My Duda My Sugar Dady

My Duda My Sugar Dady
08



"***Sayang sarapan dulu."


"Sarapan apa jam segini hmm***" ketus gisel dengan bibir mengerucut.


Revan terkekeh , iya benar benar seperti membujuk anaknya sendiri saat ini. Sangat ke kanak kanakan, Tapi ia suka .


"Nati aku ajak berbelanja , mau?."tanya revan


"Mau ice cream." jawab gisel cepat


"oke sayang ." ujar revan sambil mendekat ke gisel , lalu memeluknya dari belakang .


" makan dulu bubur, setelah makan kita baru pergi". ujar revan.


gisel langsung memakan bubur yang revan berikan , revan pun demikian duduk di samping gisel sembari memakan bubur ayam yang ia beli .


"Kamu juga blm makan."tanya gisel


"aku kan udh janji mau makan bareng kamu."jawab revan


Wajah gisel seketika memerah, seperti kepiting rebus. menurutnya revan sangat manis apa lagi karna baru revan lah satu satunya orang yang memperlakukannya seperti ratu. gisel pun menggeser kursinya sedikit dan langsung memeluk lengan revan.


"Jadi udah berani sekarang." Tanya revan yang hanya di balas deheman saja oleh gisel.


"Jadi kapan kamu siap untuk itu baby."ucap revan


Revan mengelus pucuk kepala gisel perlahan . Ia takut gisel marah karna pertanyaan yang barusan ia tanyakan .Atau menyinggung perasaan gisel .padahal revan benar benar menginginkan nya buka hanya tubuhnya tetapi juga hatinya.


"Siap , Ayok . aku ganti baju dulu ya " jawab gisel santai , sembari ingin pergi untuk berganti pakaian..


"bukan itu loh baby"ucap revan sambil membawa Gisel Ke pangkuanya. Revan memangku gisel seperti koala , karna badan gisel sangat kecil , jadi seperti revan sedang memangku anaknya sendiri saat ini.


Revan mengusap punggung gisel dan mencium dan mencium punggungnya dari balik kaos tipis yang gisel kenakan.


"Aku menginginkan mu ******baby******" bisiknya dengan nada sensual.


Seketika tubuh gisel meremang .Walaupun sudah biasa dengan perlakuan revan. tetap saja saat dirinya sangat dekat dengan Revan ia sangat tegang dan gugup. Apa lagi sentuhan sentuhan yang revan berikan begitu sangat menggairahkan.


"Aku minta waktu dad, Aku takut." ucapnya gelisah.


"Apa kau tidak merasakan sesuatu yang mengganjal? hanya dengan berdekatan dengan mu saja , milik ku sudah breaksi "


tangan Revan menelusup masuk ke dlm kaos gisel. lalu mengusap usap punggung gisel dengan sentuhan yang sangat sensual.


"Ahhhh." desah revan saat miliknya terasa sangat kuat dan menegang di sana . karna berdekatan dengan gisel membuat darah dalam dirinya mendesir .Membuat miliknya meronta ronta minta di puas kan.


"Gesekan milik mu baby ,pleace !" pinta revan dengan mata terpejam dengan mulut terbuka .gisel pun langsung melakukan perintah revan. Ia mengoyang kan pinggang nya , serta membuat miliknya bergesekan dengan benda keras milik revan di bawah sana.


" ssshhhhh ini sangat nikmat , baby" Rancau revan sambil menekan pantat gisel agar milik mereka bertemu dan saling menyapa .


" Kenapa milik ku geli sekali, Seperti ingin sesuatu "lenguh gisel.yang membuat revan senyum smrik.


"mungkin kau ingin di masuki ! Ayolah satu ronde saja , Sebelum beli es cream , bagaimana." Bujuk revan dengan wajah sok imutnya.


Gisel hanya menelan ludah dan mengangguk . Ia sungguh tidak tahan dengan sensasi geli yang ia rasakan di bawah sana . Benar benar ingin di masukkan sesuatu.


Revan pun langsung menggendong gisel dan membawanya ke kamar , lalu melucuti pakaian yang menempel pada tubuh gisel dan dirinya sendiri. Karna milik keduanya sudah sangat basah karna pergeseran nikmat sebelum nya , membuat revan bisa memasukan nya tanpa pemanasan.


"Siap??." bisik revan sambil mencium bibir gisel


" aku akan pela." ujarrevan lagi