Oh, My Sexy Wife

Oh, My Sexy Wife
6. Tertarik



Sudah satu minggu ini brian dan monic selalu berkomunikasi, walau tidak intens karena monic yang masih membatasi diri untuk berkomunikasi dengan brian tetapi setidaknya mereka setiap hari berkomunikasi.


Rasa penyesalan brian sampai saat ini tidak juga hilang setiap hari ia pandangi foto usg yang monic berikan padanya, hingga akhirnya brian memutuskan untuk bercerita kepada orang tua nya. Dirinya sudah sangat yakin untuk menikahi monic namun sampai saat ini monic masih sangat sulit untuk diajak bicara tentang pernikahan.


Saat ini kedua orang tua brian sedang duduk santai di ruang tv, keduanya sedang menikmati acara tv yang sedang berlangsung. Hingga kemudian brian menghampiri kedua orang tuanya dan otomatis atensi kedua orangtuanya berpindah pada brian.


"mah pah, ada hal yang harus brian omongin ke kalian"


"ada apa brian apa usaha kita ada masalah?" sang ayah bertanya


"oh nggak pah, ini bukan soal usaha kita, usaha kita lancar aja"


"terus soal apa brian" sang ibu pun bertanya dengan raut wajah penasaran


"brian mau menikah mah pah"


"wah bagus dong, kapan kamu mau kenalin ke kami" sang ibu sangat antusias


"tapi sepertinya nggak akan semudah itu ma" jawab brian


"loh kenapa brian" sang ayah pun bertanya


"brian sudah buat kesalahan mah pah, tepatnya enam bulan lalu"


"kesalahan apa brian" sang ibu sangat was was


"jadi enam bulan lalu brian menghamili perempuan mah"


"ya tuhan brian, kenapa bisa sampai seperti ini nak" sang ibu sangat terpukul mendengar pengakuan brian


"ayah kecewa dengan kamu brian, yang kamu lakukan itu kesalahan yang sangat fatal bri, kenapa bisa sampai seperti ini bri, ayah tau memang bisnis keluarga kita bergerak di hiburan dunia malam, tapi kami tidak pernah mengajari kamu dengan hal-hal yang tidak pantas seperti ini bri"


"ayah, tolong maafkan brian. yang brian lakukan memang sulit untuk dimaafkan, tapi brian akan bertanggung jawab dengan apa yang sudah brian lakukan"


"siapa perempuan itu nak, teman kamu atau bagaimana" sang ibu tampan gusar karena di dalam hatinya merasa was was kalau yang dihamili oleh putranya adalah wanita penghibur


"aku sempat kehilangan kontaknya mah, tapi sekarang sudah ketemu, aku juga sudah bertemu dengan dia dan juga kedua orang tuanya"


"oiya mah pah, ada hal lain yang belum aku ceritakan, jadi wanita itu sudah keguguran mah pah, tapi aku sudah berniat untuk tetap bertanggung jawab walaupun calon anak kami sudah tiada"


Kedua orang tua brian semakin lesu mendengar pengakuan brian, mereka sudah sangat ingin menimang cucu, tapi kini mereka baru mengetahui bahwa calon cucu mereka sudah tiada. Yah mungkin ini sudah takdir dari tuhan, semoga setelah ini ada kebahagiaan yang akan diberikan oleh tuhan.


"lalu sekarang dimana wanita itu bri"sang ibu pun bertanya pada brian


"dia ada mah, nanti akan brian bawa kesini bertemu mamah dan papah"


"kapan?" sang ibu terlihat antusias


"ehm, belum tau mah karena brian butuh waktu juga"


"yasudah brian, pesan papah adalah jangan permainkan hati wanita, dan kamu juga harus bertanggung jawab atas apa yang sudah kamu buat, nikahi wanita itu secepatnya" sang ayah memberikan petuah


"doakan brian ya mah pah agar niat brian untuk menikahi nya berjalan dengan lancar"


"pasti nak, kami pasti mendoakan yang terbaik untuk kamu, mamah jadi tidak sabar cepet-cepet mau punya mantu" ujar sang ibu dengan sangat senang


Brian sangat lega sudah berbicara kepada kedua orangtuanya, kini ia harus berusaha agar monic mau menikah dengannya.


Saat ini monic sedang bersantai sambil menonton tv, di hari libur seperti ini tidak banyak yang monic lakukan, itu karena memang dirinya tidak mempunyai banyak teman, teman baiknya hanya tasya saja, dan tidak mungkin setiap minggu dirinya dan tasya bertemu, karena tasya juga punya kesibukan sendiri, jadilah ia sekarang hanya bersantai di depan tv sendirian karena kedua orangtuanya sedang pergi liburan di luar kota.


Sedang serius menonton tv kemudian ada chat masuk di hp nya, ternyata dari brian.


Brian : hai, lagi apa?


Me : lagi nonton tv aja sih, bosen


Brian : aku mau ajak kamu jalan malam ini, mau nggak?


Me : jalan jalan kemana dulu?


Brian : Adalah, mudah mudahan kamu suka


Brian : Aku juga nggak niat mau ajak kamu kesana sih


Me : terus mau kemana?


Brian : Rahasia dong, tunggu nanti aja


Me : Ngapain sih rahasia rahasia segala


Brian : Lah kan biar surprise, biasanya wanita kan suka dikasih surprise


Me : iya tapi aku nggak termasuk cewek yang suka surprise


Brian : kenapa kamu nggak suka surprise?


Me : ya nggak suka aja, udah terlalu banyak surprise di hidup aku, kebanyakan aku nggak suka


Brian : aku pastiin surprise dari aku kamu bakal suka


Me : alah kepedean banget jadi laki


Brian : Biarin dong


Monic tidak berniat untuk membalas chat terakhir dari brian, dirinya merasa senang brian muncul kembali di hidupnya dan menunjukkan sikap bahwa ia ingin bertanggung jawab dengan apa yang sudah terjadi, tapi masih ada keraguan di dalam hatinya untuk menerima brian.


sesudah chatting dengan brian, monic segera pergi ke kamarnya untuk mencari baju apa yang cocok ia kenakan untuk pergi dengan brian. dirinya tidak mau tampil sederhana di depan brian. Ya siapa tau kan brian adalah suaminya kelak ya walaupun sekarang ia masih ragu, tapi ia tetap harus tampil cantik di depan brian.


Tiba-tiba ada chat masuk dari tasya


Tasya : monic, lu ada kelanjutan sm si brian?


Me : kenapa emang?


Tasya : Ya nanya gue


Me : Ya biasa aja sih


Tasya : Jawaban apaan itu biasa aja


Me : Ya emang begitu kok🙃


Tasya : Gue yakin kalian berdua itu jodoh, oiya gue mau ngasih kabar nihh, gue udah nggak jomblo lagi sekarang hahahaha, baru jadian dua hari 🤭


Me : Yah, terus gue sama siapa dong kalo lu udah punya cowo


Tasya : Sama brian lah, calon suami lu itu, yakin deh sama feeling gue kalian pasti berjodoh


Me : apaan sih brian mulu


Tasya : Nggak usah sok apaan sih apaan sih, paling juga lu seneng jingkrak2 dalam hati ya kan kalo nama brian gue sebut


Me : Ngaco lu, ngapain gue kaya begitu, udah kaya anak abg aja


Tasya : Hahahahaha, dah nggak usah ngeles dah


Me : Bodo ah, lu nyebelin tau nggak, pokoknya lu harus traktir gue nggak mau tau, pokoknya harus.


Tasya : Yok malam ini gue traktir dah


Me : yah jangan hari ini, gue mau jalan sama brian tadi dia ngabarin


Tasya : tuhhh kan bener sama brian, kaya gitu sok apaan apaan, jangan jangan udah nempel mulu nih, ati ati lu jangan kebablasan ya


Me : Apaan sih, udah ah gue mau siap siap.. Bye


Tasya : Have fun sis 😘😘😘


Membaca chat nya tasya yang mengatakan bahwa ia punya feeling dirinya dan brian jodoh saja rasanya senang sekali, ah itu pasti hanya euforia semata saja kan. Dirinya juga menaruh harap bahwa brian adalah jodohnya, mengingat ia pernah mengandung anak dari brian, tapi ya biarlah tuhan yang mengaturnya, ia percaya tuhan akan memberikan yang terbaik untuknya.