
"Kamar kamu sebelah sana.sebelum tidur kau siapkan dulu air hangat untuk ku, handuk , baju tidurku , susu hangat dan bersihkan juga tempat tidurku "perintah revan pada gisel
Gisel tertawa keras mendengar perintah revan.ia mangangkat jari telunjuknya ,lalu menaruhnya di dada bidang revan yang begitu tegap dan berotot.
"Aku pengasuh rava bukan pengasuh mu pak tua ! ingat perjanjian kita"ucap gisel
"Anak kecil dengarkan aku"ucap revan sambil menarik pinggang gisel masuk kedekapannya .Revan mendekap badan gisel,hingga tubuh mereka menempel sangat lekat .Hanya tumpuan tangan gisel lah yang menjadi jarak pemisah yang antara keduanya.
lagi lagi gisel di buat gelagepan . meski ia berani membentak Revan.tapi entah kenapa,jika bersentuhan dengan pria itu tubuhnya mendadak lemas tak berdaya .
"Kau sudah baca suratnya"tanya revan dan gisel langsung menggeleng dengan cepat menandakan dia blm membaca surat kontra kerjanya.
"Kau tau apa isinya"tanya revan lagi dan di jawab gelengan oleh gisel,revan megambil rambut yang menutupi wajah gisel dan menyelipkanya di telinga gisel.
"sekarang aku akan memberitahu mu .pertama kau akan menjadi pengasuh rava . kedua, kau akan menjadi pengasuhku sekaligus asisten pribadiku.jadi ketika aku butuh apapun itu ,kau harus melakukanya kontrak itu hanya akan selesai ,jika aku yang menginginkannya .jika kamu melanggar ,siap siap masuk penjara."ucap revan menjelaskan isi kontrak secara ditael dan terlerinci.
"perjanjian macam apa itu!ingat ya ,aku bukan pelacur!"jawab gisel murkah.
"Loh,emang saya ngajak kamu ngapain ?emang aku surung kamu nungguin apa?Sudah kubilang kau bukan level !"ujar revan dengan nada tinggi,yang membuat raut wajah gisel langsung merona.
gisel mendorong tubuh revan dengan sangat keras .Lalu berjalan ke arah kamar Revan untuk menyiapkan keperlua revan mandi
"Aku punya satu tugas lagi ,Buang semuah foto yang ada di pojokan itu berserta figurannya jangan sampai ada yang tersisah "perintah revan sebelum memasuki kamar mandi.
Gisel sangat kesal dengan sifat revan,ia terjebak dalam perjanjian gila itu sekarang .tapi tak apa ,demi sekolah sang adik gisel rela. ia jg sudah muak di hina hina keluarganya.
untuk saat ini yang terpenting bagi gisel adalah gajih yang besar,supaya ia bisa menyumpal semuah mulut manusia yang selalu merendahkannya.
gisel mentap figuran figuran itu sambil tersenyum tipis ,ia yakin sekali ,bahwa istri revan selingkuh,dan mereka sudah bercerai .Dan saat ini ,mungkin Revan sedang berusaha move on dari wanita itu .maka dari itulah revan membuang semuah foto fotonya.
dan saat life yang ia naiki baru saja terbuka ,di hadapannya sudah ada sosok wanita yang sama persisi seperti yang ada di foto.gisel mengaga .sedangkan wanita itu sangat shock melihat banyaknya foto dirinya di dalam kardus.
"Kau siapanya revan?dan mau kau apakan foto ini"ucap perempuan itu
"Aku kekasihnya ,menurut mu?"iseng gisel dengan wajah sinis
"Tidak mungkin revan suka pada anak kecil seperti mu!minggir jangan sentuh fotoku"ucap wanita itu sangat kasar
"yaudah,bawa gih jgnya foto foto pernikahan kalian akan di ganti dengan yang baru ,Termasuk foto pernikahannya "ucap gisel aambil memberikan kardur tersebut kepada wanita itu
gisel pun ikut masuk kedalam life kemudia merebut kasar kardus yang di pegang wanita itu,
setelah mereka sampai di unit apartemen Revan ,wanita itu langsung masuk begitu saja .gisel mendapat ide gila lagi.kapan lagi bisa isengin orang kan.
"Gisel......mana ****** ***** ku kenapa hanya baju tidur saja"teriak revan dari dalam kamarnya
"Iya sayang "ucap gisel dengan sambil menatap mayang dengan penuh kemenangan
"Kenapa momennya pas sekali "batin gisel
"minggir kamu"teriak mayang sambil mendorong gisel ,lalu membuka pintu kamar revan.Revan hanya melilitkan handuk di pinggang,ia sangat terkejut melihat kehadiran mayang di sana.