
💦.......
"Apakah kalian akan mematung seperti itu terus. Kata Michael yang membuat mereka tersadar dari lamunannya dan segera pergi ke mobilnya.
Setelah selesai menukar bajunya kembali,ia menyusul chael yang menunggunya di mobil. Tapi ia bertanya dalam hati..
"Dia pergi duluan karena takut bayar yah, makanya ia duluan dan pergi ke mobilnya. Maksudnya aku yang bayar ini....huh. dasar udah angkuh,suka²,dan pelit banget lagi. Mengapa ada orang sepertinya..gumam Dira dlm hati
"Mbak,harga bajunya berapa?tanyak Dira sedikit gugup. Krna ia tidak memegang uang dengan jumlah yang banyak
"25 juta mbak,itu sudah termasuk hiasan² dikepala,pinggang,dan lain²nya mbak.. jawab mbak itu
"Hah...25 juta. Itu baju atau apaan sih...Dira menenguk salivanya dengan kasar.
"Maaf yah mbak,saya gak bisa bayar. Cari baju yang harganya yang terjangkau saja mbak..kata Dira dengan hati²
"Maaf mbak,baju yang mbak beli ini gak usah dibayar karna butik ini punya pak Michael. Tapi yang mengelolanya mbak Nike..kata mbaknya
"Oo.. yasudah mbak saya ambil yah bajunya. Makasih banyak..kata Dira yang mengambil paper bag yang berisi baju tadi dan pergi menyusul Michael
"Dengar yah,kau bukan tuan putri yang harus aku tungguin. Aku gak punya banyak waktu. Pakailah waktumu dengan baik....dengar itu dan tanamkan dlm hatimu..kata Michael dengan penuh penekanan dan melajukan mobilnya dengan cepat
"Pelan² dong bawa mobilnya,aku takut. Aku belum siap untuk mati,aku belum nikah,punya anak,terus bahagiain orang tuaku..kata Dira yang menutupi wajahnya dengan kedua tangannya
Tapi Michael tidak memperdulikaannya,dia malah menambah kecepatan mobilnya ,Dira yang ketakutan akhirnya pingsan. Michael segera meminggirkan mobilnya
Michael menepuk pelan pipi Dira.
"Hey bangun. Ini bukan kasurmu jangan sembarangan tidur. Kau membuatku repot saja..kata Michael menghembuskan nafasnya dengan kasar,ia pikir Dira sedang ber-akting
Michael sedikit panik melihat Dira tak kunjung bangun juga.
"Apa dia pingsan?astaga(menepuk jidatnya).... Michael langsung mencari minyak angin dimobilnya,ia mengolesi minyak angin dikepalanya & memijitnya dan menempel sedikit minyak anginnya dihidung Dira.
Setelah beberapa menit akhirnya Dira sadar. Dira kaget melihat wajah Michael yang sangat dekat dengan wajahnya.
"Apa yang terjadi?kamu tidak macam²kan??dasar laki² tak tau diri..kata Dira mendorong yg tubuh Michael agar menjauh dan memelototinya
Michael hanya diam dan melanjutkan perjalanannya agar sampai ke rumah sakit. Setelah sampai di rumah sakit,Dira langsung berlari menuju ruangan papanya
"Ma, gimana kondisi papa,papa belum bangun juga?tanya Dira cemas.
Mamanya hanya diam dan tersenyum.Dira bingung melihat mamanya,ia langsung masuk keruangan melihat kondisi papanya
"Pa.. bangun. Dira kangen papa,Dira sayang sama papa. Maafin Dira pa..hiks..hiks..hiks. pa,Dira besok nikah dengan Michael apa papa gak mau liat pernikahan Putri papa..kata Dira menangis
Michael yang melihatnya hanya tersenyum,ia teringat sama ayahnya yang selalu bekerja mati²an agar mendapatkan kehidupan yang layak. Sampai kesehatannya dipertaruhkan
Pak Irwan yang mendengar kata² Dira sangat senang, sebenarnya pak Irwan sudah bangun, tapi pas Dira datang pak Irwan berpura pura.
"Di..Ra..kata papanya dengan serak dan pelan
"Papa sudah bangun...pa,maafin Dira . Dira janji bakal nurutin apa kata papa. Dira gak bahkalan melawan papa lagi. Dira minta maaf yah pa. Dira salah pa..Dira gak mau kehilangan papa...hiks..hiks...hiks...Dira menangis sejadi-jadinya
"Sudah²..Dira kamu tu Putri papa satu²nya. Putri papa sekarang udah besar,papa hanya ingin yang terbaik nak. Kalau papa gak ada,papa sudah bisa tenang karna Michael akan membantumu dan keluarga kita,kamu putri papa yang sangat Maja..kata pak Irwan mengelus kepala dan pipi Dira
"Papa ngomong apaan sih,papa pasti sembuh. Dira yakin itu. Pokoknya papa harus sembuh. Apapun itu caranya..kata Dira menggenggam erat tangan pak Irwan
"Iyah putri papa yang cantik,papa pasti sembuh kok. Oyah gimana persiapan kalian buat besok?tanya pak Irwan dan Dira
"Kami sudah menyiapkannya paman,paman tidak usah khawatir. Apakah paman akan datang??tanya Michael ragu..
"Tentu. Paman akan datang bersama istri paman dan juga Doni..iyakan ma?kata pak Irwan sambil melihat istrinya
Michael dan Dira sangat bingung entah kapan mamanya sudah berada di dalam ruangan.
Semuanya Nampak bahagia karna pak Irwan sudah sadar dan kesehatannya berangsur membaik dan besok Dira akan menikah dengan Michael. Tetapi tidak untuk dira,ia merasa tersiksa atas pernikahan ini.
* * *
Hari ini terlihat semua orang sangat sibuk, perias pengantin sudah datang untuk merias Dira.
"Mbak,ini rambutnya mau diapain?tanya salah seorang pegawai periasnya
"Terserah mbaknya aja. Tapi jangan berlebihan yh mbak..kata Dira krna ia tak menginginkan pernikahan ini,ia berpikir bagaimana caranya agar ia bisa kabur tapi ia takut akan kondisi papanya
Setelah selesai merias Dira. Dira sangat cantik menggunakan kebaya putih yang elegant,dan make up yang tidak terlalu tebal atau norak..
"Huuh...kenapa aku harus pakai kebaya sih kata orang kaya masa nikah pun pakai kebaya,pakai gaun yang kembang kek, yang belakangnya panjang 5 meteran gitukan cantik. udah gitu di jodohin lagi udah kayak jaman Siti Nurbaya aja.... kata Dira dengan ketusnya
"Kamu sudah selesai??kata Michael yang muncul entah kapan.
Dira hanya mengangguk, pandangannya masih lurus kedepan menatap dirinya sendiri dicermin.
"Yasudah segeralah turun,..kata Michael,saat Michael hendak pergi ia mendengar tangisan Dira
"Apakah kamu setuju dengan pernikahan ini,kenapa kamu malah menerimanya??kamu tidak mengenal aku,begitupun aku sebaliknya. Aku gak suka pernikahan ini. Aku benci..mengapa kau tak membatalkan pernikahan ini pada papaku...(hik..hiks..hikss). Mungkin kalau kau yang meminta pada papa untuk membatalkannya, papa akan mempertimbangkanya lagi...
Michael hanya diam,ia tak tau harus menjawab apa
"Kamu sudah puas sekarang,kamu suka melihat aku menderita. Apa yang kamu mau hah...lebih baik aku mati dari pada harus menikah denganmu...aku benci..benci...kata Dira berteriak & terisak Isak.
"Aku akan membatalkannya..kata Michael hendak pergi tapi..
"Apa kamu bodoh,..apa kamu senang melihat papaku jadi mayat,kalau kau katakan itu.Dimana pikiranmu...kau memang tidak punya hati... sekarang sudah terlambat...Nasi sudah menjadi bubur...kata dira ia meluapkan semua isi hatinya
Michael hanya diam,Dira menangis sejadi-jadinya setelah ia puas menangis dan merasa lebih baik,dan sedikit tenang
"Mbak,bisa ulang make upku?? tanya Dira dengan datar
"Tunggulah aku dibawah,aku akan turun sebentar lagi..aku tidak akan kabur. Sapa lah para undangan yang datang terlebih dahulu..kata Dira pd Michael
"Baiklah...kata Michael dan segera pergi
Michael menyambut para tamu, kebanyakan dari keluarga Dira. Michael hanya mengundang asisten pribadinya sekaligus sahabatnya dari SMA,dan beberapa orang lainnya serta Keysa
"Selamat yah,.. akhirnya kamu tidak jomblo lagi. Udah ada yang ngisis hari²mu.Sekaligus mama buat Keysa??kata asisten Dika tertawa
Michael hanya tersenyum membalas ucapannya
"Tapi gimana dengan Keysa,apakah Keysa sudah tau dan bisa menerima Dira sebagai mamanya??tanyak asisten Dika
"Aku juga tak tau,aku juga belum bilang pada Dira bahwa aku punya seorang putri..kata Michael pasrah
"Bagaimana kamu bisa menikah dengan dia,tapi kamu gak mengatakan apapun. Kau harus mengatakan yang sejujurnya sejak awal,agar tidak ada kesalahpahaman nantinya...kata Dika menasehati
"Papa....!! teriak Kesya menghampiri papanya (Michael)
"Pa,kata om dika papa akan menikah??bener yah pa?terus dimana mama baruku pa?pa mama baruku cantik kayak aku gak??kenapa papa gak kenalin ke aku pa?..tanya Keysa dengan cemberut namun penasaran
"Hey..kenapa putri papa cemberut?sebentar lagi mama barumu akan turun. Apakah Keysa senang punya mama baru?..tanya Michael mencubit hidung Keysa dengan pelan
"Aku senang sekali punya mama. Aku bisa cerita banyak sama mama,bisa dibacain dongeng,bisa rasain masakan mama,aku tidak akan makan sama bibik lagi nantinya..pasti kita makannya bersama-samakan pa. Aku iri sama temanku. Mereka selalu bercerita tentang mamanya..kata keysa menangis
"Hey..putri papa jangan menangis, nanti cantiknya hilang. Nanti mama barumu melihati Keysa menangis, papa akan dimarahi karena membuatmu menangis sayang. Keysa mau papa dimarahi??kata Michael menggendong putri kecilnya itu...
Keysa hanya mengangguk karena ia tak mau papanya dimarahi
"Pergilah bermain bersama paman Dika,papa mau liat mama dulu yah..kata Michael
Keysa menurut,dan mengajak Dika untuk bermain.
"Ayo paman...kata keysa menarik tangan Dika
Tak lama akhirnya Dira turun juga,semua mata tertuju padanya. Ia terlihat sangat cantik dengan kebaya putih dan polesan make up yang tidak terlalu menor. Membuat ia sangat anggun layaknya bidadari
Acara pemberkatan pun dimulai, Dira sudah pasrah dengan keadaan ia tak akan melakukan apapun lagi. Ia tak mau melihat papanya sakit. Terlihat senyum yang mengembang pada wajah pak Irwan dan tamu undangan lainnya. Tetapi tidak pada pengantin wanita..
Setelah selesai acara pemberkatan nikah, yang dihadiri undangan dari keluarga dan kerabat dekat saja. Tamu undangan yang hadir kebanyakan dari keluarga Dira. Mereka berkumpul, menikmati suasana yang sekarang ini sambil minum teh..
"Selamat yah sayang, sekarang kamu sudah jadi istri Michael. Jangan pernah buat dia marah,atau kecewa dan juga sedih. Dia sudah cukup menderita. Jadilah istri yang baik buat suamimu..kata pak Irwan
Dira hanya membalas senyum,kerna ia belum bisa menerima pernikahan ini
"Kenapa putri mama sedih, jangan sedih. Kalau kamu rindu dengan mama,papa,atau Doni. Pintu rumah masih terbuka lebar kok buat kalian. Sayang mama tau kamu pasti sangat sedih dengan pernikahan ini,tapi mama harap kamu pelan²bisa menerima ini yah sayang. Maafkam mama,mama gak bisa berbuat apa²..kamu putri mama yang cantik dan sangat kuat..kata mamanya dengan pelan
"Iyah ma,Dira akan berusaha. Dira minta doa mama yah. Biar Dira bisa kuat..kata Dira menitikkan air matanya
"Pasti sayang mama akan selalu doakan yang terbaik buat putri mama satu²nya...kata mamanya memeluk putri kesayangannya
"Chael mama titip putri mama yah.. jangan pernah buat dia menangis. Tapi buatlah dia bahagia,tertawa. Mama percaya padamu..kata mama Rita
"Iyah ma. Mama jangan khawatir..kata Michael dengan senyum yang sangat sulit ia perlihatkan
"yaudah kita pamit dulu yah. kasian Doni besok dia akan sekolah. Yahkan ma??kata pak Irwan menatap istrinya seolah-olah memberi kode.
"Iyah pa. Ayo kita pulang..kalau begitu kami pamit dulu yah nak...kata mama Ratna
"Iyah ma,..hati² yah ma,pa..dah!! kata Dira melambaikan tangannya.
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
Hai readers..👋👋
Autor mau nanyak nih?
* gimana kalau posisi kalian sebagai Dira. Apa yang akan kalian lakukan??!. Menolak salah,menerima menyakitkan. Apalagi jaman sekarang bukan jamannya untuk dijodohkan. Bukan jaman Siti Nurbaya yah kan☺️...
jangan lupa like,vote,dan jangan lupa juga untuk memberikan jawaban kalian yah teman²,kakak². Autor pingin tau niih😁. Gimana ceritanya serukan, jangan lupa baca sampai habis yah..
#selamat membaca😇