My Lady Is My Love

My Lady Is My Love
Episode 42



disinilah diruang tamu mereka membicarakan pernikahan Naura dan Kenzo sedangkan Willi diam diam mencuri pandang ke arahnya Tasya Kenzo yang melihat tingkahnya Willi langsung menggoda Willi.


"ekhemm...kalau suka mah langsung bilang aja sih tidak usah diliatin mulu" goda Kenzo yang membuat Willi dan Tasya salah tingkah.


"apa...apaan sih Ken" kilah Willi dengan wajah yang malu dan juga Tasya yang langsung merona pipinya.


"yailah sya tolong dikondisiin tuh muka kau sudah merah kaya tomat busuk" sambung Naura yang langsung mengikuti Kenzo untuk meledek Willi dan Tasya.


"RARA...ti..tidak siapa juga yang merah pipinya" jawab Tasya terbata bata.


sedangkan tante Monic yang melihat keempat remaja itu pun langsung menggeleng gelengkan kepalanya.


"yasudah kalian mengobrol saja dulu disini ya tante mau mengurus pernikahan nya Naura sama Kenzo" ucap tante Monic yang langsung berdiri setelah keempat remaja itu mengangguk tanda setuju.


"emm..Sya boleh aku berbicara berdua denganmu" tanya Willi.


"bo..boleh..emm Ra, Ken aku permisi sebentar ya" jawab Tasya gugup, kenapa Tasya manggilnya bukan Tuan Kenzo lagi? ya karena Kenzo tidak mau dipanggil tuan oleh Tasya katanya sih biar akrab:v


"ekhemm...yank kamu cium kaya bau bau gitu tidak sih" ucap Kenzo.


"hah bau apaan emang aku tidak mencium bau apa apa" tanya Naura polos.


"ya aku mencium bau bau orang yang sebentar lagi mau jadian" goda Kenzo.


"oh iyaya jangan lupa PJ haha" ledek Naura dan yang membuat pipi Tasya semakin memerah sedangkan Willi sudah tidak tahan lagi dengan ledekan kedua sahabatnya dia langsung menarik tangannya Tasya menuju luar rumah.


"hahha mereka lucu ya yank" tawa Kenzo.


"iya haha" jawab Naura dengan ketawanya yang terlihat begitu manis sehingga menampilkan kedua lesung pipinya sedangkan Kenzo yang melihat itu pun langsung terpaku melihat gadis manis didepannya itu.


"cantik" gumam Kenzo pelan namun masih didengar oleh Naura sehingga Naura berhenti tertawa dan munculah semburat merah dipipi Naura.


"emm ah..Ken...aku mau ke kamar duluan ya" ucap Naura duduk dan langsung berdiri sebelum Naura melangkahkan kakinya Kenzo langsung menarik tangan Naura sehingga Naura duduk dipangkuan Kenzo.


"sayang..bolehkah" tanya Kenzo namun Naura bingung apa yang dikatakan Kenzo.


"emm boleh apa" tanya Naura polos.


"menciummu" jawab Kenzo singkat dan langsung mendekatkan mukanya ke arah Naura, yang membuat Naura semakin degdegan.


"ehh ta..tap..."


Cupp


sebelum Naura menyelesaikan perkataannya Kenzo langsung mencium bibir Naura namun tidak hanya mencium saja cuma kali ini Kenzo melumat bibir Naura yang merah alami itu, ciuman mereka semakin dalam, Naura yang sadar akan hal itu langsung ingin melepaskan ciuman itu sebelum Kenzo kebablasan, namun Kenzo langsung menarik tengkuknya Naura lagi supaya memperdalam ciumannya itu, setelah Kenzo puas Kenzo langsung melepaskan ciumannya.


"aduh kok degdegan gini ya dicium sama Kenzo" batin Naura.


"sabar Ken tinggal menunggu waktu saja" batin Kenzo


"manis hehe" sambung Kenzo sambil ibu jari nya mengelap bagian daerah bibirnya sambil menjilat bibirnya sendiri dari samping ke samping lagi ya you know lah:v


"ap..apaan sih Kenzo kan aku belum bilang iya malah main nyosor aja" ucap Naura gugup dengan mukanya yang memerah.


"hehe tidak apa apa lah toh sebentar lagi kamu bakal jadi istriku dan ibu dari anak anakku kelak, dan kau tambah seksi dengan bibir bengkakmu itu" goda Kenzo lagi, dan Naura yang mendengar itu langsung melotot ke arah Kenzo dan memegang bibir nya itu setelah Naura sadar dengan bibirnya yang bengkak dia pun langsung berlari ke arah kamar karena malu.


~disisi lain


"hmm Will kita mau kemana" tanya Tasya.


"lah ngapain?"


"ikut saja nanti kau akan tau"


"oh baiklah"


"nah kita sudah sampai ditaman" ucap Willi dan langsung menarik Tasya menuju kursi yang ada ditaman itu.


"kita ngapain sih kesini Will" tanya Tasya bingung.


melihat Tasya yang kebingungan Willi langsung berjongkok didepan Tasya dan menggenggam kedua tangannya Tasya sedangkan Tasya menatapnya dengan penuh tanda tanya, apa yang dia lakukan?kenapa dia berjongkok didepanku dan menggenggam tanganku?kenapa dengan hatiku selalu saja degdegan gini kalau berdekatan dengan Willi? semua pertanyaan itu muncul di kepala nya Tasya.


"Sya kamu pasti bingung kan kenapa aku berjongkok didepanmu gini?" tanya Willi dan langsung di angguki oleh Tasya.


"Sya jadi gini entah sejak kapan aku merasakan sesuatu yang berbeda didalam hatiku Sya semenjak aku melihat kamu aku merasa jatuh cinta sama kamu Sya, aku memang tidak punya apa apa untuk menembak kamu sekarang dan tidak punya persiapan apa apa sebelum aku mengucapkan ini akupun bukan orang romantis tapi percayalah Sya aku akan selalu membahagiakanmu" ucap Willi tulus tanoa sadar Tasya yang mendengar itu langsung berkaca kaca.


"Sya kamu kenapa? yasudah kalau kamu tidak mau menerima..."


"aku mau" jawab Tasya yang langsung memotong pembicaraan nya Willi.


"kamu beneran Sya" tanya Willi memastikan dan Tasya langsung mengangguk.


"terima kasih Sya aku janji akan membahagiakanmu" sambung Willi dan langsung memeluk Tasya erat dan sebaliknya Tasya pun langsung membalas pelukan Willi setelah selesai pelukan mereka pun duduk dibangku taman.


"sya"


"hmmm"


Willi yang hanya mendengar kekasihnya hanya berdehem saja langsung menarik dagunya Tasya dan langsung mencium bibir ranum nya Tasya dengan sedikit lumatan setelah puas Willi melepaskan ciuman panas itu sebelum kebablasan.


"ciuman pertamaku" gumam Tasya pelan sambil memegang bibirnya yang habis dicium Willi


"hehe berarti aku beruntung dong dapet ciuman pertamamu" jawab Willi terkekeh.


"ahh emm iya"


"hehhe aku beruntung punya pacar yang lucu kaya kamu, apalagi kalau lagi merona tambah lucu tau" ledek Willi sambil mencubit pelan kedua pipinya Tasya.


"ishh sakit tau" jawab Tasya cemberut sambil memegang pipinya yang terasa sakit itu padahalnya dicubitnha juga tidak kencang:v


"hahha yasudah yu kita kerumah nya Kenzo" ucap Willi dan langsung berdiri dengan merangkul pinggangnya Tasya sedangkan Tasya jantungnya berasa ingin melompat dari luar.


~Skipp Rumah Kenzo


.....




huftt akhirnya author up juga ya😂 kali ini di part 42 aku panjangin ya gaes episode nya walaupun sekali up author usahain kok disetiap episode nya author kasih panjang ceritanya biar kalian puas hehe😊



🖤❤️HappyReading💜💙