
"Syakier saya mohon kali ini aja"ucap Rania memohon
"Mau apa kamu ketemu Bila mau menghina dia lagi ha!"seru Syakier dingin
"Saya hanya mau minta maaf Kier"ujar Rania penuh penyesalan
"gak ada salahnya to Kier siapa tau dimaafin sama Bila
lagian kan kita gak akan tau kalo nggak mencoba "
ucap Zaki menasihati
"Bener Ustazd kan Rani udah sadar sama kesalahan nya jadi dia mau minta maaf "ucap Syafa membenarkan
"Terserah kamu aja lah "ucap Syakier pasrah
••••••
"Permisi Suster apa benar ini ruangan pasien yang bernama Nabila Syakier "tanya Syakier kepada salah satu suster rumah sakit
"Benar pak tapi Nona Bila baru saja pulang ini kami sedang membereskan kamarnya "ucap Suster
"Ohh begitu ya terima kasih ya Sus"ucap Syakier sopan
"Iya Pak Sama-sama "seru Suster
"Bila sudah pulang "ucap Syakier lesu
"Kita datangi rumahnya aja "ide Syafa
"Memang kamu tau rumahnya " tanya Zaki
"Gak tau sih tapi kita bisa tanya suster tadi siapa tau dia bisa bantu kita nyari alamatnya"ucap Syafa
••••••
"Assalamualaikum "
"Wa'alaikumsalam cari siapa ya? "
Tanya Ali dingin
"Maaf benar ini rumah Nabila Syakier? "Tanya Syakier sopan
"Kalo iya kenapa? "Tanya Ali ketus
"Perkenalkan nama saya Syakier saya "ucapan Syakier dipotong Ali
"Ohh jadi Lo yang namanya Syakier?
Ganteng sih tapi pengecut berani nya sama perempuan "ujar Ali memandang sinis kearah Syakier
"Kami disini ingin ketemu Bila bukan Bilal "ucap Syafa ketus
"Oh jadi Lo perempuan ular itu"sarkas Ali menunjuk wajah Syafa
"Eh eh bubukan ak aaku Syafa bubukan ular "ucap Syafa gelagapan
Rania memegang tangan Syafa erat dia sangat takut melihat wajah dingin Ali
"Saya kesini mau meminta maaf sama Bila "ucap Syakier tegas
"Lo punya nyali juga ternyata "
ucap Ali datar
"Siapa Al?"tanya Rama
"Pangeran buta sama putri ular"ujar Ali memandang sinis kearah tamunya
Rama memandang Syakier Zaki Rania dan Syafa secara bergantian
"Mari masuk dulu "ucap Rama sopan
"Ngapain disuruh masuk sih Bi "
ucap Ali kesal
"Tamu itu adalah raja "ucap Rama seraya tersenyum
"Ck gak pantas banget tau gak "
ucap Ali kesal
"Mari nak masuk dulu"ucap Rama sopan
"Terima kasih Pak"ucap Syakier tak kalah sopan
"Wah wah waah ada ulet bulu nih"ucap Qila memandang Rania dengan tatapan tajamnya
"Qil Lo bawa cabai nya nggak?
Sumpah gue gak sabar banget mau nyabe mulut ular ini "tunjuk Sila kewajah Rania
Rania menduduk dalam dia sangat takut dengan situasi seperti ini
"Saya kesini mau bertemu Bila "
ucap Syakier sopan
"Mau Ngapain Lo ketemu Bila mau ngedorong dia lagi ha!"seru Qila kesal
"Ohh jadi ini orang yang udah nyelakain Bila"ucap Lili menatap tajam Syakier
"Syakier nggak sengaja ngedorong Bila tante bukan nyelakain Bila lagi pula Kalo Syakier nggak ngelakuin itu bisa bisa Bila masuk penjara atas tindakan kekerasan "
ucap Zaki menegaskan
"Alah ngebacot muluk lo"sarkas Ali geram
"Yang dibilang anak ini benar "
ucap Rama
"Istifar Al nggak baik marah marah muluk"ucap Adam
"Astagfirullahalazamim"seru semua orang yang berada disana
"Boleh saya ketemu Bila?"tanya Syakier
"Gak boleh "ucap Ali dingin
"Ada keperluan apa ya? "Tanya Adam sopan
"Saya ingin meminta maaf sama Bila dan saya ingin menjelaskan tentang kesalah pahaman yang kemarin "ucap Syakier menjelaskan
"In Sha Allah akan kami sampaikan maaf dari kamu tapi sekarang Bila sedang istirahat jadi lebih baik kalian pulang dulu lagi pula tidak ada yang perlu dijelaskan semua sudah terlihat jelas "ujar Adam tegas dia melirik Syakier dan Rania secara bergantian
"Sasaya miminta maammaaf"ucap Rania tergagap
"Apa lo bilang lo mau dicabe sini sini biar gue cabe dari atas ampe bawah "ucap Sila ketus
"Aduh kalian galak banget sih kasian Rani tau udah keringetan gini"ucap Syafa memandangi Rania
"Ohh jadi dia keringetan ya sini biar gue elap pake kemoceng biar debu nya ilang"ucap Qila datar
"Tolong ijinin saya bertemu Bila sebentar aja "ucap Syakier memohon
"Dan saya juga minta tolong
Tolong hargai keputusan saya sebagai abang nya Bila"ujar Adam datar
"Udah lah mending lo pulang sebelum gue tendang "ucap Ali kesal
"Pulang aja yuk "ucap Rania menarik lengan baju Syakier
"Saya gak mau kamu ketemu anak saya apapun alasannya saya bilang nggak ya nggak "ucap Lili ketus
"Siapa bilang kalo Bila gak mau ketemu sama mereka terutama
Lo "tunjuk Bila kearah wajah Rania
"Sasaya minta maaf
Saya menyesal udah ngatain kamu saya bener bener minta maaf "
ucap Rania terisak
"Gak usah nangis nanti Lo tambah jelek "ucap Bila mengapit pipi Rania dengan satu tangannya
" Saya minta maaf Bil"ucap Rania lagi
"Gue udah maafin Lo kok"ucap Bila melepaskan apitanya
"Mam maka kas sih"ucap Rania terbata bata
Bila tidak menghiraukan Rania kini dia fokus menatap Syakier
"Ada perlu apa nyariin gue?"tanya Bila datar
"Saya mau minta maaf "ucap Syakier tegas
"Tentang apa?"tanya Bila lagi
"Tentang kejadian yang di Mall tempo hari saya minta maaf karena udah dorong kamu"ucap Syakier penuh penyesalan
"Gue gak marah lo ngedorong gue
Tapi gue marah karena lo udah punya calon istri "ucap Bila ketus dia memandangi Rania dengan tatapan kesal
"Mulai bucin nih anak"ucap Qila
"Cinta gak dibawa mati Bil"ujar Sila kesal
"Lo emang cewek yang paling begok mbak "seru Ali sambil meninggalkan ruang tamu
Lili sudah ingin berkomentar tapi Rama terlebih dahulu memberikan kode agar Lili tetap diam
"Maksud kamu apa ya?"tanya Syakier bingung
"Ck gue lupa kalo lo cuma tau
ngaji "ucap Bila terkekeh geli
"Saya makin gak faham "ucap Syakier menggaruk lehernya
"Gue tuh marah sama lo karena lo udah punya calon istri seharusnya kan yang jadi calon istri dan istri lo itu gue bukan dia "tunjuk Bila kearah Rania
"Jadi kamu gak marah saya ngedorong kamu ? "Tanya Syakier heran
"Enggak justru gue mau berterima kasih berkat lo gue gak jadi ngebunuh ni orang
Waktu itu gue gak terkendali banget gue kesal sama dia dan cemburu banget sama lo
Jadi gue niatnya mau nusuk dia pake pulpen yang gue bawa kemaren "ucap Bila santai berbeda dengan Rania bibir nya sudah pucat mendengar kata bunuh
"Sejak kapan lo jadi psikopat
Bila? "Tanya Qila heran
"Sejak ku mencintainya "ucap Bila nyengir sambil menunjuk Syakier
"Lain kali jangan begitu nak gak baik kamu itu perempuan "ucap Rama menasihati putrinya
"Iya Bi siap "seru Bila semangat
"Jangan siap siap aja kamu "ucap Lili mencibir
"Jadi sekarang lo jelasin siapa dia?
apa hubungan lo sama dia?
kenapa lo bisa dekat sama dia?
kapan lo ketemu sama dia?
mengapa kalian waktu itu ke Mal? Bagaimana cara kalian bisa dekat?
Dimana pertama kali kalian ketemu? "Ucap Bila dengan berderet pertanyaan
"Kamu lagi latihan jadi pewawancara ya? "Tanya Zaki polos
"Orang tepi diem! "Seru Sila kesal
"Biasa aja kali Sil gak usah ngegas "
ucap Qila heran
"Ngeliat muka dia bawaannya gue pengen emosi "ucap Sila menggebu gebu
"Diem dong gue mau dengerin penjelasan calon suami gue nih "
ucap Bila percaya diri
"Saya gak bisa jawab pertanyaan kamu satu satu
Intinya saya gak ada hubung apa apa sama Dek Rania"
"Gak usah pake dek gue cemburu "
ucap Bila ketus
Syakier hanya beristifar dengan kelakuan Bila
"Iya iya jadi saya sama Rania itu gak ada hubungan apa apa kami ke Mall waktu itu karena mau bantuin Rania nyariin baju buat Abahnya saat kamu datang Zaki lagi nyari di stan lain makanya kelihatan kalo kami cuma berdua "
Ucap Syakier panjang lebar
"Jadi dia bukan calon istri lo dong"tanya Bila meneliti wajah Syakier
"Bukan In Sha Allah Singgelillah "
ucap Syakier
"Huh dasar mak Lampir suka ngaku ngaku "cibir Bila
"Sekali lagi saya minta maaf atas perlakuan saya kemarin "ucap Syakier penuh penyesalan
"Iya gak papa kok sans aja kali "
ucap Bila santai
"Begok lo mbak tetap aja dia salah seharusnya dia gak perlu ngedorong lo waktu itu "seru Ali yang baru saja keluar dari kamarnya
"Ck kenapa lo keluar lagi sih"ucap Bila kesal
"kamu kok galak banget sih sama ustadz Syakier padahal kan dia calon ipar kamu "ucap Syafa yang mendapat lirikan tajam dari Ali dan Rania
"Maaf aku salah ngomong "ujar Syafa meringis dia menggaruk lehernya
"Siapa bilang lo salah lo yang terbaik "ucap Bila mengangkat jempolnya dia tersenyum kearah Syafa.
Hay readers kesayanganku😘😘 jika mau cerita ini lanjut mohon dukungannya yaa dengan cara vote and comen🤗🤗
Beri kritik yg dapat memotivasi author😍😍
Dukungan kalian sangat membantu para writers 😘😘
Love u all❤❤
Salman
#Ssartika_dewi