
Sementara disisi lain :
"pa..papa kenapa,apa ada masalah?tanya mama
pak Irwan hanya diam tak menjawab pertanyaan dari istrinya dianya takut untuk berkata sejujurnya
"pa..jawab dong mama-kan nanyak..kata mama Rita
"hemmm..pak Irwan hanya mendengus kesal
"papa gak mau cerita?apa gunanya mama disini sebagai istri kalau tidak mau berbagi masalah.kata mam Rita sedih
"ma.. panggil pak Irwan dengan pelan
"Iyah,kenapa pa..papa ada masalah dikantor?tanya mama Rita menatap mata pak Irwan
"Sebenarnya papa ingin berbicara di depan semuanya tapi papa gak bisa ma...kata pak Irwan sedih.
"Emangnya ada apa sih pa??jwb mama yang langsung mengelus pundak suaminya
Perusahaan kita bangkrut,karna sekretaris pribadi papa membawa semua uang di perusahaan,serta dokumen penting dikantor. Sekarang papa tak tau harus berbuat apa lagi...kata pak Irwan sambil menitikkan air mata dan menatap istrinya
"Apaaa??!! Jawab mama Rita sedikit berteriak dan menangis..
"Ma. Jangan teriak gitu nanti anak-anak dengar. Papa akan berusaha untuk cari pekerjaan yang baru buat mencukupi kebutuhan keluarga kita..kata pak Irwan menyakinkan istrinya
* * *
"Pagi...sapa Dira tak bersemangat hari ini.
Pagi sayang...,sahut mama dan papanya
Papa tidak ke kantor,kenapa papa belum bersiap nanti papa telat. Kata Dira yang melihat papanya tidak memakai pakaian yang semestinya
Pak Irwan menatap balik istrinya
"Kenapa papa menatap mama,kan aku bertanya pada papa??kata Dira yang melihat papanya malah menatap mamanya.
"Papa sudah tidak bekerja lagi, papa Uda bangkrut semuanya sudah hancur,makanya papa nyuruh kamu buat berhenti kuliah karna papa gak punya uang buat bayar kuliah kamu lagi nak..
Dira kaget mendengar kata papanya,ia menangis dan langsung pergi ke kamarnya.
"Papa jahat...papa jahat samaku..kata Dira sambil berlari
Dira menjatuhkan tubuhnya dengan kasar diranjangnya,karna suasana di rumahnya dan perekonomian keluarganya sedang tidak bagus.
"Pa.. kenapa papa langsung bilang sama Dira pa. Kasian Dira pa..kata mamanya yang sedih melihat putrinya menangis
"kalau tidak papa bilang,mau dari mana nanti uang untuk bayar kuliahnya Dira ma. lebih baik ia tau sekarang daripada ia dengar dari orang lain. yasudah ayo lanjut makan. kata papa..
"ma...jadi Doni masih sekolah kan atau gak sekolah kayak kak Dira. Doni juga mau libur, soalnya pr doni banyak terus gurunya galak lebih baik Doni libur dirumah. kata Doni
"Doni harus sekolah jadi anak yang pinter walaupun gurunya galak terus banyak Pr. harus tetap sekolah jangan malas sekolahnya...Doni harus semangat...kata mamanya yang memberikan semangat pada putranya
"Iyah ma,Doni akan semangat sekolahnya. kata Doni dengan semangat dan melanjutkan makannya
Sudah seminggu lebih Dira tidak masuk kuliah. ternyata ucapan papanya benar ia tidak akan kuliah lagi. dan ia hanya mengurung diri di dalam kamarnya.
ponsel Dira pun berdering dan nama yang tertera dilayar ponselnya adalah Anggun teman baiknya
"hallo dir...kata Anggun dari seberang sana
"kamu kenapa gak masuk kuliah,apa kamu sakit??tanya Anggun sedikit cemas
"Iyah aku kurang enak badan. makanya aku tidak masuk. kata Dira berbohong
"yaampun Dira,kenapa kamu tidak bilang. maaf yah aku dari kemarin sibuk karna aku harus bekerja juga. baru ini aku bisa menghubungi mu. nanti aku kerumah yah..udah dulu yah. dah ..kata Anggun yang langsung mematikan telfonnya
Dira takut kalau Anggun kemari maka ia akan mengetahui masalah keluarganya...
"Ma...mama....ma sini liat ini papa dapat investor yang mau bantuin kita...teriak papanya yang sangat senang dan berlari menghampiri istrinya didapur.
"ada apa sih pa,kenapa papa teriak..kata istrinya
"ma,ada kabar gembira buat kita..kata papa yang memegang tangan istrinya
"kabar apa pa??tanya istrinya..
tapi pak Irwan merasakan sesak di dadanya dan tak sadarkan diri semuanya gelap dan sangat sakit di bagian dadanya..
"pa,papa...bangun...! Dira,.Dira. tururn nak papa pingsan..teriak mamanya
Dira segera turun mendengar mamanya berteriak seperti ini dan membantu mamanya membawa papanya ke rumah sakit.
pak Irwan segera ditangani oleh dokter dirumah sakit tersebut... tidak berapa lama ponsel pak Irwan berbunyi dan tertera nama "Michael Bransco Wijaya"
Istrinya sangat terkejut ketika melihat nama itu. tanpa pikir panjang,ia tidak mengangkat telfon itu.karna ia sangat takut. keluarga Wijaya adalah keluarga yang sangat disegani,dan ditakuti karena hampir perusahaannya di seluruh Indonesia dan ada juga di luar negeri.
Ia juga sangat takut suaminya mempunyai masalah dengan keluarga mereka.
#flashback on
pak Irwan dan pak Bambang ( ayah Michael ) sudah menjalin kerja sama selama 5 tahun lebih. Dan pak Bambang sudah meninggal dunia karena serangan jantung, saat ia belum sukses seperti sekarang ini ia mengetahui istrinya selingkuh dan istrinya pergi meninggalkan dia dan 2 anaknya. dia memutuskan untuk membuang jauh kehidupan masa lalunya yang membuat ia untuk terluka.
Dia mulai merintis usahanya,jatuh bangun..
semangatnya adalah untuk memberikan kehidupan yang layak untuk anaknya. walaupun mereka tidak memiliki seorang ibu tetapi kehidupan yang layak akan membuat mereka tidak terlalu bersedih. hanya itu yang dipikirkan. pagi,siang,sore,hingga malam pun ia terus bekerja untuk mendapatkan kehidupan itu. pak Bambang sering menitipkan anaknya dengan pak Irwan
#flashback off
ponsel pak Irwan teru berdering dan nama yang tertera masih sama juga " Michael"... karena ia merasa terganggu akhirnya ia memutuskan untuk mengangkat telfonnya.
"halo paman,kenapa paman lama sekali mengangkat telfonku, gimana dengan tawaran kerja samaku paman,apa paman setuju?kata Michael yang langsung menghujani banyak pertanyaan dan tanpa tau siapa yang mengangkatnya.
"Nak ini saya istrinya pak Irwan,pak Irwan lagi dirumah sakit. kata istrinya..
"hemm..makasih Tante atas infonya. saya akan kesana,tunggu saya 30 menit lagi saya akan sampai,.. dan langsung memutuskan telfonnya.
Ratna istri pak Irwan sedikit terkejut mendengar apa yang tadi ia dengarkan. Ia bingung sangat² bingung.kenapa Michael sepeduli ini?apa mungkin? tidak mungkin,. Ratna segera membuang pikiran yang aneh didlm pikirannya..
Tidak lama kemudian Michael datang dan menemui istrinya pak Irwan,.
"Apa yang terjadi pada paman??tanya michael sedikit cemas.
Tadi pak Irwan langsung pingsan setelah teriak sambil berlari. Dia sepertinya ingin memberikan kabar gembira tapi dia langsung pingsan dan kami membawanya kerumah sakit. kata Ratna sambil menjelaskan secara singkat.
Dokter keluar dari ruangan pak Irwan dan menghampiri mereka.
"pak Michael? apakah bapak keluarga pasien? tanya Dokter Abdi
"Iyah saya keluarganya. Dia paman saya. Bagaimana keadaannya?tanya Michael dengan datar.