dan memeluk adik bungsunya.
06.00 WIB.
Hoammm,Tesa melihat jam dinding dan sudah menunjukkan pukul 06.00.
"Kakk bangunn,kakak ada kuliah pagi ga?" Tesa.
"Ga adaa de kakak kuliah jam 9" Rafa yang membelakangi tesa.
"Ohh ya udahh Tesaa siap siapp ya kakk,Makasihhh" Tesa mencium kening kakaknya.
"Iya sama sama,kamu kalo masih sakitt atauu pusing pas disekolah telpon kakak ajaa ya" Rafa.
"Siapp Bosss"
Di Ruang makan.
"Pagiiii" Tesa.
kecupan untuk ayah kardi
kecupan untuk bunda caca
kecupan untuk raydan
kecupan untuk Veraa
kecupan untuk adel
"kamu sekolahhh dee?" Adel.
"iya kak"
"jangan sekolah duluu,besok aja sekolahnya nanti bunda telpon gurunya" Bunda caca.
"ihh ga mau nanti tesa ketinggalan pelajaran bunn" rengek Tesa.
"Kalo kamu sekolah,jangan ada yang ngasih tesa duit jajan" Tegas ayah kardi.
bagaikan tersambar petir di pagi hari.Tesa terdiam ditempatnya dan menunduk.
"kalo aku sekolahh nantii istirahat mauu makann apaa yang ada malah pingsan lagii.iya in aja dehh" batin Tesa.
"iya yahhh" Tesa menunduk.
"hahahaha sabar yaa adek ku sayang" Raydan.
Veraa,adel,dan Raydan yg telah selesai sarapan beranjak berdiri dari kursi dan mengusap kepalaa Tesaa secara bergantian lalu pergi menggunakan mobil masing masing.
"kok ga ada yg bantuin akuu sihh" batin Tesa yang kesal.
Maap ini ceritanya sedikit soalnya kehabisan akall nihh buat mikirrr😂
Minta Like dan Sarannya ❗😘
Selamaf membaca episod selanjutnya ❗😍