
Gadis cantik dengan jilbab lebar nya memasuki area pesantren
"Assalamualaikum "ucapnya
"Wa'alaikumsalam eh ada dek Rani silakan masuk Ummi ada didalam "ucap Syakier sopan
"Makasih Ustadz tapi saya kesini mau ketemu Ustadz bukan Ustazah Minah"ucap Rania lembut
"Ada perlu apa ya?"tanya Syakier heran
"Mau ngasi ini "ucap Rania mengangkat dua buah paberbag yang dibawanya
"Ini apa dek ? "Tanya Syakier
"Makanan "ujar Rania dengan senyuman yang tak luntur dari wajah cantiknya
"Buat apa?"tanya Syakier lagi
"Buat dimakan lah ustadz masa dijual sih"ucap Rania terkekeh geli
"Oalahh na'am Syukran ya dek"ucap Syakier
"Afwan ustadz "ucap Rania lembut
"Nanti siang Ustadz sibuk gak?"tanya Rania
"siang ini ya kek nya sih enggak "
ucap Syakier
"Ustadz mau gak nemennin saya keMall ?"tanya Rania memohon
"Emm ada perlu apa memangnya "
Tanya Syakier lagi
"Mau beliin baju buat Abah "ucap Rania
"Kenapa harus saya yang nemennin memangnya Syafa kemana"tanya Syakier heran
"Karena saya gak tau lagi minta temenin sama siapa dan Syafa dia ikut abangnya kekantor "ucap Rania lesu
"Yasudah saya temani "ucap Syakier
Senyum Rania mengembang kala mendengar penuturan Syakier namun tak berujung lama karna Syakier melanjutkan ucapannya
"Tapi saya perginya sama Zaki juga ya dan bila tak ada keperluan lagi saya izin kekelas dulu mau ngajar soalnya "ucap Syakier sopan
"Iya gakpapa kok ustadz silakan "
ucap Rania dengan senyum terpaksa nya
"Saya duluan ya
Assalamualaikum "ucap Syakier beranjak
"Wa'alaikumsalam "ucap Rania
"Sabar Rania kamu bisa kok dapetin Syakier kamu itu dilahirkan emang buat jodohnya dia"ucap Rania dalam hati
••••
"Abis masuk BK enaknya ngapain ya?"ucap Bila
"Ngemall aja yuk cuci mata"ujar Sila
"Ck Mall muluk tujuan lo"ucap Qila
"Lah terus mau kemana coba "
ucap Sila kesal
"Kekuburan aja yuk "ajak Qila
"Mau ngapain? "Tanya Bila bingung
"Mau nguburin Sila idup idup "
ucap Qila sambil tertawa
"Qila lo ngajak gelud ya"ucap Sila ngegas
"Siapa takut "ucap Qila sinis
"Gue punya ide"ucap Bila
"Gue mau berantem ama Qila Bil lo minggir "ucap Sila kesal
"2in"seru Qila membela Sila
"Gue serius ogeb"ucap Bila kesal
"Apa emang nya? "Tanya Qila
"Jadi... "ucapan Bila dipotong Sila
"Buruan Bil capek nih"ucap Sila mengibaskan tangannya
"Gue belom selesai ngomong woii! !!"sarkas Bila
"Makanya buruan "ucap Sila nyengir
"Kita kepesantren aja yuk "ucap Bila
"Halah paling lo mau ngebucinnin ustadz lo itu"cibir Qila
"Tau tuh nih anak kek ustazdnya mau aja sama lo"ucap Sila kesal
"Sirik aja lo berdua "ucap Bila ketus
"Udahlah kemall aja kita "ucap Sila kesal
"Huh dasar pelit "seru Bila kesal
"Yuk cabut "seru Qila merangkul kedua bahu temannya
Sesampainya di Mall ketiga remaja itu langsung memilih milih pakaian dan barang lainnya
"Eh bentar deh itu Ustadz Syakier kan?"tanya Sila melihat dua orang yang sedang memilih milih baju itu
"Mana mana mana?"tanya Bila bersemangat
itu "ujar Sila
"Gila tuh cewek cantik banget jilbabnya aja ampe kelutut gue yakin dia pasti ustazah"seru Qila
"Alah B aja itu"ujar Bila kesal
"Cemburu bilang bos"ucap Sila mengejek
"Aduh hati eneng sakit bang"ucap Qila dramatis
"Berisik lo "seru Bila menatap tajam kearah Sila dan Qila yang menertawakan nya
"Awas aja bakal gue labrak sekarang juga "ucap Bila kesal
"Ustadz selingkuh!!!"pekik Bila kesal dia menarik Syakier hingga kesampingnya
"Astagfirullah kamu ini apa apaan sih"ucap Syakier kesal
Karena tiba tiba Bila menariknya dan kebetulan saat itu Zaki sedang memilih baju di stan lain hingga dia tinggal berdua dengan Rania
"Jelasin siapa dia
Ustadz Jelasin "seru Bila dengan suara tinggi
"Saya calon istrinya kenapa?"tanya Rania sinis
"Gak usah mimpi lo"seru Bila menunjuk wajah Rania
"Gak usah nunjuk nunjuk sembarangan dong "seru Rania kesal
"Suka Suka gue dong
Kenapa Gak suka?"tanya Bila dingin
"Huh kelakuan minus gini mau jadi istri nya Ustadz Gak ngaca kamu ya?
Liat dong penampilan kamu ini masih SMA sedangkan Syakier dia sudah lulus kuliah dia dapat gelar Ustadz dan cocoknya sih ustadz itu sama Ustazah kek saya
Saya sudah lulus kuliah saya cantik dan pastinya saya juga punya gelar ustazah
Kamu ini anaknya bar bar banget ya bukan siapa siapanya Syakier udah berani ngelabrak aja
Kasihan orang tua kamu punya anak bandel kek gini atau kamu gak pernah diajarin orang tua kamu ya gak becus banget orang tua kamu didik anak aja gak
bisa"ucap Rania santai
Mendengar penuturan Rania Bila memanas dia sudah siap untuk menjambak jilbab Rania
"Denger omongan gue baik baik kalo lo ngehina gue
Gue gak ada masalah tapi karena lo berani ngehina orang tua gue sekarang juga lo siap siap buat mati"sarkas Bila dengan nada tinggi
Bila menarik jilbab Rania kuat hingga Rania meringis karena Bila lebih tinggi dari Rania jadi dia dengan mudah menariki jilbab Rania dan membuat rambut Rania terlihat
Rania terisak dia berusaha melepaskan cengkraman Bila namun nihil tenaganya tak sekuat Bila
Melihat Bila yang mulai tak terkendali Syakier ,Qila dan Sila berusaha untuk melerai namun masih sama Bila benar benar marah hingga tenaga nya bertambah
Syakier menarik Rania kebelakangnya hingga dia menjadi benteng pemisah antara Bila dan Rania
Melihat Syakier melindungi gadis itu Bila bertambah kesal hingga dia bukan hanya menarik namun dia juga memukul apa saja yang menghalangi nya termaksud Syakier
Bila memukul tangan Rania yang berada diperut Syakier karena Rania memeluk Syakier dari belakang
Bila benar benar melampiaskan kemarahan nya kepada Syakier hingga tanpa sengaja Syakier malah mendorong Bila hingga Bila tersungkur dan bersamaan dengan jatuh nya Bila tempat penggantung baju tiba tiba saja juga terjatuh hingga menimpa tubuh Bila dan menimbulkan suara yang cukup keras
Beberapa orang yang disana termasuk Syakier dan Zaki sibuk mengangkat penggantung baju itu sedangkan Bila dia tak sadarkan diri jilbab putih nya kini berlumuran darah akibat luka dikepalanya
"Bila!!!! "pekik Sila Histeris
Syakier ingin mengangkat Bila namun Qila mendorongnya
"Tolong angkat Bila kemobil "pinta Qila kepada Zaki
Dengan cepat Zaki memmopong tubuh Bila kemobil
"Bukain mobilnya Sil"ucap Qila melempar kunci kepada Sila
Qila menatap tajam Syakier dan Rania
"Kalo sampai Bila kenapa napa gue bakal abisin lo berdua "ucap Qila dingin lalu dia berlari menyusul Sila dan Bila
Syakier terdiam lalu dia memandang Rania
"Bagaimana bisa kamu bicara seperti itu
Ingat Allah lebih dekat dengan pendosa dibandingkan orang Sholeh.
Seberapa rendah kamu memandang orang lain maka serendah itulah Allah memandang mu "ucap Syakier dingin
"Masalah kerusakan nya saya akan tanggung jawab "ucap Syakier menyerahkan kartu namanya
"Baik Pak "ucap salah satu Petugas Mall
Rania terdiam wajah cerahnya kini menjadi sangat pucat rasanya dia pun heran kenapa dia bisa bicara sekasar
itu.Ternyata benar kalau setan sangat pandai menggoda dan manusia sangat mudah tergoda niat awal hanya ingin berbuat baik berujung sesuatu yang buruk .
Menyesal iya dia sangat menyesal bahkan bila bisa dia ingin mengantikan posisi Bila saat ini.
Orang orang banyak yang memandangnya sinis bahkan ada juga yang terang terangan menghinanya .
Rania hanya menangis dia sangat menyesal dia menyinggahi masjid yang ia lewati dan melaksanakan sholat Sunah Tobat disana
"Rasa kagum ini membunuhku jiwa ku seakan pergi bersama kencangnya angin bertiup"
Hay readers kesayanganku😘😘 jika mau cerita ini lanjut mohon dukungannya yaa dengan cara vote and comen🤗🤗
Beri kritik yg dapat memotivasi author😍😍
Dukungan kalian sangat membantu para writers 😘😘
Love u all❤❤
Salman
#Ssartika_dewi