
Long Mo menatap Istrinya yang sedang Menyuling Ramuan Elixir, raut wajahnya penuh keseriusan, Bahkan Tekanan Disekitar gadis itu sangat kuat
Longmo masih penasaran dengan Asal Usul asli Suwa, apalagi wanita ini sangat berbakat dalam segala aspek
Bau obat-obatan menguyar keluar, Longmo menyipitkan matanya saat melihat bahwa SuWa di kelilingi Energi bewarna Ungu
Longmo mengeluarkan Energi miliknya membuat perisai agar tekanan dari Suwa tidak dirasakan oleh kultivator lainnya
Setelah Energi Ungu, Lalu muncul Energi bewarna putih, kedua energi mengelilingi Suwa
Barulah Longmo sadar bahwa Energi putih adalah Energi Yang Murni yang sangat langka
"Aku harus bersyukur atau menangis mengetahui istriku adalah Yang Murni,Pastinya banyak yang akan mengincar tubuhnya........ Kalaupun itu kalau mereka bisa melangkahiku"ujar Longmo dengan senyum dingin
Ia berjalan kerah Jendela dan membukannya, mengeluarkan Energi Bewarna merah pekat, Longmo Melemparnya keluar, Bola Energi itu dengan cepat melesat pergi
Setelah beberapa menit kemudian, Bayangan Hitam muncul di depan Longmo, Sosok itu terbang tubuhnya bagaikan kabut, memberi hormat pada Longmo
"Bagaimana Keadaan Istana... "
Sosok itu menjawab, "Keadaan sudah mulai Stabil, Yang Mulia Tidak lama lagi akan di buka seleksi pemilihan murid di Sekte Bulan beberapa bulan kemudian... "
Kening Long mo berkerut, Lalu ia mengalihkan pandangannya kearah Suwa yang masih bermeditasi
"Aku tau. Pergi, Jaga Istana Neraka dengan baik sampai Kami kembali"
"Baik Tuan"
Sosok itu menghilang, Long Mo menutup jendela, Lalu berjalan kearah Suwa
Suwa selesai,Membuka matanya, Mata Violet yang jernih menatap Pria di depannya
"Ada apa? Kenapa tidak tidur momo? "tanya Suwa lembut, Dan mengelus wajah Tampan Longmo
Longmo memejamkan matanya menikmati sentuhan Suwa yang membuatnya nyaman, namun bagian bawahnya terasa panas
Suwa melihat bahwa Mata Darah Long mo tanpa sadar mundur, Ia meneguk ludahnya, Ia bisa merasakan tatapan panas pria itu padanya
Ia tau bila Mereka berdua 'Bertempur'malam ini, ia akan habis, Pria ini adalah hewan buas dalam kulit manusia
Suwa dengan sigat mengeluarkan bubuk dari Space miliknya meniupnya tepat di depan wajah longmo
Tubuh Longmo langsung jatuh keatas Suwa, menindih tubuhnya, Suwa mulai mengutuk Pria ini dengan segala macam kutukan
Baru saja ia akan bberbaring istirahat, Namun ia terkejut dengan sebuah Suara dari kamar samping mereka
Mendekatkan telinganya, Suwa bisa mendengar suara seorang wanita berbicara
"Apa kau Yakin Bahwa mereka berada di samping? "
Suara seorang pria menjawab"Hamba Yakin Nona, Hamba sendiri melihat mereka masuk dan tinggal di sini"
Lalu suara tawa dari wanita itu membuat Suwa entah kenapa merasa suara ini akrab baginya
"Bagus.. Dengan begini aku bisa mendekati Pria itu... Penampilannya bagaikan dewa, membuatku tak bisa melupakannya.. Blablabla"
Suwa bergidik mendengar bahwa Wanita itu berencana mencari perhatian seorang pria yang. Memiliki istri
Lalu ia mulai menjelajah pikirannya dan menemukan bahwa Suara ini familiar baginya, Mirip suara Pemeran Utama, Mu Yan
Berfikir bahwa itu Mu Yan, maka Pria yang ia incar adalah Longmo, Suaminya
Suwa tertawa pelan sinis, lalu melipat tangannya, bersandar di dinding, Cahaya di matanya sangat dingin
"Kau Ingin Memancing Musibah sendiri Nona muda.... "
Suwa mengeluarkan Mantra Perisai agar ia dan Longmo tidak akan terganggu
Ia lalu mengambil sebuah Bubuk Hijau dan menyimpannya di kantong kecil
Lalu berjalan berbaring memeluk tubuh sejuk Longmo
Ia sangat suka memeluk tubuh Longmo yang menyejukkan, Ia tau identitas Longmo sebagai Klan Iblis, tubuhnya pasti nya dingin, makanya keduanya selalu menyukai saling memeluk atau berpegangan tangan
Suwa menatap bulu mata lentik Momo-nya dan mencium kedua kelopak matanya
Lalu ikut memejamkan matanya
Tanpa Suwa sadari bahwa Longmo membuka mata merah darahnya dan menatapnya, Senyum menawan muncul di bibir Longmo dan mempeerat pelukan mereka, hingga tak ada jarak bagi tubuh mereka.
Tbc
follow Akun aku yah😊☺