Nabila Syakier

Nabila Syakier
Bila Jatuh cinta



Mimi!!


Terdengar suara cempreng  nan berisik yang keluar dari bibir ranum Bila


"Subhanaulahh......


Kamu tu yaa kalo datang itu beri salam Asalamualaikum bukan teriak teriak kek tarjan gitu


Ini hutan Bila bukan rumah!!seru Mimi nya Bila


Bila menaikan sebelah  alisnya keatas


"Ehh maksudnya ini rumah bukan hutan"seru Lili mengulangi perkataanya


"Hehehe keceplosann Mi yaudah Bila ulang yaa


Asalamualaikum Mimi Lili yang paling cantik baik hati dan tidak sombong"tutur Bila dengan senyum cerah yang menghiasi wajah cantiknya


"Walaikumsalam anak Mimi yang paling nakal!"jawab Lili sambil menarik kedua telinga Bila


"Aduhh duh Mii sakit lepasin dongg maaf deh maaf"rengek Bila dengan wajah memelas


"Huh kamu tu yaa dibilangin pulang sekolah jangan kelayapan masih aja nggak denger"seru Lili


Lili melepaskan telinga anaknya yang sudah memerah


"Biasa Mi Bila ngemol nyuci mata"jawab Bila santay


"Nyuci mata !!!!


Jadi kamu kemoll buat cuci mata??tanya Lili


"Heem"jawab Bila sambil mengusap telinganya


"Lain kali kalo mau cuci mata nggak usah  ngemol lagi


kedapur aja "tutur Lili


"Emang bisa"tanya Bila senang


" bisaa dong....


Bisa buta mata kamu Mimi cuci pake sunlite!!!seru Lili dengan mata yang hampir copot memplototi Bila


"Huh Mimi galak


Tapi Bila sayang "seru Bila sambil mencium kedua pipi Miminya


"Huh kamu tu yaa paling bisa ngerayu Mimi"jawab Lili


Lili merangkul bahu anaknya


Dari luar terdengar suara mobil yang memasuki pagar rumah


Tak lama kemudian terdengar suara orang mengucap salam


"Asalamualaikum "


"Walaikumsalam "jawab Lili dan Bila kompak


"Bibi!!


Bila kangen!!"teriak Bila menghambur memeluk Bibinya


"Masyaallah Bibi juga kangen sama anak cantik Bibi ini"jawab Rama


"Bibi tambah ganteng aja tapi makin keren kalo kasi Bila oleh oleh"tutur Bila nyengir dia bergelayut manja dilengan Bibinya


Rama baru saja pulang dari perjalanan bisnisnya


"Huh kamu yaa "jawab Rama sambil mencium dahi putrinya


"Astafirullah Bila lepasin tangan Bibi kamu !!


Beri jarak 5 meter antara kamu sama suami Mimi!!"perintah Lili


"Nggak mau !!


Ini kan Bibinya Bila!!"seru Bila tak terima


"Bila kamu mau uang saku mu kurang yaa??"tanya Lili dengan senyum menyeringai


"Heheh nggak deh Mi damai✌"jawab Bila dengan senyum masam dia mengangkat kedua jarinya


"Huh dasar cemburu buta sama anak sendiri aja cemburuan"batin Bila


"Bi Mimi kangen "tutur Lili bergelayut manja dilengan suamiinya


"Bi mimi kangen"tutur Bila meniru ucapan Miminya


"Bibi juga kangen sayang"jawab Rama menghadiahi ciuman bertubi tubi di pipi istrinya


"Iyuuu nggak ingat umur "cibir Bila


"Iri bilang boss wlekk"jawab Lili menjulurkan lidahnya  Bila hanya mencebikan pipinya


"Aduhh kalian ini nggak baik seperti itu hemm sini sayang sama Bibi Mimi juga sini "Rama merangkul dua wanita kesayangannya


Ali yang mendengar suara mobil juga ikutan keluar melihat Mimi dan mbaknya dipeluk dia jadi iri dengan gaya coolnya dia mendekat kearah keluarganya


"Bisa diam nggak sii!!"seru Ali garang guna memperkeren aktingnya


"Bi Ali suka galak sama Bila "ucap Bila mengadukan adik lelakinya itu


"Bener Bi Ali juga susah kalo Mimi suruh"sambung Lili


"Bi Ali rindu"rengek Ali tampa menghiraukan Mimi dan Mbak nya


"Bibi juga rindu"jawab Rama dengan senyuman


"Ehh bocah situ kan laki laki nggak malu apa manja manjaan gitu"cibir Bila


"Bener kata mbak mu kamu nggak boleh manja manjaan sama Bibi kamu tu laki laki dahbbesar juga malu"sambung Lili


"Iya


Dan yang boleh manjaan sama Bibi cuma Mimi kan?"tanya Ali


"Iya dong kan Bibi suami Mimi"jawab Lili sambil memeluk pinggang suaminya


"Mbak juga boleh kok kan mbak anak perempuan Bibi satu satunya"jawab Bila tak mau kalah dia juga memeluk pinggang Bibinya


"Semuanya boleh manjaan sama Bibi kok karna kalian itu harta Bibi yang paling berharga "ucap Rama tenang


"Tu dengerin "ejek Ali dia memeluk Rama dari depan sedangkan kdua wanita itu memeluk Rama dari samping


"Sudah ya pelukannya Bibi laper"tutur Rama


"Jadi cuamiku ini laper "tanya Lili gemas dia mencubit kedua pipi Rama


"Iya cayank laper "jawab Rama dengan cengiran


"Uluh uluhh berasa dunia milik berdua yang lain ngontrak"cibir Ali


"Bayar kontrakanya sebulan berapa Al ??tanya Bila


"5 jt"jawab Ali asal


"Wahh kaya mendadak dong kita kalo sebulan 5 jt setaun 60 jt dong bisa beli mol gue asikk"teriak Bila girang


"Hedeh Punya mbak kok otaknya cetek banget"batin Ali


"Udah udah Bibi udah laper ayok kita makan Mimi masak banyak tadi"tutur Lili


Dia mengandeng tangan suaminya kemeja makan


"Berisik!!!seru Lili


"Wihh Mimi masak enak hari ini"ucap Ali senang


"Emang dihari lain masakan mimi nggak enak ??tanya Lili tak suka


"Enak dong enakkkk banget


Masakan Mimi Lili kan yang paling enak !!!seru Ali dia mendekat kearah Lili lalu mencium pipi kiri Miminya


"Lebay bin alay "cibir Bila


"Diem lo!!"sarkas Ali pada Bila


"Sudah ayo makan


Ali pimpin doanya yaa!!seru Rama yang diangguki Ali


Mereka makan dengan lahap karna selain masakanya enak cacing diperut mereka pun butuh nutrisi


"Aduhh kok jadi ingat Ustad tampan itu sii"batin Bila


"Seandainya gue sama tu ustad nikah bakal punya anak berapa yaa??


Terus mau dikasi nama apa??"pikir Bila


"Uhhh pengen nikah!!"teriak Bila secara tiba tiba


"Uhuk uhukk"Rama tersedak saat mendengar teriakan Bila


"Minum Bi"Lili menyodorkan air minum


"Astafirullah Bila kalo ngomong itu yang bener dong!!"seru Lili


"Heheh maap Mii "jawab nyengir


"Lo masih waras kan mbak?"tanya Ali


"Masih dong"jawan Bila santai


"Lain kali kalo ngomong itu jangan pas lagi makan nggak baik!!"nasehat Rama


"Iya Bibiku Sayank maafin Bila yaa"Bila mengatupkan kedua tanganya didada


"Nggak papa tapi tadi Bila bilang mau nikah?"tanya Rama


"Iya Bi  Bila mau nikah sama ustad!!"jawab Bila dengan senyum cerahnya


"Bila jatuh cinta😍😍"ucap Bila


"Ahahahah aduh lucu banget sumpah"Ali tertawa keras mendengar penuturan Bila


"Ni yaa mbak  gue kasi tau ustad itu sukanya sama gadis yang bercadar lah elo jangankan cadar jilbab aja kagak yang bener aja mau ama ustad"cibir Ali


"Huh dasar bocah bukanya doain mbak nya malah ngomong gitu!!"seru Bila kesal walau tak bisa dipungkiri Bila memang tak suka berjilbab


"Nggak boleh gitu nak jodoh itu udah ada yang atur nggak semua yang bersorban menikah dengan yang bercadar"jawab Rama


"Dan kamu jika mau berjodoh dengan orang baik maka rubahlah prilaku kamu jodoh itu cerminan diri nak


Mencari jodoh itu sama dengan mencari jati diri"ucapa Rama menasehati kedua anaknya


Lili yang sedari tadi diam kini berpindah posisi dia memandang dirinya dihenpon lalu memandang suaminya berulang ulang


"Kok nggak sama Bi??tanya Lili


"Apa nya yang sama Mi??tanya Rama balik


"Kita lah apa lagi


Kata Bibi jodoh cerminan diri kok kita nggak sama??tanya Lili bingung


Rama sedikit terkejut dengan penuturan istrinya


"Sayank maksud Bibi bukan sama diwajah tapi disifat dan kelakuan"tutur Rama menjelaskan


"Tapi Bibi sama Mimi beda


kok bisa jodoh??tanya Ali penasaran


"Bibi sama Mimi sama kok"jawab Lili sinis


"Apanya yang sama Mi???tanya Bila


"Ihhh pokoknya sama titik nggak pake koma!!!seru Lili kesal


"Hedeh bilang aja nggak sama"cibir Bila yang langsung mendapat plototan dari Lili


"Bila tidak sama berarti ada dua kemungkinan yang pertama ujian dari Allah dan yang kedua amanah dari Allah "jawab Rama


"Berati Mimi ujian buat Bibi dong yaa"jawab Ali  santai dia tak melihat muka Lili yang sudah merah menahan marah


"Ehh maksud Ali amanah"jawab Ali gelagapan


"Mimi kesel!!!seru Lili dia berdiri meninggalkan meja makan


"Kalian sii ngambekkan Miminya"keluh Rama


"Emangnya kalo ngambek kenapa Bi??? Tanya Ali


"Paling besok udah nggak ngambek lagi"jawab Bila santai


"Aduh bisa bisa Bibi nggak dikasi jatah tau nggak???seru Rama


"Jatah apa Bi jatah belanja atau jatah bulanan??tanya Bila


"Jatah malam "jawab Rama asal


"Emangnya kalo malam Bibi sering dikasi jatah??"tanya Bila lagi


"Aduhh nggak tau deh Bibi mau nyusul Mimi aja ngomong sama kalian nggak nyambung"jawab Rama dia meninggalkan kedua anaknya dimeja makan


"Yah Bibi kan gue penasaran"ucapa Bila


"Lo ngerti dek???tanya Bila pada Ali


"Emang lo kagak ngerti??tanya balik Ali


"Kalo ngerti gue nggak bakal nanya ogeb!!seru Bila


"Ternyata selain otak


Pengetahuan lo juga cetek yaa!!"seru Ali


"Buset deh ni anak ngatain gue lo"sergah Bila


"Nggak gue cuma ngomong fakta"seru Ali


Ali berlari masuk kekamarnya menghindari amukan sang kakak


"Huh dasar bocah!!"teriak Bila


"Jatah malam itu apa yaa??pikir Bila"Udahlah mending gue tanyain ama Qila Sila aja"pikir Bila dia berjalan menuju kamarnya


Jodoh maut sudah ada yang mengatur tapi salah jika aku mau dia yang menjadi jodohku


Hay readers kesayanganku😘😘 jika mau cerita ini lanjut mohon dukungannya yaa dengan cara vote and comen🤗🤗


Beri kritik yg dapat memotivasi author😍😍


Dukungan kalian sangat membantu para writers 😘😘


Love u all❤❤