
~Keesokan harinya
Naura lebih dulu bangun dari tadi pagi jam 5 untuk memasak terlebih dahulu.
"huftt akhirnya selesai juga" gumam Naura sambil meletakkan piring satu persatu yang berisi ayam goreng, ikan goreng, tumisan udang dan cumi cumi, dan berbagai jenis makanan lainnya (aduh Author jadi lapar haha oke Next) lalu Naura letakkan semuanya di atas meja makan.
saat Naura sedang meletakan piringnya di meja makan tiba tiba ada yang meluk Naura dari belakang, yapss dia adalah Kenzo sih pangerannya princess Naura haha canda oke lanjut😂
"ih tuan lepasin nanti ada yg lihat loh" ucap Naura sambil berusaha melepaskan tangan Kenzo dari pinggangnya namun bukannya lepas malah semakin erat pelukannya dan dagu Kenzo menyender di bahu nya Naura.
"stt sudah aku bilang kan sama kamu jangan panggil aku tuan lagi tapi panggil Kenzo atau panggil sayang, paham" jawab Kenzo namun cuma dibalas anggukan saja dengan Naura
"oh iya sayang ini kamu yang buat" sambung Kenzo.
"iya ini aku yang buat sekarang kamu makan gih"
"yasudah sini my lady kita makan" ucap Kenzo langsung menarik Naura ke tempat duduk yang berada tepat didekat meja makan.
"loh kok diam kenapa tidak di ambil nasinya" tanya Naura.
"ambilin" jawab Kenzo dengan nada manja nya.
"ih dasar manja" balas Naura.
"nasi nya mau dikit apa banyak" tanya Naura
"*dikit aja"
"mau pake apa*"
"terserah kamu saja" jawab Kenzo sambil tersenyum menatap Naura yang masih sibuk mengambil makanan buat Kenzo.
"ka..kamu kenapa natap aku kaya gitu" tanya Naura gugup.
"kalau kaya begini kita berasa kaya pasangan suami istri" jawab Kenzo tersenyum.
uhuk uhuk
mendengar perkataan Kenzo Naura sampai tersedak oleh makanan, yapss setelah Naura mengambil makanan buat Kenzo Naura langsung memakan makanan punyanya.
"eh my lady kamu kenapa ini minum dulu" ucap Kenzo panik sambil menyodorkan air minum nya ke Naura.
"hm makasih" jawab Naura.
"lagian sih kamunya buat aku terkejut saja padahal kita kan bukan pasangan suami istri" sambung Naura.
"*tapi mau my lady"
"mau apa"
"mau nikah*"
"ni..nikah?kapan?memangnya aku setuju menikah denganmu" ledek Naura.
"yasudah sana" balas Naura sambil mengerucutkan bibirnya bahwa dia sedang kesal.
cupss
"ih Kenzo" ucap Naura yang pipinya sudah memerah daritadi.
"lagian tuh bibir jangan di majuin gitu, mau aku cium lagi" jawab Kenzo terkekeh melihat perilaku Naura.
"*tidak"
"ih ngambek"
"siapa juga yang ngambek"
"itu buktinya kamu cemberut mulu*"
"mana ada"
"haha kamu ketauan banget bohongnya my lady pasti kamu cemburu kan dan takut kalau aku cari yang lain" ucap Kenzo
"kan aku cuma bercanda my lady pokoknya yang selalu ada dihati aku itu cuma kamu my lady tidak ada yang lain" sambung Kenzo.
"beneran" balas Naura dengan wajah yang berbinar.
"iya sayang" jawab Kenzo dan Naura langsung memeluk tubuh Kenzo pertanda dia sedang senang mendengar ucapan Kenzo tadi.
"eh..eh.. maaf Kenzo aku tidak sengaja nemelukmu" ucap Naura yang refleks langsung melepas pelukannya dari Kenzo dengan muka yang memerah.
"haha tidak apa apa my lady kau kan tunanganku jadi kau puas kalau mau memelukku, cium juga boleh kok my lady" goda Kenzo sambil mengedipkan sebelah matanya yang membuat jantung Naura seperti lari marathon.
"ah apa..apaan sih yasudah kau makan cepatan" suruh Naura dengan terbata bata.
"iya sayangku muachh" jawab Kenzo sambil mencium pipi Naura yang membuat pipi Naura semakin memerah.
tak..tak...tak
suara langkah kaki yang turun dari tangga.
.....
~~~~~
***hayoo kira kira siapa ya yang turun dari tangga (kalau tau komen aja ya gaes)
hehe penasaran kan?
kalau penasaran ikutin terus novelku y gaes
JANGAN LUPA KLIK FAVORIT, LIKE, AND COMENT.!!!
💙💜HappyReading♥️🖤***