My Lady Is My Love

My Lady Is My Love
Episode 44



~Skip Kamar


"emm, kau mandi lah dulu aku akan membersihkan make up terlebih dahulu" ucap Naura gugup.


"apa..mau mandi bersama" bisik Kenzo sambil mendekat ke tubuhnya Naura dan meniup kupingnya Naura sambil sesekali menggigit kecil kupingnya itu, Naura merasakan panas dingin disekujur tubuhnya yang membuat pipi Naura memerah.


"ah..ti..tidak kau mandi sendiri saja" ucap Naura terbata bata.


"hehehe"


"kenapa kau tertawa"


"kau lucu"


"apanya yang lucu"


"tingkahmu sangat menggemaskan lihatlah pipi mu sangat merah" ucap Kenzo terkekeh dan setelah selesai menggoda Naura, Kenzo langsung masuk ke kamar mandi untuk melakukan ritual mandinya, sedangkan disisi lain Naura benar benar merasa gugup sekaligus malu sama apa yang dikatakan Kenzo tadi.


setelah selesai membersihkan make up nya Naura duduk ditepi ranjang sambil menunggu Kenzo keluar akhirnya Naura memainkan ponselnya sejenak.


Ceklekk


pintu kamar mandi terbuka dan munculah Kenzo yang sudah selesai mandi namun pipi Naura kembali memerah ketika melihat Kenzo keluar dengan handuk yang dililit dipinggangnya begitu sexy pikir Naura.


"apa kau sudah selesai melihatku" goda Kenzo yang membuat Naura tersadar dari lamunan nya dan langsung berlalu begitu saja ke kamar mandi tanpa menjawab perkataan Kenzo.


"aduhh pliss deh nih jantung kenapa ya daritadi tidak bisa diam, lama lama aku bisa mati muda kalau kaya gini caranya" gumam Naura saat ketika ada dikamar mandi dan setelah itu Naura pun berendam di bath up dengan menggunakan aroma sabun rose kesukaannya setelah selesai mandi Naura teringat sesuatu.


"aduh pakai segala lupa bawa baju lagi, hmm gimana ya coba deh liat dulu diluar ada Kenzo apa tidak" ucap Naura sambil merutuki kebodohannya yang lupa bawa baju.


"huhhh sepertinya Kenzo sudah tidur" ucap Naura menghela napas saat kepala nya menongol di pintu kamar mandi, padahal Kenzo tau kalau Naura sedang mengintip namun Kenzo hanya berpura pura tidur, Naura keluar kamar mandi dengan handuk yang dililit sampai batas dada nya lalu berjalan ke arah lemari pakaian, namun ada sebuah tangan kekar yang memeluk Naura dari belakang dan itu adalah Kenzo yang membuat Naura semakin gugup sekaligus malu.


"sayang kau sangat menggoda" ucap Kenzo sambil memeluk Naura dari belakang dan mencium punggungnya Naura setelah itu Naura pun berbalik badan sehingga matanya bertatapan dengan Kenzo.


"apa aku bisa meminta hakku malam ini" bisik Kenzo yang sudah bangkit gairahnya.


"emm,, ta tapi aku takut Kenzo" jawab Naura gugup.


"apa yang kau takuti hmm" balas Kenzo yang masih memeluk pinggangnya Naura.


"ka..katanya yang pertama itu sakit" jawab Naura tertunduk malu.


"itu hanya sebentar sayang pasti kau akan merasakan kenikmatan setelah itu" jawab Kenzo meyakinkan Naura.


"apa kau mau melakukannya?" tanya kenzo lagi dan hanya dibalas anggukan oleh Naura


"mungkin ini memang saatnya Kenzo mengambil haknya toh itu juga sudah menjadi kewajiban seorang istri" batin Naura.


dan tanpa aba aba Kenzo langsung mengangkat tubuhnya Naura ke ranjang yang dibilang cukup besar itu lumayan lah untuk dua orang.


"ah, Kenn...aku mau emm..." sela sela desahan Naura dan Kenzo tau pasti Naura mau keluar pelepasan pertamanya.


"keluarkan sayang" ucap Kenzo yang masih bergulat dengan area sensitifnya Naura.


"ahhhh..." setelah pelepasan pertama keluar Kenzo langsung membuka kaos sama celana pendeknya yang tadi dia pakai serta CD nya.


Naura yang baru pertama kalinya melihat p***s yang gede dan berurat itupun langsung memerah dan takut.


"tenang sayang kau tidak usah takut, apa aku boleh memulainya" ucap Kenzo yang sudah bergairah dan bagian bawah Kenzo pun sudah menegang untuk minta dipuaskan.


"ta..tapi pelan pelan" jawab Naura gugup.


"kalau aku menyakitimu kau boleh mencakarku, menjambakku, atau berbuat sesukamu kalau itu yang membuat kamu tidak merasakan sakit lagi" ucap Kenzo yang sudah mulai menerobos v****a nya Naura yang membuat Naura mengerang kesakitan dan perlahan air matanya Naura pun keluar sambil mencengkram erat lengan Kenzo, Kenzo yang tidak tega dengan Naura akhirnya berhenti sejenak.


"apa kau mau menghentikannya" tanya Kenzo menatap Naura yang sedang menahan sakit dibagian bawahnya padahal baru bagian ujungnya saja yang masuk, belum masuk semuanya.


"lakukan lah, tapi tolong pelan pelan ini sangat sakit sekali" jawab Naura yang membuat Kenzo semangat untuk bercinta dengan Naura.


Kenzo terus mendorong miliknya supaya masuk sepenuhnya ke lubang milik Naura dan


Jlebbb


milik Kenzo sudah berada dimiliknya Naura sepenuhnya.


"ahhh sakitt sekaliii..." ucap Naura menangis dan Kenzo yang melihat itupun langsung mencium bibirnya Naura dan bermain di bukit kembarnya Naura untuk mengalihkan rasa sakit Naura.


"apa sudah mendingan" tanya Kenzo dan Naura mengangguk setelah itu pun Kenzo langsung memaju mundurkan p**** nya Kenzo dengan irama yang lambat dan lama kelamaan semakin cepat yang membuat keduanya meracau tidak jelas.


"ahh emm..kau sem ahh pit sekali ahh" racau Kenzo tidak jelas dengan diikuti desahan Naura.


"Ken..ahh..aku mau..keluar ahh"


"bersama sayang"


"ahhhhh.." erang mereka bersamaan saat cairan mereka menyembur hangat di dalam dinding rahim nya Naura dan mereka ambruk bersama dengan keadaan kelelahan dan Kenzo pun menarik selimutnya untuk menutupi tubuh mereka yang tidak menggunakan sehelai pakaian.


"terima kasih sayang, kau telah menjaga mahkotamu selama ini" ucap Kenzo sambil memeluk Naura dan mengecup keningnya.


"sama sama sayang, itu sudah menjadi tugasku sebagai seorang istri untuk melayanimu" jawab Naura tulus dan akhirnya mereka terlelap karena kelelahan.


 


**waduhh dibagian parttt ini jangan dibaca deh bagi yg dibawah umur, maafkan thor ya hehe tinggal beberapa eps. lagi novel ini bakalan tamat huhu tapi klian jangan khawatir aku akan buat novel baru lagi kok☺️**


💙❤️*HappyReading*🖤💜