
Triingg-!
Segera aku pun menoleh ke arah smartphone ku yang tergeletak begitu saja dikasur. Bunyi notifikasi media sosial selalu dapat membuat ku berpaling dari buku pelajaran yang membingungkan ini. Apa ini notifikasi dari media sosial idola ku?
Ternyata bukan...
Notifikasi itu berasal dari salah satu akun media sosial pribadiku. Ada pesan masuk disana dari akun yang tak ku kenal. Segera ku buka isi pesan tersebut. Hanya sebuah kiriman filter hiburan. Filter masih bisa menunggu. Jujur, wajah ku terlalu buruk saat ini untuk memasang story dengan filter itu.
Aku begitu malas hanya untuk memberi sedikit touch up. Kenapa aku bisa semalas ini Tuhan?
Ku lihat dibagian story, teman teman ku banyak yang sudah memasang begitu banyak status terbaru mereka. Jika sampai mereka lagi lagi memasang status foto makanan yang mereka ambil dari internet, maka aku tak segan segan untuk memblokir mereka kali ini. Jepretan orang kok dibanggakan. Sebenarnya aku tuh tak begitu masalah dengan asal usul foto itu, tapi kenapa caption-nya itulah yang bermasalah.
Eh? Filter?
Hampir sebagian besar orang yang ku ikuti secara bersamaan memasang story mereka dengan diri mereka yang mencoba filter bernama 'When are you married?'. Ini bukannya filter yang tadi dikirimkan akun tak dikenal itu ya? Hanya sebuah filter yang menebak asal asalan saja kenapa bisa mengambil alih begitu banyak bagian story mereka sih??
Tapi, sepertinya asik juga. Setidaknya aku dapat termotivasi untuk tidak nikah tua- Ukh! Aku ingat aku masih belum memutuskan akan menikah tua ataupun menikah muda. Lebih baik aku pikirkan saja bagaimana bisa lulus kuliah dengan nilai memuaskan beberapa tahun ke depan.
Dengan kasar, smartphone ku yang jelas jelas hasil jerih payahku menabung selama 3 tahun ku lemparkan begitu saja. Ke kasur tapi...
Mari lanjutkan belajar untuk Ulangan Akhir Semester minggu depan. Jangan sampai smartphone ku itu disita oleh ibu!!
Belum beberapa menit diriku membaca ulang materi yang diajarkan siang ini disekolah. Diriku sudah kembali penasaran dengan filter yang dikirimkan akun tak dikenal itu. Baiklah... Markicob!
Dengan segera diriku sedikit merapikan tampilan ku yang terlihat seperti orang baru bangun tidur. Rambut yang diatur serapi mungkin, dan sedikit sentuhan lip tint dibibir.
Mari kita buka filternya!
Aku pun memulai video itu dan menunggu hasil dari filter tersebut. Loading nya, lumayan lama...mungkin menghabiskan 5-8 detik? maybe. Ah! Aku bahkan tak pernah menghitung detikan dalam video ku.
{15 November 1445}
Hasil pun keluar. Namun, sangat sangat melenceng sekali!!! Oh ayolah...semua teman ku yang memakai filter ini mendapatkan hasil yang masuk akal! Tapi kenapa aku tidak? Ayah...mengapa aku berbeda??
Rata rata mereka menikah pada umur 30 tahun. Yang berarti antara tahun 2030 keatas. Kenapa aku justru mendapat tahun 1445?? Mau timetravel apa aku??!!
Coba lagi! Coba lagi!
{15 November 1445}
{15 November 1445}
{15 November 1445}
Ukh! Ini sudah ke empat kalinya aku mencoba. Tapi kenapa terus tanggal, bulan, dan tahun itu yang keluar?? Apa error? Tapi kenapa hanya filter yang ku kenakan error? Apa jaringan?
"WOY! KAK! NGAPAIN KAU??!! JARINGAN NYA LEMOT KENAPA WOY?" teriak ku kepada kakak ku yang tentunya berada dikamarnya. Yakali dia berada satu ruangan denganku, mana mungkin aku akan berteriak.
Durhaka ngga sih? Uh... whatever~
"BACA NOVEL ONLEN WOYY!!"
Kalau hanya membaca novel online, seharusnya tak akan selemot ini. Kurasa hanya aku dirumah ini yang menggunakan media sosial yang boros. Oh iya, ada ibu? Apa aku tanya saja?
Jangan deh... siapa tahu doi nya lagi tidur. Dilempar panci saya.
"Lebih baik ku arsip saja. Akan aneh jika aku memasang hasil filter ini di-story."
Teman ku kan pada tidak diajarkan menyaring ucapan. Kata katanya pedas pedas. Sepertinya pukat harimau sangat diperlukan untuk menyaring kata kata mereka.
Ah sudahlah~
Langit memang sudah gelap sejak lama. Tapi, diriku masih belum menunjukkan tanda-tanda mengantuk.
[Pukul 09.42]
Sepertinya akan asik jika ia membaca novel bertema timetravel sembari mengingat apa yang ditunjukkan filter itu. Bagaimana ya membayangkan jika dirimu tertarik ke masa lalu dan bertemu bangsawan tampan!
Langsung seret ke pelaminan dong.
Tanpa terasa, dirinya itu terbawa oleh alur cerita novel tersebut. Matanya mulai berat. Waktunya untuk tidur...
"Grizelle... apa ada orang yang memiliki nama lebih indah dariku?" gumamnya tak sadar.
Rasa bangga nya bahkan sampai merambat ke alam mimpi ( ಡ ͜ ʖ ಡ )
...🥞🥞🥞...
"SHAJFAJGJSGJAGAG"
eum...berisik!
Walau diriku tak begitu jelas mendengar ucapan ucapan yang kurasa... tertuju pada ku itu. Yang pasti ditelinga ku saat ini, ucapan itu terdengar seperti ada nyamuk yang terbang disekitar gendang telinga ku. Menjengkelkan.
"Apa reaksi Duke dan Tuan Muda ketika mengetahui ini?"
"Yang pasti marah. Duchess meninggal dunia karena kelahiran Nona Muda yang begitu cepat dari perkiraan."
"Aku bertanya mengenai reaksi Duke kepada kita, bukan kepada bayi ini!"
Bayi? sejak kapan ibu ku yang sudah hampir menginjak 5 kepala– maksud ku kepala 5 secara tiba tiba melahirkan bayi? Dan sejak kapan kakak perempuan ku satu satunya itu rela mempunyai adik lagi? Jangan jangan--
Kakak ku melakukan hubungan gelap~?
Ah! Jangan bilang tadi itu gosipan ibu ibu tetangga? aku harus mengusir mereka secara halus lagi kali ini. Sudah berapa kali ya aku melakukannya.
Diriku pun membuka mata ku dengan perasaan penuh kekesalan. Belum sempat bagiku memperhatikan langit langit ruangan yang asing itu, diriku sudah terlebih dahulu dikejutkan dengan suara yang keluar dari mulut ku sendiri.
"Ooeekk!" dan masih terus berlanjut bagaikan sebuah puisi indah yang– tak mengenakkan pendengaran. Setelah itu pun...
T-tiba tiba mata ku berair sendirinya. Suara tangisan bayi itu juga keluar secara bersamaan. Suaranya semakin nyaring.
Orang orang yang berpakaian layaknya pelayan difilm film bertema kerajaan itu seketika panik. Mereka berhamburan tak jelas arah, yang pasti mereka tak berniat menghentikan tangisan ku.
Ada apa ini woy!! Tubuhku juga terasa tengah dipeluk dengan tenaga... yang bahkan tak ada. Tapi, kenapa hangat?
Manik mata ku pun bergeser untuk melihat mahkluk apa yang memeluk ku saat ini. Seorang wanita cantik! Tapi... wajahnya pucat. Seperti ia telah kehabisan seluruh tenaga nya dan sudah waktunya ia pergi meninggalkan bayi nya yang masih kecil.
W-wait..?! Jangan bilang aku bayinya. Oh my gosh!
Oooeeekkk!!
Tangis ku semakin keras begitu menyadari jika diriku kembali menjadi bayi. Apakah ini akibatnya ia meneriaki kakak nya dengan keras tadi malam? Jika tahu begitu setidaknya ia akan melakukan perpisahan mengharukan dengan keluarganya.
Yang lebih meresahkan, aku terlahir diabad berapa? Apa ini abad 23 Masehi? Tolong jawab aku!
Jika sampai begitu, berarti para idolaku yang tengah ku nantikan comeback-nya apa telah tiada? Apa movie yang begitu ku nantikan telah tayang? Lalu, a-apa aku sempat melihat kakak perempuan menyebalkan ku itu mempunyai anak. Setidaknya pertemukan aku dengan keponakan ku dulu. Agar aku bisa balas dendam atas semua perlakuan semena-mena kakak ku itu.
Tangisku benar benar pecah saat ini. Huhu... aku butuh penenang disaat seperti ini. Tapi aku dianggap seolah olah mahkluk transparan disini. Hei, aku ini manusia sesama kalian loh. Cuma baru lahir saja.
"Berisik!"
...⏪⏸️⏩...
Hai👋
Semoga suka ceritanya 🐇💞