My Duda My Sugar Dady

My Duda My Sugar Dady
03



Dia adalah Revan ,ayah dari anak yang gisel tolong saat di mall kemarin.dia jg orang yang gisel teriaki tidak punya akhlak . dan gisel menyesal mengatakan nya.


"sekarang siapa yang tidak punya akhlak "tanya revan dengan suara dingin


"tapi bukan saya yang mulai" ucap gisel membela diri


Baru saja revan ingin mengucapkan kata kata intimidasinya.tiba tiba rava bangun dan keluar dari kamar khusus yang revan sediakan . anak itu mengucek matanya sambil menatap wajah gisel ,dan langsung memeluknya karna rindu.


"kak gisel " ucap rava an antusias .gisel pun tersenyum kemenangan


gisel yakin kebaikannya kemarin ,akan membawa keberuntungan lagi hari ini


"Rava sayang ,kok matanya bengkat kenapa sayang?tanya gisel akrab .


"Aku ingin bertemu Kakak lagi jdi aku menangis,tapi kenapa wajah kakak terluka"ucap rava dengan wajah sedih


revan menatap gisel sangat kesal ,jika bukan karna anaknya,sudah pasti saat ini revan sudah memecat gisel


"Rava,kmu ke kamar dulu ,papi mau berbicara dlu dengan kak gisel "perintah revan pada anaknya


"tapi aku ingin kak gisel pulang dengan ku"ucap rava


"iya sayang papi tau itu,jdi kmu ke kamar dulu ya"ucap revan membujuk anaknya


Setelah rava pergi , revan langsung berjalan mendekati gisel sambil membawa kotak P3K yang entah sejak kapan ia membawanya.


Gisel gelagepan,jantung nya berkerja 2 kli lebih cepat sampai rasanya jangungnya akan keluar saat pria tampan


yang berdiri di hadapannya , bahkan keduanya hanya berjarak benerapa senti saja.


revan meraih wajah cantik nya, dan mulai mengobati luka di pipi gisel yang terdapat banyak luka lebab."


"Aku tau kamu butuh uang untuk keluarga mu,jadi aku tidak akan memecatmu,tapi kamu akan berpindah tugas sekarang"ucap revan sembari mengobati pipi gisel


"B-berpindah tugas?"gisel menjawab dengan gugup


"tidak mau!kau menyuruh ku menjadi pembatu"bantah gisel


"20 juta ,kau makan gratis,tidur gratis,semuahnya gratis.kau hanya menjaga anakku saja.


Gisel membungkam mulutnya,bahkan gajihnya sebagai marketing saja hanya 4 juta selama ini.dan itu di potong untuk kontrakan ,makan,serta biaya sekolah adiknya di kampung.jika ia mendapat 20 juta ,maka ia bisa hidup tenang tanpa harus khawatir sertiap bulanya.-


"tapi kau jangan macam macam ya"ucap gisel


"***hei kau bukan level ku!!anak anak


seperti mu tahu apa***"kekeh revan sambil tertawa geli dan gisel hanya mengerucutkan bibirnya kesal.


"sekarang gendong rava,kita akan pulang sekarang.Aku akan meminta anak buahku untuk mengambil barang barangmu .Dan ya tanda tangani surat ini"ucap revan sambil memberikan sebuah kertas


gisel pun langsung menanda tanggani surat kontrak tersebut tanpa membacanya dulu .Uang adalah seggalanya saat ini.lagi pula ia hanya jadi pengasugkan?-


"Kau tidak membaca nya dulu"tanya revan


"gak usah "jawab gisel singkat


"oke sekarang gendong dareng kita akan pulang sekarang"perintah revan


revan tersenyum smrik melihat gisel menurut .gisel lngsung menghampiri rava ke kamarnya dan mengendong rava persis seperti perintah revan.


Revan sangat suka gadis yang sangat penurut.


"Wanita bodoh dan ceroboh!dasar anak kecil"ucap revan sambil tersenyum sinis.


**********


tak henti hentinya gisel kagum dengan pemandangan indah apartemen mewah milik revan .semuah benda di dominasi warna hitam ,seolah ingin menunjukan hanya ada dua orang pria di dalamnya .