My Love Journey

My Love Journey
Chapter 15



Libur uts sudah selesai dan hari ini perkuliahan kembali berjalan normal para mahasiswa dan mahasiswi harus kembali masuk kuliah untuk kembali mengikuti proses perkuliahan.


Sebuah mobil honda jazz bermotif hello kitty sedang berjalan lamban menyusuri jalan karna ada perbaikan saluran air di sisi jalan membuat para pengendara harus melambatkan laju kendaraan yang dibawanya , pengendara mobil jazz itu adalah Leva yang sedang duduk santai di kursi mobil nya sambil menatap lurus ke arah jalan raya, tampak ia seperti memikirkan sesuatu dapat dilihat dari raut ekspresi wajahnya yang datar.


" kayanya gua salah deh jutekin Reza " Ucap nya sendiri sambil menyetir mobil dengan wajah seperti orang menyesal .


" Justru Reza berbuat banyak buat gua tapi kenapa gua gitu yah "


Lalu di ingat kembalilah saat mereka baru pulang dari Paris saat sampai di Indonesia dan Leva mengantarkan pulang Reza ke rumahnya dengan kondisi masih terpukul atas pertemuannya dengan Gaga yang tak di harapkan .


" Vaa udah lah jangan sedih mulu buat apa kamu masih terbayang bayang rasa sakit masa Lalukan aku udah selalu ingetin kamu lupain " Ucap Reza sambil memegang pundak Leva yang sedang tertunduk murung memegang setir mobil .


" Akuu udah coba zaaaa !! Tetapi si cowo brengsek itu datang lagi dan buat rasa sakit itu timbul lagi "


" yaa tapi buat apa di ingat inget lagi "


" Susah zaa karna kamu gak pernah ngerasain sakitnya dikhianati itu seperti apa! " Leva mulai meninggikan nada suara nya


" tappppii "


" udah za stop mending kamu pulang istirahat aku lagi pengen sendiri ! " bentak Leva


Mendengar perintah Leva, Reza segera turun dari mobil dan mengambil barang barangnya di bagasi dan kursi belakang mobil Leva kendurian pergi mengarah kembali kerumahnya .


" Arrrrgghhhh Levaaaa kebiasaaaan lu mahh kalo sedih gak bisa mengendalikan diri " makinya sendiri sambil menggebrak stir mobil dengan tangannya .


" maaf Reza sayang nanti kalo kita ketemu pasti gua akan minta maaf sama kamu gak seharus nya aku seperti itu sama kamu "


Lalu Leva kembali fokus menyetir mobil karna jalanan yang ia lewati mulai lancar dan Leva langsung memacu mobil nya dengan cepat ke arah kampus .


Setelah 45menit berkendara di jalan raya akhirnya Leva sampai di kampus tempat ia dan Reza berkuliah Leva memarkirkan mobilnya di jejeran mobil yang sudah berderet rapih di parkiran kampus Setelah itu Leva melangkahkan kaki nya ke ruang kelas.


" Good morning beb Levaa " ucap Sinta salah satu teman sekelas Leva dan juga Reza berperawakan khas wanita Aceh


" Morning to cantik " jawab Leva lalu langsung duduk di tempat duduk nya di paling belakang sejejer dengan bangku Sinta


" ehh ehh lu kemaren liburan ke London dan Paris yah beib " tanya Sinta


" iya " jawab Leva sambil mengeluarkan buku dan pulpen dari tas nya


" hemmm dan kok liburannya bareng Rezaa sihhhhhh cieee hahaha " ledek Sinta


" ihhhhh tau dari mana "


" hehe dari ini nihhh " lalu Sinta menujukan smartphone android milik nya terpampang jelas lah foto Niken Doni Reza Leva saling berpelukan dengan latar belakang manara Eiffel di akun instagram milik Niken .


" aduhh si kak niken kenapa di post segala " Ucap nya dalam hati


" hehe iiya cuma jalan jalan biasa "


" jiahh biasa kok keluar negri malah fotonya mesra lagi ehemmm " ledek Sinta


Leva haya bisa mengalihkan perhatiannya dengan berpura pura mencatat sesuatu di buku notes miliknya .


15 menit pun sudah berlalu kelas pun sudah ramai di penuhi mahasiswa yang sudah siap untuk melanjutkan kegitan perkuliahan dan dosen pun sudah memasuki ruangan kelas dan duduk di tempat kusus dosen akan tetapi bangku yang Reza tempati masih kosong Leva yang terdapat di sebelahnya berfikir dalam hati kemana Reza hingga perkuliahan akan di mulai belum juga muncul lalu kelas pun di mulai .


###


" Duhh Reza kemana yah kok gak masuk kuliah sih " ucap Leva sambil berjalan sendiri di lorong kampus dan sesekali menatap ke layar smartphone dengan logo aple di gragot


" hufttt di telfon juga gak aktif eeehhhh Reza kemana sihh " sambungnya


Jarak beberapa meter dari posisi Leva berjalan terlihat dua orang yang pernah mengoda Leva yaitu Niko dan Dodi sedang duduk di sebuah bangku duduk sambil menghisap sebatang rokok di tangannya sambil melihat ke sekeliling arah , saat Niko melihat ke arah kiri dan melihat Leva sedang berjalan sendiri di lorong kampus sontak ide iseng pun muncul di otak Niko .


" Diii dii liat tuhh bebek kampus lagi jalan sendiri an tuhh " ucap nya ke Dodi


" mana ? "


" ituuu " sambil menunjuk ke arah Leva


" Widihhh kesempatan ini mah harus Gerecep kita mumpung gak ada jongos nya tuh "


" Targett is Lock " ucap Niko


Lalu mereka berjalan mengendap ngendap mendekati Leva .


" Heii cantikk ketemu lagi kita hehe " Goda Niko sambil menghadang jalan Leva dari arah depan


" kangen gak sama aa Niko sama aa Dodi " sambung Dodi dari arah belakang sambil memegang rambut Leva


" Permisi gua mau lewat !" jawab ketus Leva


" ihh buru buru amat sih cantik " lalu Niko berjalan pelan mendekati Leva dan Leva di dekati seperti itu otomatis mundur ke arah belakang .


Namun sayang Leva melangkah mundur ke arah tembok membuat posisinya saat ini terpepet di tembok dan di depannya Niko dan Dodi berdiri menatap penuh nafsu ke arah Leva, Leva berusaha menghindar akan tetapi Niko dan Dodi selalu berhasil menghalau nya .


" Awass cowo cowo brengsek !" hardik Leva


" idihhh sedapp yoww garang garang gimana nih cewe haha " ucap Dodi sambil mepet Leva ke tembok


" Body lu gua perhati in yak makin semok aja nih cantik " sambung Niko sambil melihat ke sekujur tubuh Leva lalu mengelus leher Leva


" HEII KULANG AJAR LU SEMUA COWO BRENGSEK **** CUIHHH " sambil meludah ke arah Niko


" **** bitch nantangin gua lu yah ! " lalu Niko berusaha menerkam tubuh Leva yang sedang tersudut akan tetapi Tiba tiba baju Niko tampak ada yang menarik dari belakang dan berusaha menahan pergerakan tubuh Niko lalu di tarik lah baju Niko ke arah belakang


" Mau lu apain temen gua hahhhh! " ucap sesorang wanita yang ternyata adalah Niken


" Widihhh ada cabe cabean nih boleh kali gua pake hahahaha " ledek Dodi ke Niken


" iya sok ikut campur luh mending sini goyang di pojokan kampus gua bayar ceban deh haha " sambung Niko


" Heiii cowo *** jaga tuh omongan yah!" Niken mulai terpancing emosi nya


" dari pada lu cewe jablay alias pelacur kampus!" Ledek Dodi


Mendengar hal itu Niken makin naik Pitam di buat nya dengan cepat di tendang lah area selangkangan Dodi dan tepat mengenai ***** Dodi .


" AAAWWWWWW " jerit Dodi sambil memegangi area vitalnya


" Brengsek jablayy " lalu berusaha akan memukul Niken dari arah samping akan tetapi usaha itu kurang cepat Niken langsung menendang kearah perut Niko hingga tersungkur ke lantai


" AAAAAHHGGGHHH " teriak Niko kesakitan sambil memegangi perut nya


Lalu Niken menoleh ke arah Leva yang sedang sedikit ketakutan bersender di tembok melihat hal itu Niken langsung mendekat ke Leva .


" vaa kamu gak apa apa kan ?" Tanya Niken


Di jawab anggukan kecil oleh Leva


" Yaudah lu ikut ke kelas gua sekarang va " ajak Niken


Niken dan Leva akhirnya berjalan pelan meninggalkan Dodi dan Niko yang masih tersungkur kesakitan di lantai kampus .


###


" Kok bisa sih lu di godain mereka, Reza kemana emang nya? " tanya Niken ke Leva


" Gak tau kak dia gak masuk kampus hari ini udah aku telfon tapi gak aktif lagi nomor nya "


" hemm yaudah lain kali kalo jalan jangan sendiri kaya tadi bareng temen sekelas kamu kalo gak ada Reza "


" iya kak "


" untung aja tapi kebetulan pas banget aku lewat terus liat kamu va "


" masaksih yah kak udah nolongin "


" sama sama cantik "


Saat Leva dan Niken berbincang bincang di kelas Niken tiba tiba Doni datang mengarah ke mereka dengan perasaan penuh khawatir


" yanggg eee vaaa kalian gak apa apa ?" Tanya Doni


" iya gak apa apa kok kak" jawab Leva


" Brengsek si Niko Dodi nyari masalah sama gua gangguin kalian gua harus bikin perhitungan sama mereka ! " ucap Doni yang terbawa emosi sambil mengepalkan tangan nya


Saat Doni ingin berajak keluar kelas akan membuat perhitungan kepada Niko dan Dodi tangan Doni di tahan oleh tangan Niken berusaha menghalau Doni agar tidak melakukan tindakan tersebut .


" Udahh yangg biarin aja "


" ini mah gak bisa dibiarin ken si anjing anjing itu udah melecehkan kalian !" ucap Doni masih terbawa emosi


" udah jangan don biarin udah aku hajar mereka tadi "


" iya kak, kita juga gak papa kok tadi untung aja ada kak Niken " timpal Leva


" Tapiiii "


" Udah donn dengerin kata kata aku " ucap Niken sambil menatap mata Doni dengan tatapan serius .


Akhirnya Doni berusaha menurunkan emosinya lalu duduk di bangku sambil mengatur nafas dan emosi nya yang bergebu gebu .


###


"yaudah aku balik duluan yah kak Niken kak Doni" Ucap Leva sambil melambaikan tangannya dari dalam mobil


" Oke vaa hati hati yah nanti malem kita vc-an yah!! " sambil menunjukkan smartphone yang di pegang nya


" siapp kakak " jawab Leva


Lalu mobil yang Leva kendarai berjalan keluar parkiran kampus dan bergerak ke arah jalan raya .


" Hufttttt hari yang menjengkelkan di godain penjahat kelamin hiiii " ucap nya sendiri sambil menunjukan ekspresi wajah jijik


Lalu Leva mulai menyetir mobil nya menyusuri jalan yang ramai lancar pada sore hari ini .


" Rezaa kamu kemana sihhh "


" gak ketemu dan gak ada kabar sehari aja udah kangen bangettt "


" hemm samperin aja deh kerumah nya "


Leva mengarahkan mobil nya menuju ke arah jalan yang mengarah ke rumah Reza .


###


Setelah memarkirkan mobilnya di depan gang yang mengarah ke rumah Reza dan mengunci nya lalu Leva berjalan santai sambil membawa tas kuliah di panggungnya .


" Hemm sepi amat yak " ucap Leva saat berdiri di depan rumah Reza


" Masuk aja deh "


Lalu Leva memegang gagang pintu rumah Reza kemudian mendorong nya setelah itu masuk melangkah ke dalam rumah Reza , Leva tampak bingung kondisi rumah Reza sangat sepi karena penasaran Leva masuk ke dalam mencari Reza .


Terlihat pintu kamar Reza sedikit terbuka kemudian Leva mengintip dari sela pintu kamar tersebut dan didapati Reza sedang tertidur sambil berselimut menutupi seluruh bagian tubuh nya, melihat hal itu Leva mendekat ke arah Reza, Reza tampak belum menyadari kehadiran Leva di kamar nya .


Di tatap secara mendalam wajah Reza oleh Leva akan tetapi Leva tampak khawatir karena wajah Reza tampak pucat lalu di tempelkan tangan Leva ke kening Reza dan Leva langsung terkejut karena kening Reza terasa panas di pegangnya .


" Sayanggg kamu sakitt yah " ucap Leva ke Reza sambil mengusap ngusap rambut Reza


Reza mulai kembali dari alam tidur nya karena merasa ada yang mengelus rambutnya dengan perlahan Reza mencoba memaksakan membuka kedua matanya akan tetapi tatapannya agak rabun terasa kepala Reza agak pusing dan berat .


" iibuu ?" Ucap pelan Reza


" Bukan sayang ini aku Leva , kamu kok sakit gak bilang aku sihh zaa " wajahnya cemberut penuh kesedihan dan kekhawatiran


Lalu Reza mencoba memfokuskan pandangannya untuk menatap jeli ke arah depan


" eeeggghhhh Leva ?"


" sayangg kita kerumah sakit yukk kondisi tubuh kamu lagi gak bagus ini " ucap Leva dengan nada sangat hawatir


“Uuuhuukk...uhhuukk … eeehhh gak usah va aku cuma kecapean kok "


" ihhh apaan sih kamu bodo pokok nya aku bawa kamu ke rumah sakit ! "


Lalu Leva membuka lemari pakaian Reza mencari sweater dan kaos kaki setelah ketemu Leva langsung memakaikannya ke Reza setelah itu Leva mencoba memapah tubuh Reza ke luar dengan langkah lemas Reza mencoba berjalan di bantu Leva yang memeganginya dari arah samping .


Setelah masuk kedalam mobil Reza duduk di kursi depan di samping Leva, Leva langsung memacu mobil nya mencari rumah sakit terdekat untuk memeriksakan Reza ke dokter .


" Kamu tuhh zaaa kalo ada apa apa bilang sama aku " ucap nya sambil menyetir mobil


"Gak apa apa va aku gak mau kamu khawatir aja" jawab Reza dengan nada lemas


" Justru kamu gak bilang bilang kaya gini buat aku makin hawatir tau " tak terasa air mata Leva sedikit menetes di balik kacamata yang iya kenakan


" jangan sedih vaa aku gak papa "sambil mencoba menghapus air mata Leva


" aku gak mau kamu kenapa kenapa zaa " sambil menatap pernuh arti ke Reza


" udah kamu fokus nyetir jangan khawatirin aku"


Lalu mobil yang Leva kendari mulai melesat cepat melintasi jalanan yang cukup lancar ini dan selang 25 menit berputar putar di jalan akhirnya Leva melihat sebuah rumah sakit swasta di seberang jalan melihat hal itu Leva langsung mengarahkan mobilnya ke rumah sakit tersebut .


###


" denger yah zaa kata dokter tadi kamu harus banyak istirahat kondisi tubuh kamu dropp abis pulang jalan jalan kemaren jadi harus banyak waktu istirahat dulu " ucap Leva sambil memapah Reza dari arah samping


" tapi kuliah gimana vaa aku gak mau ketinggalan mata kuliah " jawab Reza


" aaahhh gak usah mikirin kuliah dulu yang penting kamu sehat dulu sayangg "


Leva dan Reza kembali ke dalam mobil setelah itu mobil yang Leva kendarai mulai pergi menjauh dari rumah sakit Leva sempat membeli sebungkus bubur yang di jual di pinggir jalan untuk di makan Reza nanti lalu mobil kembali bergerak melaju ke rumah Reza.


###


" pelan pelan sayang " ucap Leva sambil membatu membaringkan tubuh Reza ke kasur tidurnya


" Arrrhhh "..


" sekarang kamu makan bubur dulu yah "


Di jawab anggukan kecil oleh Reza


" Udah va aku bisa makan sendiri " Ucap Reza saat melihat Leva akan menyuapi dirinya


" biar rinn ahh aku mau nya suapin kamu udah cepet buka mulutnya "..


Terlihat Leva sedang menyuapi Reza dengan penuh rasa perhatian dan kasih sayang hingga habis setelah itu Leva mengeluarkan obat yang di resepkan dokter tadi dan meminumkannya ke Reza .


" Dahh sekarang kamu istirahat dulu yah pangeran ku jangan banyak gerak dulu aku mau balik dulu bentar ganti baju nanti aku balik ke sini lagi yah Muacchhhh :* " ucap Leva lalu mencimum kening Reza


" Makasih yah vaa " ucap Reza sambil tersenyum


" Apa pun untuk mu sayang "


Lalu Leva menaikkan selimut Reza sebatas dadanya dan mengambil tas kuliah nya kemudian pergi melangkah keluar rumah Reza dan memacu mobilnya kembali ke arah rumahnya .


###


Pukul 18.30 WIB


mobil Leva sudah sampai di depan pagar rumahnya sambil membuka sabuk pengaman yang ia kenakan Leva turun dari mobil dan berjalan pelan untuk membuka pagar rumah nya , saat akan membuka pagar rumahnya Leva sedikit terheran heran saat melihat sebuah mobil mazda sedang terparkir disebelah mobil kedua orangtua Leva.


Leva seperti sangat mengenali mobil terdebut seketika jantungnya berdetak sangat cepat keringat mulai membasahi kening nya dengan menarik nafas dalam dalam Leva melangkahkan kaki nya dengan mantap masuk ke dalam rumah .


Saat akan menaiki tangga rumah nya tiba tiba mamih Leva memanggil dirinya dari arah ruang makan keluarga.


" Levaaa akhir nya kamu pulang juga sinih nak kita makan malem yuk ada seseorang nih yang pengen ketemu kamu banget " ucap mamih Leva


Leva hanya bisa terdiam sambil menutup mata membelakangi ruang makan .


" Ayoo vaa sinih kok malah bengong sih " sambung papih Leva


Dengan mengumpulkan segenap keberanian dan kekuatan Lleva mencoba membalik badan dan melangkah ke arah meja makan , saat sampai di ruang makan Leva melihat kembali seorang pria yang membuat ia kesal bukan kepalang saat di mall Paris pria tersebut menatap serius ke arah Leva dan tersenyum.


" Hay Aprilia" Sapa orang tersebut yang ternyata Gaga


" Ngapain lu di sinih "tanya Leva dengan sinis


" yaa kita mau malam bareng lah sayang " jawab mamih Leva


" Maaf mihh Leva gak laper " lalu Leva langsung pergih meninggalkan ruang makan menuju ke kamarnya


" Hei Leva sinih kamu " panggil papih Leva


###


Sesampainya di kamarnya Leva langsung bergegas mengganti baju dan membereskan beberapa baju ke dalam tasnya selelah itu membereskan buku buku yang akan di pelajari besok lalu menganti sepatu dan membawa charger hp setelah semua perlengkapan sudah siap Leva langsung mengambil kunci mobil nya dan turun ke lantai dasar lalu bergerak menuju pintu keluar .


" Levaa kamu mau kemana ? " tanya mamih Leva


" Mau nginep di rumah temen " jawabnya singkat lalu melanjutkan langkahnya


" vaaa ini Gaga kesian udah nunggu dari setadi heiiiii " ucap papih Leva


" yaudah makan aja berdua sama papih mamih" jawab nya sambil berjalan keluar


Saat Leva akan membuka gerbang tiba tiba tangan nya di tarik oleh Gaga dari arah belakang .


" Apriliaaaa kamu mau kemana sih " ucap Gaga sambil menahan tangan Leva


" mau kemana emang urusan luu hehh !!! Yang jelas gua mau pergi jauh jauh dari lu " bentak nya ke Gaga sambil berusaha melepaskan pegangan tangan Gaga


" Prilll plise dengerin aku prill plise kasih aku satu kesempatan apriliaaa "


" emang gua pikirin " jawab singkat Leva sambil membuka pintu mobilnya


" Apriliaaaaa " Gaga berusaha menahan pintu mobil Leva agar tidak di tutup


"Pergi gak lu **** boyy , mau gua kasih tau kebusukan masa lalu lu ke mamih papih hehh !!" Bentak Leva lalu membanting pintu di depan Gaga


Setelah Leva masuk ke dalam mobil Leva langsung menyalakan mobil dan tancap gas meninggalkan Gaga yang berdiri termenung di depan rumah nya sambil melihat mobil Leva yang mulai menjauh dari diri nya.


###


Pukul 21.00 WIB


Leva sudah berada di rumah Reza, Leva langsung menaruh tas yang ia bawa di bangku ruang tamu rumah Reza melihat rumah Reza sedikit berantakan Leva berinisiatif untuk membereskan rumah Reza, Leva langsung mengambil sapu yang terletak di luar rumah dan sedikit membersihkan rumah Reza dan mencuci beberapa piring dan gelas kotor setelah itu Leva melangkah ke arah kamar Reza .


" Kamuu ke sinih lagi vaa? " tanya Reza yang menyadari kehadiran Leva di kamarnya


" Hehehe iya aku mau nginep di rumah kamu "


" nginep ? Mamah papah kamu nanti nyariin "


" aku udah bilang mereka kali zaa , aku sengaja mau nginep di rumah kamu soal nya aku mau ngurus pacar kesayangan aku ini " ucap Leva yang duduk di sisi tempat tidur sambil mencubit pipi Reza .


" emang aku anak kecil di urusin segala "


" iya emang kamu masih kecil bentar lagi juga bakal aku tetein haha " Leva terlihat membusungkan dadanya sambil memepet tubuh Reza


" Vaa vaa udah ahh lagi lemes nihh "


" haha biar nanti bakal akan aku bikin tambah lemes malah "


" Leva mulai nakal yah nanti aku nakalin balik nangis loh kaya dulu hahaha "


" ihhh Rezaaaa " Leva langsung berdiri di atas tempat tidur lalu di kelitiki pinggang Reza yang membuat Reza meronta ronta di buatnya


" ahhhh vaa udah ahhh vaaa masihh lemess aku ahh vaa udahh " teriak Reza


Akibat rontaan Reza membuat badan Leva terjatuh **** tubuh Reza dan wajah mereka saling bertemu dan bertatapan cukup lama mata mereka saling berbagi rasa yang ada di antara mereka .


" Thanks yah vaa kamu udah perhatian banget sama aku , aku sangat bersyukur kepada tuhan karna mendapat wanita sesempurna kamu" sambil menatap wajah Leva


" ini bukti cinta aku ke kamu sayang , percayalah aku sangat tulus mencintaimu walau hujan menerpa ku bersedia jadi payungmu bila dunia berpaling ku akan setia di sisi mu engkau bagaikan pelangi yang timbul setelah hujan dan wahai wahai pria kesayanganku maaf kan sikap ku yang kemarin yah " jawab Leva membalas tatapan Reza dengan senyuman terbaik yang di milikinya .


Lalu bibir mereka bertemu saling berbagi perasaan di antara mereka lewat ciuman.


Ciuman ini bukan lah ciuman nafsu akan tetapi meraka saling mengungkapkan cinta mereka lewat sebuah sentuhan bibir ..


My kiss loveeeeeee .....


--- ooo ---​