
Gisel tersenyum malu malu saat sarah mencecarnya dengan pertanyaan tentang hubungannya dengan revan. Sarah terus saja bertanya bagai mana revan, dan menanyakan perasaanya pada revan.
''Jdi kau benar benar mencintainya''. tanya sarah dan gisel hanya menjawan dengan anggukan malu malu, sarah yang gemas dengan tingkah malu malu gisel pun langsung memeluknya ,setelah bertahun tahun ia di pisahkan dengan anaknya .Ahirnya mereka bertemu kembali.
Sarah masih ingat betul bagai mana sakit nya,ketika ia barusa melahirkan gisel, dan dirinya langsung di bawa hendra dan lida. Meraka bahkan mencekikgnya hingga kehabisan nafas ,hingga membuangnya di dasar jurang.Beruntungnya ia bertemu revan dan ayahnya yang sedang berburu kala itu. Merekalah yang sudah menyelamatkan nyawanya. Dan begitulah mengapa sarah bisa mengenal ayah revan dan menikahdenganya. Serta menjadi ibu sambung untuk revan sampai saat ini.
''Bagaimana kabar ayahmu? Dia adalah teman ku''. Ujar sarah dengan menahan air matanya agar tidak tumpah.
''Ayahku sudah meninggal''.
''Meninggal?''.
''Serangan jantung''. jawan gisel dengan raut wajah sedih.
Sarah mengusap wajah gisel dengan penuh rasa sayang.Satu hal yang bisa membuatnya mengingat gisel yaitu tanda lahir di dahinya. Hal itu lah yang membuat sarah tau bahwa gisel adalah anak yang selama ini ia cari cari.
''Kapan kalian akan menikah''. tanya sarah sambil mengalihkan pandangannya pada putra tirinya.
''Aku akan datang ke rumah nya untuk melamarnya ma''.
''Baiklah mama pamit pulang , kabari mama secepatnya tentang pernikahannya''. ujar sarah dan kemudian ia memeluk gisel dan revan secara bergantian. Dan kemudia ia dari sana dengan air mata yang terus berlinang .Ia benar benar bersumpah akan membalaskan dendamnya selama ini.
''Jika hendra dan lidia ingin menikah, mengapa mereka harus membunuh ku dan mengambil putriku''.
''Bahkan sekarang putri ku tidak mengenaliku sebagai ibu kandungnya''.ujarnya dengan suara lemah dan melajukan. mobilnya untuk pergi dari parkiran apartemen revan.
****************
''Jadi kita akan ke rumah momy untuk melamar dad''.Tanya rava antusias
''Memang kamu tau ,melamar itu apa sayang?''.Tanya revan dan rava langsung menganguk senang.
''Tentu aku tau, itu artinya momy akan menikah dengan dady dan dia akan menjadi momy rava beneran.
rava melompat lompat sambil memeluk ayahnya, lalu berlari memeluk gisel yang baru saja datang menyeret 2 koler sekaligus.
''Momy! aku tidak sabat melihat momy dan dady menikah. Pokonya aku hanya ingin momy yang menjadi ibu ''.ucap rava sambil memeluk gisel dengan sangat erat.
''Momy sangat sekali pada mu''. ujar gisel . ia kemudia mengendong rava mengikuti revan yang sudah terlebih dahulu menenteng 2 koper tadi dan memasukannya ke dalam bagasi mobil.
''Kita akan ke sana menaiki pesawat pribadi ku dan mobil ini juga akan di kirim untuk alat transportasi kita di sana''.
''aku tidak ingin ratu dan pangeran kecilku kepanasan.Apa lagi kalau naik taxsi atau angkutan umum.
''Kamu sungguh sungguh ''.
''Manis bukan?Aku tau''.ucap revan memotong perkataan gisel.revan kemudian membuka pintu mobil untuk gisel dan rava. Dan mereka menuju bandara,untuk segera berangkat ke kampung halaman gisel yang berada di jawa tengah.
''Revan,mengapa aku harus berpakaian se glamour ini .Aku hanya ingin pulang kampung ''.protesnya sambil menggoyangkan lengan revan. gisel merasa aneh ketika memakai baju, priasan,dan make up yang begitu mewah.
''Kamu calon istri keluarga agantara, pemilik perusahaan kosmetik terkenal di dunia.Lalu kau ingin memakai pakaian lusuh ?Lagian kamu terlihat sangat cantik banget''.
gisel kembali tersipu malu mendapat pujian seperti itu dari duda kesayangannya. Pipinya merah seperti kepiting rebus.Dan ia tersenyum sangat manis.
gisel terus saja memandangi revan yang sedang menyetir dengan perasaan kagum yang tiada ujungnya.Revan sangat tampan ,gagah ,memiliki bulu mata yang lentik alami ,serta senyum yang begitu menawan.Wajahnya benar benar seperti dewa yunani bahkan lebih tampan menurut gisel.
Revan adalah tipe pria idaman seluruh wanita.Terlebih kekayaanya, serta permainannya di atas ranjang.Memikirkan semuah itu saja membuat gisel kepanasan
''Kenapa menatapku seperti tau''.Ucap revan yang memergoki gisel menatapnya dengan begitu lama
''Engak!!''.
''Bohong, Rava sudah tidur kan''.ucap revan nakal
Sedetik setelah gisel megangguk ,tangan revan langsung menyusup masuk ke dalam gaun yang gisel kenakan.serta membelai milik gisel yang sudah ia klim sebagai miliknya
Ia memasukan jarinya ke dalam sana , serta memaju mundurkan jarinya di dalam sana
''Eemhh,revan na nati rava bangun''.Desah gisel sambil bergerak gelisa. Padahal gisel sedang memangku rava saat ini,Dan pria itu masih saja menjawabnya
''rava kebo sayang dia tidak akan bangun, sudah nikmati saja''.Ujar revan yang sudah di penuhi nafsu
''Ahhh''. desar gisel sambil mengigit bibir bawahnya dengan mata terpejam , hal itu yang membuat milik revan mengeras sempurna. Serta membuat revan lebih bersemangat memaju mundurkan jarinya di dalam sana.
''Ingin aku masukan senjataku ke dalam milikmu baby, ****....''. desisnya frustasi menahan gelombah hawa nafsu yang tak tertuntaskan.
***Pengumunan:
Ini up terahir aku di minggu ini bahkan bulan ini. jadi mohon maaf buat para pembaca setia novel ini.Mimin janji bakal up lebih banyak lagi di bulan depan
Papay***