
kau tidak melihat dia sedang makan? apa mata indah mu itu buta." ketus gisel
pria itu hanya tertawa sini .***kau tidak punya sopan santu pada orang yang lebih tua."ucap pria itu
kau jg sudah tua tidak punya sopan santun, seharusnya kau berterimakasih kepada ku."crocos gisel***.
pria berumur 35 itu mengerang lalu membawa pergi anaknya.Ia jg menaruh segepok uang di hadapan gisel , lalu pergi dengan cepat ,tanpa kata terimakasih.
dasar gak ada ahlak."**ucap gisel berapi api sambil meminum soda di tanyanya . ia pun langsung menghitung uang dari pria itu
lima juta....!." pekik gisel dengan mulut menganga
gisel melompat kegirangan sambil mecium bekali kali uang yg ia pegang tersebut . kemudian ia mengunakan uang itu untuk berbelanja dan sebagian ia tabung.
Kebaikan hati menghasilkan uang sayang."ucap gisel memuji dirinya sendiri.
lain kali aku akan menolong anak 100 kali tiap hari , lumayankan 5juta kali seratus bisa jadi kaya mendadak gw.bisa kli beli mulut keluargaku yg selalu merendah kan ku ."crocos gisel
*************
gisel senyum senyum sambil memandangi berbagai penghargaan yg ia dapat kan di setiap event marketing kantornya . Ia jg di nobatkan sebagai merketing terbaik, dengan penjualan paling tinggi tahun ini.
karna hal itu hari ini ia, mendapat panggilan khusus dari sang CEO langsung , yang akan berterimakasih atas kerja kerasnya selama 3 tahun berkerja.Bahkan Ceo perusahaan tidak sembarang bisa di temui Kecuali jajaran direktur.dan gisel hanya karyawan biasa yang beruntung bisa mendapat kesempatan itu.
"ah sel , semalat ya!!,nanti kmu ceritain ke aku gimana mukaknya ya".
"ganteng gak ya mukakaknya".ucap kania dengan suara cemprengnya.
Kania adalah teman baik gisel di kantor, kania jg yang selalu menemaninya.beradu mulut dengan orang orang sirik di sekitarnya termasuk tasya.
" alah! paling untuk mencapai itu , kamu tidur sama atasan , iya kan."
"Murahan!! jangan harap kamu bisa godain Ceo juga."ucap tasya.
memang karna dirinya cantik,banyak sekali atasan dari berbagai divisi yang mencoba mendekatinya , tetapi gisel tidak pernah menanggapinya. dan tasya adalah salah satu orang yang iri pada hal itu.
"terserah aku dong! mau tidur sama atasan kek,jadi ***** ke, bahkan deketin ceo sekalipun emang apa urusannya sama
kamu ? jdi please deh ! jangan kepo , udh yuk kan kekantin gw traktir ".ucap gisel dengan suara datar
kania pun menatap tasya sinis kemudia pergi ke kantin bersama gisel. sedangkan tasya yang kesal menarik rambut gisel . tak mau kalah gisel pun ikut menjambak rambut tasya hingga terjadi adegan jambak jambakan.
" makanya operasi plastik sana biar cantik , jangN bisanya cuma iri sama orang doang ". teriak gisel geram.
tasya yang kesal mendengar ucupan gisel pun langsung menampar gisel .
kedua nya saling jambak dan tampar menampar .kania dan karyawan lain sampai kewalahan memisahkan mereka berdua .hingga ahirnya 4 satpam berhasil memisahkan mereka berdua .
jangan tanya siapa yang menang, sudah pasti gisel yang menang karna tasya sampai harus di larikan ke klinik karna patah tulang.tapi karna hal itu juga gisel dipanggil ceo keruanganya.dan kabar nya dia di berikan SP1.padahal bukan dia yg memulai semuahnya.
**************
dengan rambut yang berantakan dan kemeja yang tak beraturan , serta lebam lebam di wajahnya, gisel masuk ke ruangan ceo dengan raut wajah takut. ia terus menunduk tanpa berani memandang wajah sang ceo.
"saya tau anak usiamu masih sangat sensitif banget,tapi ini kantor!! Awalnya saya sangat bangga sekali dengan mu .tapi sekarang saya kecewa karna hal ini".suara bariton itu terdengar sangat horor di telinga gisel saat ini.
"tapi bukan saya dulu yang memulai".suara cicit gisel yang masih bisa di dengar sang ceo.
"tapi saya bos kamu". ujar suara bariton itu dengan tegas.
gisel mendongak, mulutnya langsung mengaga lebar melihat siapa orang yang di depannya itu .
" ba ..bapak".ucap gisel dengan suara yang sangat kecil.