Marcel & Meka

Marcel & Meka
BAB 17



Tok..tok..tokk


Tok..tok..tokk


Suara ketukan pintu terdengar dari luar kamar.


Sementara didalam kamar


Pintu balkon kamar terbuka lebar hanya ditutupi gorden putih tipis


Bantal berserakan dimana-mana, sedangkan sang pemilik kamar tertidur terlentang.


Jam sudah menunjukkan pukul 18.30 namun sang pemilik kamar masih betah dialam mimpi.


"Mek!meka bangun"


Pekik seseorang dari luar


Gadis tersebut merasa ada yang menggangu tidur dia pun membuka matanya dan berteriak


"Iya tunggu"


Gadis itu pun bangun dari tidurnya dan membuka pintu


Ternyata mamanya lah yang telah membangunkan tidurnya


"Kamu tidur atau mati dipanggil gak dengar-dengar"


"Meka kan tidur ma,mana kedengaran"


Mama meka masuk kedalam kamarnya


"Astaga meka ini kamar atau kapal pecah


Kamu anak gadis loh kamar kok jorok banget sih siapa yang mau sama kamu kalau kamu jorok gini,kalau Marcel lihat kamar kamu mungkin dia ilfil sama kamu


Sekarang juga kamu bereskan kamar kamu kamu mandi dan siap-siap dan satu lagi tidak ada minta bantuan bibi untuk membersihkan kamar kamu ini ngerti"kata mama meka panjang lebar.


"Huft"meka membuang nafas nya panjang.


"Meka baru bangun ma, pulang sekolah tadi langsung tidur,belum ada makan meka capek ma,iya meka bersihkan ini kamar gak minta bantuan bibi juga kok


Mau kemana meka mandi, siap-siap lagi"


"Ya udah cepetan bereskan,kamu sama mama mau kerumahnya Marcell"kata mamanya


"Ngapain ma kerumah Marcel"


"Gak usah banyak tanya sekarang bereskan ini kamar cepat meka mama tunggu kamu dibawah jam 19.00 tepat"


"Astaga ma cuman tiga puluh menit mana bisa belum juga bereskan kamar,mandi, pakai baju,make up biar cantik"


"Itu makanya sekarang kerjakan jangan banyak bicara,awas sampai lama mama jewer kamu"


"Iya deh ma"


Meka langsung membersihkan kamar nya, setelah itu dia langsung mandi


..............


19.15


Wanita itu baru selesai bersiap-siap


"Ayok ma"


"Kamu lama banget meka udah lebih dari yang mama kasih waktu"


"Astaga ma sama anak sendiri gitu banget


Oiya papa sama abang mana ma?"ucap meka mengalihkan pembicaraan


"Berusaha ngelak ya,papa pulangnya agak malam,abang kamu masuk kuliah malam"


"Ya udah ayo ma nanti kemalaman"


Mereka pun masuk kedalam mobil


Diperjalanan seorang ibu dan anak ini saling mengobrol dan kadang bercanda ria


"ma,kalau misalnya meka putus sama Marcel gimana ma"tanya meka sambil fokus menyetir


"Ya mau gimana lagi,kalau itu yang terbaik mama bisa buat apa,tapi mama udah merasa cocok sama Marcel"


"Cocok gimana ni ma?"


"Udah cocok jadi mantu mama"kata mamanya sambil tersenyum


....


Mereka pun sampai dirumah Marcel


Mereka menekan bel rumah tersebut dan setelah beberapa lama pintu pun terbuka


"Eh,ayok masuk"kata orang yang membuka pintu yang tidak lain adalah mamanya Marcel


"Iya,kok sepi rumah sal?"tanya mamanya meka


"Pada dikamar semuanya"jawab mamanya Marcel


"Hai Tante"ucap meka sambil menyalam mamanya Marcel


"Hai juga sayang,kamu gimana kabarnya udah lama gak main kesini"ucap mama Marcel


"Hehe,baik tante,iya tan"


"Kita makan malam dulu yuk,kalian belum makan kan"ajak mama Marcel


"Iya laperni"kata mamanya meka


"Selagi meka bisa boleh Tante "


"Tolong panggilkan Marcel dikamaranya ya


Suruh turun kebawah biar makan malam sama"ucap mama Marcel


"Ha,iy-iya Tante"meka pun menuju kekamar Marcel.


.....


Meka sudah berdiri didepan pintu berwarna hitam yang tak lain adalah pintu kamar Marcel.


Tok..tok..tok..


"Sel dipanggil Tante suruh turun kebawah makan malam"ucap meka


Tapi tak ada yang menyahut


Tok..tok..tok..


"Sel"


"Tok..tok..tok.."


"Marcel"panggilnya lagi


"Is ni orang ada gak sih didalam"kata meka


Dia membuka pintu kamar Marcel dan ternyata tidak dikunci dia masuk kedalam kamar yang sangat gelap.


"Sel" dia mencari saklar lampu dan menyalakan nya


Dia melihat keseluruh isi kamar dia tidak menemukan apa yang dicari nya tapi matanya tertuju pada tempat tidur dia pun berjalan kearah tempat tidur


Dia melihat Marcel sedang tertidur pulas,dia tidur tidak memakai baju sayang nya selimut menutupi tubuh pria tersebut sampai ketiak jadi meka tidak bisa melihat roti sobeknya Marcel


Meka memandangi wajah pria yang didepannya ini sangat manis rasanya ingin menciumnya tapi apa la daya.


"Sel,bangun"ucap meka mengguncang tubuh Marcel pelan


Tapi sama sekali tidak ada respon


"Marcel bangun"teriak meka tepat ditelinga Marcel sambil mengguncang tubuh Marcel kuat


Marcel pun langsung duduk dari tidurnya karna kaget ada yang berteriak keras ditelinga nya


"Apa-apaan sih lo buat orang terkejut aja


Orang lagi tidur juga, ganggu aja" kata Marcel dia belum tau yang membangun kannya siapa


"Ya Selo dong kan gue juga disuruh kali buat bangunkan lo,kalau karna gak mama lo yang suruh gue juga gak mau bangunin lo kali"ucap meka berdiri dari tempat tidur Marcel


Marcel merasa kenal dengan suara itu dia langsung melihat orang tersebut.


"Meka"ucap Marcel terkejut karena meka ada di kamarnya


"Iya ini gue ngapa Lo"


"Kok kamu ada dikamar aku?"tanya Marcel


"Udah dibilang gue disuruh bangunin lo,lo pekak ya"ucap meja jutek


"Jutek banget cantik"gombal Marcel


Meka langsung melihat kearah mercel dan dia baru menyadari bahwa badan Marcel terlihat jelas apa lagi perutnya oh shit


Apalagi sekarang Marcel ganteng banget


Dengan muka bantal,rambut acak-acakan, ditambah dia tidak memakai baju.


oh god is really beautiful creation


Meka takut Marcel menyadari bahwa meka melihatnya dia langsung melihat kearah lain


"Bodo amat terserah gue dong"ucapnya


"Jangan jutek-jutek dong cantik nanti gak ada yang mau Lo,sini duduk dulu jangan berdiri-diri macam mau nagih utang aja "ucap Marcel sambil menatap meka


"Banyak kok yang mau sama gue diluar sana,gak mau gue duduk,lo bauk belum mandi"ucap meka


"Gitu banget cantik"ucap Marcel dan kembali berbaring


"Marcel kok malah tidur lagi sih, cepetan bangun yang lain udah pada nungguin tu dibawah"ucapnya sambil menarik tangan Marcel


Tidak ada respon sama sekali dari pria tersebut


"Ya udah kalau Lo gak mau bangun gue gak mau cakapan sama lo selamanya"ancam meka


Marcel pun langsung bangkit berdiri


"Jangan gitu dong,iya ini aku bangun


Putus dari kamu aja udah buat aku kayak orang gila apalagi gak cakapan selamanya"ucap Marcel


"Bacot, ya udah cepetan"


"Kamu deluan aja aku mau bersih-bersih dulu malu nanti dilihat mama mertua menantu nya jelek"kata Marcel sambil tersenyum


"Idihhh pede bat dah"


"Kamu deluan aja,kalau mau nungguin juga gak papa kok"kata Marcel


"Gak mau gue,yang ada gue bisa gila lama-lama debat dengan lo"


"Cepetan turunnya gue udh lapar"lanjut meka


"Iya sayang ku"ucap Marcel