
Su Wa bangun saat hari sudah mulai siang, Badanya remuk semua
'Pria lapar itu, tidak menyisakan apapun di tubuhku'
Su Wa hanya bisa mengutuknya, Long Mo sudah bangun, jadi menyisakan su wa di kamar
Su Wa merasa ia sudah tak bisa berjalan lagi, ia sudah dimakan habis semalam, Su Wa menggunakan dinding kamar sebagai penyanggah tubuh dan berjalan ke kamar mandi
Di Bak mandi air Panas sudah di siapkan, melihat itu Su wa merasa amarahnya sedikit berkurang, lalu melepas jubah putihnya dan masuk ke dala air
Perasaan hangat dan rileks pada tubuhnya dan bagian tubuhnya, membuat Su Wa merasa baikan
Su Wa mandi sampai air menjadi dingin dan keluar dari kamar mandi, tubuhnya sudah mulai pulih
Di luar, Long Mo sudah menyiapkan meja makan dan semua makanan bergizi sudah ia siapkan
Melihat kedatangan Su Wa, Long Mo tersenyum ceria, Su Wa menatapnya tajam
Duduk berghadapan, Su Wa mengambil sumpitnya dan memakan makananya seakan ia sudah tak makan selama beberapa hari
Long mo,ย "Istri, itu... Momo... Tidak... Bisa... Mengontrol... Diri"
Su Wa diam,mengabaikannya
Lomg Mo, "Istri, kau sangat cantik dan...... Emmm........ Seksi "
Su Wa memuncratkan makannya ke arah wajah Long Mo, tapi Pria itu hanya membersihkan tanpa marah
Su Wa, " Kau... ******** Lapar, kau menyiksaku semalaman"
Long Mo, " Istri, kau lah yang memulai ahhh"
Su Wa menunjuk dirinya,ย "aku? Kenapa aku! "
Long Mo mengerucutkan bibirnya kesal, " Istri, kau tidak ingat, kau yang memulainya, kau mencium dan mengigit bibirku, lihat bekasnya"
Su Wa melihat lebih dekat dan tepat di bibir bagian bawahnya ada bekas gigitan yang bengkak
long mo, "Lalu kau melepas Jubahku, menelanjangi ku, dan menyentuh sana sini bahkan perutku, Istri, kau... Kau... Tiran kejam"
Mendengar itu Su wa merasa canggung, bukankah yang tiran itu kau pria ********, tapi ini juga salahnya karna lupa toleransinya pada alkohol ahhh
Akhirnya Su Wa makan dengan tenang, dan Long Mo melayani makanannya
๐๐๐
Pada Siang Hari, Long mo dan Su Wa meminta izin pergi pada Nyonya tua
Dalam Dunia ini, pasangan yang sudah menikah, akan memiliki sepasang cincin giok yang tak akan lepas sampai kapan pun, hanya pasangan yang sudah menikah yang memilikinya, karna itu hanya terbentuk setelah mereka melakukan kontak intim
Dan di jari manis keduanya, terdapat cincin giok bewarna Perak, dengan ukiran nama masing-masing pasangan dan Pola merah di atasnya
Su Wa dan Long mo saling berpengan tangan sampai ke sebuahย Balai pengobatan
Su Wa masuk dan menuju ke kasir,disana seorang pria baya dengan pakaian bewarna birunya berdiri
Su Wa, "Permisi, apa. Disini bisaย menjual tumbuhan obat? "
Pria ini mengangguk,lalu melihat bahwa itu gadis muda ia tersenyum ramah
Su Wa mengambil dari Tas penyimpanannya, walau ia mengambilnya dari Ruang angkasanya
Dia mengeluarkan banyak ramuan tingkat 1 dan 2
Wajah pria kasir itu pucat, Ia belum pernah melihat seseorang yang mengeluarkan ramuan dengan santainya
Su Wa "tolong di hitung, kami akan menunggu di sudut"
Su Wa menarik tangan Long Mo, pertama kali kedantangan keduanya sudah banyak menarik perasaan tertarik orang, Karna keduanya sangat mempesona, apalagi Long Mo, karna pria tampan disini banyak, tapi tidak ada yang sehebat pria ini.
Long Mo memegang erat tangan Su Wa menyebabkan banyak gadis yang cemburu pada Su Wa, lalu mereka melihat cincin di tangan keduanya, wajah mereka seakan harapan mereka sudah pupus
Pria kasir itu datang dengan cepat dan memberi hormat
"Tamu Terhormat ini Uang anda, Tumbuhan obat, apa boleh tau darimana"
Su wa" dari ku lah"
Mengambil bungkus uang nya, Su Wa menatap penjaga kasir
"Oh ini, semuanya seharga 100 tael emas"
Su Wa langsung tersenyum bahagia, Long Mo melindungi wajah Su Wa
Lalu menatapnya kesal
"Senyum mu hanya untukku, tidak ada yang lain"
๐ ๐
Su Wa memerah dan menarik tangan pria itu keluar, tanpa menyadari bahwa banyak pria yang sempat melihat senyumnya mimisan