
Pukul 10.00 wib
" Guaaa gaaK salahh dengerr nihhh daaa?!! " ucap Sinta ke Winda dengan nada suara agak tinggi .
Sinta dan Winda terlihat sedang duduk di kursi makan dan saling berhadapan di kantin kampus mereka Sinta dan Winda sedang berbincang bincang serius sambil menikmati minuman jus yang mereka pesan, akibat Sinta berbicara dengan keras membuat ia di perhatikan oleh para mahasiswa dan mahasiswi yang berada di sekitar mereka .
" Uppsss " ucap Sinta sambil menutup mulut nya .
" Lu kenapa dah kayak orang baru denger gua ngomong gitu " ucap Winda
" Sumpah daaaa gua shock gua kira lu udah lupain perasaan lu itu ke Reza "
" Lupaain maksud lu taa?? "
" iya lupain secara Reza dan Leva itu udah menjalani hubungan dan mereka berdua keliatan nya saling mencintai dan gua fikir lu bisa ngerelain Reza bahagia bersama Leva " ucap Sinta dengan tatapan serius ke Winda .
" Gaaa mungkin lah gua ngelupain Reza gua tuh cinta banget sama Reza dan soal Reza ada hubungan sama Leva yaa bodo amat baru sekedar pacar kok masih banyak kesempatan buat gua untuk milikin Reza dengan cara apapun taaa!!! " ucap Winda dengan tegas
" Dan lu juga kan pernah bilang ke gua taa kalo gua cinta sama Reza harus gua perjuangin ! " sambung Winda
" iya iyaaa gua paham tapi lu harus liat situasinya dulu daaaa kaya gimana masa lu tega mau merusak kebahagiaan mereka berdua " ucap Sinta
" Gua udah cukup diem taaa ngeliat orang yang gua sayang jalan bahagia sama orang lain asal lu tau gua juga manusia taa gua juga punya perasaan sakitt taa sakitt melihat kebahagiaan mereka gua juga pingin seperti Leva, asal lu tau Reza koma itu karena siapa karena Leva, gara gara Leva Reza jadi begini !! "
" itu semua musibah daa jangan main nyalahin semua masalah sebabnya Leva ! " Sinta mulai meninggikan nada suara nya .
" Luuu kokkk jadi belaaa in si Levaaa taaaa jadii dukung diaaa hahh yang sahabat lu tuh siapa gua atau Levaaa! " Winda mulai terpancing emosi nya .
" Gua bukannn belainn daaaa " sangkal Sinta
" Tauuu ahhh males gua ngomong sam loo !!" Ucap Winda lalu berdiri dan langsung meninggalkan Sinta .
" Windaaa heiii Windaaa " teriak Sinta sambil mengejar Winda yang berjalan cepat meninggalkan nya .
" Guaaaa haruss bertindak gua harus memiliki Reza seutuhnya ! " ucap Winda sambil berjalan menuju ke dalam kampus .
###
" Good morning sayang" ucap seseorang wanita sambil mengusap rambut Leva yang ternyata mamah ningsih ibunda Leva .
Merasa ada yang mengusap kepalanya Leva kembali dari alam tidurnya yang nyenyak Dengan mata yang masih sayu Leva mencoba melihat ke arah seseorang yang mengelus kepala nya .
" Mamahh ? " ucap Leva terkejut sambil mengusap ngusap kedua matanya
" bangun dong sayang udah pagi nih " ucap mamih Leva
" hoaamzz iyahh, mamah kok gak bilang Leva pagi ini mau ke sinih ? " tanya Leva sambil mencuci muka nya di wastafel
" lahhh emang mamah harus bilang bilang sama kamu mau jengukin calon mantu mamah di sini ? " ucap mamah Leva sambil tersenyum ke arah Leva
" ihhh mamah " Leva tersenyum malu
" hihihi ngarep yah vaa ? "
" iyahh " ucap Leva sok imut
" hahaha " tawa mamah Leva
Lalu mamah Ningsih berjalan pelan ke arah Reza yang masih tertidur lelap tak sadarkan diri di tataplah wajah Reza dalam dalam oleh mamah Ningsih, lalu mamah Leva duduk di samping Reza dan mengusap halus rambut Reza secara perlahan .
" Sejujur nyaa vaa mamah tidak tega melihat kondisi Reza saat ini " ucap mamah Leva sambil memandang wajah Reza dengan wajah murung
" Leva sekarang tinggal mengharapkan keajaiban dari tuhan mah "ucap Leva berdiri di belakang mamahnya .
" begitu kejam nya yah papah mu berbuat seperti ini ke Reza va "
" huuftttt betul mah yaaa tapi papah juga korban mah papah di manfaatkan sama Gaga untuk memuluskan rencana terselubung yang ia sudah buat " ucap Leva
" iyaaa mamah tau itu dan setau mamah papah mu itu orang nya tak seperti ini vaa dari ia muda sampai sebelum kejadian ini dan mamah salut sama Gaga mampu membuat papahmu menjadi mahluk yang sangat kejam"
" kaya nya si Gaga itu orang nya Pisikopat deh mah "
"mungkin va bisa di lihat dari perbuatannya, dan tuh anak gimana vaa sekarang? " tanya mamah Leva
" semenjak kejadian itu si Gaga berhasil meloloskan diri mah dan entah kemana perginya "
" kamu waktu itu udah ngelaporin si Gaga juga kan ke polisi pas ngusut keterlibatan papah mu va "
" iya udah mahh tapi yaa gitu belum ada kabar lagi dari pihak polisi dan kayanya Gaga itu di umpetin deh sama si Harjo "
" Mama saranin yah vaa kamu harus cari si Gaga itu kita harus buat perhitungan sama dia dan soal si Harjo biar mamah yang ngurus mamah mau bikin dia kere "
" Bikin kere cara nya? "
" Mamah mu ini kan jago kalo soal ambil alih aset orang vaa " ucap mamah Leva dengan nada agak sombong .
" Helehhh sombong nya mulai deh " ledek Leva
" hahaha " tawa mamah nya
" Hemmm ahahaa Leva tauu harus ngapain " ucap Leva
" cara nyaa va ?"
" nanti juga mamah tau kok " ucap Leva sambil tersenyum jahat .
Lalu Leva memandang wajah Reza dengan serius sambil membelai halus pipi Reza .
" Sayangg izin kan aku yah untuk membalas segala penderitaan yang kamu rasakan ini biarkan Gaga brengsek itu merasa kan apa yang kamu rasa ! " ucap Leva dengan ekspresi wajah penuh dendam .
###
Jakarta International Expo atau Arena JIExpo Kemayoran merupakan sebuah pusat konvensi dan eksibisi yang terletak di , jakarta, Indonesia. Pusat konvensi dan eksibisi ini dibuka pada tahun dengan diprakarsai oleh Central Cipta Murdaya gro 2010 up. Jakarta International Expo memiliki 5 balai dengan kapasitas 5000 hingga 12000 tempat duduk.
Tempat ini telah menyelenggarakan berbagai macam pameran, konser, dan event spesial lainnya baik tingkat nasional maupun internasional, seperti Pekan raya jakarta, java jazz festival, Djakarta Warehouse Project, audisi Indonesian Idol Musim Ketujuh, malam puncak Miss Indonesia sejak 2012, dan event lainnya.
Saat ini Jakarta International Expo cukup ramai di padati banyak orang baik pria mau pun wanita untuk menyaksikan pagelaran pameran motor yang di adakan pada hari ini deretan stan stand motor sparepart motor dan olie berjejer rapih menambah keramaian acara, di atara keramaian orang orang yang sedang berkeliling terlihat Doni dan Boski sedang berada di sebuah stan motor sport ducati .
" Donn bolehhh jugaa nihh motor " ucap Boski sambil memegang dan memperhatikan motor yang sedang di pajang
" Donn ? " ucap Boski karena tak ada jawaban dari Doni
Lalu Boski membalikkan badannya dan Boski kebingungan karena Doni tidak ada di belakang nya setelah menengok ke kanan dan ke kiri di dapati Doni sedang berdiri di pojokan stand sambil berbincang bincang mesra dengan salah satu spg stand yang lumayan cantik dan seksi melihat hal itu timbullah ide iseng untuk menggoda Doni .
" Anjirrrr dari setadi gua ngomong sendiri kaya orang gila tuh anak malah asik berdua an hemm mentang mentang cewenya gak ada haha hemmm gua foto ahhh gua iseng in lumayan kali kali dapet motor atau mobil buat tutup mulut " ucap Boski tersenyum licik
Dikeluarkanlah smartphone milik nya dari dalam saku celana dan Boski memfoto Doni secara diam diam .
" Kok kamu mau sihh jadi Spg ginih padahal kamu tuh cantik sexy banget tau " ucap Doni ke spg motor sambil merangkul mesra
" abis gimana gak ada kerjaan lain mas " ucap spg motor tersebut
" hemmm mending ikut kerja sama aku aja yukk dari pada cape cape jadi spg gini "
" Hemmm gak deh takut di tipu "
" haha nipu apa an sihh nih dateng aja ke kantor bokap gua bilang di suruh kerja sama Doni " ucap Doni sambil memberikan kartu nama beserta alamat kantor papahnya .
" ini serius mas "
" hehe iya "
" ohh ok deh kalo gitu thank you yah nanti gua dateng "
" ettsss tapi ada bayaran nya "
" apa mass ? "
" ehemmm you know lah " ucap Doni sambil *** pantat spg
" ihh nakal yah hehe "
" Mau gaak dan udah pernah kan ?? "
" iya mau deh mas nya ganteng dan tajir juga gak nolak " ucap spg lalu memeluk mesra tubuh Doni .
CKREKKKK...CKKRREKKK .... CCKKREKKK ..
Boski memfoto Doni secara diam diam dari berbagai arah lalu melihat hasil foto nya sambil tertawa lalu berjalan mendekati Doni.
" Ehemmmm " dehem Boski
Menyadari kehadiran Boski, Doni langsung panik dan berdiri melepas pelukan spg .
" Ehhh luu kemana aja ki ??" Tanya Doni sambil berpura pura melihat brosur motor
" wakwakwak yang ada lu kemana aja gua cariin juga tau tau nya berduaan di sini "
" Ehhh engga gua lagi liat liat motor nihh brosur nya " sambil memberikan brosur motor
" oh liat liat brosur hemm " ucap Boski lalu berbisik di telinga Doni sambil menujukkan foto foto Doni yang ia ambil tadi .
" Donn motor yang ducati itu keren loh kalo di pajang di basecamp haraga nya cuma 1,3 M doang beli lah yaa kalo gak beli paling nih foto foto 2 menit lagi nyampe di hp cewe lu " ucap Boski sambil tersenyum aneh
" anjirrrr bahayaaaa kalo si Boski nyebarin ke Niken bisa bisa ahhh gawatt " ucap Doni dalam hati
" ehhh eeee hapus aja dong tuh foto ehh iyaa iyaa beli beli gihh buat di pake anak anak "
" Beneran nihh " ledek Boski sambil berpura pura mengirim foto ke Niken.
" anjirrr gua harus bilang apa ke papah make duit sebanyak itu " ucap Doni
" Belii belii iya belii " ucap Doni terpaksa
" Haha gitu dong baru nama nya boss "
" tapi itu apuss dulu heiii "
" haha iya iya gua hapus "
" Mbaknya seles motor itu kan yaudah gua langsung pesen yah tapi atas nama nih orang yakk hahaha " ucap Boski
" ehhh iya iyaa dehh " ucap spg motor dengan nada kebingunan
" Awas luhh ya kii bakal gua bales !" Ancam Doni
" hahaha " tawa Boski
*Tringggggg trrringggg tringggggg
Suara ring tone call dari Hp Doni
Menyadari smartphone nya berdering Doni langsung mengangkat panggilan masuk ke smartphone milik nya .
" Mampusss cewee luuu telfon WOYYY KENN DONI NYA LAGI PACARAN SAMA SPG NIHH!!" teriak ledek Boski
" Weyyyy berisik ! Orang ini bukan Niken kok Mampuss lu hehh " ucap Doni sambil menujukkan layar smartphone milik nya ke Boski .
Melihat hal itu Boski hanya tertawa cengengesan sambil mengaruk garuk kepalanya yang gak gatal.
(+) " Ehhhh vaaa ada apa tumben telfon ? "
(-) " ehh siapa tadi berisik amat terus selingkuh spg kaak? "
(-) " engga kakak lagi di pameran motor Jakarta expo kan ?"
(+) " iyaa kaka lagi di pameran motor Jakarta expo ada apa emang va ? Dan oh iya gua mua nanya juga kabar si Reza gimana sekarang?"
(-) " Hemm yaa masih belom sadar kak , hemm ginih kakak sekarang ke stand food deh yang letak nya paling belakang "
(+) " hehhh ngapain Gua ke sanah va ? "
(-) " yaa kesini aja aku lagi di stand food ada yang mau aku bahas pokok nya secepat nya yah ke sini "
(+) " hemmmm oke oke deh vaa gua ke sana sekarang "
(-) " oke deh gua tunggu"
TUUTTT..TTUUTTTTT.TTTUTT *Telfon di putus
" mau bahas apa yah tuh anak yah " ucap Doni sendiri
" Woyyyy Donn siapa yang telfon serius amat kaya nya ? " tanya Boski
" Hem cewenya Reza, si Leva yang beberapa bulan lalu kita selamatkan " ucap Doni
" Ohh iya iya yang waktu di hutan itu yah "ucap Boski
" iya kii dia minta ketemuan katanya ada yang mau di bahas sama kita " ucap Doni
" ya udah kita ke sana sekarang yuk, dan neng soal motor aku jadiin dan soal kerjaan yang tadi buat kamu kita call call lan yah hehe tapi ke no yang ini aja yah " sambung Doni sambil menyerahkan sebuah no tefon yang tercatat di selebar kertas kecil .
" sipp ganteng nanti call call yah hehe " ucap spg itu sambil mengedipkan mata nya
" untung aja udah ada tutup mulut kalo gak guaa laporin lu hahaha cowo takut pacar aja sok sok main belakang hahahah " ledek Boski
" Bacott lu udahh jalan " ucap Doni
Lalu Doni dan Boski berjalan pelan menyusuri keramaian orang orang menuju stand food tempat ia dan Leva sudah janjian .
###
Sebuah mobil toyota alpard ber palat No B 05 HJO terlihat sedang berjalan santai menyusuri jalan ibu kota yang padat merayap pada hari ini, di dalam mobil tersebut terdapat Om Harjo yaitu orang tua dari Gaga, om Harjo terlihat sedang duduk di kursi belakang mobil sambil menelfon seseorang .
" Pokok nya kalo ayah bilang kamu jangan keluar jangan kemana mana yah kondisi kamu masih belom aman, dan jika saat nya tiba kamu harus langsung kabur ke luar negri yah biar papah yang urus rencana nya oke " ucap Om Harjo pada seseorang di ujung telfon
" oke oke jaga diri kamu " lalu om Harjo memasukkan smartphone nya kembali ke kantong jas yang ia kenakan .
Om Harjo hanya menatap kosong ke sisi luar kaca mobil terlihat om Harjo seperti orang yang sangat tertekan dan sangat mengkhawatirkan sesuatu, setelah 50 menit mobil yang om Harjo naiki melintasi jalan raya akhirnya sampai juga ia di depan lobby kantor miliknya .
Setelah sampai dan mobil nya berhenti persis di depan lobby om Harjo langsung turun dari mobil dan berjalan pelan masuk ke dalam kantor menuju ruang kerja pribadinya, setelah 3 menit ia menaiki lift menuju lantai 20 sampai lah dia di depan ruangan kerja milik nya di buka pintu ruangan kantor pribadinya dengan perlahan dan langsung masuk kedalam nya om Harjo langsung beranjak ke sebuah mesin coffe untuk membuat secangkir coffe .
" Kok hari ini karyawan pada cuek aja yah sama saya dan satpam juga bisa nya hormat kalo ketemu hemm kaya ada yang aneh " ucap om Harjo sendiri sambil menatap ke luar jendela
" Entahh lahh mending duduk santai dulu ahh di singgah sana kuu " ucap om Harjo lalu melangkah menuju ke kursi kerja miliknya sambil membawa secangkir coffe
Saat om Harjo berada persis di depan meja kerjanya om Harjo terlihat sangat terkejut karna tiba tiba kursi kerja miliknya berputar sendiri dan didapati seseorang wanita sedang duduk santai sambil tersenyum penuh kemenangan menghadap diri nya yang ternyata mamah Ningsih ibunda Leva.
" Heiiiii Ningsih ngapain ngapain kamu duduk di singgasana saya hahhh kurang ajar kamu enyah lah dari tempat itu ! " ucap om Harjo murka melihat mamah Leva duduk di kursi kerja miliknya .
*Plok..plok..plok..plok suara tepuk tangan
" Selamat datang di ruangan kantor saya yang baru harjo " ucap mamah Leva sambil duduk santai meliaht om Harjo
" Apa anda bilang ini kantor saya ini ruangan saya jangan seenak nya anda bicara!!! "
" Haha Harjo, Harjo iya iya dulu itu ini kantor milikmu dan Harjo Jaya grub anda yang memiliki tapi haha sayang sekarang tidak lagi !" Ucap mamah Leva dengan tegas
" Apa maksud anda !! "
" oke saya akan jelaskan ke anda secara jelas, Sekertaris !!! " teriak mamah Leva dengan kencang
Lalu masukkah seorang sekretaris muda dengan penampilan yang sangat rapih dan cantik berjalan pelan menghampiri mamah Leva sambil membawa hardmap dokumen di tangan nya .
" ini buu " ucap sekretaris dengan nada suara hormat dan sopan sambil menyerahkan dokumen ke mamah Leva .
" thanks kamu boleh balik lagi " ucap mamah Leva ke sekertaris .
Lalu sekertaris itu pergi meninggalkan mamah Leva dan om Harjo berdua di dalam ruangan tersebut .
" Jadii sandiwara apa yang sedang anda lakukan di kantor saya ini hahh lancang sekali anda , security security kemari bawa orang ini keluar dari ruangan saya !! "'Teriak om Harjo
" Hahahahaha kenapa kamu harjo manggil karyawan saya haha, Nihh baca dokumen aset kepemilikan saham Harjo jaya grup yang anda tandatangani sendiri " ucap manah Leva sambil melemparkan dokumen ke om Harjo .
Lalu om Harjo membuka dokumen yang ia pegang dan membaca isi dokumen tersebut .
" Harjo tolong anda baca dengan seksama bawah tadi jam 10 pagi anda menandatangani pelepasan 70% kepemilikan saham ada ke 3 perusahaan nasional yang ternyata 3 perusahaan nasional itu sebenernya adalah perusahaan milik saya, dan tepat pukul 12 siang saya melakukan rapat umum pemegang saham luar biasa dan karena saya pemilik saham Harjo Jaya grub yang paling banyak saya bebas menentukan apa pun atas perusahaan anda dan saya sudah mengubah nilai sisa saham yang anda punya menjadi saham biasa dengan nilai per lot yang sangat murah dan saya memutuskan untuk membeli nya kembali dengan nama perusahaan saya yang berbeda and saat ini anda tidak mempunyai ke pemilikan lagi " ucap mamah Leva
Bagaikan tersambar petir di siang bolong om Harjo hanya terdiam mendengar perkataan mamah Leva, om Harjo baru menyadari bahwa saat tadi pagi ia beranda di kantor cabang ada seseorang menaruh setumpuk dokumen yang harus ia tandatangani dan om Harjo lalai tidak membaca terlebih dahulu isi dokumen tersebut membuat ia termakan oleh jebakan yang mamah Leva rencanakan .
" Dan satu lagi Rumah mobil dan beberapa aset yang anda punya sudah saya ubah menjadi inventaris kantor dan semua surat tanah rumah mobil sudah ada di tangan saya Harjo dan selamat saat ini anda sudah tidak punya aset apa pun lagi yaah paling ada beberapa ratus juta lah sisa uang di rekening anda tapi yahh saya gak butuh karna harta saya sudah terlalu banyak Hahahahahaa " mamah Leva sangat tawa puas penuh kemenangan saat ini .
Om Harjo hanya berdiri mematung melihat kenyataan yang saat ini terjadi membuat ia tak sanggup untuk berkata kata .
" Harjo Harjo kamu boleh hebat berbisnis tapi kamu tidak hebat dalam membangun suatu usaha, saya hanya butuh waktu 7 jam untuk mengambil alih usaha anda haha itu akibat kelengahan anda juga sih .. Bodyguard! " teriak mamah Leva
Tak lama berselang keluarlah 4 orang berbadan besar dan berotot berkulit hitam ber kepala plontos berdiri di belakang om Harjo .
" Pegang dia " perintah mamah Leva
" baik " ucap 4 orang itu bersamaan
Lalu di peganglah om Harjo secara paksa oleh keempat bodyguard sewaan mamah Leva itu om Harjo berusaha melawan akan tetapi usaha nya hanya sia sia karena om Harjo kalah postur dan tenaga .
" BAJINGANNN KAUU NGASIH BAJINGANNN KALIAN SEKELUARGA BAJINGAN SEMUAAAA!!! " maki om Harjo sambil meronta ronta
" HEIII HARJO YANG BAJINGAN ITU ANDAAA ANDAA, SAYA TAU ANDA BERPURA PURA BAIK DI DEPAN SAYA DAN SUAMI SAYA DAN BERUSAHA UNTUK MENJODOHKAN ANAK ANDA DENGAN PUTRI SAYA KARNA ANDA INGIN MEREBUT SECARA HALUS USAHA SUAMI SAYAAA HAHHH DAN ANDA MENYURUH ANAK ANDA SI GAGA YANG BRENGSEK ITU UNTUK MEMPENGARUHI SUAMI SAYA UNTUK MENYIKSA PACAR ANAK SAYA HAHHH DAN SIAPAAAAA YANGG BAJINGANN !! " Maki mamah Leva dengan emosi yang sangat membara .
" AKIBAT ULAH ANDA SUAMI SAYA MENJADI SOSOK YANG SANGAT KEJAMM !! Bodyguard hajar diaaaaa "
" siap "
BBBRUUKKK...BBRRAKKK..PLLLUKK.PPPLAKK
om Harjo habis di hajar habis habisan oleh 4 bodyguard sewaan mamah Leva secara bergantian hingga babak belur, sekitar 15 menit om Harjo menerima pukulan dan tendangan di sekujur tubuhnya yang membuat ia tergeletak bersimbah darah keluar dari mulut dan hidung nya .
Lalu mamah Leva mendekat ke arah om Harjo dan berjongkok menghadap ke wajah nya.
" Dan satu lagi di mana kamu menyembunyikan anak mu yang bajingan hahhh !!?? " tanya mamah Leva dengan nada membentak .
" Aaaaeeeeee sssaaayaaa tttidakk aakann memmberiii tahuu " ucap om Harjo dengan nada suara lemah
" ohh anda tidak mau memberi tau baikk "
Lalu mamah Leva berdiri dan terlihat berjalan pelan ke arah mesin pembuat coffee dan langsung membuat secangkir coffe panas setelah itu kembali mendekat ke arah om Harjo .
" saya tanya lagi di mana anda menyembunyi kan anak anda si Gaga itu ??"
Kali ini om Harjo hanya menjawab dengan gelengan kepada
" Ohhhhh gitu baik, hemm Harjo kamu tadi kaya nya mau minum coffee yahh ee nih minum udah saya buatin silahkan di minum "
" AAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHH " terik om Harjo kepanasan
Mamah Leva menuangkan secangkir coffe panas ke arah wajah om Harjo yang terbaring di lantai akibat perbuatannya itu om Harjo berguling guling kesakitan di lantai .
" ini adalah buah kejahatan yang engkau tanam Harjo "
" bodyguard seret dia ke mobil " perintah mamah Leva
" Baikk."
Lalu di seret paksa lah om harjo oleh 4 bodyguard sewaan mamah Leva ke dalam mobil .
" Game pertama selesai tinggal Game ke 2 kamu yang harus bermain Gaga " ucap mamah Leva sambil tersenyum jahat
###
" Kaaak Doni !" Teriak Leva sambil melambaikan tangannya saat melihat Doni melintas tak jauh dari posisi nya
" ehh tuh dia, Vaaa " ucap Doni sambil membalas lambayan tangan Leva .
" yukk kii kita ke sanah " ajak Doni
" oke " jawab Boski
Lalu Doni dan Boski berjalan pelan menghampiri Leva yang sedang duduk di kursi makan stand food .
" weyy vaaa " sapa Doni sambil bersalaman dengan Leva dan di susul Boski
" Berdua aja kak Niken kemana ? " tanya Leva
" Niken gak ikut dia lagi pergi sama keluarganya va "
" owh "
" ehh ngomong ngomong kamu tau dari mana vaa kakak lagi ada di sinih ? " tanya Doni
" tau lah wong artis dumay kaya kamu kak mau kemana mana di post dulu ke sosmed jadi aku tau dari situ hehe "
" wakwak iya bos kita ini emang gitu mau boker juga pasti update dulu haha " ledek Boski
" Hahaha " tawa Leva
" apa an sih loo kii" ucap Doni dengan jutek
" ehh ngomong ngomong lu mau bahas apa vaa sama gua ? " sambung tanya Doni
" hemm gini kaak soal si Gaga, dia kan masih buron tuhh jadi aku mau minta bantuan sama kak Doni sama temennya juga buat cari tuh orang kak jujur aku gak rela kak Reza di rumah sakit sedang berjuang melawan komanya sedangkan dia enak enakan di luaran sana " ucap Leva dengan nada suara sedih
" Huftttt vaa aku Boski dan kawan kawan yang lain nya tuh lagi nyari keberadaan si Gaga va tampa kamu suruh karna si cowo brengsek itu udah berurusan dengan aku yaa udah aku cari tapi belom berhasil vaa, tapi tenang vaa aku Boski dan kawan kawan yang lain terus semangat untuk mencari keberadaan si Gaga itu " ucap Doni
" iya neng tenang aja soal itu mah gua usaha in semaksimal mungkin 1 bulan kedepan tuh anak udah ketangkap " ucap Boski
" kaaa ommm tolong usaha in yah hati leva belom tenang kalo si Gaga brengsek itu masih berkeliaran bebas dia harus mendapatkan pelajaran yang setimpal " ucap Leva
" iya vaa pasti aku dan Boski akan berusaha secara maksimal " ucap Doni
Sedang Leva, Doni dan Boski teribat pembicaraan yang sangat serius tiba tiba smartphone milik Leva berdering menandakan adanya call in ke dalam hp nya lalu dengan cepat Leva menjawab panggilan telepon masuk ke dalam smartphonenya.
" APAhhh ketangkap dan udahh ada sama mamah oke oke Leva kesana sekarang " ucap Leva lalu langsung menaruh smartphone nya kembali ke dalam tas .
" Ehhh kaaa si Papah nya Gaga udah ketangkap sama mamah aku dan sekarang dia lagi di interogasi buat ngasih tau keberadaan Gaga " ucap Leva ke Doni
" Ehhh seriusan va? "
" iya kaak dan aku sekarang mau ke tempat mamah aku, kakak dan om mau ikut gak ? " ucap Leva sambil berdiri dan rapih kan pakaiannya .
" Ehhh boleh boleh tuhhh yukk om "
" kuyyyy don "
Lalu Leva Doni dan Boski langsung bergegas menuju ke tempat mereka memarkir kan mobil milik mereka masing masing setelah itu Leva Doni dan Niken langsung tancap Gasss menuju tempat Mamahnya membawa om Harjo untuk di interogasi .
--- ooo ---