
Su Wa mengenakan Gaun merah Varmilion di tubuhnya,Mahkota di pasangkan di kepalanya,Kulit Seputih salju ,Bibir semerah cery,rambut hitam seperti tinta,Mata Violetnya sangat cerah berbeda dengan mata manusia lainnya
Nyonya Tua Menatap gadis itu takjub,Keindahan alami yang mampu menghancurkan sebuah Negara
Su Wa tidak memakai Topengnya khusus hari ini,Nyonya Tua membimbing Suwa kearah Depan Kuil tempat akan di langsungkannya pernikahan keduanya
Tidak lupa memakaikan kerudung merah menutupi kepalanya dan wajahnya,Keduan nya berjalan keluar
Di Luar ,Tamu adalah Beberapa teman lama Nyonya Tua dan beberapa biksu,Kepala Biksu botak yang akan memimpin pernikahan
Disana LONG Mo berdiri dengan gagahnya,Jubah merahnya berkibar terbawa angin,Rambut nya panjang bewarna Perak sangat kontras dengan Jubah merahnya,Long Melepas topengnya membuat semua wanita menatapnya tergila-gila,bahkan yang sudah tua
Wajah Tampannya seperti dewa,Mata Merah darahnya sangat dalam,Kulit pucat dari kulit Su Wa,Tubuhnya sangat tinggi
Suwa yang meliha5mt penampilannya ,hampir saja mimisan,Serangan ini sangat kuat ahhh
Nyonya Tua membawa tangan Su wa ke arah altar,lalu keduanya berdiri berdampingan
Biksu Botak langsung mengambil kitabnya
"Memberi Hormat pada Tuhan"
"Memberi Hormat Pada Langit dan Bumi"
"MemberI Hormat Kepada Orang Tua"
"Suami Istri saling memberi hormat"
Keduanya saling membungkuk dan senyum tampan di wajah Long Mo masih terhias di wajahnya
Wajah Su Wa memerah,Lalu ia di arahkan kembali ke kamar pernikahan mereka oleh Nyonya Tua
Su Wa duduk di kasur besar,jantungnya selalu berdetak cepat,hidup selama 20 tahun lebih dan Jomblo ,Tapi sekarang berpindah di tubuh seorang gadis di umur 16 tahun dan menikah sekarang,Su Wa tanpa sadar mengasihani hidupnya yang dulu
Menurut aturan,Su Wa di haruskan menunggu mempelai pria di kamar,karna si Pria harus menemani oara tamu dulu
Sampai punggung Nya mulai sakit,Su Wa dengan santai melepas kerundungnya dan mulai menarik jepit dan tusuk konde di kepalanya
Rambutnya yang seperti air mengalir turun kebawah,dan bersamaan dengan itu ,Long Mo berdiri menatapnya membeku,Gadis di depannya memang sangat cocok dengan warna merah,Long Mo selalu tau bahwa ia sangat cantik
Su Wa merasakan nafas lain,berbalik menatap pintu
"Kau datanG,Masuk"
Long Mo dengan sikap malu-malu masuk ke dalam ,dan duduk di depan Su Wa,Mengambil dua cangkir anggur putih dan menyerahkannya ke arah Su Wa
Su Wa memiringkan kepalanya bingung harus apa ,lalu long mo menyilangkan kedua tangan mereka, dan masing -masing mengarahkan gelas di tangan mereka di mulut pasangan mereka
Matanya mulai berkabut dan berair, Lalu tangan lentiknya, melepaskan jubah luarnya sembarangan
Su Wa melupakan dirinya, bahwa ia tak kuat dengan alkohol bahkan sampai di tubuh ini, karna bila ia meminumnya maka ia akan melakukan sesuatu yang tak terduga
Long Mo membeku melihat aksi Su Wa, Su Wa langsung menarik kerah Long mo dan mendekatkan wajah mereka, Bau anggur bisa di cium, bahkanLong Mo bisa menghitung bulu mata lentik gadis itu
SuWa, "Hickk.... Tampan ahhh kau tidak... Bisa lari... Hickkk"wajah mabuk Su Wa sangat mengairahkan dan lucu bagi Long Mo
Mata Iblisnya semakin menarik sambil menatap Su Wa
Su wa menggerakkan tangannya ke arah tengkuk leher Long Mo dan menarik wajah Pria itu kedepan
Cup
Bibir kenyal mereka saling menempel, Su Wa mulai menggerakkan bibirnya dan mengigit bibir bawah Long Mo
"ahhh"
Melihat mulutnya terbuka, Su Wa menyelipkan Lidahnya dan memperdalam. Ciuman mereka
Dalam adengan ini, Su Wa lah yang menjadi ' Pelaku ' dan Long Mo ' Korban'
Su Wa tersenyum bahagia saat melepas ciuman mereka, Ia menjilat bibirnya, dan menjilat bibir Long Mo
Lalu mencium kening, kedu alisnya, hidungnya, matanya, dan kedua pipinya, lalu ke dagunya, sampai ke bibirnya
Su Wa ******* bibir pria itu agresif, Long Mo masih linglung karna aksi hebat Su Wa, bahkan Su Wa yang memolopori semua adengan
Long Mo sadar, saat tangan lentik itu sudah mulai melepas jubahnya dan memperlihat kulit nya yang mulus dan otot otot perutnya
Long Menggeram tertahan saat tangan lentik Su Wa mulai mengelus dari Tulang Selangka nya dan mulai turun ke otot perutnya, tubuh bagian bawahnya mulai mengeras
Su Wa, "Hickkk.... Otot pria memang sangat memukau ahhh~"
Mendengar suara suwa yang centil. Itu, Long Mo sudah kehilangan kontrol dirinya dan mengubah posisi tubuh keduanyq, Sekarang Su wa jatuh ke kasur dengan tangannya di tahan oleh pria ini
Long mo mengecup bibir Su Wa, lalu mata merahnya menatapnya bergairah
"Kau Yang Memulai, Istriku"
Di malam itu juga di kamar kuil, Jeritan dan desahan bisa didengar, bahkan rengekan perempuan itu miminta istirahat diabaikan oleh pria di atasnya. Aksi keduanya berlangsung sampai subuh, dengan Su Wa yang jatuh pingsan dengan tubuh penuh Kiss Mark di bagian leher dan dadanya, lalu keadaan kamar yang berantakan
Long Mo, memeluk erat pinggang Su Wa dan mengecup keningnya sayang, dan ikut masuk kealam mimpi bersama
Tbc