
"Qil Lo itu ada masalah apa sih sama MS Adam?"tanya Bila
"Gak ada "jawab Qila
"Terus Lo kenapa kek gak suka gitu sama Mas Adam"tanyanya lagi
"Perasaan Lo aja kali
Udah ah sana gue mau tidur "ucap Qila datar
"Buset Qil ini baru jam 9 woii tidur apaan jam segini "seru Bila tak habis fikir
"Tidur pagi menjelang siang"ucap Qila merapatkan kedua matanya
"Ckk Lo tuh ya mau sampai kapan nutupin semuanya?"ucap Bila gemes sendiri
"Sampe kucing bertelor "ucap Qila yang masih menutup matanya
"Itu mah sampai kiamat juga gak bakal"ucap Qila kesal
"Yaudah gak usah nanya"ujar Qila lagi
"Dih Nyebelin kek kodok"ucap Bila kesal
Kring...
Dering telepon membuat Qila membuka matanya
Ayah is colling
"Halo..
"Kamu dimana sayang "tanya sang Ayah
"Rumah Bila "ucap Qila datar.
"Ayah sama Bunda ada dirumah "
ujarnya lagi
"Bentar lagi balik ke Jogja lagi kan yaudah Pergi aja titip aja uangnya ke Bibi"ujar Qila
"Enggak sayang Ayah sama Bunda disini lama munkin sekitar satu Minggu"ucap Ayah
Qila terperanjat dengan omongan ayahnya
"Satu Minggu?"tanya Qila memastikan
"Iya sayang "ucap Ayahnya lembut
"Oke Qila pulang Yah"ucap Qila tersenyum
"Yaudah hati hati ya nak"ujarnya lagi
Bila hanya diam melihat reaksi Qila yang berubah ubah
"Bil Ayah sama Bunda pulang"ucap Qila sumringah
"Alhamdulillah kalo gitu
Mau gue antar sekarang "tanya Bila yang ikut tersenyum
"Iya Bil sekarang gue mau beresin barang gue dulu"ucap Qila semangat
"Biar gue bantu lagian Lo tuh aneh sih udah tau weekend masih aja bawa alat sekolah"ucap Bila
"Rencananya kan gue mau lama disini"ucap Qila terkekeh geli
"Iya deh yang lagi seneng ketawa muluk"ucap Bila menyindir ada rasa senang melihat wajah Qila
"Xixixixi udah ah gue pamit sama Tante Lili dulu"ucap Qila beranjak
Sampai sudah mereka kerumah Qila
"Bil Lo gak mampir dulu"ujar Qila
"Lain kali aja Qil gue mau kangen kangenan sama Mas Adam dulu"ucap Bila terkekeh
"Yaudah gue masuk ya mati mati dijalan"ucap Qila melambaikan tangan sambil cekikikan
"Otak Lo ketinggalan dilemari gue kek nya"seru Bila ketus
"Astaghfirullah berdosa banget wkwkwkw"pekik Qila tertawa keras
Bila hanya menjulurkan lidahnya lalu beranjak pergi .
Diperjalanan pulang Bila melihat Syakier dan Zaki
"Duh kalo jodoh emang gak bakal kemana"ucap Bila tersenyum senang
Bila menepikan mobilnya
"Assalamualaikum Ustadz ?'ucap Bila tersenyum
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh
Kamu lagi kamu lagi kenapa kamu lagi sih ?"seru Syakier frustasi
"Namanya juga jodoh "ucap Bila mengerling genit
"Astaghfirullah "seru Syakier beristigfar dia bisa gila kalo terus terus melihat senyum Bila
"Duh pake Istifar segala Gue tuh bukan setan keles "ucap Bila kesal
"Gak ada yang bilang kamu setan"ucap Syakier datar
"Mobilnya kenapa?"tanya Bila mengalihkan pembicaraan
"Ini toh Bil mobilnya tak mau jalan"ucap Zaki kesal
"Habis bensin munkin"seru Bila
"Lawong baru aja diisi kok "seru Zaki lagi
"Emang kalian buru buru?"tanya Bila lagi
"Iya nanti sore ada pengajian duh pie toh malah belum nyiapin semuanya "ucap Zaki lagi
"Yaudah nebeng gue aja mobil kalian suruh montir aja yang ambil sekalian di benerin gue juga pengen kenal sama camer"ujar Bila cekikikan
"Camer siapa?"tanya Syakier tak suka
"Camer ustadz calon mertua "ucap Bila menampakkan senyum cantiknya
"Astaghfirullah Ya Allah "ucap Syakier mengusap dada nya baru kali ini dia bertemu perempuan seperti Bila
"Astagfirullahhallazim "ucap Bila dan Zaki
"Udah Istifarnya kalo udah yuk naik biar gue anter"ucap Bila masih dengan cengiran
"Ayolah Kier bisa telat kalo kita nunggu taxi"ujar Zaki
"Yowes"ucap Syakier pasrah
Keduanya memasuki pintu belakang mobil
"Kalian anggap gue supir Taxi ?"tanya Bila datar
"Kamu duduk didepan Kier "seru Zaki
"Yaudah deh biar gue duduk dibelakang aja "Seru Bila yang langsung pindah kekursi belakang
"Yang nyupir siapa?"tanya Syakier
"Nunggu tukang Taxi aja"ucap Bila santai
"Astaghfirullah wes lah saya yang nyupir"seru Zaki kesal
Zaki segera pindah ke kursi depan diikuti oleh Syakier
"Lah kok Ustadz ganteng pindah?"tanya Bila cemberut
"Bukan muhrim"ujar Syakier singkat dia menyadarkan bahunya ke kursi mobil
"Bukannya bukan ganteng tapi belum"ucap Bila sambil tersenyum
"Iya kan saja Kier biar cepat"usul Zaki yang diangguki Syakier
"Duh ustadz kalo lagi merem ganteng banget sih"ucap Bila yang memandangi Syakier
"Astaghfirullah jaga pandangan kamu"ujar Syakier tegas
"Gak bisa ustadz abis ustadz ganteng banget "ucap Bila dengan cengiran khas nya
"Kamu tuh kalo ngomong jangan berlebihan nanti baper sendiri "ucap Syakier santai
"Behh sekarang mah gampang ustadz tinggal beli menyan beres"ujar Bila cekikikan dia senang sekali membuat Syakier beristigfar
"Astaghfirullah kamu ya"ucap Syakier memelototi Bila
"Aaa Ustadz tambah ganteng "ucap Bila menahan tawa saat melihat wajah Syakier yang memerah
"Wes wes diem sudah sampai"seru Zaki yang sedari tadi hanya diam
"Makasih tumpangannya"ucap Syakier dan Zaki kompak
"Enak aja bilang makasih suruh masuk dong"seru Bila ketus
"Gak boleh yang ada kamu bikin onar"ucap Syakier tegas
"Akang"pekik Puput keluar dari rumah
"Hai cantik"sapa Bila tersenyum ramah
"Assalamualaikum kak"ucap Puput tersenyum
"Wa'alaikumsalam hehehe"ucap Bila tersenyum canggung
"Kamu siapa namanya ?"tanya Bila lagi
"Puput kak
Kakak siapa kok bisa disini kakak nyasar?"tanya Pupuk dengan polosnya
"Buset ni bocah gue dibilang nyasar"batin Bila sambil mengelus dadanya
"Kakak kesini mau ketemu Mama"ucap Bila dengan sabar
"Mama ?
Mama siapa ?"tanyanya lagi
"Mama akang Syakier "ujar Bila tersenyum
"Akang gak punya Mama kak"ucapnya lagi
"Ha sorry gue gak tau "ucap Bila memandangi Syakier
"Akang punya nya Umi sama Ambu"sambung Puput lagi
"Boleh gak sih gue gigit nih anak"seru Bila dalam hati
Sedangkan Syakier dan Zaki tersenyum menahan tawa
"Kang Syakier sama Kang Zaki kenapa?"tanya Puput heran
"Enggak papa Put yuk masuk"ajak Syakier mengandeng tangan Puput
"Lah gue gak digandeng ?"tanya Bila
"Sabar yo"ucap Zaki terkekeh
"Nyebelin"ketus Bila namun dia tetap masuk mengikuti Syakier dan yang lainnya
"Assalamualaikum.
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh wah siapa ini cantik sekali "tanya Ustazah Aminah Uminya SyakierÂ
"Calon mantu Tante"ujar Bila yang mendapat plototan dari Syakier
"MasyaAllah Aamiin Allahuma Aammin"Seru Ustadzah Aminah
"Gak usah didengerin Mi dia rada setres"ucap Syakier kesal
"Stress juga karna ustadz ganteng banget sih"ucap Bila cekikikan
"Ada ada aja kalian ini namamu siapa nak?"tanya Ustazah Aminah
"Nabila Tante "ucap Bila sambil menyalami
"Rasanya Umi familiar sekali sama nama itu"ucap Ustazah Aminah
"Iya dong kan calon mantu"ujar Bila nyengir
"Kamu mau kan punya kakak ipar kek kakak ?"tanya Bila menatap Puput
"Gimana ya"ujar Puput
"Kakak tuh banyak permen, coklat ,ada ice cream juga ada belum lagi Snack ringan lainnya "ucap Bila tersenyum sumringah
"Wah bener Kak ?"tanya Puput berbinar
"Bene dong "ucap Bila bangga
"Yaudah deh Puput mau "seru Puput mendekati Bila
"Terus permennya mana?"tanyanya lagi
"Untuk sementara coklat dulu ya nanti kalo udah jadi baru deh dikasi banyak"seru Bila memberikan coklat Silver Queen pada Puput
"Siap kak makasih ya"seru Puput dengan polosnya
"Put kamu mau tukar akang sama makanan?"tanya Syakier mengiba
"Gak kok tapi kalo akang ngerasa gitu yaudah gakpapa"seru Puput tersenyum
"Astagfirullahhallazim "seru Syakier mengelus dadanya
Sedangkan yang lain hanya cekikikan merasa lucu dengan tingkah Syakier
"Kadang kau perlu mencoba untuk merasakan apa itu cinta "
JANGAN LUPA LIKE
OKE!!!!