
~skip rumah Kenzo
"eh kalian habis darimana" tanya tante Monic.
"oh ini tan habis fighting gaun dan cincin buat pernikahan" jawab Kenzo.
"yaampun Kenzo, Naura bukannya tante sudah bilang ya kalau urusan pernikahan kalian biar tante saja yang urus, kalian tinggal tunggu harinya saja" balas tante Monic.
"tidak apa apa tante, aku dan Kenzo tidak mau merepotkan tante jadi tante tidak perlu bantu kita lagi buat fighting baju dan cincin pernikahan" jawab Naura.
"iya bener tan apa kata Naura" balas Kenzo setuju dengan ucapan Naura.
"*yasudah kalau begitu"
"iya,, oh iya tan kita balik ke kamar dulu ya*" ucap Kenzo.
PLETAK
satu jitakan mendarat mulus dikening nya Kenzo.
"aww..tante kenapa tante pakai jitak aku segala sih" ucap Kenzo sambil mengelus ngelus keningnya yang berasa sakit.
"*itu hukuman buat kamu..siapa suruh seenaknya ngajak anak orang masuk ke kamar, mentang mentang mau nikah, awas saja ya kalau kamu sampai berani menghamili anak orang sebelum hari pernikahan"
"yaampun tante ternyata tante jitak aku cuma gara gara mikirin gituan? ya tidaklah tante mana berani aku menghamili anak orang sembarangan" cerca Kenzo.
"maksud Kenzo tuh mau balik ke kanar masing masing tante bukannya 1 kamar buat berdua*" sambung Kenzo dengan geram.
apasih isi otak tante nya ini sampai sampai berpikir hal hal negatif seperti itu, pikir Kenzo.
"heheh maafin tante Kenzo, ya lagian kamu bilangnya begitu kan tante jadi salah paham" cengir tante Monic tanpa dosa.
Naura hanya terkekeh geli melihat tingkahnya tante Monic dan Kenzo.
"heyy my lady kau sedang menertawakan apa" tanya Kenzo sambil melirik ke arah Naura.
"ti..tidak ada" jawab Naura gugup sambil memalingkan muka.
"hm.. my lady jika kau mau mempunyai anak secepatnya ayo kita buat sekarang" bisik Kenzo sambil menaik turunkan alisnya lalu setelah mengatakan itu Kenzo pun langsung berlalu pergi menaiki tangga, tidak perduli dengan muka nya Naura seperti apa, karena Kenzo tau pasti sebentar lagi Naura bakalan teriak.
1
2
3
"IHHH KENZOOOOO...." teriak Naura, setelah itu Naura langsung pergi kekamar nya untuk menenangkan degup jantungnya yang seperti habis lari marathon dan untuk menghilangkan rasa panasnya yang ada di wajah cantiknya itu.
nah kan benar, Kenzo yang mendengar teriakan Naura pun langsung terkekeh.
"huftt dasar anak muda" ucap tante Monic sambil geleng geleng kepalanya.
~disisi lain
Nesya yang melihat itu juga muka nya langsung terlihat memerah seperti menahan amarah, kesal, benci bercampur menjadi satu.
akhirnya Nesya memutuskan untuk menelfon seseorang.
tut tut tut panggilannya pun tersambung.
"baik bos saya laksanakan"
tutttt sambungannya pun terputus.
"hmm liat saja Naura apa yang akan terjadi padamu" ucap Nesya dengan senyum smirk nya😏
~kamar Naura
"hufttt hari ini sungguh melelahkan" gumam Naura.
tok tok tok
"siapa ya yang ketuk pintu kamar aku jam segini" ucap Naura sambil melangkahkan kakinya untuk membuka pintu kamarnya.
"eh nona ne..nesya" kaget Naura, ternyata yang mengetuk pintu kamarnya itu adalah Nesya.
"hm Naura aku boleh minta tolong tidak" kata Nesya dengan muka yang sok baik.
"minta tolong apa malam malam gini" tanya Naura heran.
"aku mau minta tolong beliin pizza yang ada di restaurant di sebrang jalan, aku pengen beli masalahnya aku tuh ada tugas yang aku kerjain malam ini juga, jadi gimana Naura mau bantuin aku apa tidak" ucap Nesya sok melas.
"hmm baiklah" jawab Naura.
"terima kasih ya Naura dan ini uang nya" balas Nesya sambil menyodorkan beberapa uang ke Naura.
"hmm rencana berjalan dengan mulus😏" batin Nesya dengan penuh kemenangan.
disaat itu juga Naura sudah berjalan ke depan rumah untuk membeli apa yang Nesya suruh pas Naura ingin menyebrang jalan Naura tidak melihat lihat jalan dan akhirnya ada sebuah mobil yang melaju dengan sangat cepat.
***TINNNNNNNN...
BRUKKKK***
....
**KIRA KIRA APA YA YANG TERJADI DENGAN NAURA?!!🙄
HOLAAA....CUKUP SEGINI DULU YA GAESS MAAF KALAU AKU BELUM SEMPET UP TIAP HARI
THANK YOU VERY MUCH YANG SUDAH SETIA MEMBACA NOVELKU, DITUNGGU KELANJUTANNYA YAA.. :V**
♥️❤️HappyReading💙🖤