My "D"

My "D"
Episode 10 : Undangan



"Aaaaaahhh..,"


Efy berteriak di kamar nya sambil menutup mukanya dengan selimut.


Lalu setelah itu membuka nya karena sesak kesulitan bernafas.


"Hosh.. hosh.." Efy menghirup udara dalam-dalam lalu melepaskan nya.


"Haaah.., kyaa ganteng banget o em ji..," Efy kembali menutup wajah nya lalu berguling-guling.


Di pikiran nya masih terngiang-ngiang wajah tampan Dave yang tengah tersenyum pada nya kala itu.


"Aaah.. ganteng, ganteng, ganteng, pake banget," racau Efy tidak jelas.


Tok..tok..tok..


Suara pintu di ketuk.


Efy berdiri lalu menghampiri pintu itu dan membuka nya. Lalu berdirilah sosok wanita bertubuh gempal dengan ciri khas rambut di sanggul juga kaca mata penuh manik-manik.


Glup'..


"Eh.. Bu Nayra.. ada apa Bu?" tanya Efy sopan. Yah.. Ibu Nayra adalah ibu asrama alias pengurus asrama sekolah tersebut.


"Efy.. kamu tidak lihat ini jam berapa?" tanya nya dengan nada bicara menyeramkan.


Efy sontak menoleh ke arah jam dinding di kamar nya. Pukul sepuluh malam! Anjirr..


Efy menunduk kan kepala nya sambil tersenyum malu.


"Ini sudah waktu nya untuk tidur, jika tidak ada keperluan lagi ingin belajar atau apa, segera lah tidur, kamu sudah lulus dan tidak sampai seminggu lagi kamu di sini, tinggal kan lah kesan yang baik bagi penghuni asrama di sini," ujar Bu Nayra.


Efy mengangguk seraya menjawab, "Baik Bu."


Ibu Nayra menghela nafas.


"Okay, baiklah, segera lah tidur, selamat malam, have a nice dream!" ucap Bu Nayra lalu berjalan meninggalkan koridor kamar, menaiki tangga menuju lantai atas tempat di mana ruangannya berada.


Efy menghela nafas nya lalu masuk kembali ke dalam kamar. Ia menutup dan mengunci kamar nya, kebiasaan nya jika sedang berada bukan di rumah nya sendiri.


"Aah.. benar juga, sebentar lagi aku akan keluar dari asrama ini, karena kuliah ku sudah selesai.. hmph..," Efy menduduk kan tubuh nya di atas kasur.


Ia termenung.


"Em.."


Perlahan Efy mulai menutup mata nya.


...\= ~ \= ~ \= ~ \=...


Efy tengah terdiam. Terdiam menatap seorang pria tampan di hadapan nya. Yap.. Dave mengajak nya makan siang ini.


Tepat setelah Efy selesai beberes.. Dave mengirimkan pesan agar Efy datang ke cafe di dekat taman tempat mereka bertemu semalam.


Mereka telah bertukar nomor saat di taman waktu itu. Dan ini kali pertama Dave mengirimkan pesan kepada Efy.


"Fy.." panggil Dave.


Sontak Efy memandang Dave. "Iya?" tanya nya.


Dave menghela nafas nya.


"Em.. itu.. aku ingin mengundang mu makan malam di rumah ku nanti malam, kau.. mau kan?" tanya Dave ragu.


Efy memandang Dave dengan tatapan yang sulit di artikan.


"Em.. itu.. aku boleh membawa teman kan?" tanya Efy.


"Tergantung..," jawab Dave.


Efy menaikkan alis nya sebelah.


"Tergantung apa?" tanya Efy bingung.


"Tergantung teman mu itu laki-laki atau perempuan?" jelas Dave.


"Ooh.. tenang saja, teman ku ini perempuan kok," ujar Efy.


Dave mengangguk kan kepalanya.


"Oke.. nanti aku shareLoc oke.., pastikan nomor mu selalu aktif yah..," ucap Dave lalu mulai menikmati makanan yang baru saja di sajikan oleh pelayan cafe.


Efy mengangguk paham.


To be continued..