My Lady Is My Love

My Lady Is My Love
Episode 50 {END}



~Seminggu Kemudian


semuanya sudah berkumpul dimeja makan untuk melakukan sarapan paginya termasuk sih penganten baru ini, yapss siapa lagi kalau bukan Willi dan Tasya.


Mereka datang ke rumahnya Kenzo hanya untuk memberikan kabar bahagia untuk keluarganya Kenzo.


setelah selesai makan mereka semua berkumpul diruang tamu.


"ehemm jadi kalian mau kasih kabar bahagia apa?" tanya tante Monic memecahkan keheningan diantara mereka.


"hmm jadi gini sebenernya aku hamil" jawab Tasya bahagia dan yang lain pun begitu.


"yaampun Sya selamat ya bentar lagi anakku akan punya teman" jawab Naura memeluk Tasya.


"selamat ya bro widih toppp cer amat kamu sekali gol langsung numbuh haha" ledek Kenzo.


"aduhh sakit sayang" jerit Kenzo kesakitan saat Naura mencubit kencang pinggangnya.


"lagian kamu ngomongnya gitu banget tuh liat Syasa jadi merah mukanya" jawab Naura.


"hahaha iya dong Ken kan aku mainnya semalam bisa beberapa ronde ampe pagi makannya cepet jadi" ucap Willi sambil menatap Tasya yang sedang menundukkan kepalanya malu Willi yakin pasti Tasya sekarang mukanya sangatlah merah sungguh menggemaskan pikir Willi.


"sudah sudah kalian ini ngomongnya suka bener hahaha lihatlah mukanya Tasya sangat merah" ledek tante Monic.


"hmm ap..apasih kalian" gugup Tasya dan yang lain hanya bisa ketawa melihat tingkah Tasya yang menggemaskan.


"haha menggemaskan sekali" ledek Kenzo namun kali ini Kenzo mendapat aura aura yang sangat mengerikan, dan yapss dia adalah Naura dan Willi yang memberikan tatapan tajamnya pada Kenzo, namun Kenzo hanya menggaruk tekuknya yang tidak gatal sama sekali itu.


"coba kau bilang sekali lagi" tanya Naura geram sambil menjewer kuping nya Kenzo.


"aduhh yank sakit yankk..udah dong yaa, iyaiya aku minta maaf" jerit Kenzo yang membuat semuanya ketawa.


"masih mau ganjen lagi hmm" ucap Naura yang masih menjewer telinganya Kenzo.


"iya iyaa gak kok yank aku cuma bercanda udah ya lepasin sakit yank" rengek Kenzo dan akhirnya Naura melepaskan nya.


"aduh kalian ini ada ada aja hehee, kalian itu mengingatkan tante pada suami tante yang udah meninggal" ucap tante Monic sedih.


"hmm udah tante jangan sedih ya sekarangkan ada kita yang selalu ada buat tante" jawab Willi menenangkan tante Monic.


"hmm iya"


"oh iya aku punya rencana nih kedepannya buat anak kita bagaimana kalau anak kita berbeda jenis kelamin mending kita jodohkan saja" usul Naura.


"wah iya juga tuhh pas aku USG kemarin anakku perempuan" jawab Tasya.


"wah kok bisa kebetulan gitu ya pas waktu aku USG juga anakku kebetulan laki laki" jawab Naura.


"lah iyaa jadi bisa dong buat kita jodohkan hehe bagaimana menurut kalian para suami dan calon ayah" tanya Tasya.


"hmm aku sih setuju setuju aja" jawab Willi.


"iya malah aku setuju banget malah biar keluarga kita juga makin deket" timpal Kenzo


"iya nak tante sih terserah kalian saja, yasudah kalau gitu kalian mengobrol saja ya tante mau ke kamar dulu" ucap tante Monic dan yang lain hanya menganggukan kepalanya.


~9 bulan kemudian


Tidak terasa kandungan Naura sudah 9 bulan dan Kenzo pun semakin posesif dengan Naura katanya takut terjadi apa apa dengan Naura nantinya seperti saat ini Kenzo sedang berada di ruang tamu untuk menemani istrinya nonton tv saat sedang enak enaknya nonton tv tiba tiba...


"aduhh aduhhh sayang perut aku sakit" jerit Naura memegang perutnya yang udah membesar dan Kenzo pun terlihat panik.


"ah iya sayang iya sepertinya kamu mau lahiran ayo aku gendong kamu kerumah sakit,, TANTEE,, TANTE MONIC" teriak Kenzo panik seketika tante Monic langsung dateng dengan wajah cemas nya.


"eh Kenzo cepat kerumah sakit ini Naura mau lahiran" suruh tante Monic panik.


"iyaiya tan"


"aduhh sakitt sayang aku udah tidak tahan,, cepat nyetirnya sayang" ucap Naura menahan kesakitan.


"sabar ya sayang kita dikit lagi mau nyampe rumah sakit" jawab Kenzo sedangkan tante Monic duduk dibelakang menemani Naura dibelakang.


~Skip Rumah Sakit


"Dok..Dokter tolong istri saya" teriak Kenzo panik dan setelah itu ada dokter yang menyamperi mereka dengan beberapa perawat yang mendorong brankar.


"ayo nyonya ikut saran saya ya tarik nafas, buang ayo nyonya terus lakukan seperti itu dan dorong perlahan" instruksi dokter.


huh


hah


huh


"Arghhhhh sakit dok sakit" jerit Naura sambil memegang erat kaosnya Kenzo sampai sampai tidak terbentuk lagi.


"ayo nyonya terus tuh udah keliatan kepalanya tarik nafas lagi lalu buang dan dorong perlahan nyonya"


huh


hah


huh


"ARGHHHHH"


"Oek Oek Oek" suara tangis bayi pun keluar ditambah tangis bahagia dari keluarganya Kenzo begitupun dengan tante Monic.


"selamat ya tuan nyonya bayi kalian laki laki dan sekarang bayinya akan saya mandikan dulu" ucap dokter.


"baik dok" ucap Naura lemas.


"sayang terimakasih kamu sudah memberikanku kebahagiaan yang tiada batas aku sangat senang sekali" ucap Kenzo mengecup keningnya Naura dan menghapus keringatnya Naura.


"hmm sama sama sayang, oh iya yank kenapa penampilanmu acak acakan gini" polos Naura yang melihat penampilan Kenzo sangat berantakan. Rambut yang tadi nya rapi menjadi kusut, baju yang tadinya rapih menjadi lecek dan ada beberapa goresan di tangannya Kenzo karena terkena kukunya Naura.


"yaampun sayang kau tidak ingat apa yang kau lakukan beberapa menit yang lalu hm" tanya Kenzo.


"tidak emangnya apa" tanya Naura polos.


"yaampunn sayang rasanya aku ingin memakanmu sekarang, apa kau tak ingat kalau kau menjambak dan menarik rambutku saat kau melahirkan tadi" jawab Kenzo dengan muka yang dibuat pura pura kesal.


"oh iya? maaf aku tidak bermaksud" jawab Naura menunduk.


CEKLEK


suara pintu terbuka


"heyy sayang gimana keadaanmu" tanya tante Monic.


"baik tan cuma masih sedikit nyeri saja, oh iya tan apa semua orang juga kaya gini ya saat malam pertama sakit terus lahirannya pun sakit" tanya Naura polos yang membuat Kenzo menahan tawanya mendengar kepolosan dari sang istri.


"yatuhann rasanya ingin aku makan kamu sekarang sayang uhh sungguh menggemaskan" batin Kenzo.


"hahaha ya gitu sayang karna ini pengalaman kamu yang pertama jadi kamu merasa begitu" jawab tante Monic.


"oh gitu ya tan.. hmm oh iya sayang tolong kabarin ke Syasa sama Willi dong" titah Naura.


"oh iya sayang aku hampir lupa, adeuh saking aku panik nya sampai sampai tidak sempat menghubungi mereka" jawab Kenzo menepuk keningnya dan langsung menelpon mereka setelah selesai mereka pun berbincang bincang sampai ada yang membuka pintu rawatnya Naura.


"yaampun Ra aku seneng banget akhirnya kamu melahirkan juga, dan kenapa kamu tidak menghubungiku huh" ucap Tasya yang pura pura kesal.


"iya nih selamat ya buat kalian hehe" ucap Willi.


"hehe terima kasih, tapi bukannya kita tidak mau menghubungi kalian tapi karna aku terlalu panik jadi tidak sempat menghubungi kalian maaf ya" jawab Kenzo.


"iya tidak apa apa" jawab Willi dan Tasya.


CEKLEK


"tuan, nyonya ini bayi kalian sudah kami bersihkan dan dia sangat sehat sekali tuan" ucap dokter menyerahkan bayinya kepada Kenzo.


"terima kasih dok" jawab mereka kompak.


"sama sama kalau gitu saya permisi dulu" pamit dokter itu dan langsung keluar.


"wahh tampan sekali kamu sayang" ucap Naura membelai lembut anak pertamanya.


"iya dong papahnya aja ganteng apalagi ankanya" bangga Kenzo.


"yehh itu juga anak aku tau" jawab Naura cemberut dan membuat semuanya tertawa bahagia.


"hhehe iya iya sayang aku adzan kan dulu ya anak kita" jawab Kenzo dan Naura pun mengangguk.


"nah udah aku adzan kan dan sekarang aku akan kasih nama anak kita ALVIANDRA PUTRA JULIAN" ucap Kenzo.


"wah nama nya bagus" jawab Naura.


"aduhh aduhh sakit Will" jerit Tasya yang kesakitan memegang perutnya yang udah membesar itu.


"loh loh sayang kamu juga mau lahiran, bukannya perkiraannya seminggu lagi ya" tanya Willi.


"aku juga tidak tau ih udah ah aku udah gak tahan sakit banget ini" jerit Tasya menjambak rambutnya Willi.


"eh Syasa yaampun Williiii cepetan panggil dokter" ucao Naura panik.


selang beberapa menit kemudian dokterpun datang dengan beberapa perawat yang lainnya seperti apa yang dilakukan ke Naura beberapa jam yang lalu dan diletakkan nya Tasya ke dalam brankar itu.


"aduh yank gimana ini dengan Syasa aku sangat khawatir sekali dengan keadaannya" ucap Naura cemas.


"tenang sayang pasti Tasya baik baik saja" jawab Kenzo membelai rambutnya Naura guna untuk menenangkannya.


~Disisi lain.


oek oek oek


"tuan nyonya anak anda sudah lahir dan jenis kelaminnya perempuan" ucap dokter tersebut dan setelah selesai membersihkan bayi itu dokter itu pun menyerahkan bayinya ke ayahnya lalu pamit keluar.


"terima kasih dok" jawab Willi dan menggendong buah hatinya dengan segera Willi meng adzani nya persis apa yang dilakukan Kenzo tadi.


"hm putri kita yang cantik ini akan kita beri nama QUEENA AZZAHRA" ucap Willi.


"namanya cantik yank" jawab Tasya tersenyum.


beberapa minggu kemudian akhirnya Tasya dan Naura diperbolehkan pulang dan hari ini Tasya akan menginao dirumahnya Kenzo dan Naura yang pastinya bersama Willi.


"huh akhirnya nyampe juga" keluh Naura.


"oh iya Sya kan aku belum sempet mengetahui nama anakmu emang siapa namanya" sambung Naura.


"oh iya anak kita dikasih nama QUEENA AZZAHRA"


"wah nama yang cantik" jawab Naura.


"oh iya bagaimana tentang perjodohan anak kita jadi kan" tanya Willi.


"ya jadilah" jawab mereka kompak.


Dan ini lah akhir dari kisah mereka, sedih, senang mereka lalui bersama dan ditengah tengah keluarga mereka kini sudah hadir buah hati mereka masing masing. Lengkaplah sudah kebahagiaan mereka.


ALVIANDRA PUTRA JULIAN (Anak dari pasangannya Kenzo dan Naura)



QUEENA AZZAHRA (Anak dari pasangannya William dan Tasya)



END


*


*


*


Hehehe bagaimana Ending nya? gak jelas banget ya wkwk hehe maaf ya kalo gak jelas dan kalo misalnya ada yang mau aku lanjutin Season 2 nya koment aja ya dibawah👇👇


nih kalau misalnya ada yg mau aku lanjutin di Season 2 nya aku bakalan buat kisah romantis antara Alviandra dan juga Queena.


ayo makannya dong coment sebanyak banyaknya dan kasih saran buat author, karna author pun bingung mau lanjutin S2 nya apa nggk🙏


jngn lupa like and klik favorit Thank You☺️


bye bye see you next time😗😗❤️