
Terjadi Kegemparan Di Kediaman Su dalam beberapa hari ini, Yang membuat semua tempat berisik dengan Teriakan Pilu dan tangisan histeris seperti Hantu pendendam adalah Nyonya Tua Su, menantunya dan Cucu perempuan kedua Su
Ketiga wanita itu menjadi seperti Moster bukan karna teriakan mereka yang mengerikan
Ini di karnakan wajah mereka yang penuh luka garuk ,merah dan bahkan darah sudah mengalir di wajah mereka, menyebabkan wajah ketiganya seperti Hantu
Membuat siapapun yang melihatnya akan pingsan atau bahkan lari ketakutan
Luka di wajah mereka karna rasa gatal Malam lalu yang membuat mereka gila karna gatal, bahkan sudah mandi rasa gatalnya masih ada
Ramuan apapun tidak bisa meredakannya ,Semua orang menjauh takut kena imbas amukan mereka
........................
Long Mo menatap SuWa bingung, ia tak habis pikir dengan jalas pikiran istrinya ini
Hanya karna ia tak sengaja menyebutnya 'Gemuk', perempuan ini langsung mengamuk dan menyuruhnya tidur di luar
Ia sekarang harus menatap pintu kamar yang tertutup rapat di depannya
Long Mo mengetuk pintu, "Sayang~ maafkan aku, Aku Salah~,Kau tidak errrrrr..... Kebanyakan lemak, Kau selalu cantik sayang~,kau paling kucintai, Buka Pintu Sayang~....istriku~ ......"
Bukkkkhhhhhhh
Pintu terbuka cepat, Longmo tersenyum bahagia, tapi ia langsung di lempar Bantal dengan keras di wajahnya, tapi tak terasa sakit, hanya sekali lagi pintu itu tertutup
Bukkkkhhhhh
Suwa berteriak dari dalam, "Kau, Pria Tidak tau untung, tidur diluar!Hmpt"
Mendengar hal itu Long mo menjadi Kaku, ,Ia ingin memeluk Istrinya ahh~
"Sayang~~~"
Long mo menundukkan kepalanya mengalah, Lalu Ia akan berbalik saat ia merasakan sebuah tatapa mengarah kearahnya, dengan sigat ia memiringkan badanya
Slaaaassshhhhhh
Sebuah Benda tajam menancap tepat di pintu kamar, Melihat hal itu, Long Mo mengeluarkan aura dinginnya, dan melompat dari jendela mengikuti instingnya kearah Pembunuh itu
Long Mo mengayungkan tangannya, membuat seseorang dalam gelap menjerit dan jatuh dari atas
Pria Hitam itu, berbalik dan menatap pria yang mengenakan Hanfu Merah Menyala yang berdiri dengan gagahnya di depannya, Walau jarak keduanya cukup jauh, Pria Hitam itu bisa merasakan Tatapan haus darah dan tekanan kuat dari Pria itu
Long Mo memicingkan matanya, Sikapnya berubah, ia menjadi haus darah, dan tanpa ampun mengeluarkan Aliran Listrik bewarna Ungu dari tangannya
Pria yang tergeletak itu, dengan kuat memaksakan dirinya untuk kabur, tapi seakan ada yang menahan nya untuk tak bergerak
Long Mo dengan ringan melempar Listrik miliknya dan terbang dengan cepat menyetrum tubuh Pria Hitam
Jeritan Pria itu sangat menyakitkan telinga, LongMo hanya menatapnya dingin
Mood Pria itu sudah sangat Buruk, Pertama Ia di Marahi Istrinya dan di larang tidur bersama, Kedua, orang tak dikenal ingin menyerang diam-diam, mengagalkan aksinya merayu Istrinya berbaikan
Long mengibaskan lengannya dan berbalik pergi, meninggalkan abu si penyusup
Long mo kembali ke arah Depan pintu kamar mereka, lalu dengan cepat memasang wajah memelasnya kembali, Seakan pria dingin dan yang membunuh dengan sadis tadi hanya ilusi
Thor "...."
Long Mo mengetuk pintu sekali lagi
"Istri..... Huwaaaaaa banyak gadis -gadis yang menatap dan menggodaku dengan tubuh mereka......!!! "
Dengan cepat, Pintu yang tertutup rapat Terbuka lebar, menampilkan sosok seorang perempuan yang langsing, tubuhnya melekuk indah dengan gaun putih polos miliknya, rambutnya menjuntai kebawah, Kulitnya putih di terpa sinar bulan, Tanpa Topeng, Wajah Nya menampilakan kelembutan dan ketegasan sekaligus, Mata Pheonix Ungunya menatap dengan tajam
"Siapa! SIAPA YANG BERANI MENGODA SUAMIKU HAH!!! "teriaknya keras
Longmo membeku, seakan Image lembut gadis itu hancur mendengarkan teriakan amarah penuh kecemburuan nya, tapi Long Mo merasa bahagia dan Penuh kemenangan
Dengan Cepat Ia memasang wajah di aniaya dan dengan sigap memeluk tubuh Suwa dengan lembut, menatap Perempuan itu merajut
"Sayang~ jangan menyuruhku tidur sendiri, Aku takut di terkam oleh semua gadis di luar! ~"
Suwa seakan lupa mengapa ia marah pada Pria itu, langsung memeluk erat Suaminya overprotektif
Lalu Ia menarik Long Mo dan keduanya masuk ke kamar
Keduanya berbaring di kasur, Long mo mengubur kepalanya di dada SuWa menghirup bau Segar bunga dan obat dari tubuhnya yang menenangkan pikiran
Tbc