
Setelah Kemarin Berlibur di rumah opah dan omahnya kini Kardi family kembali melakukan aktivitas nya seperti biasanya.
Dan kini anak anak dari kardi family itu sedang mempersiapkan diri untuk ujian kenaikan yang akan mereka hadapi minggu depan.
22.00🕰
Tesa merebahkan tubuh nya di ranjang dann menutup matanya karena benar benar merasa mengantuk dan lelah sehabis berkutat dengan buku buku pelajarannya.
saat inginn mencapai mimpinya ia dibangunkan dengan suara notif pesan dari ponsel berlogo apel tidak utuh tersebut.
Dan ternyata itu pesan Wa dari Brian,lelaki yang mencintainya namun enggan menunjukkan rasa cintanya kepada tesa.
Chat📲
Brian: Tesa
Tesa: Ya
Brian: Besok pulang jam brapa?
Tesa: Seperti biasa tapi aku besok ada jadwal GO
Brian: oh
Chat pun usai📱
"ngapainn nanyaa ya dia?" gumam Tesa.
Tak ingin memikirkan masalah itu tesa langsung membenarkan posisi tidurnya dan segera beranjak menggapai mimpinya yang tadi sempat tertunda tadi.
😴zzzzzzzzzzzzzz
'Kringggggggggg⏰'
06.00 WIB
Tesa segera bersiap siap untuk kembali menimba ilmu di sekolahnya.
Di meja makan.
"Kenapa muka kamuu de?" Veraa.
Menghela napas..."Capee kakk semalem habis belajar" Tesa.
"jangan terlalu di gedurr dee nanti sakittt,bawaa enjoyy aja" Veraa.
"Iya sayangg jangan maksain jugaa ga baik" Bunda Caca.
"Iyaa" Tesa.
"Bawa bekel yaa,kann kamu sekarang jadwal GO" Bunda caca.
"iya bun"
06.40 WIB.
Di kelas.
"Tesaa" Viola.
"ehh iyaa" Tesa
"kamu kenapa?" Viola.
"ga pp aku cuman ngantuk trus pusingg aja sihh" Tesa.
"Ke UKS aja yuu aku temenin" Viola.
"Itu saking aja kmu ga mau belajarr" Tesa.
"hehehe iyaa"
"Tapii akuu inii benerannn.." Tesa langsung tidak sadarkan diri alias pingsan di meja nya dan itu membuat viola khawatir dann teriak meminta tolong untuk menggotong badan tesa ke UKS dann meminta bantuan ke temannya untuk menyampaikan izin ke guru yang akann mengajar saat ini.
Di UKS
"Tesaaaa bangun dong" Viola khawatir,karena sampaii sudag jam istirahat pun tesa tak kunjung sadar.
"ohh iyaaa Gw lupaa ga ngasih tau ka adel sama kak veraa" Viola menepuk jidat.
Sambungan Telephone📞
Viola: Assalamualaikum kak
Veraa: Waalaikum sallam.ada apa viola?
Viola: Kakk tesa tadi pingsan dan sampe sekarang belum bangun jugaa
Veraa: Apaaaaaa? sekarang dimanaa?
Viola: Di UKS kakk
tut tut tut tut Sambungabn telephone terputus📞
Selangg beberapa menit
"Tesaa sayangg bangunn dekk" Veraa Adel cemass .
"kokk bisa ginii viola?" Adel.
"ga tauu kakk tadi emang tesa ngeluh ngantuk terus pusingg dan langsung pingsan" Viola.
"tapi kata dokter tadi tesa udahh sadar kakk cuman lg tidur aja lelahh soalnya" sambung Viola.
Veraa dan Adel bernapas lega.
"Viola belum istirahatt kann?jajan dulu aja viola biar kita yang jaga tesa" Veraa.
"ahhh ga papa kakk,aku kann sahabat Tesa jadi aku harus nemenin dia".
"Ga papa Sayang,udah tesa baik baik ajaa kamuu istirahat ajaa ya dan kembali ke kelas" Veraa.
"Oke dehh kalo kakak maksa,akuu balik ke kelas dulu ya kak"
"Iya sayang"
"Assalamualaikum" Viola.
"Waalaikum sallam" Veraa dan Adel.
Di Kelas
"Hahhh.... Tesaa kamu kenapa sih?" Viola.
"Viola" sapa glen yang baru masuk kedalam kelas.
"Hemm"
"Kamuu kenapaa?" Glen.
"akuu lagi sedihh mikirinn Tesa"
"emang tesa kenapa?"
"Tesa tadi pingsan di sinii dann sekarang ada di UKS"
"kok bisa pingsan?"
"Ohhh gitu,nanti aku kasih tau brian dehh"
"Lahh kenapa dikasih tau?"
glen menarik kerudung depan Milik viola karena gemas.
"ihh kokk narikk sihhhh" kesal Viola sambil membenarkan kerudungnya kembali
"kamuu mah ga pekaa yang" glen
"jadi sii Brian tuhh kayanyaa suka dehh sama tesa" sambung glen.
"Kok ada kata kayanya?" Viola
"Soalnya anak itu tuhh kann dinginn orang susah nebak isi hati diaa tapi kalo akuu bisa nebak dia suka sama tesa secara kann aku,marcel,hans,dan Brian udah berteman sejak kecil" jelas Glen.
"Ohg gituu yaa udah kamu kasih tauu briann cepet" Viola.
"Iya bentar.....ehh tapi inii si vita sama siska kemana?" tanya glen sambil menge Chat Brian.
"ga tauu akuu juga dari pagi belum ketemu mereka berdua.kan aku dari pagi nungguin tesa" Viola.
"ohh gituu.ya udah aku balik dulu ya ke kelas udah mau bell ini" glen.
"iyaa,hati hati."
"nanti pulang bareng,aku tunggu di parkiran" glen.
"iya"
Selang beberapa menit bel berbunyi.
"kemana ajaa kaliann berdua?" Viola
"Kita habis nemenin tesa di UKS" Siska.
"Ohh ya udahh aku kira kalian lupa sama sahabat sendiri" ejek Viola.
"Ga mungkinn lahhh" Siska
"Yess its Impossible you now!" Vita.
"y udah ya udah terserahh kalian"
Brian yang mendapatkan pesan dari glen tentang tesa yang jatuh pingsan menjadi panik dan khawatir.ia ingin sekali menjenguk dan menemaninya namun ia harus menunggu apakah jam pelajaran kali ini kosong atau tidak.
"Hari ini Gurunya ga masuk dan cuman nyuruh kita ngerjain Soal di buku dikumpulkan besok" ucap salah satu teman kelas brian.
Tak menunggu blablabla brian segera menuju ke UKS untuk menemui perempuan yang ia cintai.
Di UKS
"Assalamualaikum" Brian.
"Waalaikum sallam" Veraa dan adel.
"haduhh anjirr adaa kakaknya tesaa lagii maluu gw" batin Brian.
"ini temennya Tesa ya?" Veraa.
"ahh hallo iya kak nama saya Brian"
"ohhhh iya,kamu disini mau ngejenguk tesa?"
"Ya elahh pake di tanyaa kann jadii maluu gw" batinn Brian.
Brian yang terkenal dengan sifat dingin,tidak banyak bicara,bermuka datar,dan gayanya yang cool seakan menciut menjadi ramahh bila berhadapan dengan keluarga tesa.(mungkin karena takut ga direstui kali ya🤣).
"Iya kak mau jenguk Tesa" Brian.
Veraa yang mengerti keinginan brian langsung memberi kode kepada adel adiknya agar meninggalkan brian dan tesa berdua didalam UKS.
"emm briann,bisa kann jaga in tesa,karena kita harus kembali ke kelas" Veraa
"ahh iya kakk bisa kebetulan brian lagi ga ada jam pelajaran" Brian.
"oke dehh kalo gitu kita tinggal dulu yaa briann trimakasih" Adel.
"Iya kak sama sama"
Keheningan di dalam UKS
Brian yang sedang duduk di pinggir brankar UKS terlihat menggenggam dan mengelus lembut tangan kiri milikk tesa.
Tesa yang merasa tangannya di genggam dan di elus mengerjapkan matanya.
Briann sontak menjauhkan tangannya dari tangan tesa.
"Aku dimana?" Tesa.
"UKS"
"Lohh kokk ada kamu?" Tesa
"Ya terus siapa lagi?" Brian
"Viola mana?"
"Dikelas"
"kamu kok jawabnya jutek gituu sihh,ya udahh aku balikk ke kelas aja.aku ga mau ditemenin sama kamu brian"
Brian yang merasa bersalah langsung memeluk tubuh langsing Tesa dan mengucapkan kata "Maaf" dengan lirih.
"Apaa?" Tesa yang tidak percaya dengan kata yang dilontarkan oleh brian meminta brian mengucapkannya kembali agar dia meyakinkan diri bahwa brian memang meminta maaf padanya.
"Aku minta Maaf" Brian.
"Buat?" Tesa
"Udah jutekin kamu" Brian yang masih memeluk erat tubuh tesa.
"Hemm iyaa ga papa" Tesa yang kembali memeluk tubuh tegap brian.
"kamu biasa in sama sikap aku yang kaya gini" Brian.
"iyaa akuu akan coba"
"Tapi kamu kenapa bisa pingsan??ada yang sakitt?dibagian mana yang sakitnya??" ucap brian dengan tatapan khawatir dan melepaskan pelukannya.
"hahahaha engga adaa briann udahh aku udahh sembuh tadi aku cuman kecapean doang trus ngantuk juga jadi tidur dehh" Tesa.
"hahh ya udah syukur dehh" Brian.
"Oh ya kamu belum makan kann?mau aku bawain apa?roti?nasi?atau apa?" Brian.
"Bubur aja deh" Tesa.
Brian membelikan bubur untuk tesa di kantin dan setelah itu mereka mengobrol ngobrol.tapii ya gitu kalian tau kann brian gimana dia itu iritt suaraa gayss jadi yang paling dominan ngobrolnya ya si tesa itu.dan di akhir obrolan Brian memaksa Tesa untuk ikut pulang dengannya setelah KBM selesai tapi tesa nolak karena dia kann ada jadwal GO,Briann tetep maksa nihh untuk nganter tesa pulang karena mungkin khawatir kann yaa habis pingsan jadi brian mau Tesa ga GO dulu.
Tesa menghubungi vera dan adel untuk meminta bantuan,tapii pupus sudah harapann ternyata vera dan adel bersengkokol untuk mendekatkan tesa dengan brian.Mau tidak mau Tesa harus ikut pulang dengan Brian.
Minta saran dan Like nya ❗😄
Selamat membaca Episode selanjutnya ❗😍