
Keesokan Harinya
semuanya sedang berkumpul buat makan pagi,, dimeja makan tidak ada percakapan sama kali yang ada hanya keheningan dan akhirnya Kenzo memecahkan keheningan diantara mereka.
"Will kamu mau ikut aku ke kantor atau tidak" tanya Kenzo.
"aku ikut denganmu saja Ken lagian aku bosen dirumah tidak ngapa ngapain"
"ah baiklah"
~30 menit kemudian~
"tante Monic, Nesya aku berangkat ke kantor dulu ya" pamit Kenzo.
"iya hati hati ya Kenzo, Willi" jawab tante Monic dan Nesya bersamaan.
"oh iya my lady aku pamit ya kau dirumah saja jangan kemana mana sebelum aku pulang" ucap Kenzo sambil mengacak ngacak rambutnya Naura,,karena itu sudah rutinitas Kenzo setiap pagi sebelum berangkat ke kantor.
"i..iya tuan" balas Naura gugup.
"dasar kau Naura sudah kubilang jangan mendekati Kenzo tapi tetap saja didekati,, jangan salahkan aku jika nanti aku berbuat kasar kepadamu" batin Nesya geram.
"kenapa aku merasa Kenzo lebih perhatian ya sama Naura.. apa jangan jangan... ah tidak tidak pasti aku salah paham saja lagipula kan Kenzo cuma menganggap Naura sebagai temennya saja tidak lebih" batin tante Monic sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
"tan, tante kenapa kok geleng geleng gitu" tanya Willi.
"ah ti..tidak Will tidak apa apa yasudah kalian berangkat sana daripada keburu telat" jawab tante Monic gugup.
"oh gitu..yasudah kita pamit dulu ya tan" balas Kenzo dan Willi kompak. sambil mencium punggung tangannya tante Monic
"iya" jawab tante Monic, Nesya, dan Naura.
~20 menit kemudian~
mereka pun sampai di perusahaan Julian's Group.
dan mereka sekarang sedang berada di ruangan Kenzo.
"Ken sebenarnya kamu suka sama Nesya apa Naura sih kok aku perhatiin kamu dari tadi kaya ngasih perhatian lebih gitu ke Naura" tanya Willi tiba tiba yang sudah duduk disofa ruangan Kenzo.
"itu namanya kau sudah cinta dengan Naura" goda Willi.
"hmm kayanya iya deh Will aku sudah jatuh cinta sama dia waktu pandangan pertama,, dia itu tidak cuma cantik tapi orangnya baik dan juga lemah lembut" jawab Kenzo.
"hhaha kalau kau suka kenapa tidak menyatakannya saja Ken"
"belum waktunya Will" balas Kenzo.
"hmm baiklah, oh iya kau kenal darimana Naura perasaan aku tidak pernah melihatnya, dulu kau bukannya tidak punya kenalan yang namanya Naura ya" tanya Willi penasaran.
"huftt baiklah aku akan menceritakan semuanya jadi...bla bla bla"
akhirnya Kenzo pun menceritakan penderitaan Naura selama ini yang selalu disiksa pamannya.
"kasian juga ya Naura, Ken aku mau kau selalu menjaga Naura ya soalnya aku takut pamannya dia akan kembali untuk melukai Naura" ucap Willi.
"itu pasti Will aku tidak akan membiarkan siapapun menyakiti Naura kalau Naura sampai terluka sedikitpun aku pastikan orang itu akan kulenyapkan dari dunia ini" jawab Kenzo.
"hahhha baiklah baiklah,, nih aku kasih tau ya jika kamu menyakiti Naura akan kurebut dia darimu" ucap Willi serius.
"tidak,,awas saja kalau kau berani macam macam dengan Naura,,aku idak akan mengampunimu" balas Kenzo marah.
"pfttt.."
"kenapa kau ketawa" tanya Kenzo.
"bwahahhaaa... aku cuma bercanda Kenzo kenapa kau selalu menganggap nya serius hahaha" tawa Willi pecah dan semakin kencang sehingga suara ruangan Kenzo bergema untung ruangan Kenzo kedap suara.
"sialan kau" balas Kenzo geram.
~Sore Harinya~
Kenzo sudah menyelesaikan semua pekerjaannya dan akhirnya pun dia pulang kerumahnya sedangkan Willi dia sudah pamit duluan buat pulang ke apartement nya.
~Skip Rumah Kenzo~
....
☺️☺️HappyReading☺️☺️