Nabila Syakier

Nabila Syakier
Kesadaran



Bila terbaring lemah di ranjang rumah sakit


"Mi minum "ucap Bila lemah dia memegangi kepalanya yang terbalut perban


"Sayang kamu udah sadar Alhamdulillah Ya Allah "ucap Lili mencium dahi putrinya


"Ini minum dulu sayang"ucap Rama memberikan segelas air kepada putrinya


"Lain kali jangan gitu lagi ya sayang "ucap Lili menghambur memeluk Putrinya sambil terisak


"Sejak kapan lo jatuhin harga diri lo demi laki laki Mbak? "Tanya Ali dingin 


"Udah lah Al mbak mu lagi sakit"ujar Adam menasihati


"Lain kali jangan begitu ya"ucap Adam membelai kepala Bila


"Maaf "ucap Bila lemah


"Gakpapa kok sayang "ucap Lili memeluk putrinya


"Lo mau makan apa biar gue


beliin "ucap Ali memandang Bila


"Somai"ucap Bila parau


"Mau pedes apa nggak"tanya Ali


"Pedes"ucap Bila


"Kacangnya dibannyakin atau nggak?"tanya Ali lagi


"Banyak"seru Bila kesal


"Somai nya"belum sempat Ali bicara Bila sudah memotong nya


"Mimi Ali nyebelin "adu Bila kepada ibunya


"Kamu nih ya Udah tau Mbak nya lagi sakit sana cepat beli


somainya "ucap Lili memarahi Putra bungsunya


"Dasar pengadu"cibir Ali menantap Bila kesal


"Liat Bi Ali tuh galak sama Bila"ujar Bila cemberut


"Liit Bi Ili ti gilik imi Bili"cibir Ali sambil melangkah pergi


"Nanti Bibi tegur ya sayang "ucap Rama mencium dahi putrinya


"He'emm "ucap Bila manja


"Gue kira lo bakal amesia Bil"ucap Qila yang baru saja datang


"Cepat sembuh Bil


Biar kita keroyok sama sama tuh Mak Lampir "ucap Sila ketus


"Tante juga pengen liat manusia setengah ular itu"ucap Lili kesal


"Istifar Mi nggak baik bicara


begitu "ucap Adam menasihati ibunya


"Astagfirullahhalazim "ucap mereka serentak


"Abis mulutnya lemes banget sih pengen gue kasih cabai sekilo "


ucap Sila kesal


"Kalo gue mah bukan cabai lagi tapi pohon pohonnya gue masuki kemulutnya "seru Qila tak kalah kesal


"Udahlah jangan bahas lagi kepala gue pusing "ucap Bila lemah


"Gimana keadaan lo?"tanya Qila


"Menurut lo keadaan gue


gimana ?"tanya Bila ketus


"Kek nya lo udah sadar "ucap Qila datar


"Ck udah tau masih nanya "ucap Bila berdecak


"Ini namanya basa basi Bila basa basi"seru Sila menekankan kata basa basinya


"Serahlo "ucap Bila nyengir


"Lagi sakit masih aja ngeyel"ucap Sila kesal


"Biasalah "ucap Bila tertawa kecil


"Terus lo besok gimana Bil? "


Tanya Qila


"Gimana apanya? "Tanya Bila balik


"Ck otak lo lelet banget sih Bil"ucap Sila kesal


"Idih kek otak lo lancar aja"seru Bila kesal


"Sorry ya otak gue itu lancar nya pake banget ulangan MTK  aja yang susah nya na'uzubilah gue dapat 95 apa lagi hal sepele kek gini"ucap Sila bangga


"Alah gue yang dapat 59 aja


selow "ujar Qila nyengir


"Lo  kan emang begok"ucap Bila mengejek


"Kek lo pintar aja "cibir Qila kesal


"Udah udah gak bakal selesai kalo dilanjutin "seru Sila melerai


"Besok kan kita mau daftar kuliah Bil jadi lo gimana "ucap Qila


"Maksud lo?"tanya Sila heran


"Gue mau nikah aja biar gak ribet"ucap Bila bangga


"Kek nya tuh tiang nembus otak Lo juga deh Bil"seru Qila geleng geleng


"Beh penghinaan terhadap kebenaran ini"ucap Bila dramatis


"Gak usah lebay "seru Ali yang baru saja datang dari membeli syomai


"Tapi ada benernya juga kalo Mbak Bila kuliah yang ada cuma nambah dosa"ucap Ali santai sambil menyiapkan syomai untuk Bila


"Buka mulut Lo mbak "serunya lagi


"Maksyutyo apya heem?"tanya Bila dengan mulut yang penuh syomai


"Sudah sudah gak baik makan sambil bicara "Seru Adam


•••••


Dilain tempat


"Hayo ngelamunin apa?"tanya Zaki


"Gak ada"ucap Syakier datar


"Halah gak ada palamu pasti lagi mikirin Neng Bila kan "tanya Zaki lagi


"Udah tau masih nanya"ketus Syakier


"Wes lah Kier gak usah difikirkan lawong semua Udah terjadi toh "


ujar Zaki


"Gimana ya keadaan nya


sekarang "ucap Syakier memandang langit langit kamarnya


"Kemaren dia masih pingsan "ucap Zaki


"Lukanya besar kah? "Tanya Syakier lagi


"Lumayan "ucap Zaki sambil mengingat luka Bila


"Astagfirullah Ampuni Hamba Ya Allah"ucap Syakier menyesal


"Seharusnya aku nggak dorong dia waktu itu"ucap Syakier merutuki dirinya sendiri


"Tidak ada gunanya merutuki nasib lebih baik sekarang kamu temui keluarga nya dan minta maaf "ucap Kiai Basri selaku ayahnya Syakier


"Apa mereka mau maafin Syakier Bi?"tanya Syakier cemas


"Tak ada salahnya kan bila mencoba"ujar Kiai Basri


"Nak setiap manusia itu punya kesalahan dan setiap kesalahan itu berhak mendapatkan kesempatan untuk dimaafkan "ucap Kiai Basri menepuk pundak Syakier


"In Sha Allah akan Syakier coba Bi"ucap Syakier mantap


"Alhamdulillah semoga berhasil nak "seru Kiai Basri


"Aamiin "seru Syakier dan Zaki kompak


•••••


Ditempat yang berbeda


"Seharusnya kamu gak ngomong gitu wajar kalo dia marah "ucap Syafa sambil memakan cemilan yang disediakan Rania


"Aku nyesel Fa aku juga gak tau kenapa bisa bicara seperti itu"ucap Rania menyesal


"Gimana kalo kamu minta maaf aja"usul Syafa


"Gimana caranya ?"tanya Rania lagi


"Datangi rumahnya "ucap Syafa


"Aku gak tau rumahnya Fa" seru Rania sedih


"Tanya Syakier"ucap Syafa lagi dan lagi


"Apa Syakier mau nganter aku kesana"tanya Rania


"Yah mana kutahu aku kan ikan"ucap Syafa cekikikan


"Ihh kamu aku lagi serius tau"ujar Rania kesal


"Jangan terlalu serius ntar digosting kan sakit"ucap Syafa menahan tawa


"Syafa "seru Rania bertambah kesal


"Iya iya becanda


Kita tanya Syakier aja dulu kita coba kan kita gak bakal tau kalo gak coba"ucap Syafa


"Bismillahirrahmanirrahim semoga aja mau ya"doa Rania


"Aamiin semangat "seru Syafa menyemangati


Jangan takut gagal karna usaha tak mampu menghianati hasil apa lagi dibumbui dengan doa.


HALO MAU MINTA LIKE BOLEH LAH YA !!!!


SIAPA TAU ADA YANG MAU KENALAN ??? LANGSUNG CHAT ATAU DM IG GUE YAA!!!!!


...Wa :...


...085787267188...


...Instagram...


...Ssartika_dewy04...