Nabila Syakier

Nabila Syakier
Sahabat



Haii Para readersss


Aku lnjut nii


Jan lupa Vote and comen ya beb


Kini tiga remaja sedang duduk berhadap hadapan diatas tempat tidur dengan piyama yg berwarna sama


"Oke guys sekarang sidang dibuka!!"seru Bila memukul gelas dengan sendok sebanyak tiga kali


Ting


Ting


Ting


"Mbak Qila apa yang membuat anda menangis??tanya Sila


"Ngantuk"jawab Qila asal dia memainkan kuku nya sambil mengibas ibas kan rambutnya


"Hakim Sila tanya yang benar!!" seru Bila


"Mbak Qila apa gunanya mulut anda!!!tanya Sila kesal.


"Gue ngantuk minggir gue mau tidur!!ucap Qila


"Hedehhh


Lo bedua kagak bisa diajak main sidang sidang kan sekarang gue jadi Pak Hakimnya "keluh Bila.


"Lo yang aneh Bil


kan kita mau cerita bukan main"ucap Sila


"Aneh yaa emm oke oke sekarang cerita gue mau denger"seru Bila


Qila berbaring disebelah Bila dia memunggungi Bila


"Qila woii lo kagak usah pura pura tidur!!"seru Sila


"Pura pura bahagia


Walau aku kecewa


Pura pura bahagia


Walauku menderita"nyayian  Bila


Yg terpotong pekikkan Qila


"Bila diemm !!


Gue ngantukk!!"seru Qila


"Makanya cerita heheheh"ucap Bila


"Gue nggakpapa udahlah gue ngantukk!!seru Qila membalikan tubuhnya


"QILA!!!!"Seru Bila dan Sila bebarengan


Qila menghembuskan nafas berat menghadapi sahabatnya ini memang sangat sulit


"Jujurla Qil


Lo anggep kita sodara apa bukan sih?"seru Sila


"Apa perlu gue nyayi lagi haa??"tanya Bila nyengir


"Seriuss ogebb!!"seru Sila menjitak kepala Bila


"Iye iye kagak usah main kasar woii ntar cakep gue ilang"ucap Bila nyengir


"Berisik lo bedua!"seru Qila


"Ayah sama Bunda nggak pernah balik"ucap Qila pelan


"Itu yang buat lo nangis?"tanya Bila


"Nggak ngapain nangisin orang kek mereka"ucap Qila anggkuh.


"Qila istifarr"ujar Sila


"Astafirullahalazimm"seru Qila dan Bila bebarengan


"Gue sedihhh,gue benci,gue nggak suka,gue iri,gue kecewa,gue kesel, gue .....hikss....hikss


Kenapa ? Kenapa mereka gak pernah ada buat gue


Yang mereka kirim hanya uang uang dan uang .... Hikss... apa mereka tau gimana rapuhnya gue apa mereka sadar sakit yang gue rasain mereka sadar tapi mereka pura pura gak tau dan gak peduli


gue nggak sanggup buat hidup hiksss..hiksss kenapa hidup gue kek gini"seru Qila histeris


Bila dan Sila memeluk Qila mereka merasakan kesedihan dari sahabatnya itu


"Sabar ya Qill gue tau lo perempuan yang kuat"ucap Sila menyemangati


"La Tahjan Innalaha Ma ana"seru Bila


"Kadang apa yang kita inginkan emangg nggak sesuai sama apa yang terjadi


Tapi jangan jadiin ini alasan buat lo nyerah kita nggak tau apa kehidupan yang kita lalui setelah mati


Bahkan kita nggak tau didalam kubur kita akan diapain jadi saran gue apapun yang terjadi didunia ini jangan jadiin alasan buat lo bilang kalo lo nggak mau hidup jangann itu bukan yang terbaik


Saat lo sedih lebih baik lo sholat setelah itu baca Al Qur 'an biar hati tenang


Kalo belum tenang baca sholawat kalo masih juga galau lo kedapur terus makan kalo lo belum kenyang jangan berhenti abis makan kalo belum kenyang juga lo kewarung atau cari orang yang jual jajan kek pentol kuah mungkin atau batagor atau somay atau"ucapan Bila terpotong


"Buset Bil itu perut apa karung"seru Sila


"Woii kalo gue ngomong jangan asal potong dong !"seru Bila tak terima


"Heheh abis si lo banyak bangett ngomongnyaa"ucap Sila nyengir


"Bil gue mau sholat"seru Qila


"Lo wudhu dulu gihh


Nanti gue siapin Mukena ama sajadahnya"ucap Bila


"Okey thank's"seru Qila


Perdebatan berahirr.....


Mereka kini terlelap diatas kasur yg sama


Saat pagi


Sila buru buru pamit karna dia takut Ken sudah dirumah sedangkan


Qila belum pulang karna dia males pulang dan


Bila cuma rebahan karna males nya kebangetan


"Wooi Mbak lo disuruh Mimi jemput Mas Adam"seru Ali


"Lah kenapa gue lo aja sono!!!"usir Bila


"Gue mau ngerjain tugas"ujar Ali malas


"Gue maless lo aja"ucap Bila


"Males kenapa hemm????"tanya wanita paruh baya yg membawa komonceng ditanganya dan tak lain adalah Lili


"Males ketemu Mas Adam"ucap Bila santai


"Mi Ali pergi dulu"seru Ali tak mau ikut campur dengan urusan Bila


"Iya hati hati ya nak jangan pulang larut"ucap Lili


"Bila cepatan jemput Mas mu!!"Seru Lili


"Nggak mau"ucap Bila tegas


"Kamu mau uang jajan kamu Mimi potong??ancam Lili


"Nggak Mau"


"Kalo gitu sana jemput Mas mu"seru Lili


"Nggak mau"


"Terus mau kamu apa"tanya Lili frustasi


"Bila mau uang jajan Bila dinaikin titik nggak pake boong"seru Bila santai


"Astaga uhhhh kamu ni yaa


Untung sayang"ucap Lili kesal


"Kenapa Mi???tanya Rama yg baru masuk


"Bila nggak mau jemput Mas nya Bi"adu Lili


"Mimi nggak mau naikin uang jajan Bila Bi"adu Bila


"Yaudah nanti Abi naikin uang jajan kamu ya sayang


Terus biar Bibi aja yang jemput Adam"ucap Rama menengahi perdebatan ibu dan anak itu


"Ehemmmm"Qila Berdehem


Kini semua mata tertuju kearah Qila


"Maaf Omm Tante Bil Qila balik dulu "seru Qila nyengir


"Kenapa balik???tanya Bila


"Gue mau ngerjain tugas"ucap Qila


"Boong dosa lohh"ucap Bila menaikan sebelah alisnya


"Gue beneran woii kagak boong"ucap Qila


"Qila sayang jangan pulang dulu okey"ucap Lili santai


"Qilaa


"Qila jangan pulang dulu yaa emangnya Qila nggak mau ketemu Mas Adam


dulu Qila deket banget lo ama Mas Adam"ucap Rama


Qila tersenyum getir dia memang dekat dengan Adam tapi semenjak kejadian itu dia selalu menghindari Adam .


"Bila cinta adalah sakit maka aku rela sakit untuk mencintaimu"


*Flashback*


Hayooo siapa yg kepo ama Flashbacknyaa😅😅


Kalo kepo jan Lupa Votmenn


Lope piu all


Aku bakal update sesuai jumlah vote dan comennya yaa


Jadi yg kepo ama cerita aku silahkan vote and comen dan nggak usah sungkan buat promosiin novel ini heheheh


Bay bay


Salman


@Ssartika_dewi