Michael & Dira

Michael & Dira
Bab 1



Namaku Nadira Ayunda putri biasa dipanggil Dira.aku adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Nama adikku adalah Doni Syaputra. Aku mahasiswa disebuah universitas di Bandung. Saat ini aku kuliah semester 4. Ayahku merupakan seorang pengusaha tapi tidak terlalu terkenal,ibuku seorang ibu rumah tangga yang hanya mengurus pekerjaan dirumah dan menjadi sosok ibu serta istri yg baik buat kami keluarganya.


"Diraa"... Panggil mama Dira sambil menggedor pintuk kamar Dira


 


*Apaan sih ma* pagi\-pagi sudah berteriak\-teriak saja. Nanti tetangga marah kalau mama teriak\- teriak seperti ini...kata Dira dengan wajah yang masih mengantuk dan berdiri di depan pintu kamarnya.


 


'Kamu itu yah,anak cewek tapi pemalas. Bantuin mama didapur masak buat siapin sarapan . Ayook..menarik tangan Dira.


Mama....putri mama yang satu ini masih mengantuk banget. Ijinin Dira buat tidur lagi yah ma.please. Kata Dira memohon


Gak boleh,kamu tuh yah su..sah banget buat di bilangin,Sekarang ikut mama kedapur. Kata mama


Dengan berat hati Dira mengikuti mamanya. Tak berapa lama mereka masak dan menyiapkan makanan buat sarapan.


Sekarang kamu mandi sana. Kata mama


Iya ma. Jwb Dira singkat karena ia merasa sedikit lelah


Dira pun pergi ke kamar yg ada di lantai 2 meninggalkan mamanya. Tak lama kemudian papa,mama,dan Doni juga sudah duduk di meja makan.


Pagi...sapa Dira karena mereka sudah lama menunggunya..


Kakak lama banget sih,lapar tau....rengek Doni karena sudah lama menunggu dan juga ia sudah sangat lapar


Hehehehe...maaf yah adek kakak yang ganteng. Kata Dira


Dira sangat menyayangi adeknya yang saat ini masih SD. Setelah selesai makan pak Irwan (papa Dira) berangkat kekantor dan mamanya mengantar Doni pergi ke sekolah. Dira pun naik kekamarnya.


Sekitar jam 8 Dira bangun dan segera bersiap siap untuk kuliah.


* * *


Hey !! sudah lama menunggu?...tanya Dira yang mengagetkan Anggun


Ehhh...mamamu seribu...Dasar Lo yh Dir,udah lama datang ngagetin... bejamur tau gak aku nungguin nya..kata Anggun dengan kesal karena ia kaget


Maaf Gun...sahut Dira


Iyah deh lain kali jangan telat,bosan tau...kata Anggun yang sudah lama menunggu Dira.


Dira hanya menganggukkan kepalanya dan mengajaknya kedalam kelas karna sebentar lagi kuliahnya akan dimulai..


saat Dira sedang fokus mendengarkan dosennya menerangkan materi Anggun pun mengajaknya mengobrol..


Dir...lihat lah dosen itu, ganteng yah, kayaknya dia belum terlalu tua untuk seumuran kita. Bapak itu juga masih sigle...kata Anggun dan mengambil *** poin Dira agar Dira mau mendengarkan ceritanya


Iya Iyah Gun...berikan *** poinku. Aku masih ingin menulis. Nanti saja kamu ceritanya,aku sedang fokus. Kata Dira yang langsung mengambil *** poinnya..


Tak lama kemudian jam kuliah pun berakhir. Dira segera pulang karena Iyah sudah lelah untuk berfikir.


Sesampainya di rumah Dira langsung mandi, setelah mandi ia membaringkan tubuhnya di ranjang sambil bermain ponselnya. Karna merasa mengantuk ia memutuskan untuk tidur...


"Kak Dira...panggil Doni


Tapi Dira tidak menyahut karena ia masih terlarut dalam mimpinya. Doni membuka pintu kamar Dira karena tidak dikunci sambil menggoyangkan kaki Dira.


Iyah dek yaudah duluan turun sana. Kakak mau cuci muka dulu baru turun. Kata Dira sambil mengucek matanya dan sesekali menguap.


Iyah.... awas aja lama. Aku bilang papa biar uang jajan kakak dipotong..ancam Doni


Iiihhh...jangan dong. Jwb Dira singkat


Makanya cepet,kalau gak mau aku aduiin. Jwb Doni sambil berlari menuju ke meja makan.


Setelah cukup lama menunggu, akhirnya papa mama dan Doni makan terlebih dahulu karena Dira tak datang juga.


Doorr.....!! Dira mengejutkan Doni


Doni yang terkejut dan langsung menangis


Ma..ma,liat kak Dira dia jahat...aku kan gak ada garain kakak. Aku juga gak ada nakal...kata Doni yang mengadu pada mamanya sambil menangis.


Dira...kamu ini yah suka kali garain adeknya. Kamu ini harusnya jadi contoh buat Doni. Kamu harus menyayanginya bukan membuatnya menangis seperti ini..kata mama menasehati Dira


Iyah deh ma...Dira salah. Kata Dira singkat


 


Suasana kembali hening saat mereka makan. Tak ada yang bersuara,karna orang tua Dira mengajarkan mereka untuk tidak bercerita atau bersuara saat makan kecuali sangat- sangat penting.Selesai makan mereka duduk di ruang tv sambil menonton tv..


 


"Pa"..panggil Dira


Heemm... Jwb papanya yang asik dengan ponselnya dengan wajah yang cemas


Pa..besok Dira bayar uang kuliah yah, soalnya Dira kemaren lupa minta uang buat bayar uang kuliah..kata Dira


Gak bisa di tunda dulu yh?? Tanya pak Irwan


Mana bisa pa...papa ini. Nanti Dira malu sama teman-teman,terus di panggil karena belum bayar uang kuliah. Kata Dira sedikit kesal.


Kalau begitu kamu berhenti kuliah dulu. Kata pak Irwan yang langsung pergi kekamarnya meninggalkan mereka


Pa...papa kemarin yang nyuruh Dira buat kuliah sekarang Dira Uda kuliah disuruh berhenti mau papa apa sih... Kata Dira sedikit berteriak


Pak Irwan hanya berlalu tidak membalas kata-kata Dira


Ma...papa kenapa sih ??? Tanya Dira pada mamanya.


Mama juga gak tau,mama ke kamar duku yah. Kamu jagain Doni. Kalau kalian sudah ngantuk ajaklah Doni tidur di kamarmu dulu. Kata mamanya


Iyah ma..kata dira


Dira tak menyangka papanya akan bersikap seperti itu kepadanya. Dia tak pernah melihat papanya seperti ini.


Apa papa punya banyak masalah?? Tanya Dira dalam hati


Kak Dira aku sudah mengantuk?aku mau tidur. Mama mana? Aku uda ngantuk.. rengek Doni dan sesekali menguap


Yaudah kita tidur dikamar kakak dulu, nanti mama akan menggendong mu..sambil mengelus kepala Doni dan berjalan menuju kamarnya.