Michael & Dira

Michael & Dira
Bab 3



"Boleh ikut saya keruangan pak?tanya dokter Abdi.


Sampainya diruangan dokter Abdi,ia tadi ingin berkata tapi ia takut menyampaikannya. Tapi ia harus mengaktakannya.


"Kenapa?tanya Michael membuat dokter Abdi tersadar dari lamunannya


"Maaf sebelumnya pak. Sebenarnya saya tidak ingin bapak mendengar kabar ini? tapi saya harus memberi tahukannya?kata dokter Abdi dengan panik


"Ada apa? katakan saja?kata Michael dengan datarnya..


" Pak Irwan terkena kanker otak, sepertinya pak Irwan menyembunyikan penyakitnya karna kondisi pak Irwan memburuk. Andai saja pak Irwan memberi tahukannya pasti kondisinya tidak separah ini..kata dokter Abdi


"Lakukan yang terbaik Apa pun itu. Kata Michael yang langsung keluar dan kembali keruangan pak Irwan dan mendapati pak Irwan sudah sadar dan bersama istrinya


"Paman sudah sadar?gimna keadaan paman?tanya Michael cemas


" Sudah mendingan dari sebelumnya, paman tidak apa²,hanya kecapean saja..sahut pak Irwan yang melihat raut wajah sedih di wajah Michael..


"oiyah ma..tadi papa ingin bilang kalau Michael akan membantu kita. Dia akan membantu perusahaan kita...kata pak Irwan yang menatap istrinya yang penuh tanda tanya


"Papa sudah lama berteman dengan Alm. Pak Bambang Bransco Wijaya ayah Michael. Dulu Michael & Riko sering bermain dan tinggal bersamaku. Pak Bambang adalah ayah yang sangat baik & bertanggungjawab.Pagi,siang,sore & malam ia selalu bekerja demi anaknya yang masih kecil...kata pak Irwan mengingat masa² itu..


Istrinya pun paham dan mulai mengerti tentang kedekatan mereka berdua..


"Chael...panggil pak Irwan


"Iyah paman..jwb Michael yang segera mendekat pada pak Irwan yang masih berbaring di ranjang rumah sakit


"Apa ada yang dikatakan oleh dokter??tanya pak Irwan yang tau kondisinya


"Michael hanya menganggukkan kepalanya


"Ma.. apakah mama bisa meninggalkan kami sebentar?tany pak Irwan pada istrinya


"Baiklah.. jawab istrinya sambil pergi meninggalkan mereka


"Apa yang dikatakan?tanya pak Irwan


"Hemm,kenapa paman menyembunyikan panyakit paman ini?.. Kenapa Paman gak bilang ke keluarga paman?...tanyak Michael dengan nada sedikit meninggi..


"Maafkan paman,hanya saja paman tak tega melihat istri dan anak paman sedih karena kondisi paman ..kata pak Irwan sangat sedih


Michael hanya mendengus kesal..dia tak tau apa yang akan dilakukan lagi


"Chael..panggil pamannya


"Iyah paman,ada apa??tanya Michael


"Apakah paman bisa minta sesuatu sama kamu,paman gak tau Sampai kapan paman bisa hidup...kamu masih anggap paman seperti paman kandungmukan?? Kata pak Irwan dengan wajah senduh


"Chael hanya menganggukkan kepalanya,ia pun gak tega untuk menolak permintaan pamannya,dan menatap pamannya yang terbaring ditempat tidur.


"Kamu harus janji sama paman kamu tidak akan menolak dan menyakitinya,dan selalu membahagiakannya...kata pak Irwan


Michael menatap pamannya dengan penuh tanda tanya,apa yang dimaksud dengan pamannya ini....


"Chael..apakah kamu tidak mau??tanya pak Irwan karena melihat Michael hanya diam saja.


"Iyah paman aku setuju,tapi apa permintaan paman padaku? tanya Michael penasaran


"Panggil lah tantemu tapi jangan beritahu tentang penyakit paman...kata pak Irwan.


"Baiklah paman...jwb Michael dan pergi untuk memanggil Tante Ratna


Setelah menemui Tante Ratna yang baru kembali setelah menebus obat dari apotek di rumah sakit.


"Tante dipanggil paman...kata Michael datar & dinginnya


Mereka berjalan menuju ruangan pak Irwan,..


"Ada apa pa?tanya mama meletakkan obatnya


"Ma,Dira dimana?tanya pak Irwan yang tak melihat putrinya


"Ma, sekarang Dira sudah semester berapa??tanyak pak Irwan,ia lupa


"Dira sudah semester 4 pa. Tapikan papa bilang dia berhenti kuliah. Jadi Dira sangat sedih sekali...kata Ratna mengingat kondisi putrinya


"O yah ma,papa sampai lupa. Kenalin ini Michael Bransco Wijaya... kata pak Irwan


"Mama sudah kenal pa,siapa sih yang tidak kenal dengan pengusaha muda yang sukses seperti dia ini...udah tampan,perhatian lagi. Mama jadi pengen punya nanti sepertinya pa..kata Ratna sambil tersenyum...


Michael yang mendapat pujian seperti itu hanya tersenyum saja dan mengucapkan..


"Terima kasih Tante...kata Michael


"Ma,chael... panggil pak Irwan.


"Iyah pa...sahut istrinya


"Ada apa paman?tanya Michael


"Chael,paman minta menikahlah dengan putri paman. Jaga dia,bahagiakan dia,sayangi,dan jangan pernah menyakitinya....kata pak Irwan yang mendapat tatapan dari istrinya


"Mama jangan menatap papa sepertyitu,bukannya tadi mama menginginkan menantu sepertinya..menjawab arti tatapan istrinya


"Tapi Dira???.....tanya istrinya


"Papa yang akan bicara padanya ma...kata pak Irwan meyakinkan istrinya


"Baiklah pa...jwb istrinya sangat singkat


"Gimna kamu setujukan Michael?paman tidak terima penolakan. Tadi kamu sudah berjanji..kata pak Irwan dengan menggoyangkan jari telunjuknya...


"Ngapain paman nanyak lagi kalau aku juga gak dikasih kesempatan buat menjawab...lagian Dira aku juga gak tau orangnya gimana. Kenapa paman main jodohkan aja...guman Michael dalam hati & ingin memberontak


Chael hanya menganggukkan kepalanya


Makasih banyak Michael....kata pak Irwan


Chael tidak tega untuk menolak permintaan pamannya karena sewaktu kecil ia sering dititipkan pada pak Irwan ia sangat baik,menjaga dirinya dan Riko abangnya saat ayahnya bekerja.


Chael duduk di sofa, sementara Tante Ratna menyuapi pak Irwan.


"Tan,paman aku balik dulu. Ada pekerjaan yang harus aku urus..kata chael..


Saat ia hendak berjalan,tapi tiba² datang 2 orang yang membawa rantang makanan..yah orang itu adalah Dira & Doni


"Mama..papa...teriak keduanya.


Jangan teriak kata papanya sambil meletakkan jari telunjuknya dibibir.


Kemudian Doni mengikutinya papanya. Dan mendekat kepada mama & papanya.


"Ma ini aku bawa makanan,aku sendiri Lo yang memasaknya...kata Dira yang meletakkan makanannya di meja dekat Michael duduk tadi.


Dira menatap Michael dari atas sampai bawah sambil berjalan menuju Michael...


"Kamu siapa?siapa yang menyuruhmu disini??apa kamu salah masuk kamar? sekarang pergilah,papaku sedang sakit kata dira bertolak pinggang dan menunjukkan pintu dengan jari telunjuknya


"Tanpa kamu suruh pun aku akan pergi..Dasar...kata Michael


"Chael,tunggulah makanlah bersama kami. Dari tadi kamu juga belum makamkan..kamu pasti sudah lapar..kata Ratna


"Tidak usah Tante. Aku bisa makan diluar nanti..kata chael yang mengambil jasnya disofa dan ingin pergi tapi langkahnya terhenti ketika tangannya ditarik oleh Doni


"Paman,kata guruku gak boleh nolak rezeki. makanlah paman ini sudah malam kasihan perut paman sudah lapar. udh bunyi² kata Doni yang menempatkan kepalanya diperut Michael dan menarik tangan Michael.


Chael menurut saya,kata² Doni sama dengan kata² ayahnya dulu. "jangan pernah menolak rezeki sekecil apapun itu dan harua selalu bersyukur..


Dira yang melihatnya hanya terdiam,ia hanya bertanya tanya dalam hati,apakah kedua orang tuanya yang mengundangnya. Tapi aku tak kenal dengan dia kalau dia memang keluargaku.kalau ia keluargaku,aku juga gak pernah melihatnya dalam keluargaku...semua pertanyaan yang membuat Dira jadi pusing...


#jangan lupa vote yah teman-teman


selamat membaca,semoga kalian suka☺️