My Duda My Sugar Dady

My Duda My Sugar Dady
06



SETELAH ADEGAN CIUM CUIMAN SEMALAM ,GISEL MENJADI SEDIKIT LEBIH PENDIAM . BUKANYA MARAH,HANYA SAJA IA TIDAK TAU BAGAIMANA HARUS BERSIKAP PADA REVAN TERLEBIH ITU CIUMAN PERTAMANYA.


SEKARANG DI KANTOR PUN IYA HANYA ASYIK MENGOBROL DENGAN RAVA , KARNA TUGASNYA DI KANTOR HANYA UNTUK MENJAGA RAVA SAJA , TAPI KANYATAANYA BUKAN HANYA RAVA YANG IA URUS TAPI BIG BABY JUGA YANG TAK LAIN DAN TAK BUKAN ADALAH REVAN.


" Kak gisel , Aku mau tidur!" ucap rava


"Mau tidur ? Baiklah sayang , ayo kakak antar ke kamar " Ujar gisel sembari mengendong rava yang mulai memejamkan matanya . gisel juga membawa rava ke kamar pribadi yang sudah revan siapkan .


Karna revan ada jadwal meeting sampai jam 3 , maka gisel memutuskan untuk tidur beraama rava sembari memeluk malaikat kecil itu.


"Kak gisel" ucap rava yang terbangun dari tidurnya


"Aku senang di temani kak gisel dari pada di temani mami , Aku benci mami ! dulu waktu aku kecil mami ninggalin aku dan papi "ujar rava dengan mata berkaca kaca.


Gisel hanya tersenyum .ia mengusap rambut rava dengan lembut , lalu menciumnya , gisel yakin .rava sangat trauma . Karna ibunya meninggalkanya dengan pria lain ,saat kala itu


umurnya masih 3 tahun.


"rava jangan sedih lagi ya , kan masi ada papi yang sayang sama rava"ucap gisel menenangkan bocah kecil itu.


" Tapi rava juga pengen punya mommy , apa kak gisel mhau jadi mommy ku?" tanya rava


gisel diam untuk sesaat , Ia tidak tau harus menjawab apa .tetapi melihat wajah seduh rava gisel megangguk tanpa pikir panjang .gisel sangat tau bagaimana rasanya ketika tidak dapat kasih sayang dari orang . dan ia tidak tega jika rava harus merasakan hal itu.


"Jadi kak gisel mau ? bolehkan aku panggil kak gisel mommy? "tanya rava


"Iya sayang boleh kok , kakak sayang banget sama rava , sekarang rava bobo ya . Sini kaka peluk " ucap gisel


Anak itu tersenyum senang , Lalu tenggelam ke dalam pelukan gisel. Ia terlihat sangat nyaman berada dalam dekapan gisel .Karna rava kecil sudah di tinggal sang ibu makanya ia sangat senang dengan momen momen kebersamaanya dengan gisel.


Tak lama setelah rava tertidur ,gisel juga ikut terlelap .Keduanya tidur sangat nyenyak sampai sampai mereka tidak menyadari kedatangan revan.Revan menatap gisel yang sangat sexsi saat ini .karna posisi tidurnya membuat dres pendek nya itu tersingkap ke atas hingga menampilkan paha mulusnya. Tapi bukan itu saja yang menjadi perhatian revan .tapi juga rava yang terlihat sangat nyaman dalam pelukan gisel.


Revan sangat kagum pada gisel yang bisa merebut hati putranya dalam sekejap.Bahkan selama ini hanya gisel yang berhasil memeluk rava begitu.


Pacar pacar revan terdahulu selalu di usir saap pertama kali datang .Bahkan jika ayahnya dekat dengan wanita sedikit saja, maka rava akan merajuk selama semiggu. tetapi kini justru ,rava sendiri lah yang meminta gisel pulang bersamanya.


"Kamu emang cantik sel,aku. mengakui itu"kekeh revan sambil mengusap wajah gisel lembut


"Kurasa kau cocok jadi ibu rava"ucap nya lagi


terusik dengan usapan usapan di wajahnya .membuat gisel terpaksa membuka matanya .Gisel terkejut melihat Revan di hadapanya .Terlebih pakaiannya sangat acak acakan saat ini.


" hemmm"hanya di jawab deheman oleh gisel


Saat ini tubuh gisel sangat tegang .Entah mengapa setelah adegan ciumannya semalam dengan Revan , membuat gisel kepanasan saat dekat dengan Revan .Gisel seakan masih merasakan lembutnya bibi Revan.


Kedua nya sedang duduk di kursi kantor di ruangan revan .Berkali kali Revan menelan ludahnya sebelum berbicara , Sama seperti gisel Revan juga jadi sangat berhasrat sejak kejadian malam itu


" Apa yang ingin kamu bicarakan?" ujar gisel tergagap


"Bolehkan aku menciumun lagi"jawab Revan entang


"apa maksutmu?!" ucap gisel kaget sambil berjalan mundur menjauhi revan , Namun Revan terlebih dulu menarik badan gisel untuk mendekat.


"Be my baby grils gisel , Aku akui aku tertarik pada mu. kau melebihi level yang ku inginkan selama ini . Persetanan dengan umur kita ! aku tidak tahan "ujar revan dengan mengangak gisel ke pangkuanya , lalu mencium setiap inci leher gisel dengan kecupan basah yang meninggalkan tanda kepemilikan .


"maksut kamu ?" cicit gisel


"jadilah wanita ku"jawab revan


" Be my grils I'II be your man ..." bisik revan sambil mengigit telinga gisel menggoda .


"Aku akan penuhi apa pun yang kamu minta , Apa pun yang kamu perlukan akan aku cukupi .Kamu tinggal minta pada ku sayang ." ucap revan yang kini sedang mencium bibir gisel , sambil menurunkan reselting dress yang gisel gunakan.


"*jika kau mau aku akan menikahimu , Tapi tidak sekarang.." ucap revan


setelah punggung gisel terespos sempurna , Revan langsung mengecupinya .meraba dengan sensual , hingga jari jarinya turun ke pinggang gisel .Revan sedikit menekannya di sana*.


"ja. jadi.."*tanya gisel gugup


"jadi aku adalah sugar dady mu , sekaligus calon suami mu"Jawab revan*


" tapi aku kan belum memutuskan"bantah gisel


" ***Telat. kau sudah hampir telanjang." ujar revan.


"ngak ih ! jangan di sini , Ada rava di sini ! Kamu tuh emang gK ada ahlak ya**"protes gisel*


"jadi jawabanya iya " ucap revan menggoda sambil mendaratkan ciuman di pipi gisel