my bronis

my bronis
Episode 14



Viola dan teman-temannya berencana merayakan kelulusan bersama mereka pergi ke villa di daerah puncak milik keluarga joni


"yey akhirnya kita tamasya bersama" ucap riska penuh semangat


"serius nih nginep?" tanya viola


"helowww vio cuma semalem doang lagian kan cuma kita-kita ini bunda juga udah ngizinin" timpas riska


"si vio bukan khawatir sama bundanya tapi sama si bronisnya" ejek gani


"yaelah si rio mah gampang,awas aja kalau dia gak ngizinin" ancam Riska


"apaan sih gue gak mikirin itu kok, lagian gue udah bilang dia oke-oke aja tuh" Viola menjawab dengan nada jutek


"ya udah kita berangkat yuk" ajak joni


Merekapun berangkat menuju puncak dengan menggunakan mobil minibus, pemandangan alam menghiasi perjalanan mereka,sesekali mereka berhenti untuk bersua foto. Tak lama kemudian mereka sampai di villa dan disambut oleh paman pengurus villa


"selamat datang den joni" ucap paman


"wow gile jon ini villa keluarga lo?" tanya gani terkejut dengan villa yang artistik berada ditengah kebun teh dengan taman bunga yang indah dan rapi semua tampak terpesona dengan pemandangan sekitar villa


"udeh ayo buruan turunin barang-barangnya" senggol joni pada gani


Joni mengajak teman-temannya masuk ke dalam villa dan membagi kamar untuk mereka


"Vio sama Riska dilantai 2 sebelah kanan ya kamarnya, Raka, gani sama gue di lantai 2 sebelah kiri, oke? "


"oke thanks ya jon" viola tersenyum cantik pada joni


"sama-sama vio" joni membalas senyuman viola


"kalo gitu gue mau istirahat dulu ya sekalian ngabarin bunda kita udah nyampe lokasi" ucap viola sambil berjalan menuju kamar yang ditunjukan joni


Viola masuk ke kamar dan merebahkan badannya diatas ranjang, kemudian mengabil ponselnya,viola mengetik pesan kepada bundanya memberitahu bahwa mereka sudah sampai tak lupa viola juga memberi kabar pada Rio


"ah iya rio masih disekolah lagipula ini jam pelajaran pasti dia belum sempat baca" ucap viola dalam hatinya


Tak berapa lama kemudian Riska datang menghampiri viola dan duduk disamping viola


"jauh-jauh kesini lo cuma numpang tidur?" ejek Riska


"gue rebahan bentar sambil ngasih kabar juga" timpas viola


"lo khawatir si Rio digangguin Cantika?" tanya Riska


"duh apaan sih ris jangan bikin gue parno ah" jawab viola cepat


"hahahaha yang lagi bucin,udah lo cukup percaya aja oke" Riska mencoba menasihati


"lo bikin mood gue down deh" memalingkan badannya kesamping membelakangi Riska


"gue tau kok lo sayang banget sama Rio dan gue juga tau Rio sayang banget juga sama lo, Rio gak bakal berpaling dari lo gue yakin" menepuk bahu viola memberinya semangat


"tapi lo tau kan cantika kek gimana?" viola masih cemberut dan khawatir


"ya ampun vio kita disini cuma sehari loh" timpas Riska gemes


"iya sekarang sehari nanti kalo gue kuliah?" tanya viola sedih


"udah ah gak usah dipikirin, sekarang kita happy-happy, ayoooo" riska menarik tangan viola agar bangun dari tempat tidurnya


Mereka bergegas keluar menuruni anak tangga, Riska memanggil yang lain untuk berfoto bersama disekitar villa, banyak foto bagus yang mereka dapatkan, Riska segera memposting foto mereka ke sosial media.


Sementara disekolah jam pulang sekolah Rio mengecek ponselnya ada pesan masuk dari viola,Rio hanya membalas chatt viola singkat "have fun ya nek"


Kemudian Rio bergegas menuju ruang OSIS untuk rapat


Dipuncak viola melihat ponselnya berbunyi tanda pesan masuk dari Rio dia bergumam dalam hatinya" ih apaan sih singkat doang balesnya padahalkan udah jam pulang sekolah" viola mulai bete


"vio ayo sini kita foto" ajak joni


"oh iya jon" viola kembali menghampiri joni dan yang lainnya


"eh liat deh gue foto ala ala prewed" ujar Riska sambil foti berdua dengan Raka


"beuhhh ini anak satu mikirnya merried mulu heran gue,lo gak risi apa Ka?" tanya gani pada Raka


"gak apa-apa yang penting Riska bahagia" jawab Raka sambil tersenyum


"ihhhh so sweet" balas Riska manja


"hahahaha jomblo harap sabar ya" ledek Viola


Merekapun tertawa bersama dan bersenang-senang sampai sore hari


"eh udah sore aja nih balik ke villa yuk" ajak viola


"oh iya kita kan mau acara barbeque" disusul joni


Viola dan teman-temannya pun kembali ke villa,viola bergegas masuk ke kamarnya sesekali menengok ponselnya berharap Rio meneleponnya namun sayang ponselnya tak berdering sama sekali,viola meninggalkan ponselnya diatas ranjang kemudian bejalan menuju kamar mandi,viola membuka pakaiannya kemudian membilas bersih badannya


"ah segar sekali rasanya" ucap viola setelah selesai mandi


"enak banget yang udah seger" tiba-tiba Riska datang mengagetkannya


"duh sorry gue kebelet, lo ganti baju disitu aja ya kamar mandi mau gue pake" Riska langsung lari menuju kamar mandi


Tok


Tok


Tok


Suara pintu kamar viola diketuk


"vio... " joni memanggil dari luar kamar


"sebentar jon gue lagi ganti baju" jawab viola terburu-buru memakai bajunya


"o.. Oke vio aku cuma mau ngasih tau kalo acara barbeque nya udah siap" timpal joni grogi dalam hatinya berkata "duh aku mikir apaan sih? Viola lagi ganti baju? Dikamar? Apa dia..... Ah enggak lupain jon lupain ngeres banget sih otak lo"


" iya jon kalo udah selesai gue nyusul kebawah" jawab viola lagi


Joni tersadar dari lamunannya kemudian bergegas turun ke halam belakang villa


"woy ris buruan barbeque kita" viola berteriak kepada Riska


"lo duluan aja bilang aja gue masih mandi" jawab Riska dikamar mandi


"ya udah gue duluan ya laper" viola keluar dari kamarnya dan berjalan menuju tempat barbeque


Aroma daging panggang tercium harum sampai hidung viola


"wah mantap nih kayaknya jon" viola menghampiri joni yang sedang memanggang


"iya nih kamu mau nyobain? Udah mateng kok" joni memberikan satu tusuk daging panggang kepada viola


Viola menerimanya kemudian langsung melahapnya


"auhh auhhh" viola mengipas-ngipas mulutnya dengan tangan


"ya ampun vio pelan-pelan masih panas" ucap joni khawatir


Gani secara iseng memotret mereka berdua yang terlihat mesra


"ngapain lo gan?" tanya Raka yang melihat gani sedang memotret


"sttttt momen langka ini biar jadi kenangan mereka" gani memberi isyarat pada Raka


"bener juga sih,kasian si joni berjuang lama tapi akhirnya tetap bertepuk sebelah tangan" Raka tampak senang dengan kedekatan mereka


"lo juga pernah kan diposisi joni" ejek gani


"setidaknya gue gak selama joni mblo" menyenggol bahu gani


"oh iya cewek lo yang bawel kemana?" tanya gani karena suasana sepi tanpa Riska


Raka melihat sekeliling kemudian bertanya pada viola " vio, Riska mana?"


" Riska masih dikamar mandi" jawab viola


"yaelah cewek mandi doang lama ya"ejek gani


Kemudian joni terdiam dan kembali membayangkan saat viola menjawab sedang ganti baju


Viola menepuk bahu joni "jon? Jon? Helowww?"


Joni kembali tersadar dari lamunannya" eh iya vio"


"lo ngelamunin apa sih?" tanya viola


"enggak kok" jawab joni


Riskapun datang menghampiri mereka


"duh gue udah laper banget nih" pasang tampang melas


"enak banget lo baru datang minta makan" ejek gani


"berisik gani lo gak tau ya gue kalo laper suka pengen makan orang" balas riska jengkel


"ya ampun beb segitunya, ya udah makan yuk udah siap ini tinggal makan deh kita" bela Raka


Merekapun melahap daging panggang dangan ceria dan penuh kegembiraan


"kenyangnya" ucap Riska sambil mengelus perutnya


"kita live streaming yuk,vio lo nyanyi ya joni yang main gitar" ajak Raka


"ide bagus tuh nyanyi bareng yuk" Riska tampak semangat


"duh ris lo gak usah ikut nyanyi deh suara lo tuh nyaring, sakit kuping gue kalo lo nyanyi" ejek gani


"ahhhh bodo amat suka suka gue" sahut Riska tak peduli


Merekapun bernyanyi bersama sambil live streaming di media sosial