
💦.....
Tak berapa lama Dira pun tersadar..
Aauu..sakit sekali kepalaku,kenapa aku bisa disini..ia mengingat bapa yang terjadi dan ingin melihat kondisi papanya.
Tapi seseorang masuk,dengan mendengus
"Mau kemana kamu?tanya Michael dengan datarnya
"Aku mau liat kondisi papaku,apa hakmu untuk melarangku??.katanya dengan ketus
"Papamu koma. Aku memang tidak punya hak untuk mengaturmu. Aku hanya mengingatkanmu. Kalau kau bersifat seperti ini terus,kau akan membuat kondisi papamu jauh lebih buruk lagi. Kalau kau mau seperti itu..silahkan...kata Michael sambil berlalu & kembali masuk lagi
"Jaga kesehatanmu,besok kita akan pergi mengurus pernikahan kita. Kalau kau mau datanglah ke rumah sakit jam 11 siang,kalau kau tidak mau tidak usah repot-repot..sambil menaikan bahunya dan pergi berlalu..
"Tuhan..mengapa semuanya ini terjadi padaku..apa salahku Tuhan. Sekarang apa yang akan aku lakukan..sambil menangis sepuasnya. Setelah merasa lebih baik ia pergi untuk melihat kondisi papanya dan ia melihat mamanya sedih.
"Ma..maafkan aku ma. Ini salahku..hiks...hikss..hikss..Dira menangis dalam pelukan mamanya
"Sudahlah sayang, jangan menangis lagi. Kalau papa nanti sadar mama mohon jangan lakukan hal2 yang membuat papa jadi begini lagi..kata Ratna yang ikut menangis
"Iyah ma...kata Dira
"Papa menjodohkanmu dengan Michael pasti itu yang terbaik,tidak ada orang tua yang ingin anaknya menderita sayang...kata mamanya yang memahami kondisi Dira
Dira hanya menganggukkan kepalanya dan menatap mamanya,mereka menghapus air mata yang membasahi pipi mereka,lalu tersenyum
"Dimana laki² itu ma??tanya Dira yang mencarinya kerena tidak melihatnya
"Dia sudah pulang sayang, katanya dia ada meeting. Dia juga sudah membantu kita. Biaya pengobatan papamu dianya juga yang nanggung. Pasti dia sudah lelah harus bekerja dan datang ke rumah sakit buat jenguk papa. Nanti kalau bertemu berterima kasihlah..kata mamanya mengelus punda Dira.
"Doni dimana ma?bukannya tadi dia tidur ma??tanya Dira cemas
"Doni sudah pulang bersama Michael, sekarang pulanglah. Istirahat biar mama yang jagain papa. Jangan buat adik kamu menangis yah...kata mama sambil mencubit pelan hidung Dira.
"Aauu..sakit ma. Iyah² Dira gak buat Doni menangis deh . yaudah Dira pamit dulu yah ma. Mama juga jaga kesehatan,jangan lupa makan...dah mama..kata Dira sambil melambaikan tangannya
"Iyah .. hati²... kata Ratna
* * *
Dirumah Dira( Rumah pak Irwan),Doni ditemani oleh seorang wanita paruh baya itu adalah pembantu yang dikirimkan Michael
"Buk aku sudah mengantuk. Tapi kakakku belum pulang yah?..tanya Doni sambil sekali kali menguap
Tok...tok...tok...
Bi Inah segera membuka pintu
"Selamat malam non,kata hi Inah menyapa nyonya barunya
"Ibuk siapa,kenapa dirumahku,adikku dimana,dia baik² sajakan??kata Dira panik sambil melihat kesana dan kemari mencari adiknya
"Saya pelayan baru dirumah ini non,pak Michael yang menyuruh saya untuk menjaga den Doni. Kat buk Inah menundukkan kepalanya.
"OOO,kata Dira sambil bergumam dalam hati ("buat apasih dia kirim pelayan,dikirain aku gak bisa ngurus semua ini,huhh..dia sok carik perhatian deh sama mama dan papaku....) 'ia sangat kesal
"Non...apa mau makan??tanya buk Inah ragu²
" Tidak usah bik. Pasti bibik sudah capekkan. Istirahatlah..kata Dira yang pergi untuk melihat adiknya
"Kakak...kata Doni berlari memeluk kakaknya
" Kok belum tidur dek ini udah jam berapa??tanya Dira mengelus rambut Doni
"Sebenarnya aku udah ngantuk. Tapi kakak,mama,sama papa belum pulang. Aku gak mau tidur,aku maunya tidur sama mama...rengek Doni.
"Adek kakak yang ganteng jangan sedih yah. Pasti papa cepat sembuh dan cepat kumpul lagi sama kita. Sekarang kita tidur yah..
Dira mengajak adiknya tidur dikamarnya . Setelah menidurkan doni,Dira duduk di sofa kamarnya. Ia menangis
"Pa...maafin Dira yah pa. Gara² Dira kondisi papa jadi begini. Dira janjinpa,Dira gak akan buat papa sedih lagi sama mama juga dan Doni. Tapi papa harus bangun,jangan tinggalkan kami pa. Dira gak mau liat papa kayak gini lagi,Dira minta maaf pa...Isak tangis Dira yang merasa bersalah dan sangat sedih dan menatap foto mereka bersama saat liburan 2 tahun yang lalu
Tak lama kemudian Dira menyusul Doni ke alam mimpi. Ia sangat lelah. Dan akhirnya tertidur bersama Doni..
* * *
Dira turun dari kamarnya, untuk menyiapkan sarapan dan bekal untuk Doni sekaligus makanan yang akan dibawa ke rumah sakit yang dibantu oleh buk Inah. Pembantu baru di rumah pak Irwan. Setelah selesai menyiapkan semuanya,ia naik kekamar untuk membangunkan Doni.
"Dek..bangun sekolah...kata Dira menggoyangkan tubuh doni
"Iyah kak. Doni bangun,ia teringat kata² mamanya. Setelah selesai mandi dan sarapan,Dira mengantar Doni ke sekolah lalu kembali ke rumah
"Bi,makanan yang akan saya bawa ke rumah sakit dimana yah bik,seingat Dira disini(menunjuk meja makan)..
"Oo,Iyah non. Tadi bibik taruh dilemari..sahut bik Inah
"Oo Iyah bik, makasih yah bik. Dira pamit dulu yah bik. Ooyah,bibik gppkan Dira tinggal??tanya Dira pd bik Inah
"Gpp non, saya sudah biasa. Kata bik Inah dengan nada lembut
"Yaudah deh bi. Dah bik...kata Dira sambil pergi menuju ke garasi rumahnya
Ia menyalakan mobilnya,dia berfikir sejenak.
"Apakah aku harus ke rumah sakit??atau tidak. Kalau aku tidak datang,aku takut kondisi papa makin buruk. Kalau aku datang apakah aku menerimanya. Aduuuhhh bagaimana ini??apa yang akan aku lakukan. Bantu aku Tuhan...kata Dira berserah
Dira pun menjalankan mobilnya,dipertengahan jalan Dira menyadari bahwa bekal yang akan ia bawa tertinggal karna ia langsung berlari kegarasi bukannya membawa bekal itu..
"Aduuhh..gimna sih Dira. Pikiran Lo kemana aja sih..dasar payah..terus apa yang akan aku lakukan??!apa aku balik lagi??gak². Ini udah jam 10.49 wib. Bentar lagi jam 11. Tapi kan aku udah nyiapin itu dengan susah payah,telat² dikit gpplah yah kan...hehhe
Akhirnya Dira memutuskan untuk putar balik kerumahnya,ia menancapkan mobilnya. Agar ia segera sampai kerumahnya. Setelah sampai dirumah..
"Bik..bik.. teriak dira
"Ia non,kata bik Inah membuka pintu dengan tergesa-gesa
"Hehehehe maaf yah bik,udah bikin bibik lelah. Dira cmn mau ngambil bekalnya. Soalnya ketinggalan...kata Dira dan langsung berlari mengambil bekalnya. Setelah itu,Dira berlari ke mobilnya.
"Aduuuh,capek banget dah. Baru lari bentar aja... apa beratku naik yah..??gak mungkin...kata Dira menyalakan mesin mobilnya.
"Aku harus cepat waktuku gak banyak. Aduuhh gimana ini..kata Dira bersedih melihat jalanan macet.
* * *
Jam 11.00 wib Michael sudah tiba di rumah sakit untuk melihat kondisi pamannya dan melihat keputusan apa yang diambil oleh Dira
"Gimana keadaan paman?tanya chael Pada buk Ratna
"Kata dokter kondisinya sudah lebih baik, jangan terlalu stress. Jangan membuatnya marah,atau juga sedih. Kata buk ratna yang sedikit pucat dari sebelumnya
"Istirahatlah,aku akan menggantikan tante beberapa jam kedepan. Saya gak punya banyak waktu. Kata Michael dengan datar dan dinginnya
"Tidak usah nak. Tante masih kuat kok..kata Ratna memegang kepalanya yang terasa pusing
"Apa Tante mau pura² ber-akting,dari wajah Tante saya sudah tau. Istirahatlah..kata Michael dengan tegas
"Baiklah. Tante titip pak Irwan. Kata buk Ratna dan pergi meninggalkan mereka
Kelihatan Michael sibuk dengan ponselnya ia bekerja dan memeriksa dokumen yang akan dibahas saat meeting nanti. Karna sekretarisnya jack telah mengirimnya lewat email
"Ma...mama teriak dira dari depan pintu yang tak melihat mamanya disana
"Dimana mamaku pria angkuh?tanya Dira dan meletakkan bekalnya dimeja dan duduk berjauhan dengan Michael
Michael tidak menjawabnya,ia masih sibuk dengan ponselnya. Melihat reaksi Michael yang seperti itu,Dira menginjak kaki Michael dan terlihat Michael kesakitan sambil memegang kakinya
"Apakah kamu tidak punya pikiran,dasar..kata Michael dengan ketusnya sambil memegang kakinya
"Lihatlah tingkahnya ini, bagaimana bisa aku menikahi bocah sepertinya..gumam Michael
"Wooy...pria angkuh... melambaikan tangannya di wajah Michael
"Minggir..kata Michael mendorong Dira sampai ia terjatuh
"Aduuh...kamu jahat...hiks..hiks..hiks. kata Dira menangis memegangi siku dan kakinya yang terasa sakit.
"Kamu mau kemana,hey...kamu dengar gak sih. Budeg amat sih jadi orang...kata Dira berteriak mengejar Michael
"Suaramu akan menggangu semua orang. Kata Michael tanpa melihat kebelakang
"Kenapa emang,habis kamu dipanggil gak dengar juga. Apa kamu budeg...kata Dira mendekati Michael
Michael hanya menatapnya sinis,dan ingin pergi tapi langkahnya terhenti karna tangan kanannya dipegang oleh Dira. Tapi Michael segera menepisnya
"Kamu mau kemana lagi,aku sudah lelah..tanya Dira
"Bukan urusanmu. Uruslah dirimu..kata Michael
"Bukannya hari ini kita akan mengurus pernikahan kita??tanya Dira mendekati Michael lagi dan menatap Michael dengan tatapan bocah yang minta dibelikan es krim
"Pernikahan??!urus saja pernikahanmu sana..kata Michael dengan sinisnya
"Pada siapa akubakan nikah selain kamu. Bukannya papaku yang menjodohkan kita. Terus semalam kamu bilang,kalau aku menikah denganmu maka aku harus datang ke rumah sakit jam 11.00 kan aku sudah datang itu artinya aku menerima perjodohan ini...kata Dira yang menjawab pertanyaan Michael dengan cepat,suara yang sedikit keras
Michael hanya menatap jam yang melingkar ditangannya,sambil menunjukkannya dengan jari telunjuknya
"Maaf kalau aku telat,aku punya alasan,jangan dibatalkan pernikahan ini. Aku gak mau liat kondisi papaku lebih buruk lagi...kata Dira memohon
Michael hanya diam
"Ayolah jangan diam terus,bagaimana aku tau jawabanmu kalau kamu di seperti ini terus. Bahkan kedua orang tuamu saja tak tau apa arti jawaban diammu itu..kata Dira dengan suara yang lembut
"Diam kamu !!!kata Michael dengan suara yang meninggi
"Maaf,..Dira hanya menunduk & meneteskan air matanya karena ia takut dibentak oleh Michael
Michael pergi meninggalkan Dira yang diam mematung. Tapi saat Michael berjalan Dira mengikuti sampai parkiran mobil
"Kenapa kamu mengikutiku,pergilah liat kondisi papamu...kata Michael
"Aku gak mau, sebelum kamu maafin aku dan kita pergi mengurus pernikahan kita..kata Dira dengan wajah yang memelas sambil mengatupkan tangannya
Michael mengambil ponselnya dan menelepon seseorang dan..
"Ayo...ajak Michael untuk masuk ke dalam mobilnya
Dira pun ikut masuk,tapi Dira belum menutup pintunya. Karna ia gak mungkin ninggalin papanya sendiri
"Tapi papaku??tanya Dira menatap Michael,tapi Michael hanya menatap kedepan.
"Aku sudah mengurusnya,tutup pintumu itu..kata Michael.
"Siapa yang akan menemani papaku??,jawab dulu baru kita boleh pergi..kata Dira penasaran
"Aku sudah menyuruh suster untuk menjaga paman. Kalau kamu tidak percaya,silahkan turun...kata Michael dengan suara yang tegas
"Baiklah,aku percaya..kata Dira menundukkan kepalanya
Sepanjang perjalanan mereka diam,suasana yang sunyi dan tersa dingin atau sangat dingin(menurut dira,berbeda dengan Michael yang biasa² saja). Dan akhirnya sampai di sebuah butik yang sangat mewah
"Ngapain kita kesini??tanya Dira yang belum mengerti
Michael hanya terus berjalan memasuki butik itu.
"Selamat datang pak,ada yang perlu saya bantu pak??tanya salah satu karyawan di butik itu
"Berikan dia baju kebaya putih untuk pernikahan..kata Michael menunjuk Dira
"Kenapa harus pakai kebaya,dikira mau keundangan apa,dasar. Kamu gak tau model baju terbaru buat pernikahan yah,kalau tidak tau biara aku aja yang milih..aku kan pandai. Huh..kenapa harus kebaya sih..gumam Dira dalam hati dan membuang napasnya dengan kasar
"Kenapa??tanya Michael yang mendengar degusan Dira
Dira hanya menggelengkan kepalanya,. Dan ia mengikuti kata² pegawai butik untuk masuk keruangan ganti. Untuk mecoba baju kebaya yang akan dipakainya saat pernikahannya dengan pria angkuh itu.
"Pak apakah ini cocok??tanya karyawan itu pada Michael
" Tidak,terlalu jelek..tukar. kata Michael.
"Yang ini pak??tanya karyawan itu lagi
"Tidak,Terlalu kebesaran...
Setalah mecoba kesekian banyak baju,tapi belum ada yang sesuai dengan hati Michael. Karyawan itu pun merasa khawatir..
"Bagaimana dengan yang ini pak??tanya karyawan itu dengan cemas,ia tak tau lagi apa yang akan ia lakukan.
"Lumayan tidak terlalu jelek. Kata Michael yang segera berdiri
"Baiklah pak. Kata karyawan itu( "susah banget sih sama pak Michael untung boss kalau tidak udah saya cabik² terus saya usir)
"apasih mau laki² ini,apa dia gak punya perasaan apa !! gak tau apa aku capek dari tadi tukar² baju. cuman carik mana yang sesuai pilihannya,kan aku yang pakai. seharusnya dia nanyak dong. Dira yang cantik apakah kamu nyaman dengan baju itu??.Tapi malah suka hatinya..gumam Dira dalam hati ia sangat² kesal..
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
hai readers..👋👋👋
apa kabar niie?? semoga sehat² aja yah👌
gimana ceritanya,seru bukan??
terus ikuti kelanjutan ceritanya yah.
\#**jangan lupa like,love,vote. Dan berikan komentar kalian yah teman²,kakak². semoga kalian suka. selamat membaca**