my bronis

my bronis
Episode 8



Jam istirahat disekolahan viola hendak ke kantin menemui rio dan dari arah belakang viola cantika tampak berjalan cepat menuju viola


Cantika : kak vio awas


Cantika mendorong viola sampai terjatuh ke lantai, rupanya atap sekolah lantai dua sedang diperbaiki namun ada salah satu genting yang tiba-tiba jatuh hampir menimpa viola, semua murid yang ada disekitar situ langsung datang berhamburan mendengar suara genting ambruk


Cantika : kak vio gak apa-apa kan?


Viola : eh enggak apa-apa kok, makasih ya cantika kamu udah nolongin aku


Cantika : ayo kak aku bantu bangun (menarik tangan viola)


Viola : aduh sakit banget kakiku (merintih sakit) kayaknya aku gak bisa berdiri


Cantika : aduh gimana ini kak? Aku panggil guru aja ya


Tiba-tiba joni,raka dan riska datang menghampiri kerumunan orang didepan kelasnya


Joni : ada apa ini? (melihat ke arah viola) ya ampun vio kamu kenapa?


Riska : vio kamu kenapa?


Cantika : kak tolong bawa ka viola ke rumah sakit


Viola : ah enggak, bawa saja aku ke uks jon


Joni segera mengangkat tubuh viola dan bergegas menuju ruang uks


Sementara rio melihat dari kejauhan segera berlari menghampiri joni dan menghentikan langkahnya


Rio : kenapa? Ada apa dengan viola? (melihat kearah viola) kamu kenapa vio?


Viola : rio aku....


Joni : tolong kasih jalan vio harus ke ruang uks


Rio : tunggu, biar aku yang menggendongnya


Joni : kamu faham gak sih posisi saat ini? (berlalu meninggalkan rio)


Riska : sudahlah rio, joni hanya niat membantu ayo kita susul mereka


Merekapun sampai diruang uks,joni meletakan viola ditempat tidur sementara yang lain memanggil guru


Viola : thanks ya jon


Joni : iya vio


Rio : kamu kenapa bisa jadi kayak gini?


Viola : aku gak apa-apa kok rio


Rio : gak apa-apa gimana? Lihat tuh lutut kamu sampe memar gitu


Cantika : ini salahku rio maaf


Riska : lo? Apa yang lo lakuin ke viola?


Viola : Cantika nolongin gue ris, jadi tadi gue lagi jalan tiba-tiba dari atas ada genting yang ambruk hampir menimpa kepala gue,gue gak tau gimana kalo cantika gak nolongin gue


Riska : tetep aja lo sampe memar kayak gini


Cantika : aku minta maaf kak tadi aku refleks banget dorong kak vio


Viola : udah gak apa-apa cantika, aku yang makasih banget, tapi kamu gak ada yang luka kan?


Cantika : engga kak, aku baik-baik aja


Ibu Guru (mita) datang keruang uks


Bu mita : viola dan cantika tetap diruangan ya, yang lain boleh keluar silahkan lanjutkan belajar kalian karena bel masuk sudah berbunyi


Rio : tapi bu bisakah saja izin dan menunggu viola disini?


Bu mita : rio kembali ke kelas sekarang, viola akan baik-baik saja ibu juga sudah menghubungi dokter


***Rio,riska dan joni pergi meninggalkan ruang uks dan kembali ke kelas mereka masing-masing.


Sementara diruang uks cantika menceritakan yang terjadi,bu mita berbicara kepada viola dan cantika sambil menunggu dokter datang***


Bu mita : ibu sudah mendengar apa yang terjadi, ibu mewakili pihak sekolah benar-benar minta maaf atas kejadian ini dan ibu juga mau berterima kasih kepada cantika yang sudah menolong viola


Cantika : udah kewajiban saya bu,siapapun yang ada diposisi saya pasti akan melakukan hal yang sama (terdiam sejenak),kalau boleh saja ingin kembali ke kelas saja bu, melanjutkan pelajaran soalnya saya enggak ada yang luka


Bu mita : tunggu sebentar ya,setelah dokter memeriksamu baru kamu bisa kembali ke kelas


Cantika : baik bu


Toktoktok seseorang datang mengetuk pintu dan masuk,ternyata dokter yang datang ibu mita segera meminta dokter untuk memeriksa viola dan cantika,usai memeriksa mereka dokter menyarankan viola untuk dibawa kerumah sakit sementara cantika tidak mengalami luka apapun


Dokter : sebaiknya viola dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut


Bu mita : baik dok terima kasih banyak


Dokter : kalau begitu saya permisi dulu


Bu mita : mari saya antar ke depan dok, cantika tolong tunggu sebentar ya


Cantika : baik bu


Bu mita pergi mengantar dokter sampai depan setelah itu kembali keruang uks


Bu mita : ibu harus menghubungi orangtuamu viola


Viola : saya tidak apa-apa bu, saya tidak ingin membuat orangtua saya khawatir


Viola : baiklah bu


Bu mita : oh iya cantika kamu boleh kembali ke kelas kamu


Cantika : iya bu, saya permisi


Cantika pergi meninggalkan ruang uks dan kembali ke kelasnya,sementara ibu mita segera menghubungi orangtua viola. Beberapa saat kemudian orangtua viola datang mereka bergegas membawa viola kerumah sakit, viola langsung melakukan pemeriksaan dengan rontgen


Dokter : hasil pemeriksaan rontgen sudah keluar, ada retakan di tulang lutut viola


Bunda : ya ampun (bunda lemas mendengar ucapan dokter)


Dokter : saya sarankan agar viola dirawat inap untuk sementara waktu, agar proses pemulihan lebih cepat


Bunda : baik dokter lakukan yang terbaik untuk anak saya


Dokter : kami akan berusaha, baiklah kalau begitu saya permisi dulu


Bunda : iya dok, terima kasih


Dokter pun pergi meninggalkan ruangan viola, viola tampak sedih mendengar ucapan dokter tadi, matanya berkaca-kaca tak mampu membendung lagi air matanyapun mengalir


Viola : bun


Bunda : vio sayang, kamu pasti baik-baik saja nak (memeluk viola)


Bu mita : maaf bunda bisa bicara sebentar


Bunda : oh tentu bu mita, sayang bunda mau bicara sama bu mita dulu ya,kamu gak apa-apa kan?


Viola : iya bun (melepaskan pelukannya)


Bunda dan bu mita bicara diluar ruangan, bu mita menjelaskan yang terjadi disekolah beliau meminta maaf atas kejadian tersebu, bunda memahami situasinya dan menganggap bahwa ini memang kecelakaan


Sementara itu viola diruangannya tampak termenung


Viola : kenapa gue berpikir buruk, padahal jelas-jelas cantika udah nolongin gue, tapi.....


Bunda kembali keruangan viola


Bunda : sayang, kenapa? Apa ada yang sakit?


Viola : enggak kok bun,viola mau istirahat sebentar ya sepertinya efek obatnya mulai bekerja (tersenyum datar)


Bunda : iya sayang


Bu mita pamit pulang dan kembali ke sekolah untuk mengusut lebih lanjut masalah yang menimpa viola,namun disekolah memang semuanya terjadi murni karena kecelakaan


Sepulang sekolah rio, cantika dan joni pergi ke rumah sakit untuk menengok viola. Sementara riska dan raka mereka menyusul belakangan.


Rio dan yang lainnya telah sampai dirumah sakit dan menuju ruang viola


Toktoktok rio mengetuk pintu viola dan masuk keruangan viola


Rio : sore bun


Joni : sore bun


Cantika : selamat sore tante


Bunda : eh rio, joni dan.....


Cantika : saya cantika tante adik kelasnya kak viola, saya datang mau minta maaf tante karena saya kak viola jadi kayak gini


Bunda : oh nak cantika,gapapa bunda malah makasih nak cantika udah nolongin viola


Cantika : sama-sama tante, maaf ya cantika bener-bener merasa bersalah


Bunda : gapapa sayang (tersenyum)


Rio : gimana keadaan viola bun?


Bunda : viola baik-baik aja, cuma harus dirawat inap sementara waktu


Joni : apa kakinya?.......


Bunda : sedikit retak tapi gak parah kok


Cantika : ya ampun tante cantika bener-bener minta maaf, cantika gak bermaksud...... (menangis)


Bunda : stttt (mengelus rambut cantika) gapapa sayang, tante malah gak tau kalau nak cantika gak nolongin viola, mungkin viola bisa lebih parah dari ini


Viola : mmmmm bunn (membuka matanya perlahan)


Rio : vio kamu gapapa kan?


Viola : rio aku gapapa, aku baik-baik aja (melihat sekeliling)


Joni : hai vio


Viola : eh ya ampun jon, makasih banyak ya maaf ngerepotin kamu


Joni : enggak kok vio,yang penting kamu baik-baik aja


Cantika : kak vio,aku minta maaf gara-gara aku kakak jadi kayak gini


Viola : kamu gak perlu minta maaf cantika,harusnya aku yang bilang makasih udah ya jangan minta maaf lagi


Cantika : tapi kak....


Viola : udah gapapa kok (tersenyum)


Merekapun berbincang,cantika menceritakan yang terjadi sambil menangis.