
Acara prom night pun tiba, semua yang datang ke acara tersebut berpenampilan rapi dan menarik
"akhirnya malam ini pun tiba" ungkap riska dengan senangnya
"kamu cantik banget beb" Raka memuji Riska
"ah thank you beb, kamu juga kece badai" Riska balas memuji Raka
"eh lihat tuh si joni dateng bawa cewek cuy" tunjuk gani
"what? Cewek itu bukannya cantika?" tanya riska heran
"gileeee cuy tuh anak berani pake dress minim,beruntung banget si joni" gani terus memperhatikan joni dan cantika
"ya biasa tuh mau tebar pesona" lirik Riska pada Viola dan Rio
"hei Ris gue udah punya cewek bak bidadari gini,gak bakal gue tergoda sama syaiton" Rio segera membela diri
"apa sih Rio? Jahat banget kamu tadi siang aja peluk-pelukan di ruang osis berduaan sama tuh syaiton, opsss" ledek Viola
"serius lo? Berani amat lo mainin Viola" Riska melotot pada Rio
"nek liat tuh temen kamu melotot udah sampe mau makan orang aja,apa perlu aku ceritain juga kejadian diruang uks tadi siang?" Rio berbalik meledek Viola
Viola segera menutup mulut Rio dengan tangannya
"eh ada apaan sih di uks? Kepo nih" Riska semakin penasaran
"gak ada apa-apa Ris,Rio cuma asal bicara" Viola berusaha menutupi
"Viola sayang lo utang cerita sama gue catet ya, gue bakal incer lo sampe lo mau cerita" Riska terus mendesak viola
Rio berhasil membuka mulutnya dari bungkaman Viola
"jadi tadi tuh Viola buang angin di uks" bela Rio
"hahahaha jorok banget lo Vio gak nyangka gue lo bisa begitu" ejek gani
"ihhh Rio" Viola mencubit tangan Rio
"aduh Viola sakit dicubitin mulu nih dari siang" rengek Rio pada Viola
Joni dan Cantika menghampiri mereka
"hai semuanya" sapa joni
"hai kakak-kakak semuanya,hai Rio" sapa Cantika
"hai" jawab mereka
"gak masuk angin lo pake baju begitu tik?" tanya Riska jutek
"eh kenapa kak? Salah kostum ya?" tanya Cantika polos
"enggak kok,kamu cantik sesuai sama image kamu" jawab Viola sambil tersenyum pada Riska
"emmmm kayaknya acaranya mau dimulai" Raka segera mengalihkan perhatian
Acara demi acarapun dimulai mereka semua tampak menikmati acara prom night, hingga acara hampir selesai tiba-tiba Rio menghilang
"Ris lo liat Rio gak?" tanya Viola
"loh bukannya tadi sama lo?" Riska balik tanya
"iya tadi sama gue, terus gue tinggal ke kamar mandi sebenentar tiba-tiba dia udah gak keliatan" jawab Viola
Riska melihat sekeliling
"tapi si Cantika ada noh masih sama si Joni"
"mohon perhatiannya sebentar" suara Rio terdengar dari atas panggung
Viola menoleh ke sumber suara
"Rio?"
"gue mau menyanyikan sebuah lagu buat seseorang yang paling spesial buat gue, Viola" menunjuk ke arah Viola
Semua orang bersorak untuk Rio dan Viola,Riopun mulai bernyanyi
***Kau begitu sempurna
Dimataku kau begitu indah
Kau membuat diriku akan slalu memujamu
Disetiap langkahku
Kukan slalu memikirkan dirimu
Tak bisa kubayangkan hidupku tanpa cintamu
Janganlah kau tinggalkan diriku
Takkan mampu menghadapi semuaa
Hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah da-rahkuu
Kau adalah jantungkuu
Kau adalah hidupkuu
Lengkapi diriku
Oh sayangku, kau begitu
Sempurna... Sempurna...
Kau genggam tanganku
Saat diriku lemah dan terjatuh
Kau bisikkan kata dan hapus semua sesalkuu
Janganlah kau tinggalkan dirikuu
Takkan mampu menghadapi semuaa
Hanya bersamamu ku akan bisa
Kau adalah darahkuu
Kau adalah jantungkuu
Kau adalah hidupkuu
Lengkapi dirikuu
Oh sayangku, kau begituu
Sempurna... Sempurna...
(Andra and The Backbone***)
" viola kamu begitu sempurna" ucap Rio
Semua orang bertepuk tangan, Viola tampak tertipu malu
"cie yang dinyanyiin brondongnya cieee" ejek Riska
"apaan sih Ris,sirik aja lo" jawab Viola
" apaan sih? Kok bisa?
Bukannya tadi siang mereka berantem?" tampak kesal
Rio turun dari panggung dan menghampiri viola
"kakek so sweet" ucap Viola sambil menarik hidung Rio
"anything for you nek" menarik tangan viola yang sedang memegang hidungnya
"cieee serasa dunia milik dunia cieeee, terus gue ngontrak gitu?" Riska menggoda mereka bedua
"beb kamu tuh ya seneng banget godain mereka" ledek Raka
"cieeee ada yang pengen juga cieeee" ejek gani pada Riska
"apaan sih lo gan" menyenggol bahu gani
Acarapun prom night pun selesai,semua orang membubarkan diri
"duluan ya vio, bye semuanya" pamit Riska dan Raka
"gue juga balik ya guys" pamit Gani
"aku juga mau nganterin Cantika pulang, duluan ya" pamit joni
"yaelah anterin doang, tembak dong sekalian" ledek Rio
"Rio..." kembali mencubit perut Rio
"aduh kamu udah 3kali loh nyubit aku, kamu harus dihukum" rengek Rio kesakitan
"lagian kamu iseng banget sih, ledekin orang melulu"
"biarin biar kalo mereka jadian kamu gak bakal cemburuin aku lagi, biar joni juga gak ganggu kamu lagi" balas Rio
"udah pulang yuk udah malem" ajak Viola
"oh iya aku lupa Bisa-bisa bunda khawatir terus aku gagal jadi calon mantu" gumam Rio
"bunda sama ayah gak ada lagi ke rumah paman diBandung" jawab Viola
"serius? Yessss bisa kali vio kita...." memberikan isyarat
"apaan sih Rio jangan macem-macem deh" ucap Viola kesal
"aku cuma mau bilang kita malemam dikit pulangnya jadi gak harus ngebut dijalan, menikmati malam ini dengan santai,emang kamu mikir apaan? Tanya Rio ingin tahu
"a.. Aku gak mikir apa-apa kok" jawab Viola gerogi
"aku tahu kamu mikir apa?"
"apa? " tanya viola
" ini" Rio mengecup bibir Viola
Lagi viola dibuat kaget oleh aksi rio
"Rio nakal" mencubit perut rio
"aduh lagi lagi dicubit sakit vio" rengek rio
"hei siapa disitu?" suara satpam memergoki mereka masih diparkiran
"ini pak, tadi tas Viola tertinggal di aula" alasan Rio
"ya sudah cepat pulang sudah malam,sekolah akan ditutup" titah pak satpam
"baik pak" jawab rio dan viola
Rio menyalakan mesin motornya dan segera bergegas mengantar Viola pulang
Diperjalan pulang mereka terus berbicang dan bergurau bersama
"nek.. "
" hemmmm"
"aku sayang kamu" ucap Rio
"aku juga sayang kamu kek" memeluk erat pinggang Rio
"nek..."
"hemmmm"
"jangan kenceng-kenceng meluknya aku gak bisa nafas" ledek Rio
"ihhhh kamu tuh nyebelin yah" dan lagi mencubit perut Rio
"dicubit lagi aja" keluh Rio
Merekapun sampai didepan rumah viola
"thanks ya kek,malam ini sempurna" puji viola
"love you nek" bisik Rio
"aku pulang ya" pamit Rio
"tunggu" Viola menahan tangan Rio dan mengecup bibirnya
"nakal ya kamu sekarang" ucap Rio
"bodo, aku belajar nakal dari kamu" ucap viola manja
"ya udah aku pulang ya,bye" pergi meninggalkan rumah viola
Viola segera masuk ke rumah dan berlari kecil menuju kamarnya, dia merebahkan tubuhnya diatas ranjang sambil tersenyum manis mengingat semua hal tentang Rio
"rio kamu nyebelin, tapi aku suka" gemes sendiri
Tring pesan masuk berbunyi dari Rio
Rio : cium lagi dong (emoji cium)
Viola : nakal (emoji tinju)
Viola : pulang udah malem
Rio : iya nenek ini aku udah mo nyampe
Viola : istirahat terus tidur
Rio : i love you
Viola : love you too
Rio : good night, have a nice dream nek
Viola : too
Rio : aihhhh simple banget
Viola : ngantuk
Rio : ywd bobo geh
Viola : zzzzzz