
"Buk ini serius 10 putaran larinya"tanya Sasya terengah engah
"Ini sudah ke sembilan puluh kalinya kamu nanya itu Sasya"ucap Buk Shinta jengah
"Tapi buk ini sekali aja saya udah capek. nanti, kulit saya hitam Buk percuma dong saya beli lotion mahal "ucap Sasya memelas
"Kamu fikir skincare ibu murah ha
Liat nih jidat ibu merah gara gara sepatu seken kamu itu"ujar Buk Shinta ketus
"Ehh ibu Shinta yang terhormat sorry ya sepatu saya itu baru beli di Eropa "
ucap Sasya bangga
"Astaghfirullah ibu baru sadar kalo ibu lagi ngomong sama OKB"ujar Buk Shinta
"OKB itu apa Buk?"tanya Sasya dengan polosnya
"OKB itu orang kaya baru kayak kamu sekarang gak usah nanya lagi lari sembilan putaran lagi"pekik Buk Shinta garang
"Buk
"Sekarang Sasya Adiputra "pekik Buk Shinta sambil melotot
"Iss gak berpri kemanusiaan"ucap Sasya pelan sambil kembali berlari
Sepanjang koridor lapangan banyak yang memperhatikan Sasya
Neng kumaha larinya enak
Semangat mantan
Makanya Jan banyak gaya
Kakel ku dihukum duhh ngeri
Pengen ketawa tapi takut dosa Ya Allah
Duh Neng Sasya makin cantik aja
Pasti keringatnya harum
Kurang lebih seperti itulah kalimat kalimat yang dilontarkan para murid
"Udah nih ... buk .."ucap Sasya terengah engah
"Lama banget larinya"ucap Buk Shinta seraya berlalu
"Kalo dia bukan guru munkin dah gue masukin telor kodok mulutnya "seru Sasya kesal
"Kutukan mantan itu wkwkwkw"ucap Beno mantan pacar Sasya
"Diem Lo jelek "ketus Sasya kesal
"Dih galak banget si pendek" seru Edgar temanya Beno
"Dih dari pada Lo tiang listrik"seru Sasya kesal
"Ed plislah jangan hina mantan gue walau pendek dia cantik kok"ucap Beno tersenyum jahil
"Berisik !! Mending Lo bedua minggir deh"seru Sasya kesal
"Minggir woii "Pekik Qila
"Duh ada mantan malu nih"ucap Bila cekikikan
"Gaje tau gak"seru Edgar menatap Bila sinis
"Duh mantanku ngamok
Gamon bilang bos wkwkwk"Seru Bila terkekeh geli
" Najis" Edgar sinis
"Iya Ed gue tau kok kalo gue manis gak perlu Lo kasi tau lagi"seru Bila tersenyum manis
"budek "kesal Edgar
"Duh tadi gue dah makan Ed nanti aja ya makan Gudeknya sekalian rencanain hari balikan kita"ucap Bila menarik turunkan alisnya
"Gila"ujar Edgar salah tingkah segera dia pergi meninggalkan Bila yang disusul oleh Beno
"I love You mantan"pekik Bila cekikikan
"Duh liat deh dia Salting "ucap Bila terkekeh geli
"Minggir"sinis Sasya
"Guys kalian dengan suara gak?"tanya Bila
"Nyamuk kali"ucap Sila sambil memainkan ujung kukunya
"Beraninya keroyokan ya"ujar Sasya sinis
"Duh enggak kok Sya gue tuh kesini bukan mau ngeroyok Lo tapi pengen turut berduka cita atas hukuman yang menimpa Lo hari ini akibat calon pacar gue
Gue sebagai calon pacarnya mengucapkan maaf beribu maaf"ucap Bila
"Gak usah mimpi"ketus Tasya sinis
"Mimpi tuh dikamar sambil tidur"sambung Keysa
"Terus sekarang gue apa?"tanya Bila pada Keysa
"Lo ngigo"ucap Keysa cekikikan
"Ahahahah lucu "ucap Bila datar
"Lo bertiga bisa minggir gak ?"tanya Sasya datar
"Ohh iya silahkan Tante Kuyang "seru Sila mempersilahkan
"Gak ngotak "ketus Tasya
"Gak ada ahlak"balas Sila sinis
"Udah pergi Sil kagak usah diliatin lagi"ucap Qila memperhatikan Sila
"Sebel banget gue sama tuh Kunti"ucap Sila
"Gue juga sebel sama Lo"ucap Bila cekikikan
"Lo tuh dari tadi ketawa muluk kesambet ya?"sinis Sila
"Dih sensian lagi Pms ya?"tanya Bila
"Auah gelap "ketus Sila
"Masih siang buk"ucap Bila sambil mencolek dagunya Sila
"Bila Lo minta di gigit ya"pekik Sila kesal
"Gak mau Mama"ucap Bila cekikikan
"Kena Azab baru tau rasa Lo"ketus Sila kesal
"Ehh gue mau nanya disini ada RSJ terdekat gak ya?"tanya Qila
"Gak ada Qil kenapa?"tanya Bila
"Tau nih anak ngapain Lo nanya gitu?"tanya Sila
"Pengen daftar jadi pasiennya "ucap Qila datar
" Lah Lo mah masih muda udah gila aja "ucap Sila geleng geleng
"Emang orang muda gak boleh gila?"tanya Qila
"Boleh kalo mau"ujar Bila
"Yaudah gue mau gila aja"ujar Qila
"Gue ngerasa tersanjung banget punya sahabat gila"ucap Sila dramatis
"Cita cita Lo jadi gila ya Qil?"tanya Bila lagi
"Enggak gue gak punya cita cita tapi gue punya satu keinginan"ucap Qila serius
"Apaan tuh?"tanya Sila semangat
"Gue pengen benturin kepala kalian ke tembok"seru Qila melotot
"Duh gila nya kumat lari!!"pekik Bila sambil berlari yang diikuti oleh Sila
" Lo bedua kalo dapet bakal gue rujak!!"pekik Qila kesal
"Qila jadi gila huwaa!!" Pekik Sila cekikikan
Suasana lapangan yang tentram sekarang menjadi heboh karna tiga perempuan itu .
_Terkadang dibalik senyuman terdapat sejuta luka
_
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Yang mampir kasi Like dong itung itung sedekah( ͡°ᴥ ͡° ʋ)
masa gak mauu sih ahhh sebel
next time guys