
"kamu kok galak banget sih sama ustadz Syakier padahal kan dia calon ipar kamu "ucap Syafa yang mendapat lirikan tajam dari Ali dan Rania
"Maaf aku salah ngomong "ujar Syafa meringis dia menggaruk lehernya
"Siapa bilang lo salah lo yang terbaik "ucap Bila mengangkat jempolnya dia tersenyum kearah Syafa
"Jika memang jodoh ya In Sha Allah "ucap Syakier santai
"Tapi Abah sama Kiai Basri mau jodoh hin kita Syakier "ujar Rania lagi
"Abi gak pernah bilang"ucap Syakier datar
"Ya iyalah lawong Abah belum bicara sama Kiai Basri "ucap Rania kesal
"Kiai Basri?
Maksud kamu kiai Basri suaminya Mbak Minah? "Tanya Rama yang sedari tadi diam
"Iya "jawab Rania ketus
"Kalo bicara sama orang tua itu harus sopan "ucap Qila melirik Rania kesal
"Maaf "ucap Rania
"Maaf doang yang lo tau "sarkas Sila
"Sabar Ran"ucap Zaki menatap iba pada Rania
"Lo gak bisa diem ya!!"seru Sila memarahi Zaki
"Pie to lawong aku baru ngomong juga"ucap Zaki kesal
"Tetap aja satu kata yang keluar dari mulut lo itu bikin kuping gue sakit "sarkas Sila menatap tajam Zaki
"Dapet dosa baru tau rasa "cibir Zaki kesal
"Dosa gue lo yang tanggung "ucap Sila tak kalah kesal
"Sudah sudah kenapa berantem terus sih"ucap Adam heran
"Omm doain semoga berjodoh" ucap Rama sambil menadahkan tangannya
"Aamiin "seru yang lainnya
"Oh iya tadi sampai mana ya?"tanya Rama menggaruk dahinya bingung
"Belum tua udah pikun"cibir Lili
"Udah tua sayang kan udah punya anak 3 "ucap Rama lembut
"Tua itu Kalo udah punya cucuk "
ujar Lili ketus
"Tadi sampe Kiai Basri sama Mbak Minah "ucap Syafa santai
"Nah iya ini pinter kamu nak "ucap Rama memuji Syafa
Yang dipuji cengar cengir gak jelas
(Jahat banget 😢😢
Lo emang cocok dibuli Fa😆😆
Au ah Aku ngambek
Emang gue fikirin😋)
Lanjut 😉😉
"Jadi kamu ini anak Kiai Basri ya?"tanya Rama kepada Syakier
"Iya Omm saya anak Abi Basri dan Ummi Aminah"ucap Syakier sopan
"MasyaAllah kamu sudah besar nak kamu gak ingat sama Omm? "
Tanya Rama memukul pundak Syakier pelan
"Enggak"ucap Syakier tersenyum canggung
"Ini Omm Syakier nak kembaran kamu dulu yang suka bawain kamu ice cream itu loh "ucap Rama
(Ingat ya guys nama Rama itu Syakier Ramadhan)
"MasyaAllah maaf Omm
Syakier sampai lupa "ucap Syakier sopan
"Serius kamu anaknya mantan saya?"tanya Lili blak blakkan
"Mimi itu masalalu "ujar Rama mengingatkan
"Masalalu biar lah masalalu
Jangan kau ungkit jangan ingatkan aku masalalu biar lah masalalu uuu sungguh hati ku tetap cemburu "nyanyi Bila dengan hati gembira
"Diam kamu"ketus Lili
"Anaknya bener kok disuruh
diam "ucap Rama tak kalah ketus
"Bibi jangan cemburu kasih sayang Mimi itu gak bisa diragukan "ucap Lili memeluk lengan suaminya
"Kasih sayang kamu meragukan
Meragukan cinta ku padamu
Cintamu blaeem blaeem
Cintamu blaeem blaeem
Cintamu blaeem blaa emm emm epas emm "Bila berusaha melepaskan tangan Qila dari mulutnya
"Makanya diem! "Sergah Qila
"Jangan lepasin Qil kita lakban aja mulutnya biar berenti nyanyi "
seru Sila mengebu gebu
"Iya iya gue gak nyanyi lagi"ucap Bila menutupi mulutnya
"Rasain kamu"ucap Lili terkekeh geli
"Tapi kamu beneran anak kiai Basri? "Tanya Lili serius
"Iya tante "ucap Syakier menganggut mengiyakan
"Kok kamu ganteng banget ya
Dulu perasaan kamu gak ada gigi deh"ucap Lili meneliti wajah Syakier
"Itu kan dulu tante "seru Syafa geleng geleng
"Heheheh tante bisa aja makasih ya tant pujiannya "ucap Syakier sopan
"Sama-sama tapi kamu masih ingat tante kan?"tanya Lili
"Tante ini tante yang perutnya buncitkan"seru Syakier dengan wajah polosnya
"Subhanaulah bukan perut buncit nak tapi hamil waktu itu tante lagi ngandung Bila "ucap Lili kesal
"Iya tante maaf "ujar Syakier tersenyum canggung
"Gak perlu minta maaf Ustazd ganteng "ucap Bila mengedipkan sebelah matanya
"Dasar genit "ucap Rania pelan
"Apa lo bilang? "Tanya Bila galak
"Gak bilang apa apa kok"seru Rania menutup mulutnya
"Lo fikir gue budek ya"seru Bila kesal
"Udah stop gak usah dilanjutin emang kamu genit kok"ujar Lili santai
"Mas liat Mimi"adu Bila kepada Adam yang sedari tadi diam
"Ucapan itu doa Mi
Apalagi ucapan seorang ibu gak baik "ucap Adam dengan sopan
"Iya Pak ustadz "ucap Lili melirik Bila sebal
"Bi liat deh Bila suka ngadu "ucap Lili cemberut
"Kan nurun kamu"ucap Rama datar
"Ih Bibi mah gitu masa udah tua masih cemburuan sih Bi itu kan mantan jangan ngambek dong Bibi itu orang yang paling Mimi
cayang "ujar Lili membujuk suaminya
"Au ah Bibi ngambek mau kekammar aja"seru Rama berjalan menuju kamarnya
"Huh gara gara kamu "ucap Lili kesal menunjukkan Bila
"Oh iya kamu masih ingatkan janji kamu sama tante dulu"tanya Lili kepada Syakier
"In Sha Allah masih ingat tant "
ucap Syakier sopan
"Alhamdulillah kalo begitu ahirnya anak tante laku juga "ucap Lili memandangi Bila
"Maksud Mimi apa Mimi mau jual Bila dan janji apa yang Mimi maksud "seru Bila dengan mengebu gebu
"Minta jelasiin sama mantu Mimi aja sekarang Mimi mau bujuk bayi besar kesayangan Mimi dulu"ucap Lili beranjak menuju kamarnya
(bayi besarnya Lili itu Rama ya guys 😅😅)
Bila memandangi Syakier
"Dulu saya pernah janji sama ibu kamu kalo saya akan jagain anaknya "ucap Syakier
"Lalu?"
"Kata ibu kamu kalo anaknya perempuan maka akan dijodohkan sama saya selaku anak dari mantan dan sahabat kesayangannya "ucap Syakier dia terkekeh geli dengan omongan nya sendiri
"Itu artinya lo ngelamar gue secara gak langsung
Sumpah gue mau banget "pekik Bila kegirangan dia menatap Syakier dengan tatapan berbinar
"In Sha Allah bila tidak ada halangan saya akan melamar kamu"ucap Syakier seraya tersenyum
"Jangan mentang mentang dapat restu dari Mimi lo bakal dapat restu dari gue juga "ucap Ali dingin
"yang minta restu lo tu siapa sih?"tanya Bila ketus dia memutar bola matanya jengah
"Lo denger baik baik secuil aja lo nyakitin Mbak gue maka lo bakal gue bikin enyah dari dunia ini!!"seru Ali dengan tatapan tajamnya
"Aaa Lo sossweet banget si Al"pekik Bila menghambur memeluk adiknya
"Gue cayang banget ama lo emuach muach eemuach "Bila memberikan kecupan bertubi tubi kewajah sang adik
"Stop Mbak Stop aduh sumpah wajah gue basah kena liur lo"pekik Ali berusaha menghindari Bila
"Abis lo sweet banget sih iihhh pengen cium "ucap Bila memeluk adik satu satunya itu
"Sumpah gue jijik ama lo Mbak"ucap Ali membalas pelukan Kakanya
"Andai kamu seumuran sama aku pasti aku jadiin suami"ujar Syafa menatap Ali kagum
"Pertanyaan nya Ali mau gak sama lo?"tanya Sila dengan nada mengejek
"Pasti nggak dong"ucap Qila santai
"Iya bener gak nolak maksudnya "
ucap Syafa terkekeh geli
"Gak waras!!!"seru Sila dan Qila
serentak
"Dahlah jangan bahas pokoknya hari ini gue seneng banget Ahirnya kita akan melepas masa lajang kita dan gak perlu repot repot kuliah"ucap Bila senang
"Maksud lo?"tanya Qila heran
"Alah gak usah pura pura begok lo ada hubungan kan sama Mas Adam?"tanya Bila melirik Adam dan Qila secara bergantian
"Gue gue itu em anu "Qila bingung mau menjawab apa
"Jujur aja Qil "ucap Adam lembut
"Jadi cewek yang mau lo lamar itu Mbak Qila Mas?"tanya Ali serius
"In Sha Allah iya"ucap Adam mantap
"Hehehe Sorry gue gak cerita tapi kan Sila belom ada calonnya "
seru Qila heran
"Comblangin aja sama
Ustadz Zaki "seru Bila memberi usul
"Gak perlu dicomblangin orang gue sama dia udah nikah kok"ucap Sila ketus
"Maksud lo?"tanya Qila heran
"Becandaan lo garing sumpah "
ujar Bila terkekeh
"Gue serius "ucap Sila datar
"Cerita nya gini "Sila mulai bercerita
Flashback
"Astagfirullah itu mereka mau apa to yo udah tau orang lagi kesal malah ngadang ngadang jalan aja"ucap Zaki kesal
"Gimana dong"ucap Sila cemas
"Wes kamu tunggu disini biar tak hajar mereka itu "ucap Zaki percaya diri
Zaki turun dari mobil dia berusaha melawan ketiga berandal itu namun belum sempat Zaki mengalahkan nya sudah ada tiga berandal baru yang tiba tiba muncul dan ikut menyerang Zaki Sila yang awalnya berada dimobil kini malah keluar dan mendekati Zaki yang sudah terpojok
"Kenapa kluar toh Sil"ucap Zaki kesal
"Gue takut lo kenapa napa"ujar Sila hampir menangis
"Wih bawa cewek cakep ternyata "
ucap Berandal 1
"Kalo diliat liat sih cocokan ama gue dibanding elo"ujar berandal 2 mununjuk wajah Zaki
"ngimpi aja lo bisanya "seru Berandal 3 terkekeh geli
"Iri bilang karyawan "ucap berandal 2 ketus
Pushh
Zaki melempar pasir kedepan wajah para berandal itu lalu dengan cepat dia menarik Sila berlari
"Kita ngumpet sini aja"ucap Zaki melihat gerobak kosong
"Tapi kalo ketawan gimana? "
Tanya Sila cemas
"Gak ada waktu buat mikir "ucap Zaki dia melepas kain sarung yang dipakainya meninggalkan celana boxser gambar upin ipin yang membuat Sila cekikikan
"Jangan ketawa kamu buruan naik nanti mereka liat "ucap Zaki datar
"Iya iya slow aja kali abis lo lucu "
ucap Sila masih cekikikan
Sila segera naik kegerobak disusul dengan Zaki lalu dia menutupi tubuh mereka dengan sarung yang dilepas Zaki
"Kemana tu manusia si*llan "ucap Berandal 1 kesal
"Mata gue perih bab! awas aja kalo ketemu gue abisin lo"gertak berandal 2
Sila dan Zaki menelan ludah kasar mendengar sumpah serapah berandal itu
"Ahirnya mereka pergi juga"ucap Sila lega
Mereka turun dari gerobak namun belum sempat mereka pergi para warga sudah datang dengan rombongan
"ini pasangan mesum yang saya temui pak rt"ucap salah satu warga
"Benar pak saya melihat mereka melakukannya disini liat aja itu sarung pake dilepas "ucap warga lainnya
"Benar pak benar nikahkan saja nanti menjadi aib buat kampung kita"
"Iya pak nikahin "
"Nikahin "
Seru para warga Sila terisak namun apa mau dikata mereka tidak punya bukti untuk mengelak
Flashback end
"Gitu ceritanya gue udah nelfon mas Ken tapi bukanya marah mas Ken malah setuju setuju aja"ucap Sila cemberut
"Kenapa baru ngomong? "Tanya Qila kesal
"Gue hawatir ama keadaan Bila Qil"ucap Sila sedih
"Udah gak usah difikirin toh semuanya udah terjadi kita tinggal jalanin semua yang udah ditakdirkan sama Allah"ucap Bila memeluk sahabatnya
"Kata Abah kamu mau ngelamar perempuan?"tanya Syakier melirik Zaki tajam
"Iya perempuan nya ya Sila "ujar Zaki santai
"Loh kan kalian udah nikah"seru Bila bingung
"Nikah sekali lagi dong"ujar Zaki santai
"Mungkin saat ini ku akan melepas masa lajangku kan kau persunting diriku
Jadilah pasangan ku dan hidup menua bersamaku Terima lah cintaku"nyanyi Bila Tampa ada yang menutupi mulutnya lagi
"Kok kalian gak nutup mulut gue?"tanyanya lagi
"Kali ini biar aja biar Lo bahagia "
ucap Qila
"Iya kasian juga tangan gue ntar infeksi kena liur Lo"ucap Sila terkekeh geli
"Dih gue juga gak mau dipegang sama Lo wlek"seru Bila menjulurkan lidahnya
"Sudah sudah mendingan kamu istirahat kamu kan baru sehat"ujar Syakier
"Ewuwu sosweet banget sih calon suami "ucap Bila tersenyum senang
"Gak usah lebay!"seru Ali
"Mending sekarang Lo masuk kamar!"sambungnya lagi
"Dih Nyebelin"ujar Bila merenggut
"Lo juga ngeselin jadi sekarang masuk kamar"ucap Qila menarik Bila
"Ihhh apasih gue masih mau disini mau liat ustadz ganteng"seru Bila kesal
"Lo mau gue ambilin kucing ya?"ancam Sila
"Huh kalian berdua tuh gaje tau gak"kesal Bila namun dia tetap masuk kekamarnya ditemani oleh Qila dan Sila
"Maaf Ustadz Ustadz ganteng kami pamit pulang ya"ucap Syafa
"Gak nunggu kami toh Fa?"tanya Zaki
"Enggak Ustadz kami naik Taxi aja"ujar Syafa
"Yowes lah hati hati yo
Ohh iya temanmu Iki bokyo diajak ngomong toh takut kesurupan ditengah jalan kan bahaya "ucap Zaki cekikikan
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh"ucap Rania ketus seraya beranjak keluar diikuti oleh Syafa .
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh"jawab mereka kompak.
Hay readers kesayanganku😘😘 jika mau cerita ini lanjut mohon dukungannya yaa dengan cara vote and comen🤗🤗
Beri kritik yg dapat memotivasi author😍😍
Dukungan kalian sangat membantu para writers 😘😘
Love u all❤❤
ah iya aku Mau rekomendasikan novel seru buat kalian 😉😉
novel by_@Uma
Salman
#Ssartika_dewi