
π¦π¦π¦......
Pernikahan mereka sudah berjalan 2 bulan lewat tapi Dira tak pernah absen untuk menangis. Tetapi ia tetap memberikan kasih sayang layaknya seorang ibu pada Keysa.
Michael yang sering melihat Dira menangis merasa kesal dan sedih juga kerena ia tau Dira menangis karna belum bisa juga menerima pernikahan ini
"Kenapa kau terus menangis??tanya Michael dengan datar
"Apa aku harus menjawab pertanyaanmu itu...kata Dira yang menghapus air matanya
"Aku bosan melihat mu menangis seperti anak kecil saja ...kata Michael sambil mengotak Atik ponselnya
"Kau mau tau alasannya. Aku gak tahan lagi berada di sini. Aku bosan. Aku capek..aku gak kuat. Teriak Dira sambil menangis
"Lalu apa maumu?tanya Michael menatap Dira yang menangis
"Mauku masih sama seperti dulu. Aku hanya mau kita cerai..kata Dira dengan tegas
"Apa kamu yakin?tanya Michael pada Dira
"Kenapa?apa kau ragu dengan keputusanku. Kalau aku cerai aku akan jadi janda tapi masih perawan juga. Dan aku menikahimu karna papaku yang meminta. Bukan karena kemauanku sendiri...kata Dira sedikit berteriak
"Baiklah aku akan mengurusnya..kata Michael yang segera pergi meninggalkan Dira yang sedang emosi dan masuk kedalam ruang kerjanya
Michael menelfon asisten Dika
"Ada apa tuan??tanya asisten Dika,tak biasanya tuanya menelfon semalam ini
"Urus surat perceraianku...jawab Michael dengan datar
"Baik tuan..kata asisten Dika,ia bingung dan kaget mendengar berita perceraian tuannya
Michael langsung mematikan telfonnya,ia melanjutkan pekerjaannya tapi pikirannya tak bisa fokus, perasaannya bercampur aduk
* * *
Michael sudah bersiap siap untuk kekantor. Biasanya ia tak pernah berangkat kekantor secepat ini
"Apa tuan ingin kekantor?tanya bik Mirna
"Hemm...hanya itu jawaban dari Michael
"Saya akan membangunkan Nyonya tuan...kata bik Inah
"Tidak usah. Biar saja...kata Michael hendak pergi
"Tuan tak ingin sarapan dulu? bibi siapin sarapan tuan...kata bik Inah
Tapi sayang Michael sudah duluan pergi
Dikantor bransco wijaya
"Aduh...gawat ni..."kata asisten dika (berlari menuju ruangan tuannya)
"Pagi tuan..."sapa asisten dika yang membenarkan posisinya
"Hemm...apa kita ada meeting hari ini?"tanya michael datar
"ada tuan...tapi jam 10 nanti"jawab asisten dika
"Ohhh... pergilah,persiapkan yang baik"kata michael datar
"Baik tuan"jawab asistennya singkat dan akan pergi tapi langkahnya terhenti saat michael memanggilnya
"Dika..apa surat perceraianku sudah kau urus. Kata michael
"Akan segera saya urus tuan. Tapi maaf saya harus tau masalah tuan. Agar Ridho (pengacara keluarga Bransco Wijaya) segera secepatnya mengurusnya.
"Biar Dira saja yang menceritakan hal itu. Aku tak ingin yang berbicara...kata michael dengan raut wajah sedih
"Baiklah tuan. Saya akan atur pertemuan Ridho dan Nyonya Dira..kata dika
Michael hanya menganggukkan kepalanya,ia sebenarnya sedang bingung dengan semua keadaan ini.
Tiba2 ponsel michael berdering memecahkan lamunan michael
"Hallo tuan....kata pak parto dengan suara terengah-engah
"Ada apa pak??tanya michael sedikit cemas
"Itu pak...Non keysa sama Nyonya Dira diculik ...kata pak parto
"Diculik????!! Bagaimana bisa?.tanya michael
"Saya melihat mereka dibawa paksa oleh seseorang tuan..kata pak parto
Michael segera bangkit berdiri dan bergegas pergi
"Ada apa tuan?tanya dika. Ia segera masuk saat michael sedikit berteriak
"Dira dan keysa diculik..kata michael panik
"Saya ikut yah pak?? Tawar Dika
"Tidak usah. Gantikan saya dalam meeting,saya percaya padamu....kata michael
Karyawan yang melihat bosnya pergi dengan tergesa-gesa bertanya dalam hati. Ada apa dengan bosnya. Kenapa wajahnya cemas begitu.
Hai readers πππ...
maaf yah kalau banyak kataΒ² yang salahπππini karya pertama author. Mohon dukungannya yahππ