My Love Journey

My Love Journey
Chapter 14



+ 07.00 pagi zona waktu paris


" Hooooamzzzzzzzz "


Leva mulai terbangun dari tidurnya dengan mata yang masih sayu sambil merentangkan kedua tangannya ke atas, tubuhnya masih terbalut selimut tebal sambil menoreh ke arah samping kiri Leva sedikit terkejut melihat Reza yang tidur disebelahnya tanpa menggunakan busana sedikit pun menyadari hal itu Leva kemudian memeriksa dirinya sendiri dan mendapati dirinya tak memakai pakaian seperti Reza .


Leva tampak sedang memikirkan sesuatu di ingat ingatlah kembali kejadian kejadian yang dia alami waktu setelah pulang dari jalan jalan sampai ia terbangun saat ini .


" Anjirrrrr gua gituan lagi sama Reza semalam" Ucap Leva sambil menutup mulutnya dengan tangan


" tapi aneh dah kenapa semalam nafsu birahi gua jadi gak terkendali gini ada yang aneh " sambungnya


Lalu Leva bangkit dari tempat tidur kemudian melangkah ke arah kamar mandi dengan masih dalam keadaan bugil , setelah sampai di kamar mandi tepatnya ketika Leva sedang membersihkan area vaginanya Leva sedikit terkejut melihat cairan putih kental sedikit menetes keluar dari vaginanya.


" Haahhhh ini kan " sambil memperhatikan jari tangannya yang terdapat sedikit pejuh Reza


" Duhhh mana buang dalem lagi si Rezaaa arrrgghh , gua harus cepet cepet minum pil KB nih "


setelah Leva sedikit membersihkan badan muka dan gosok gigi selanjutnya Leva pergi kearah lemari pakaian untuk memakai pakaian kembali setelah selesai Leva langsung beranjak mendekati Reza yang masih tertidur pulas .


" jika kita melakukannya lagi seperti semalam gua ikhlas za tubuh dan hatiku hanya untukmu " ucap Leva di depan Reza yang masih tertidur pulas


" tapi jangan sering buang dalem yah takut hamil aku nya " sambil tersenyum


Di kecup lah kening Reza oleh Leva kemudian di elus elus secara perlahan rambut Reza


" sayangg bangun " ucap Leva sambil mengelus pelan pipi Reza


Reza terlihat bergeliat karna merasa ada yang sedang mengelus pipinya perlahan dan sedikit mendengar sayup sayup suara Leva yang mencoba membangunkannya, dengan perlahan Reza membuka matanya .


" Good morning ganteng " ucap Leva


" hoammmmzzzzz Morning cantik " balas Reza lalu bangkit dari tidurnya dan menatap ke arah wajah Leva


" semalem kita ngelakuin hal itu lagi yah va?" Tanya Reza


Di balas dengan anggukan kecil oleh Leva


" Sorry yah vaa aku gak bisa ngontrol diri aku "


" seingat aku aku deh zaa yang mulai duluan jadi aku yang tiba tiba awalnya hilang kontrol, tapi aneh kenapa tiba tiba aku bisa gitu "


" iya va aku juga bingung sih ini ada hal yang aneh " balas Reza sambil mengaruk garuk kepala nya


" aku curiga deh zaa "


" curiga kenapa?"


" kita tuh lagi di kerjain sama si kak Doni "


" kerjain gimana?"


" seperti nya itu bukan pil suplemen deh za "


" aku dari awal juga udah curiga seperti itu va"


" soal nya abis minum pil itu badan aku mendadak anehh "


" sama va aku juga "


" tar aku selidiki itu pil apan za "


" yaa va tapi sukur aja kita masih hidup abis makan pil itu hehe "


" haha iya , tapi za aku jadi tau sisi lain dari diri kamu "


" hahh sisi lain gimana va ?"


" di balik ke sok polosan kamu ternyata kamu pria yang amat liar za sesungguhnya "


" haha liar hewan kali liar "


" haha iya serius deh abis badan aku di garab sama kamu "


" ahh masa sih ?"


" Yeeeee pura pura lupa yahh nihhhh " lalu Leva mencubiti pinggang Reza


" ah ahhhhhhhh ahhh sakit vaa " teriak Reza


"rasain pake acara pura pura gak inget lagi "


" yeee yang mulai duluan kan kamu godain aku duluan "


" siapa suruh ke goda "


" gimana gak ke goda yang godain cewe semok kaya kamu upssss " Reza menutup mulut nya dengan tangan


" tuhhh kan ketawan mulai nakal yah kamu , sini jurusss cuteeeee ciahhhh "


Di cubit dengan keras lah kedua dada Reza persis di ** dada Reza


# penulis bingung nyebut nya apa kalo ya kali lelaki ada wakwak


" AAAAHHHHHHH VAAA LEPAS SAKITT " teriak Reza sambil meronta ronta


" haahahahahahha rasainnnnnnnn "


" ihhh jahat kamuu " sambil mengusap mengusap dadanya


" hahaha ya udah sana gihh mandi buruan bau iler tau "


" iya iyaaa " sambil bangkit dari kasur


" awas kamu yah vaa nanti aku cuteee balik " sambil tangan nya memperagakan mencubit ke dada nya sendiri


" ayoo sini gak takut " tantang leva sambil membusung kan payudaranya ke depan


Lalu Reza terlihat berjalan dengan bugil ke arah kamar mandi sambil membawa handuk yang tergantung di sisi kiri tembok kamar


" awwwwww ada adegan pornooo kaya di film film bokep " ledek Leva melihat Reza berjalan ke arah kamar mandi dengan tidak berbusana sedikit pun


" iya kamu pemeran wanita nyaaa " timpal Reza lalu masuk dan menutup pintu kamar mandi


###


Di kamar bernomor 400 tepat nya di kamar Niken dan Doni terlihat sedang duduk santai di sofa depan tv sambil di temani beberapa makanan untuk sarapan pagi mereka.


" Sayangg ?" Tanya Niken ke Doni yang sedang membaca majalah sambil duduk di depan tv


" Opo kowe krungu jerit e ati ku Mengharap engkau kembali Sayang Nganti memutih rambut ku Rabakal luntur treno ku Asekk asekk josssss " jawab Doni sambil bernyanyi


" hahahaha begoo kamu yang di tanya malah nyanyi lagi " sambil mencubit pipi Doni


" lagian main sayang sayang aja , kenapa emang ken ku ? "


" gini niii " sambil memeluk Doni dari arah samping sambil menyederkan kepala nya di bahu Doni


" hemmm pasti ada mau nya nihh "


" hehehe tau aja " sambil nyengir kuda


" bukan tau lagi udah hafal , emang kamu mau apa ? "


" hari ini kan hari terakhir kita di paris dan besok kita udah harus balik lagi ke indonesia jadi kita jalan jalan lagi yuk "


" hemm emang kan niat nya hari ini kita masih ada jadwal jalan jalan ke Disneyland Paris sama ke Arc de Triomphe Niken sayang "


" iya hemm tapi jangan ke Disneyland Paris yang "


" lahh kenapa emang ?"


" bosen tau ke wahana permainan mulu "


" hemmm terus kamu mau nya kemana emang? "


" hemmm ke sini aja yukk yang " sambil menunjukan sebuah majalah yang terdapat sebuah gambar pusat perbelanjaan modern


" hemmm sudah ku dugaaa "


" hihi ya ya ayuu yangg pilse yah "


" huftttt iya deh tapi tanya Leva sama Reza dulu"


" iya nanti aku omongin sama mereka "


" tapi sebelum ituuu " ucap singkat Doni lalu Doni mulai medekap tubuh Niken dari arah samping dan mulai menciumi leher Niken


" sshhhh ahhhh " desah Niken merasakan sensasi geli di leher nya


Lalu di ciumi secara perlahan leher Niken oleh Doni dan tangan Doni mulai meraba payudara Niken secara perlahan


" aaahhchhh yanggggg jangan di cupangg " ucap Niken merasa leher nya di emut secara perlahan oleh Doni


" biarin aja itu tandaa dari aku " lalu Doni bangkit dan berdiri di depan Niken


" ihhhh kamu mah yangg bikin nya merah banget lagi malu tauu kalo di liat orang "


" hahaha bilang aja di gigit nyamuk "


" iya nyamuk kebon yang bikin " sambil mengusap mengusap lehernya


" hahaha " tawa Doni lalu mulai melucuti pakaian nya satu persatu


" kamu mau main sekarang?" Tanya Niken


" iya beberapa ronde aja " jawab Doni


" hehhh kaya kuat aja " ledek Niken


" jadiii terus nantangin ini mah "


Diterkamlah Niken yang masih duduk di sofa oleh Doni yang sudah telanjang bulat diciumi dan di raba raba dengan paksa lah payudara dan area selangkangan Niken .


" Ahhh yangg sabar dulu napa aku buka baju dulu dan jangan di sofa juga "


" ohhh gitu " lalu Doni menggendong Niken dengan cepat lalu berjalan sedikit ke arah kasur dan dibanting lagi Niken ke atas kasur kemudian di lucuti dengan cepat pakaiannya oleh Doni hingga kini Niken tidak berbusana sedikit pun seperti Doni .


" ehhhh kennn aku suka tubuh muuu ehh eeeeeehhhhgggghh " di cium lah tubuh Niken dari ujung kepala sampai ujung kaki oleh Doni


" aaacccchhhhh " Niken sangat menikmati segala sentuhan yang terasa di tubuh nya .


###


" Zaaaa aku mau nanya deh ? "


" tanya apa vaa "


Leva dan Reza terlihat sedang berjalan santai pagi sambil bergandengan tangan di pinggiran taman Hotel Pullman Paris yang menghadap langsung ke menara Eiffel ini .


" jujur yah zaa aku mau nanya ini sih dari kemarin kemarin eee kamu kan sekarang ini hidup sebatang kara yah za kamu buat bayar biaya kuliah gimana yah ?"


" kalo soal itu aku kerja va "


" kerjaaa kerja apaan emang nya ?"


Di tanya seperti itu Reza langsung terdiam dan lalu Reza berfikir keras untuk mencari jawaban yang pas untuk menjawab pertanyaan Leva.


" eeeee kerjaaan aku halal ko "


" yaa kerja apa "


" yang penting halal dan cukup buat biaya kuliah dan makan aku " jawab Reza


" hemmm gitu yah gak mau terbuka sama aku "


" bukan gitu yaaa nanti kamu tau sendiri kok "


" iya deh " ucap singkat Leva


" marah yahh jangan cemberut gitu ah cantik nya ilang loh " ledek Reza sambil mencubit dagu Leva


" gombal deh "


" hahahahaha malah di bilang gombal lagi "


" emang " sambil mencubit perut Reza


" awww galak ihh "


" biarin dari pada kamu za galak banget semalem "


" wakwkwak beda lagi itu urusan nya va "


" ya udah kita ke sana yuk va " sambung Reza sambil menujuk ke sebuah kedai CAKE yang terdapat di seberang hotel


" ehhh boleh tuhh yukk zaa " dengan semangatnya Leva menarik tangan Reza dan berlari kecil


" ihhh pelan pelan vaaa giliran urusan makanan aja cepet " sambil berlari kecil mengikuti Leva


###


" Hiksss hiiksss kamu tegaa donn hikss " Niken menangis sambil memeluk selimut


Melihat Niken tiba tiba menangis Doni langsung menghampiri Niken


" Heiii heii kok kamu nangis sih " tanya Doni dengan nada khawatir


" hikkssss kamu mah tegaaa don gak kasih waktu jedah aku tuh cape lemes banget tau "


" hehe abis kamu nafsu in sih and siapa suruh nantangin tadi "


" hikss yee aku cuma bercanda juga , perih tau ***** aku "


" perih mana coba aku liat " lalu di lebar kan lah kedua paha Niken higga terlihat jelas ** Niken yang sedikit memerah dan ada sedikit sisa lelehan sperma Doni yang menetes keluar


" Mana buang dalem lagi !" Ucap ketus Niken


Lalu Doni mengusap dan mengobel gobel area **** Niken dengan pelan .


" Ahhhhh " Niken sedikit mendesah dan langsung di rapat kan kembali kedua paha nya


" hahahaha mana sakit tuh desah lagi "


" ihhhhhhhh jahat kamuuu hiksssss hikssss " Niken memukul mukul dada Doni


" haha udahh cup cupp " lalu Doni memeluk Niken


" ken thanks kamu udah buat aku puas dan seneng abis ini gantian nanti aku yang akan buat kamu puas dan seneng " di angkat wajah Niken menghadap wajah Doni dan di seka air mata Niken oleh tangan Doni.


" bener yaa don "


" iya sayang " sambil mencubit kedua pipi Niken


###


# percakapan di ubah dalam bahasa indonesia


" Saya pesen yang ini eeeuu ini juga euuu dan ini!! " ucap Leva sambil menujuk 3 buah kueh mini cake stroberi dengan toping coklat di atas nya mini cake vanila dengan taburan kismis di atas nya dan puding cake buah di lumeri fla manis di atas nya .


" Baik nona " jawab petugas kedai tersebut sambil mengambil cake yang Leva pesan


" kamu pesan yang mana ? " tanya Leva ke Reza


" eeee ini aja deh " sambil menujuk kue cake coklat


" ok "


" yang ini 1 lagi yah "


" baik nona "


" kita duduk dulu zaaa "


Lalu mereka ber dua duduk di tepat yang sudah di sediakan pemilik kedai tersebut


A Piece of Cake Paris adalah salah satu kedai cake yang terdapat di kota paris ini kedai ini menjual berbagai macam cake dengan banyak varian rasa , kedai ini sangat kental dengan bangunan khas paris dengan ornamen klasik menambah keunikan tersendiri kedai ini .


" kak Niken sama kak Doni kemana yak gak ada kabar nya ini dari setadi yah " ucap Leva sambil terlihat sedang menelefon


" hemm mungkin mereka masih tidur kali va "


" yaa kali za udah mau siang ginih masih tidur "


" ya kali aja va "


" ini pesanan anda tuan dan nona " ucap pelayan kedai sambil menaruh cake di meja mereka


" yeyyy " ucap leva dengan senang sambil menepuk nepuk kedua tangan nya


Lalu mereka mencicipi cake pesanan mereka di temani susu coklat panas


" ihhh enakkk lohh zaa "


" iya vaa beda yah sama kue cake yang di jual di indo "


" emmm yumyyyy "


Sedang asik Leva dan Reza mencicipi cake yang mereka pesan Leva menengok keluar jendela kedai dan Leva tampak sedang memperhatikan sesuatu .


" Liatin apa kamu va ?" Tanya Reza


" eeee zaa liat deh anjing itu " Ucap Leva sambil menunjuk ke seekor anjing yang sedang tergeletak lemas di sisi kotak pos besi di pinggir jalan .


" anjing yang mana " Reza memperhatikan ke luar jendela


" ituuu tuh "


" ehh kesian deh zaa anjing nya kurus banget yah lemes gitu keliatan nya "


" ehh iya vaa kesian yah kaya nya anjing itu kehausan dan kelaparan deh va "


" iya kaya nya zaa kita kasih makan dan minum yuk "


" oke "


Lalu Leva dan Reza ke kasir membayar cake yang sudah mereka makan setelah itu pergi menghampiri anjing yang tadi mereka lihat .


" ihhh kesian va bener ini mah kehausan dan kelaparan "


" iya zaa duhh , kasih makan apa yah "


Lalu Reza melihat ke sekeliling jalan dan melihat di ujung jalan terdapat penjual hotdog melihat hal itu Reza mempunyai ide .


" Vaaa kita kasih hotdog aja "


" ehh iya tuh yaudah aku beli deh "


Lalu Leva berjalan menghampiri penjual hotdog dan membeli hotdog


Anjing tersebut menatap sayu ke arah Reza, Reza di tatap seperti itu merasa iba


" Heii kesian kamu yah doggy " lalu jongkok di sisi anjing tersebut .


" Nihh zaa kasih makan dan minum juga " ucap Leva yang sudah berdiri disamping Reza sedang membawa 2 buah hotdog dan 1 botol air mineral .


" nihh doggy makan yah " ucap Reza sambil memberikan hotdog tersebut ke anjing yang tergeletak


Diberi makanan anjing tersebut langsung bangkit dan melalap 2 hotdog ukuran besar hingga habis .


"Wihhh bener za kelaparan dia ternyata "


" va kasih minum deh "


Lalu Leva membuka botol air mineral dan menuangkannya ke mulut anjing tersebut di jilati lah air yang dituangkan Leva.


GUUUUKKKKK GUKKKK GUKKKKK


Gong gong anjing tersebut ke Leva dan Reza anjing tersebut sudah sedikit memiliki tenaga dan berjalan mengelilingi Leva dan Reza sambil mengibas ngibas kan ekor nya dan berusaha menjilat tubuh Leva .


" sorry yah doggy gua gak boleh di jilat lu "


GUKKK GUKKKK GUKKKKK


" kaya nya anjing ini mau berterimakasih deh va ke kita va "


" hahaha emang iya tau aja pawang hewan kamu yah "


" haha yee gak lah nebak nebak aja "


" oke doggy sama sama " ucap Leva


Lalu anjing itu pergi berjalan pelan meninggalkan Leva dan Reza


Tiba tiba hp Leva berbunyi dan Leva langsung menjawab panggilan telepon di hp nya .


(+) " Hallo vaa kamu di mana ? Tadi kamu telfon aku .


(-) " ehh iya ka tadi aku nelfon kakak mau nanya kakak lagi di mana gitu , kalo aku sama Reza lagi di depan toko cake nih di depan taman hotel "


(+) " ihh gak ngajak ngajak dah "


(-) " hehe bukan begitu takut kakak masih pada tidur aja dan niat nya sih cuma mau jalan jalan pagi santai aja di taman ehh malah mampir "


(+) " iya deh ehhh ya udah kata Doni kalian siap gih kita 1 jam lagi mau jalan jalan terakhir di Paris besok kita pagi pagi udah balik soal nya yah dan nanti tunggu di loby hotel oke


(-) oke ka


" siapa yang telfon va ?" Tanya Reza


" Itu si kak Niken za nanyain kita "


" owh "


" oh iya sama kita di suruh balik kita sejam lagi bakal jalan jalan terakhir di Paris ini "


" ya udah yukk kita balik ke kamar "


Lalu Leva dan Reza berjalan kembali menuju ke hotel tempat mereka menginap .


############


BRUMMMM BRUMMMMMMM BRUMMMM


Suara geberan mobil sport


Kali ini Doni menyewa mobil sport Subaru imprezaa ,Siapa yang menyukai kecepatan tak mengetahui Subaru Impreza, debutnya didunia rally yang kerap kali menorehkan juara bikin namanya sama dengan mobil sport yang andal. Mobil sedan berpenggerak roda 4WD berkapasitas mesin 2500 cc plus turbo ini dapat menyemburkan tenaga sampai 300 dk. Dengan keluaran tenaga yang demikian besar, tak heran mobil sport ini dapat melejit dari 0 sampai 100 km/jam dalam waktu sekitar 5 detik saja.


" sayanggg berisik ahhh kebiasaan deh !" protes Niken


" hahaha cuma tes aja sih "


" tapi berisik tau "


" yaudah jangan di denger "


" ihh nyebelin "


" hahaha , ehh ngomong ngomong tuh anak pada lama amat yak " tanya Doni


" tau tuh bentar lagi paling sayang , ehh tuh dia mereka "


Terlihat Leva dan Reza berjalan menuju mobil yang Doni kendari dan langsung masuk .


" sorry guys kalo nunggu nya kelamaan " ucap Leva


" iya sorry yah nih cewe dandan nya ribet and lama banget " sambung Reza


" hahaha i now i now " jawab Doni


" Hahaha nah loh jangan jangan bener tuh " timpal Doni


" ihhh apa an sih kakak kakak! "


" ahahahhaha " tawa Niken dan Doni


Reza hanya terdiam mengamati interior dalam mobil ini


" oke kita cabutt "


Lalu Doni menaikan gigi dan di gas secara perlahan dan mobil pun mulai berjalan meninggalkan kawasan hotel tempat mereka menginap mobil yang Doni kendarai mulai melesat kencang menyusuri jalan di kota Paris yang cukup ramai lancar banyak mobil berlalulalang di jalanan ini, akan tetapi Doni dengan keahlian skill mengemudi yang baik mampu berlika liku menyelip mobil mobil di depannya.


*teeeeeettttttt


Sura mobil berhenti di rem


Mobil yang doni kendari terlihat berhenti di sisi jalan Avenue d'lena tak jauh dari Arc de Triomphe .


" Gila kamu don Hampir mati jantungan aku"


" hahahaha " Doni hanya bisa terawa melihat Niken seperti orang sedang shok berat


Lalu Doni menoleh ke arah kursi belakang dan terkejut melihat Leva dan Reza saling berpelukan seperti orang yang ketakutan .


" woyyy udah sampe kali udah lah peluk pelukan nya haha ".


Lalu Leva dan Reza membuka kedua matanya dan melepaskan pelukan mereka


" udah yuk turun " ucap Doni sambil meneguk sebotol air mineral di tangannya kemudian keluar mobil dengan santai nya .


Lalu Niken Leva dan Reza turun dari mobil dan berjalan mendekati Doni yang sedang berdiri melihat situasi jalan .


" pulang dari sini nyetirnya kaya tadi aku tonjok loh yangg ***** kamu " sambil mengepalkan tangannya


" Awww takut hahaha iya deh engga ".


" kalo di indo udah di tilang luh kak " Ucap Leva


" syukur syukur gak di digebukin warga haha " timpal Reza


" haha wes wes kita jalan " ajak Doni sambil melangkah menuju ke Arc de Triomphe di ikuti Niken Leva dan Reza di belakangnya .


Arc de triomphe de l'Étoile atau biasa dikenal sebagai Arc de Triomphe adalah monumen berbentuk Pelengkung kemenangan di Paris yang berdiri di tengah area Place de l'Étoile, di ujung barat wilayah Champs-Élysées.Arc de Triomphe merupakan salah satu monumen paling terkenal di kota Paris yang menjadi latar belakang ansambel perkotaan di Paris. Terletak di bukit Chaillot yang tepat berada di tengah konfigurasi persimpangan jalan raya berbentuk bintang lima.


" Wihh rame juga yahh guys " ucap Niken melihat susana di sekitar Arc de Triomphe yang di padati wisatawan dari berbagai macam negara dan banyak nya mobil melintasi jalanan memutari Arc de Triomphe


" ini kaya nya yang sering aku liat deh di film film barat deh kak "


" banyak film dan cerita ngambil setting tempat di sekitar ini " ucap Doni ke Leva


" Guyssss foto foto lah udah siap nih kamera " ucap Reza yang sedang memegang sebuah kamera DSLR


" hahaha oke " jawab Doni


Lalu mereka berempat mencari view foto yang pas setelah mendapat kan nya mereka berfoto secara bergantian dan berfoto berpasang pasangan setelah itu berfoto bersama sama .


" tapi ini kayak gapura gede yahh " celetuk Niken


" yupzzzzz gapura tapi lebih tepat nya monumen perjuangan aja Arc de Triomphe di bangun buat mengenang kembali peristiwa kemenangan napoleon dalam perang besar revolusi Prancis " jawab Doni


" ohh gitu yanggg "


"Kak Niken sinih deh " panggil Leva yang berdiri berada di belakang Niken


Lalu Niken mendekati Leva


" kenapa va ?"


" aku mau nanya deh kak tentang ka Doni "


" yaa nanya aja "


" jujur dari awal aku bingung deh kak sama dia si kak Doni tuh emang anak orang kaya banget yah ka ? Sampe sampe bisa sewa mobil sport gini dan biaya hidup dan jalan jalan di sinikan gak murah tau " tanya Leva ke Niken dengan nada suara kecil


" kamu juga sama seperti Doni va anak orang kaya bukti nya bisa ngajak dan nangung biyaya perjalaan si Reza "


" hemm gak kaya juga sih ka papah aku yang kaya aku mah gak punya apa apa dan soal biaya yang aku keluarin gak seberapa pengeluaran nya dari pengeluaran nya kak Doni "


" hemmm jadi gini va Doni tuh anak tunggal papah nya emang orang kaya banget bos perusahaan batubara dan banyak saham nya di mana mana nah berhubung Doni ini anak tunggal jadi di manja banget sama mamah papahnya serba fasilitas di kasih nah awal nya tuh anak emang songong anaknya angkuh kekanak kanakan banget setelah ketemu aku va aku ubah sifat nya sedikit sedikit yaa walau pun gak berubah drastis contoh nya kaya tadi aja nyetir mobil seenak jidat nya dia aja "


" hemm pantess kak " ucap Leva singkat


" yaa gitu deh vaa "


" woyyy ibu ibu kesinih lah " teriak Doni dari kejauhan


" yukk vaa samperin mereka "


" yukk "


Lalu Leva dan Niken berjalan medekati Reza dan Doni yang sedang berdiri di antara kerumunan orang yang sedang menyaksikan sesuatu .


" ohh kalian lagi nontonin pemusik jalanan toh" ucap Niken


" iya suara nya bagus loh ka " jawab Reza


" kita agak ke depan nan yuk "


Lalu Leva Niken Reza dan Doni bergerak menembus kerumunan orang yang sendang menyaksikan pemusik jalanan sedang bernyanyi diiringi alunan gitar yang di mainkan nya .


" thank you thank you " ucap pemusik jalanan tersebut setelah selesai membawahkan sebuah lagu dan di sambut tepuk tangan penonton .


Reza terlihat sedang membisikkan sesuatu di telinga Doni dan di jawab anggukan kecil olehnya , tiba tiba Doni melangkah ke arah depan dan langsung berbicara sedikit dengan pemusik jalanan tersebut dan Doni mengambil mikrofon dan berbicara kepada pengunjung dalam bahasa inggris.


# percakapan di ubah dalam bahasa indonesia


" perkenalkan saya Doni saya dari Indonesia saya akan menyampaikan bahwa teman saya bernama Reza ingin menyumbangkan sebuah lagu untuk kekasihnya saat ini " ucap Doni dan disambut gemuruh tepuk tangan penonton


Setelah itu Reza langsung maju mengambil gitar dan mendekatkan bibirnya kearah mikrofon , Reza memandang ke arah Leva dan melambaikan tangan sedikit kearah Leva .


" ihhhh Rezaa apa apa apaan sihh " ucap Leva dengan malu malu


" cieee Leva cieee " ledek Niken


" temen saya akan membawahkan sebuah lagu berjudul Bukti yang di popular kan oleh artist Indonesia bernama Virgoun , dan ayo mulai Reza " teriak Doni dan Reza mulai menarik nafas dalam dalam dan mulai memainkan gitarnya


Bukti - Virgoun


memenangkan hatiku


bukanlah satu hal yang mudah


kau berhasil membuat


ku tak bisa hidup tanpamu


menjaga cinta itu


bukanlah suatu hal yang mudah


namun tak sedetik pun


tak pernah kau berpaling dariku


beruntungnya aku dimiliki kamu


kamu adalah bukti


dari cantiknya paras dan hati


kau jadi harmoni saat ku bernyanyi


tentang terang dan gelapnya hidup ini


kaulah bentuk terindah


dari baiknya Tuhan padaku


waktu tak mengusaikan cantikmu


kau wanita terhebat bagiku


tolong kamu camkan itu


meruntuhkan egoku bukan satu hal yang mudah


dengan kasih lembut kau pecahkan kerasnya hatiku


beruntungnya aku dimiliki kamu (ku ingin engkau tahu)


kamu adalah bukti dari cantiknya paras dan hati


kau jadi harmoni saat ku bernyanyi tentang terang dan gelapnya hidup ini


kaulah bentuk terindah (kaulah bentuk terindah) dari baiknya Tuhan padaku


waktu tak mengusaikan cantikmu (mengusaikan cantikmu)


kau wanita terhebat bagiku, tolong kamu camkan itu


(semua yang jadi bukti tersimpan di dalam palung hati


semua yang jadi bukti tersimpan di dalam palung hati)


kamu adalah bukti dari cantiknya paras dan hati


kau jadi harmoni saat ku bernyanyi tentang terang dan gelapnya hidup ini


kaulah bentuk terindah (kaulah bentuk terindah) dari baiknya Tuhan padaku


waktu tak mengusaikan cantikmu (mengusaikan cantikmu)


kau wanita terhebat bagiku, tolong kamu camkan itu, tolong kamu camkan itu



Mendengar alunan lagu yang Reza bawakan membuat Leva terkesima tak terasa air mata Leva jatuh membasahi pipinya dan mulai menangis haru melihat hal itu Niken yang berada disampingnya memeluk erat tubuh Leva .


Setelah Reza selesai menyanyikan lagu semua penonton bertepuk tangan dengan gemuruh dan satu persatu muali menaruh koin recehan di hardcase gitar yang di letakkan di depan mikrofon , setelah itu Reza menaruh gitarnya kembali dan beranjak kembali menuju Leva .


" veryyy verry thanks mister veryy tanks for all " ucap pemusik jalanan tersebut sambil menjabat tangan Doni


" You are welcome sir " sambil menjabat balik tangan pemusik jalanan tersebut dan kembali mendekat ke arah Reza dan Leva


" hikssssss zaaaa hikkkksssss " tangis Leva di pelukan Reza


" heiii heii kenapa nangis sayang "


" Rezaa aku sayang kamu zaa aku cinta kamu kisss kissss " ucap nya sambil tersedu sedu


" aku juga cinta sama kamu va cinta banget " sambil memeluk Leva dengan erat


" donnn aku gak kuat ngelihat ke romantisan mereka berdua " ucap Niken yang ikut sedikit menangis terbawa suasana


" maaf yah yangg aku gak bisa seromantis Reza " jawab singkat Doni lalu menundukkan wajah nya .


" cukup jadi diri kamu sendiri yanggg aku udah cinta kamu apa ada nya aja " sambil memeluk Doni


Suasana pun berubah menjadi haru dan romantis beberapa pengunjung yang memperhatikan mereka ikut terbawa suasana dan ada beberapa yang bertepuk tangan .


###


Setelah adegan romantis romantisan yang membuat para jones ingin bunuh diri Leva Reza Niken dan Doni memutuskan kembali ke mobil untuk melanjutkan acara jalan jalan terkhir mereka selama di Paris untuk berbelanja belanja, lalu mobil pun bergerak perlahan menuju salah satu pusat perbelanjaan modern di kota Paris.


Printemps Paris Haussman Pusat perbelanjaan ini merupakan salah satu tujuan wajib bagi para turis untuk berbelanja. Di sini kita bisa menemukan berbagai jenis barang mulai dari fashion, kuliner khas Paris, desain rumah, bahkan perhiasan. Di pusat perbelanjaan ini, Galeries Lafayette dan Printemps department store mendominasi Boulevard Haussmann dengan kemegahan asli dari Belle Epoque.


Mobil yang Doni kendarai sudah memasuki area pusat perbelanjaan dan langsung mengarah ke area parkir yang sudah di sediakan pihak manejemen mall , setelah sampai Doni langsung memarkirkan mobilnya di deretan mobil yang sudah terjejer rapih .


" Sampe juga kita " ucap Doni


" yeyyyy shopping shopping kita " teriak Niken denagan nada sangat kegirangan


Lalu mereka berempat langsung turun dari mobil dan melangkah masuk ke dalam loby mall .


" aku gak menyangka kalo kamu bisa main musik dan nyanyi " ucap Leva sambil berjalan menyandarkan kepalanya di pundak Reza .


" dulu pas masih jaman smp aku sering main di studio musik di deket kampung aku yaa dari situ awal nya aku belajar gitar dan ya sedikit teknik nyanyi"


" And thanks yah zaa atas lagu nya "


" itu lagu pas banget ungkapan perasaan aku ke kamu "


" Woyyy zaaa vaaaa " teriak Niken dari arah belakang


Reza dan Leva baru menyadari bahwa Niken dan Doni tidak ada di depan nya saking asik nya mereka berbincang bincang sampai tak menyadari arah jalan Niken dan Doni , setelah itu leva dan reza langsung menghampiri Niken dan Doni yang sedang berdiri di sebuah stan toko tas wanita bernama HERMES .


" Makanya pacaran liat orang sama jalan jangan serius serius amat haha " ledek Doni


" tau nih kalian " timpal Niken


Leva dan Reza hanya bisa terdiam malu di ledek Doni dan Niken .


" kakak mau beli tas ? " tanya Leva


" hemmm kita liat liat aja dulu kalo cocok kita beli "


" bapak bapak mau ikut kita atau tunggu di luar "


Doni terlihat berbisik bisik di telinga Reza


" kita tunggu luar aja kalo ikut kita cuma jadi kambing conge "


Di balas anggukan kecil oleh Reza


" kita tunggu di depan aja deh " jawab Doni


" Yaudah deh dan Doni sayang " ucap Niken lalu memasang muka sok imut dan sambil menjulurkan tangan nya seperti seseorang meminta sesuatu .


Doni sudah paham apa yang akan di minta oleh Niken


" Nihh " Doni menyerahkan sebuah debit card kepada Niken


" makasihhh yukk vaaa "


Lalu Niken dan Leva masuk ke dalam toko tas tersebut dan langsung melihat lihat koleksi tas yang di jual toko tersebut .


" Zaaa "


" yoii don "


" si Leva udah lu pake belom nihh ? "


Reza langsung kaget di tanya seperti itu oleh Doni dan kebingungan menjawab pertanyaan nya .


" eeeeee "


" wah berhati udah nih hahahaa , dapet nya masih perawan gak tuh si Leva ?"


" masih lah don dia "


" wakwakwak widihhh dapet perawan nih luh "


" gara gara lu tuh ngajak gua mabok jadi gua ngerusak leva " ucap Reza dalam hati


" awet awetin dah lu sama si Leva udah cantik body dan opai nya gede tuh hahaha " ledek Doni


" Apaan sih lu donn ! " dengan nada ketus


" hahaha ciee cowo nya marah haha , tenang gua gak bakal macem macemin si Leva satu aja noh gua gak abis haha "


Setelah 30 menit Reza dan Doni menunggu di luar akhirnya Niken dan Leva keluar dari toko membawa beberapa jijingan kecil di tangannya masing masing .


" akhir nyaaaa udah selesai nihh " tanya Doni


" udah kok nihh sayang " sambil mengembalikan debit card beserta struk belanjaan Niken


Doni menutup mulut nya ketika melihat nominal angka yang tercetak di struk tersebut .


" Hahhhh gak salah ini 40 juta "


" Hehehe maklumkan ori ini , kan katanya gantian mau bikin aku puas dan bahagia "


" iya sih tapiii hehhheeeeee "


" Hahahaha " tawa Niken


" kita makan duku yuk " ajak Leva


" boleh deh yukk " sambung Niken


Lalu mereka melanjutkan perjalanan sambil melihat lihat sekeliling arah mall tersebut yang lumayan di padati pengunjung Doni hanya bisa berjalan terdiam memperhatikan struk belanjaan yang di pegangnya .


Lalu mereka berhenti di depan sebuah restoran prancis bernama Seb'on setelah berunding sebentar mereka putus kan untuk sedikit mengisi perut meraka di restoran ini .


Seb'on sebuah restoran yang terdapat di dalam mall printemps paris haussman dengan bertemakan eropa kalsik dengan furniture ruangan penuh dengan layu pinus dan hiasan berbahan metal membuat restoran ini cukup bagus di lihat .


" Kalian aku pesanin aja yah pasti kalian belum ngerti makanan yang enak di prancis ini aku pilihin makan yang paling enak deh " ucap Doni yang duduk di sebelah Niken sambil memegang buku menu.


" iyaa kita mah ngikut aja deh " jawab Leva


" oke deh , pelayan "


Lalu Doni memanggil pelayan restoran tersebut dan langsung memberitahu kan menu apa saja yang akan mereka pesan .


" oke mengerti " ucap Doni ke pelayan restoran


" mengerti " lalu pelayan restoran tersebut pergi meninggalkan meja mereka


" hemmm itu kerjaan gua sehari hari di Indo " Celetuk Reza dalam hati .


Setelah menunggu 20 menitan akhir nya dua orang pelayan restoran membawakan pesanan makanan mereka dan disusun dan di tata rapih di atas meja mereka .


" Nah ini Beef Bourguignon daging sapi yang di olah dengan bubur rahasia dan di rendam lama jadi teksturnya enak dan lembut deh "jelas Doni sambil menunjuk kesalah satu hidangan


" kalo ini Gratin Dauphinois jadi kentang ini terbuat dari kentang yg dimasak bersama krim khas Perancis yang membuat Gratin Dauphinois terasa sangat lezat adalah krim yg terbuat dari campuran mentega, bawang putih, & susu. Krim ini pun dilumurkan di atas kentang yg sudah ditumbuk, & dimasak di dalam oven dengan temperatur sedang "


" dan satu lagi ini nama nya Cassoulet Cassoulet adalah semacam kaserol, campuran antara sosis & kacang putih yg dimasak bersama dalam sebuah panci. Makanan ini sedikit menyerupai sup, namun memiliki tekstur kuah yg jauh lebih kental & rasa yg lebih berat.


" Wihhhh yanggg tau banget kamu soal makanan prancis " ucap Niken


" iya deh kak " sambung Leva


" iya lah wongg papah aku punya restoran prancis "


" hemmm pantes " saut Reza


" hahh kok aku gak tau sih "


" yaa kamu gak nanya nanya , yaudah kita makan yuk "


Lalu mereka menikmati hidangan masakan prancis yang tersedia di depan mereka , setelah puas mencicipi makanan prancis dan sebenar beristirahat lalu membayar bill tagihan makanan mereka berempat kembali berjalan berkeliling melihat lihat bermacam macam toko yang terdapat di dalam mall ini .


Saat leva berjalan di belakang Doni Niken dan Reza tiba tiba tangan Leva ada yang menarik dari arah belakang membuat tubuh Leva berbalik ke arah belakang, Waktu pun terasa melambat dunia pun terasa runtuh seketika Melihat wajah seseorang di hadapannya saat ini membuat detak jantung Leva seakan berhenti dan rasa sakit yang pernah ada seketika timbul kembali .


Leva hanya bisa terdiam kelu lidah nya tak mampu berkata badan nya tak mampu bergerak melihat sosok pria di hadapan nya saat ini .


" Apriliaaaaa " ucap pelan pria tersebut


" Gaaa gaaaa aaa " ucap Leva terbata bata


" kamu mau lari kemana pun mau sembunyi di mana pun pasti akan aku temui "


" Ngapaiinn lu di sinih ! " tanya Leva dengan nada ketus


" Nyarii kamu lahh Apriliaa " sambil berusaha memegang tangan Leva


"GAK PUAS LU UDAH BIKIN HIDUP GUA ANCUR !" Leva mulai terpancing emosinya .


" Apriliaaa aku mau minta maaf sama kamu aku mau jelaskan kesalahan pahaman kita dulu "


" BUAT APA LAGI GAA BUAT APA LAGI JELASIN LU UDAH SELINGKUH DI DEPAN MATA GUA SAMA SAHABAT KECIL GUA ITU NAMA NYA SALAH PAHAM ! "


" aku di jebak prill sama dia di jebak "


" OHH DI JEBAK YAA YAA YAA DI JEBAK MANA ADA YANG MENIKMATI !"


" plise prill aku minta maaf sama kamu aku cinta banget sama kamu prill plise percaya sama aku " ucap Gaga berlutut di kaki Leva


" GUA GAK NGEFEK SAMA SANDIWARA LU GAA"


Lalu Gaga terlihat berdiri dan berusaha ingin memeluk Leva akan tetapi tiba tiba tubuh Gaga di tahan oleh tangan Reza .


" Jaga yah sikap lu sama cewe " ucap Reza sambil mendorong tubuh Gaga


" Siapa lu ikut campur urusan gua sama cewe gua "


" Hahhhh cewe gak salah denger nih gua "


" PERGIH LU GAA GUA MUAK LIAT MUKA LU "Maki Leva


" denger kan udah sanah pergih , yuk va balik " sambil menggandeng tangan Leva


Saat Reza memalingkan badannya tiba tiba Gaga dengan sigap berusaha akan memukul tengkuk Reza akan tetapi Reza menyadari pergerakan Gaga di tangkis lah pukulan tersebut kemudian di pegang tangan Gaga sekencang kencangnya dan di banting tubuh Gaga ke arah depan


BRUKKKK " Ahhhhhh " Gaga tersungkur di lantai mall


" Gua bilang pergi lu pecundang " lalu menarik paksa tangan Leva meninggalkan Gaga yang masih terjatuh di lantai


" Gua akan balas perbuatuan looooo " teriak Gaga


" Udahh jangan di dengar kita balik ke hotel sekarang " ucap Reza sambil menggandeng tangan Leva yang sedang menangis


###


" Bukan abisin aja tuh bocah zaa " ucap Doni ketika Reza muali mendekati nya


" udah inti nya kita balik dulu ke hotel "


Lalu Leva Reza Niken dan Doni langsung bergegas masuk kedalaman mobil dan kembali ke hotel .


" Hiikkssss hikss Aku gak mau tau kak sekarang kita balik ke indonesia " pinta Leva sambil menangis di dada Reza


" sekarang juga va ? " tanya Doni


" iya aku gak mau tau pokok nya ! "


" heii vaa tenangin diri kamu vaa " ucap Reza sambil mengelus ngelus rambut Leva


" POKOK NYA BALIK " Leva mulai meninggikan nada suara nya


" yaudah don kita balik aja " ucap Niken ke Doni yang sedang menyetir mobil


" oke oke kita balik sekarang gua persiapin keperluan pulang nya , untuk saat ini Leva harus tenang dulu " .


Setelah sampai di hotel Doni langsung mempersiapkan keperluan untuk kembali ke Indonesia setelah memesan tiket balik pesawat dan memaketkan berbagai macam barang yang mereka beli selama jalan jalan agar tidak ribet saat perjalanan pulang .


Pukul 23.00 waktu Paris mereka ber empat sedang naik ke dalam pesawat setelah menaruh koper dan sedikit pengecekan keimigrasian selang 20 menit pesawat pun muali mengudara di langit Prancis menuju ke Indonesia .


###


Di dalam pesawat reza sedang memeluk Leva yang sedang tertidur pulas di pelukan nya di elus dan cium kening Leva secara lembut oleh Reza .


" jangan ingat masa lalu va ingat lah diri ku yang akan selalu mengisi hari hari masa depan mu "


Lalu Reza mulai memejamkan mata nya...


--- ooo ---​