
Berita Genius berbakat dan Penyihir tingkat tinggi muncul membuat seluruh kerajaan feng menjadi heboh, apalagi dengan identitas Sang Penyihir
Beda dengan semua orang sibuk bergosip, Suwa sibuk memilih Orang kepercayaan untuk kedai miliknya, dan ia akhirnya memilih seorang wanita muda yang memiliki tutur kata sopan, dan juga jujur, Suwa mengangguk Puas dan akhirnya menyerahkan tanggung jawab toko miliknya pada wanita muda bernama Fexio
Longmo kadang sering menghilang, membuat Suwa khawatir dengan 'Pekerjaan'yang sedang dilakukakn suaminya
Suwa ingin bertanya, namun ia urungkan biarlah Pria itu yang memberi tahunya sendiri
Suwa akhirnya fokus pada Ujian pertama seleksi akademi, ia sibuk menyiapkan makanan dan bahan obat, serta Elixir untuk ujian kali ini.
Setelah menyelesaikan semuanya, Suwa mengangguk puas dan naik ke kasur dan tertidur karna kelelahan, akibat fisik nya yang kadang lemah, dan ia bahagia bahw itu karna, momo kecil yang hadir bagi keluarga mereka
Tertidur, Suwa bisa merasakan tiap gerakan disekitarnya karna kebiasaan nya dulu, jadi ia bisa merasakan seseorang muncul danperlahan mendekat
Suwa mencium bau cendana dingin dan akhirnya merilekskan dirinya, Suwa tetap melanjutkan tidurnya, membiarkan Suaminya, Longmo memeluk nya erat
Keduanya tertidur, dan mulai ikut ke mimpi mereka
Keesokan paginya
Suwa dan Longmo bersamaan bangun, Suwa mengikat rambutnya jepol dan mulai mencuci muka dan menyikat gigi
Suwa melihat Longmo mendekat dan menyandarkan tubuhnya ke arahnya
Mengangkat sebelah alisnya bingung, "Ada Apa Momo? "tanya Suwa
Longmo menggosok wajahnya di tubuh Suwa, Suaranya serak, "Sayang~ istri~...apa kita Harus ikut ujian itu ?,aku merasakan ada firasat buruk yang akan menimpa kita, khususnya kamu"
Suwa terkekeh rendah, "Jangan asal bicara, Aku akan baik-baik saja,dan....."
Longmo mengankat alisnya bingung, "Dan? Apa Istri? "
"Dan, aku memiliki kabar Bahagia untuk mu setelah kita ujian. Ohhh~~"
Longmo hanya bisa menghela nafas, namun ia mulai memperketat keamanan istrinya
Apalagi Suwa kadang mual dan menjadi lemah, membuatnya khawatir, apalagi istrinya suka meminta hal-hal aneh
Suwa dan Longmo turun kebawah danmembayar uang penginapan mereka
Lalu keduanya berjalan dengan topeng diwajah mereka, Suwa yang berjalan dengan tenang, sebenarnya pikirannya mulai bergejolak
Ia selalu mengingat Perkaataan Longmo, karna sebagai pemeran utama, longmo memiliki insting yang baik
Namun Suwa hanya bisa tenang dan waspada, lalu mulai mengelus perutnya penuh kasih
Longmo melihat itu, berfikir bahwa Istrinya pasti lapar, jadi ia membawa Suwa makan enak
Suwa ketemu makanan, akan menjadi sosok kelaparan(Hayooo siapa yang begini!!)
๐๐๐๐
.
.
.
Suwa dan Longmo mengantri untuk kedua Kalinya
Suwa menjadi Pemandangan bagi semua mata karna Penampilannya yang sangat menawan
Rambut tergerai, dan tidak ada aksesorisย ,namun ia masih mengeluarkan aura seorang nona muda
"Err... Momo aku mau makan permen apel~"
Longmo menatapa istrinya, diikuti dengan anggukkan mantap, Longmo dengan cepat menghilang di samping Suwa dan pergi ke penjual manisan
Suwa menyentuh perutnya, "Kamu banyak Minta sayang~momo kecil kita yang baik ahh~~"
Suwa menyandungkan nada rendah, kepalanya bergoyang ke samping kanan dan kiri dan tanpa sadar Kupu-kupu yang indah berdatangan mengelilinginya
Suwa terkejut, lalu ia merentangkan tangannya, kupi-kupu cantik itu dengan jinak hinggap ke tangannya
Suwa terkekeh bahagia
Pemandangan seorang gadis muda, padahal udah CalBu ini, Membuat semua orang terkagum-kagum karna ia mampu menarik semua kupu-kupu keArahnya hanya menggunakan lagu
"Kau Rakyat Rendahan!!"teriak seorang gadis muda di belakang Suwa
Spontan semua mata termasuk Suwa berbalik menatap asal suara
Dan disana seorang Gadis muda dengan gaun merah nya menunjuk Suwa dengan angkuh
Suwa hanya bisa menatap langit dan menangis, 'Mengapa ia harus menemui orang paling menyebalkn baginya ahhh~~'
Suwa hanya diam, tidak membalas.
Mu Yan kesal, padahal Ia telah merencakan akan mempermalukan gadis itu dan menunjukkan kekuasaanya
Namun ia di abaikan, sungguh memalukan, bagi kediaman Jendral
Suwa kembali berbalik dan fokus pada Antrian
Walau Cuaca panas, namun tempat Suwa berdiri seakan Awanย melindunginya dari cahaya matahari sehingga Suwa dan orang yang mengantri dekatnya tidak berkeringat
Suwa masih di hinggapi Kupu-kupu, dan hewan ini tak ingin beranjak darinya
Suwa bisa merasakan perasaan di tikam dari belakangnya dari MuYan, namun ia terlalu malas berkelahi, apalagi Kondisinya yang hamil
Mu Yan ingin maju untuk memukul Suwa, namun terhalang dengan antrian yang banyak didepan dan belakangnya
Ia hanya bisa menggertakkan giginya marah dan benci
Dengan 'Wusshhhhhh'angin ringan menerpa Suwa dan sosok pria muncul di sampingnya, sambil menyerahkan Permen merah berbentuk apel
Suwa mengecup pipi Longmo bahagia, dan mengambil Permen miliknya, mengabaikan tatapan malu dan memerah semua orang akan aksinya
'Suami ku juga Kok, terserah mau ku apakan ia~~'
Suwa mengecap permen miliknya,dan ia merasakan tangan hangat memegang tangannya, Suwa terkekeh saat melihat Pandangan Longmo fokus pada Kupu-kupu padanya dan ia bisa melihat tatapan penuh kecemburuan dari Pria itu
Suwa hanya bisa tertawa dan membiarkan Kupu-kupu di tubuhnya yang gemer ketakutan, akhirnya mengalah dan terbang menyebar, karna takut tekanan berat dari pria di samping Suwa
Sekarang Giliran Keduanya yang mengambil token dan berjalan di kumpulan orang-orang yang berkumpul diatas pola arrayย teleportasi
Suwa berdiri dengan mantap, matanya dingin dan ia sudah memeriksa tiap fungsi array jadi ia mengatur sihir miliknya menyesuaikan agar ia baik-baik saja, karna Ia sedang Hamil, Goncangan berat berbahaya buat janin miliknya
Suwa bisa merasakan tatapan permusuhan tuan rumah wanita pada nya membuatnya merinding karna hal itu
Longmo melempar tatapan mengancam pada MuYan membuat gadis itu tersentak takut dan dengan cepat mengalihkan pandangan miliknya.
Suwa
Tbc
Shisan lagi bingun kasi nama anak Suwa sama Longmo apa???
Pilih :
* Su Momo
*LongMosu
Paling banyak pilihannya ,nanti Baby akan di panggil dengan nama yang paling banyak suaranya!!!!๐๐๐๐