
Suatu hari disekolah sedang mengadakan penerimaan siswa baru,semua berkumpul di aula untuk mengikuti Masa Orientasi Siswa (MOS). Panitia memberi aba-aba agar para siswa segera masuk ke dalam aula
***Joni (panitia) : ayo untuk semua siswa dan siswi baru segera berkumpul di aula,kalau ada yang terlambat maka akan diberi hukuman
Riska (panitia) : jon murid tahun ini makin lama makin banyak aja ya, semangat gue jadi nya
Gani (panitia) : ah lo palingan juga nyari brondong
Riska (panitia) : apaan sih lo,yang ada elo tuh sibuk ngincer adik kelas
Joni (panitia) : udah udah kalian harus fokus, kita harus tunjukin sikap yang baik untuk adik-adik kelas kita,lihat tuh viola udah cantik rajin lagi (menatap ke arah viola yang sedang sibuk mengatur para siswa)
Riska : iya gue tau viola cantik, pinter, rajin tapi sayang lo ga pernah berhasil buat dapetin dia mulu
Gani : lo gak boleh gitu dong ris,joni itu bukan gak pernah berhasil tapi emang violanya gak mau alhasil jadi bertepuk sebelah tangan hahaha
Joni : wah parah lo gani, julid juga sama gue dasar lo berdua tukang nyinyir. Udah ayo kita lanjutin bagi kelompok untuk dibimbing***
***Viola mulai bergabung dengan panitia lain dan mulai membagi kelompok siswa-siswi baru untuk dibimbing,semua kelompok diatur secara acak menurut nomor yang sudah dibagikan, mereka lanngsung mencari anggota kelompok dan pembimbing yang memiliki nomor yang sama dengan yang mereka pegang masing-masing. Para pembimbing ada yang bersembunyi ada juga yang ikut mencari anak bimbingnya,ada juga yang hanya diam menunggu mereka datang dengan sendirinya.Tiba-tiba seseorang yang berada disamping viola berdiri dan berteriak sambil mengangkat tangan bertuliskan nomor 2 semua orang terdiam menatap kearahnya
Rio (siswa baru) : nomor 2 mohon berkumpul disini (berteriak dengan lantang)
Siswa siswi lain mulai berbisik dan mengikuti cara rio agar segera menemukan kelompok dan pembimbingnya.
Rio : kakak pembimbing kelompok 2 ya? Tenang aja aku udah suruh mereka berkumpul disini (tersenyum manis)
Viola : bagus, tapi lain kali gak usah teriak deket kuping ya,berisik (membalas senyum)
Rio : maaf kak terlalu bersemangat, abis yang bimbing aku maksudku kelompok 2 cantik banget, senyum kakak juga manis
Viola : anak baru udah pinter gombalin cewek ya (tersenyum malu)
Rio : kak gimana kalau aku jadi ketua kelompoknya?
Viola : oke,tapi kita tunggu anggota lain dulu yang belum terkumpul
Semua siswa siswi barupun sudah berkumpul dengan pembimbing masing-masing,dan memulai kegiatan mereka yang sudah dijadwalkan. Kelompok viola sedang memulai untuk berkeliling sekolah,viola secara detail memberikan keterangan ruangan-ruangan yang ada disekolahan***
Viola : oke semua udah saya jelaskan, apa kalian sudah faham tentang lingkungan sekolah? Atau ada yanv yang mau ditanyakan?
Rio : kak kok kakak cantik sih? Aku suka sama kakak
Viola : aduh bocah ngapa ya?
Anggota kelompok dengan kompak menyoraki rio, cie cie
Viola : lima menit lagi jam istirahat kita segera kembali ke aula
Kringgg
Kringgg
Kringgg
***Semua membubarkan diri dari aula untuk beristirahat
Joni : vio bagaimana kelompok bimbingmu? Apa mereka menyenangkan?
Viola : tentu jon,kamu sendiri?
Joni : oh syukurlah, aku kelompokku juga menyenangkan, tapi apa siswa baru yang berteriak tadi mengganggumu?
Viola : rio maksudmu?
Joni : jadi namanya rio? Kulihat dari kejauhan dia selalu menggondamu?
Viola : udahlah jon, aku....
Tiba-tiba rio datang dan menyodorkan air minum ke viola
Rio : hai kak ini air minum buat kakak, maaf ya aku tadi rese, aku tahu kakak lelah
Viola : ini...?
Joni : viola bisa ambil sendiri kalau dia mau jadi kamu gak usah repot-repot bawain viola minum,pergilah
Rio : waw waw takut (rio meledek) aku cuma mau ngasih minum ke kak viola, kenapa kakak yang repot? Kakak ketua panitia nya kan? Bukankah harusnya kakak lebih sibuk?
Joni : anak baru bertingkah ya (mengerutkan dahinya)
Viola : udahlah jon dia cuma mau ngasih minum, oke aku terima minumnya terima kasih dan lanjutkan waktu istirahatmu,kita masih banyak kegiatan sampai sore nanti
Rio : sama-sama kak (mengedipkan satu matanya kemudian langsung berlari)
Joni : berani juga tuh anak, awas aja nanti
Viola : aku duluan ya jon (berbalik dan tersenyum mengingat tingkat rio)
Sementara itu dikantin yoga siswa baru sahabat rio dari kecil, seangkatan dan seumuran yang dari TK sampai sekarang satu sekolahan terus
Yoga : apa??? Seorang Rio ditolak cewek? Kakak kelas lagi? Hahahaha berita bagus nih harus gue share di grup alumni SMP kita
Rio : apaan sih lo? Dasar nejiten tukang sebar hoax lo
Yoga : ini kan bukan hoax is real men (menepuk bahu rio) tapi lo serius udah nembak si kakak senior bro?
Rio : iya, gue udah bilang tadi waktu kegiatan keliling sekolah, gue bilang dihadapan semua kelompok kalau gue suka sama si kakak cantik pada pandangan pertama hihihihi
Yoga : yaelah pantes aja lo ditolak,lo baru ketemu maen bilang suka aja itupun didepan orang-orang yang baru lo kenal juga
Rio : lah emang kenapa? Masalah?
Yoga : ya iyalah masalah lo tuh terlalu bucin***, ***gue kasih tahu ya nih
Rio : gue lebih suka tempe bro
Yoga : bodo amat dah lo mau tempe atau tahu
Rio : kok lo ngegas sih ga? Santai dong bro
Yoga : cape gue ngomong sama lo,jadi mau gue kasih tahu gak nih?
Rio : lah lu budeg apa gue maunya tempe
Yoga : au ah gue tinggal juga lo
Rio : oke, oke bro serius gue jadi gue harus gimana nih?
Yoga : gue kasih tahu ya, ah engga maksud gue, gue kasih saran loh tuh jangan nyosor juga ke gue noh dilihat orang kayak apaan lo deket banget ke muka gue (sambil mendorong wajah rio yang terlalu dekat)
Rio : yaelah gue udah serius juga dengerin, emang ngapa sih?
Yoga : gue risih muka lo deket banget ke muka gue, gue takut lo nyosor
Rio : heh gue masih normal ya, bilang aja lo sirik lihat wajah gue yang kece
Yoga : oke bro kita lanjut, jadi lo tuh terlalu terburu-buru lagian si kakak senior mana tahu lo serius? Orang lo ngomong gitu aja ga ada persiapan,gak romantis banget harusnya lo siapin bunga, coklat tembak ditempat romantis, dan yang paling penting bro lo harus....
Kriinggggg
Kringgggg
Kringgggg***
***Bel masuk pun berbunyi
Yoga : oke bro gue duluan ya bye gue gak mau dihukum (pergi meninggalkan rio yang masih bengong)
Rio : woy tunggu dulu ga,yoga ahhhh apaan sih yang dia ucapin terakhir kagak denger gue gara-gara bel***
***Acara orientasi pun berlanjut sampai sore rio terlihat lebih tenang,meski tetap selalu bercanda sampai jam pulang tiba, semua berkumpul diaula
Joni : oke adik-adik semuanya cukup sekian untuk hari ini,jangan lupa bawa perlengkapan untuk besok dan lusa karena acara orientasi kita berjalan selama 3 hari,terima kasih dan sampai jumpa besok***