Love Starts From The School Hall

Love Starts From The School Hall
Chaptee 29



..."Now you are only a shadow I am holding very tightly, very different from the past before he came back into your life. I just want to say, "Thank you for staying with me even though only your shadow is present"....


...***...


Saat sudah sampai di UKS, Samuel mengenggam tangan Keyla yang sedang berbaring di tempat tidur UKS.


"Key, kemarin ulang tahun gue. Lo pasti lupa karena lo udah terlalu pikiran dengan hubungan lo, gue paham kok Key" Ujar Samuel.


Tangis Samuel seketika pecah karena ia sangat berharap di ulang tahunnya kemarin, orang yang pertama mengucapinya adalah Keyla. Namun, kali ini tidak.


Ini semua karena Mika yang membuat pikiran dan hati Keyla hancur.


"Gue yakin Keyla inget tapi kan kemarin abis ketemuan sama Pras di tambah Mika dateng kerumah jadi dia ga sempat ngucapin lo kali Sam" Ucap Reza menenangkan.


"Arghh!! Ini semua gara-gara Mika dan gue juga salah karena ga ada di samping Key saat dia butuh!" Samuel memukul dinding sangat keras.


"Samuel! Lo ga seharusnya kayak gini!" Bentak Rino.


Yap, Rino dan Samuel juga sudah seperti kakak beradik. Rino sangat menyayangi Samuel dan ia tidak suka melihat Samuel yang seperti ini.


"Tenang Sam, jangan emosi. Keyla butuh kita" Ujar Salsa.


Pikiran Samuel tidak bisa tenang, ia seperti tidak terarah saat melihat sahabat nya terpuruk seperti sekarang.


Akhirnya Samuel memutuskan untuk keluar dari UKS dan pergi ke kelas, jika ia berlama-lama disana ia akan kehilangan akal dan pasti mendatangkan Mika lalu memukulnya.


Semua sahabatnya membiarkan Samuel pergi dan mereka tetap menemani Keyla di ruang UKS sampai bangun.


Tak lama kemudian, Keyla bangun dan langsung duduk. Hal itu membuat semua sahabatnya terkejut.


"Astagfirullah Keyla, lo tuh pingsan apa enggak sih? Ngagetin tau gak" Celetuk Kyra.


Keyla nyengir, "Pingsan beneran tapi sebenernya dari


udah bangun cuma gue pengen prank Samuel hehe".


"Bikin panik tau ga, ga lucu lo" Ucap Andika.


Nicole menginjak kaki Andika.


Keyla langsung cemberut, "Iya tau gue emang selalu salah. Makasih udah nemenin gue disini, gue mau ke gerbang dulu".


Keyla yang hendak pergi namun tangannya di tahan oleh Andika, "Gak usah ngambek jelek, kita bantu prank lo. Mau kan bantu Keyla?".


Semuanya menyetujui, Andika dan Reza menemani Keyla ke gerbang sekolah untuk menemui Kelvin yang akan kesekolah.


Sedangkan Fasya,Kyra,Salsa dan Nicole pergi ke kelas untuk melanjutkan prank kepada Samuel.


Rino,Alex dan Hema pergi ke kelasnya sendiri karena akan di adakan tryout dadakan.


-----


Suasana kelas 11 Ipa yang sangat berisik, Samuel yang sedang duduk di kursinya memakai earphone serta memainkan game online.


Kyra,Salsa,Nicole dan Fasya yang baru masuk ruang kelas. Mereka mengobrol di kursinya.


Mereka sengaja membahas hubungan Keyla dan Mika karena mereka tahu pasti Samuel akan terpancing dengan pembicaraannya dan akan emosi.


Dan benar saja, Samuel langsung mematikan ponsel dan menghampiri Kyra,Salsa,Nicole dan Fasya.


Sontak membuat 4 sahabat Keyla terdiam saat Samuel menghampiri mereka.


"Kok pada diem? Keyla kemana? Kalian ga nemenin?" Tanya Samuel.


"Ada di UKS, dia masih belum siuman terus kita takut ada guru jadi kita tinggal" Jawab Fasya dengan entengnya.


Fasya sengaja menjawab seperti itu, karena ia tahu pasti Samuel akan marah jika Keyla di tinggal sendiri dalam kondisi tidak sadarkan diri.


"Bodoh! Kalian kan sahabatnya juga gimana sih malah ninggalin" Bentak Samuel.


"Lah lu sendiri aja ninggalin Keyla, tapi malah marahin kita" Sahut Nicole.


"Gue ninggalin Key ada alasan! Gue ga bisa nahan emosi gue liat Keyla terpuruk kayak gitu, gue ninggalin dia karena disana ada kalian!" Balas Samuel.


"So, lo maunya gimana?" Tanya Kyra.


"Ya gue mau kalian juga bantu gue lah bikin Keyla tersenyum lagi ga terpuruk gitu" Jawab Samuel.


"Daripada marah-marah mending kita ke UKS aja" Sahut Salsa.


"Reza sama Andika kemana? Kok ga ada?" Tanya Samuel.


"Nanya mulu lo kaya pegawai baru, mending kita ke UKS cek Keyla dulu deh" Jawab Kyra.


Akhirnya mereka semua pergi ke UKS untuk melihat Keyla.


Dan sesampainya mereka di UKS, Samuel membuka pintu UKS dan--- ia pun terkejut saat melihat ruangan tersebut.


Kemana Keyla?.


Samuel terdiam menatap seluruh ruangan UKS, Namun tetap tidak ada Keyla.


"Lah kok Keyla ga ada sih" Ucap Kyra.


"Tadi perasaan ada disini deh, apa jangan-jangan Key di culik ya" Ujar Nicole.


"Ga mungkin Nic, apa dia dibawa sama Mika ya? Soalnya kan cuma anak sekolah yang bisa masuk sekolah kita apalagi satpam nya udah kenal Mika" Sahut Salsa.


Samuel semakin panik, mereka berempat sengaja membuat Samuel panik dan gelisah karena hilangnya Keyla.


"Mana Keyla suasana hatinya lagi buruk, gue cuma takut dia bunuh diri deh" Ujar Fasya.


Perkataan Fasya berhasil membuat Samuel kesal dan perasaannya saat ini campur aduk.


Samuel menarik tangan Fasya dan Nicole keluar, "Ayo kita cari ke toilet cewek dulu".


Fasya dan Nicole menurut saja karena ia punya rencana lain, ia menghadap belakang dan memberi kode pada Salsa dan Kyra.


Salsa dan Kyra ikut keluar dari ruang UKS dan berlari menuju kelas untuk mengambil sesuatu di tasnya karena kebetulan barang itu sedang digunakan untuk praktek.


Nicole mencegah Samuel untuk ke toilet wanita, "Mending kita ke lapangan basket dulu siapa tau ada disana".


Samuel tanpa menjawab ia langsung menuju lapangan basket bersama Nicole dan Fasya.


----


Disisi lain, Kyra dan Salsa sudah mendapat barang tersebut dan langsung berlari menuju toilet wanita.


Keyla,Andika dan Reza sudah berada di kelas dan sedang mempersiapkan surprisenya.


Ia memasang banner 'Happy Birthday Samuel' di kelas dan juga memasang menulis di papan tulis dengan bacaan 'Selamat Anda Kena Prank' dengan diberi lampu warna-warni.


Ia mendekor kelas sedemikian rupa agar Samuel bahagia dengan kejutannya sekaligus permintaan maaf dari Keyla karena telat mengucapkan.


Sedangkan Kyra dan Salsa yang sudah sampai di toilet, ia langsung menjatuhkan pewarna makanan yang berwarna merah seperti darah.


Ia menuangkan sebanyak mungkin sampai seperti jejak keluar dari kamar mandi.


Setelah menuangkannya, mereka berdua kembali ke kelas untuk membantu Keyla serta teman sekelasnya yang sedang mendekor kelas untuk surprise birthday Samuel.


Di tempat lain.


Samuel, Nicole dan Fasya sudah mencari di lapangan basket tapi tidak ada, akhirnya mereka segera menuju toilet wanita.


Samuel menyuruh Nicola dan Fasya untuk masuk karena ia tidak berani masuk dalam toilet wanita.


Setelah Nicole dan Fasya masuk, tak lama mereka pun keluar dengan muka yang sangat cemas.


"Kenapa sih? Ko muka kalian cemas banget" Samuel pun curiga.


"I-i-itu Sam" Gugup Fasya.


Wajah Samuel semakin panik mendengar kegugupan Fasya untuk menjawab, "Apa? Ngomong yang jelas Sya".


"Di dalam Sam, a-a-ada darah banyak banget" Jawab Fasya.


"Darah? Maksud lo?" Tanya Samuel yang semakin panik.


Nicole menarik tangan Samuel ke dalam dan tubuh Samuel langsung lemas melihat banyak darah serta pikirannya sudah menuju Keyla.


"Gak-- gak mungkin Keyla nyelakain dirinya sendiri" Tangis Samuel pun pecah.


Saat Samuel menunduk memperhatikan banyaknya darah, Nicole dan Fasya tersenyum puas karena ia berhasil.


Mereka berdua menepuk pundak Samuel, "Sabar Sam kan belum ada buktinya kalo ini tuh Keyla, tenang dulu ya Sam" Ucap Fasya.


Entah ada angin apa, tiba-tiba Samuel berdiri dan memukul keras lantai sampai retak serta tangannya mengeluarkan darah.


Sontak hal itu membuat Fasya dan Nicole terkejut, Fasya langsung mengirim pesan kepada Kyra untuk segera menelponnya.


"Sam! Ngapain coba?! Tangan lo jadi luka" Ujar Nicole.


"Lebih baik gue yang luka Nic, lo gak usah takut sama lantainya. Nanti gue suruh OB benerin" Ucap Samuel.


"Gue bukan marah karena lantainya retak, tapi liat tangan lo banyak darah".


"Gak usah berisik, ini cuma luka biasa".


Nicole menghela nafas.


Sedangkan Keyla yang mendengar berita bahwa tangan Samuel terluka, ia langsung ke UKS mengambil Perban,kapas serta obat merah.


Keyla mengetahui hal itu karena teman sekelasnya yang ingin ke toilet tetapi tidak jadi karena melihat tangan Samuel banyak mengeluarkan darah.


Handphone Fasya berdering dan yap benar itu adalah Kyra.


Setelah selesai telponan, ia langsung memberi tahu Samuel dan Nicole.


"Di kelas ada Keyla, dia banyak ngeluarin darah dari tangannya dan sekarang dia lemes banget" Ujar Fasya berbohong.


Mendengar hal itu, Samuel langsung berlari ke kelas tanpa memikirkan tangannya yang sangat sakit.


Tak butuh waktu lama, mereka bertiga telah sampai di depan kelasnya. Akan tetapi, pintu kelas tertutup rapat.


Untungnya Keyla sudah sampai duluan sebelum mereka bertiga sampai.


Samuel langsung membuka pintu dan yang ia lihat hanya ruang kelas yang gelap, ia terdiam sebentar dan melihat ke arah papan tulis yang sudah diberikan lampu.


Dan beberapa detik kemudian, lampu telah di nyalakan.


"Happy Birthday to you, Happy sweet 17 Samuel" Ucap Keyla yang memegang kue.


Reza dan Andika juga memegang kue ulang tahun.


Ia sangat tidak menyangka kalau Keyla akan memberinya kejutan seperti ini, ia mengeluarkan air mata.


"Tiup lilin dan make a wish Sam" Pinta Keyla.


Ia pun memejamkan mata beberapa detik dan meniup lilin.


Keyla memberikan kuenya sementara kepada Nicole.


"Happy birthday sahabat gue dari kecil, semua wish terbaik dari gue buat lo" Ucap Keyla.


"Jadi lo inget ulang tahun gue? Terus lo semua yang rencanain ini?" Tanya Samuel.


Keyla mengangguk, "Maaf gue telat ngucapin lo, maaf gue udah menomor duakan hari spesial sahabat gue cuma karena masalah gue dan Mika" ia langsung memeluk Samuel.


Samuel membalas pelukan Keyla dengan erat, "Thank you Key, gue juga minta maaf gak pernah ada saat lo terpuruk".


Keyla melepas pelukan dan memegang pundak Samuel, "Lo adalah sahabat terbaik gue, sini tangan lo".


Ia langsung mengobati tangan Samuel dengan perlahan-lahan.


"Ide siapa sih ini? Kronologis nya gimana deh?" Tanya Samuel yang masih penasaran.


"Ide Keyla, jadi pas tadi di UKS sebenernya Keyla udah siuman cuma dia punya ide jail buat prank lu lebih tepatnya si ngasih kejutan" Jelas Reza.


"Dan dibantu sama Mereka semua supaya pranknya maksimal walaupun tangan lo jadi luka, sorry ya" Sahut Keyla.


"Lo tenang aja Sam, tadi Keyla udah cerita dan dia udah ga terlalu mikirin masalahnya sama Mika" Ujar Andika.


Samuel tersenyum.


Setelah selesai mengobati Samuel, ia menyuruh Samuel untuk memotong kue dan karena ia memberikan 3 kue ulang tahun.


Ia meminta Samuel untuk memberikan 1 kue nya kepada guru-guru, 1 kuenya untuk dimakan bersama sedangkan yang satu lagi untuk Samuel sendiri.


Mereka pun makan kue bersama, sudah kedua kalinya mereka makan bersama sekelas.


Setelah selesai makan, Samuel pergi ke ruang guru dan memberikan 1 kue ulang tahun miliknya.


Dan setelah itu, mereka pun memulai pembelajaran jam pertama dengan tenang dan tertib.


---------


Jam istirahat telah tiba.


Keyla beserta sahabatnya menuju kantin dan disana sudah di tunggu oleh Rino,Alex dan juga Hema.


Sesampainya mereka di kantin, Keyla yang mentraktir semua sahabatnya dan Samuel akan mentraktirnya di Cafe sesudah pulang sekolah.


Mereka pun duduk di meja yang sama dengan ketiga kakak kelasnya, Theo yang masih berada di luar negri untuk pengobatan.


"Ka Theo sakit apa emangnya? Kok sampe berobat di luar negri" Tanya Salsa.


"Dia terkena leukimia stadium 2 sejak kelas 10 dan dokter spesialis nya ada di Singapura" Jawab Hema.


"Semoga cepet sembuh buat ka Theo, salam dari kita ya ka" Ucap Nicole.


"Oke" Balas Hema.


Mereka pun makan bersama, akan tetapi Kyra hanya mengaduk makanan saja tidak memakan sedikit pun.


Keyla yang melihat hal itu langsung bertanya, "Ra, lo kenapa? Ada masalah?".


Kyra terdiam menunduk dan Hema menatap Kyra dengan tatapan dingin miliknya.


Keyla melihat ke arah Hema sejenak dan merangkul Kyra.


"Kalo ada masalah cerita ke gue ya Ra" Bisik Keyla.


Kyra hanya mengangguk.


"Heran deh pasangan sekarang lagi pada berantem terus" Ujar Nicole.


"Kita enggak ya" Sahut Alex dan Fasya bersamaan.


Samuel yang sedang memainkan ponsel milik Keyla, tiba-tiba ada notif chat masuk yaitu dari Pras.


Ia membuka laman chatnya dan memberi tahu pada Keyla.


-On Chat-


Pras


Key, ke sekolah gue sini panasin Mika, kebetulan dia lg sma Amel.


Tanpa membalasnya, ia langsung mengajak Andika untuk pergi ke kelas mengambil buku SNMPTN serta 1 totebag lainnya.


"Key, bukannya lo cuma ngasih buku doang ya? Terus totebag itu isinya apa?" Tanya Andika.


"Dari bang Kelvin isinya buku biar masuk PTN di luar negri sama hoodie dan kaos" Jawab Keyla.


"Baik banget abang lo, tadi kayanya bang Kelvin bawa 3 kue sama 5 totebag deh, buat siapa aja?" Tanya Andika lagi.


"1 buat Pras, 4 lagi buat Samuel dari gue,bang Kelvin,Mama sama Papa" Jawab Keyla.


"Oh iya nanti pulang sekolah kerumah dulu, bang Kelvin juga punya hadiah buat lo"Sambung Keyla.


Andika tersenyum dan mengangguk.


Tak lama kemudian mereka telah sampai di SMAN 115.


Dan meminta izin pada security untuk menemui Pras dan William, security itu pun membolehkan keduanya masuk ke dalam.


Keyla meminta Andika untuk menemaninya ke kelas William karena ada yang ingin ia sampaikan pada William.


Sesampainya di depan kelas William, ada Shawn dan Justin yang sedang bermain game online.


Keyla dan Andika pun menghampirinya.


"Shawn,Justin. Williamnya masuk gak?" Tanya Keyla.


"Ada di dalam kak, sebentar ya ka saya panggilkan dulu" Jawab Justin.


Justin masuk ke dalam kelas dan memanggil William, ia pun keluar kelas bersama William dan juga Mark.


"Kenapa ka?" Tanya William.


"Pulang sekolah disuruh bang Kelvin kerumah, dia punya sesuatu buat lo tadi dia lupa bawa soalnya" Jawab Keyla.


"Ok kak nanti gue kerumah, lo kesini mau ke kelas Pras?".


Keyla tersenyum dan mengangguk, "btw kenalin sama pacar lo dong".


"Liam gak punya pacar kak haha" Sahut Mark.


"Ga punya pacar tapi banyak cewek yang deket" Ledek Keyla.


"Bagi gua cewek lah" Sahut Andika.


William seperti sudah mengetahui sesuatu tentang Andika karena ia akhir-akhir ini sering sharing.


"Ngapain gue cariin, samping lu aja sih" Goda William.


Andika menatap William dengan tatapan tajam.Namun, William hanya tertawa.


Keyla mencubit pipi William, "jangan ngada-ngada yaa, Gue bilang ke papa lo nih".


"Jangan kak ntar uang jajan gue dipotong" Balas William.


"Udah ya gue mau ke Pras dulu nanti keburu masuk, Bye guys!" Pamit Keyla.


Keyla dan Andika berlari kecil menuju kelas Pras yang berada tepat di samping kelas Mika.


Sesampainya disana, Mika sedang berada di luar kelas bersama Devan,Khairan,Renal, Satrio,Amel dan juga Pras.


Keyla menengok ke arah Mika dan tersenyum lalu menghampiri Pras.


"Hai Key! Hai Dik!" Sapa Pras.


"Hai Pras!" Sapa keduanya.


Keyla langsung memberikan buku SNMPTN dan UTBK yang masih tersegel karena ia sengaja membelinya 2 buku untuk Pras dan dirinya.


Pras menerima buku tersebut, "Widih masih di segel ni buku, thank you ya nanti gue balikin kok".


"Gak usah buat lo aja, oh iya ini dari bang Kelvin" Keyla juga memberikan 1 totebag yang ia bawa.


"Wah thank you Key, nanti gue chat bang Kelvin deh" Ujar Pras yang menerima totebag tersebut.


Mika menatap mereka bertiga dengan sangat sinis, disisi lain ia cemburu tapi ia masih menyayangi Amel.


"Pulang sekolah ikut yuk, Samuel mau traktir" Ajak Andika.


"Boleh tuh! Mika mau ikut gak lo?" Tawar Pras.


"No thanks, gue ada acara sama Amel" Tolak Mika.


Sakit.


Sakit.


Hancur.


Seperti tidak di anggap.


Hanya itu yang ada di pikiran Keyla saat mendengar jawaban Mika.


Namun, Keyla harus tetap tegar.


"Key, mending balik deh ke sekolah nanti telat loh ada guru" Ujar Mika.


"Emang kenapa kalo gue disini? Gak bisa mesra-mesraan sama Amel? Mesra-mesraan aja gih, gue kan cuma status pacar dan genggam bayangan doang" Keyla berani berbicara seperti itu.


Mika mendekat ke arah Keyla, "Gue nyuruh lo ke sekolah karena gue gak mau liat lo yang gandengan tangan sama cowok lain dan ngobrol sama Pras sedangkan disini juga ada gue!" bentak Mika.


"Oh merasa ga dianggap? Apa kabar saya mas? selama tuh cewek disini, gue cuma bayangan lo dan cuma pelampiasan lo doang! Tanpa lo suruh gue bakal pergi!" Balas Keyla dan langsung menarik Andika.


"Dasar cewek murahan!" Teriak Mika.


Keyla berbalik badan, menghampiri Mika dan langsung menampar mulut Mika dengan keras. "Jaga omongan lo, gue bukan cewek kaya gitu!'.


Mika malah menampar pipi Keyla dengan keras, Andika gagal menepis tamparan itu.


Keyla memegang pipinya dan langsung berlari ke arah sekolahnya.


Andika mengejar Keyla, dan ia melewati kelas William.


William yang melihat Keyla menangis, ia bertanya-tanya pada dirinya sendiri.


--------


Keyla pergi ke kelas yang sudah ramai oleh teman sekelasnya.


Dan Andika yang baru sampai di kelas juga.


Keyla menundukkan kepalanya di meja untuk menyelesaikan tangis kecewanya pada Mika.


"Keyla kenapa Dik?" Tanya Samuel.


"Keyla di tampar sama Mika" Jawab Andika.


"Apa kata lo? Di tampar? Gimana sih kronologis nya?" Tanya Samuel lagi.


Andika pun menceritakannya, Fasya, Nicole dan Salsa ikut mendengarkan cerita Andika sedangkan Kyra berusaha menenangkan Keyla.


"Key, gue boleh nginep dirumah lo gak?" Tanya Kyra.


"Boleh Ra, tapi gue nanti di jemput sama bang Kelvin gapapa emang?" Ujar Keyla.


Kyra mengangguk, "lo sabar ya, nanti dirumah lo kita sharing. Udah jangan nangis lagi ya".


Keyla pun menghapus air matanya, Samuel mendekat ke arah Keyla dan meminta Kyra untuk memberikan kursinya pada Samuel.


"Kenapa lo gak putus aja dari dia?" Tanya Samuel.


"Gue mau coba mempertahankan sebuah komitmen Sam" Jawab Keyla.


"Tapi dia udah ga sopan sama cewek, berani-beraninya dia nampar lo" Nada Samuel semakin tinggi.


"Please Sam, jangan emosi ya. Gue gak mau sampe lo luka cuma karena masalah gue, gue gak mau lo sampe berantem sama Mika" Tangis Keyla pun kembali.


Samuel memeluk Keyla, "Demi lo akan gue coba Key".


"Kalo lo butuh teman curhat atau apa bilang gue aja Key, gue siap menemani lo" Sahut Andika.


"Thanks ya kalian udah selalu ada di samping gue".


Semua nya pun menjawab, "Sama-sama Key" lalu tersenyum.


--------


Jam pulang sekolah pun tiba.


Mereka pergi ke Cafe Favorite nya untuk makan serta mengobrol santai bersama.


Sesampainya disana, Samuel langsung memesankan makanan serta minuman untuk semua sahabatnya.


Pras yang baru saja datang langsung bergabung di meja Keyla.


Mereka pun makan bersama.


"Pras, bawah bibir lo kenapa ? Kok memar gitu?" Tanya Keyla.


"Gapapa kok Key, biasa ini mah" Jawab Pras berbohong.


"Di pukul Mika ya pasti" Tebak Samuel.


Pras mengangguk pelan.


"Gimana ceritanya?" Tanya Reza.


"Abis Keyla sama Andika pulang, Mika langsung mukul gue" Jawab Pras.


Hati Keyla penuh rasa bersalah.


Karena banyak yang membela dirinya, orang-orang terdekatnya malah yang kena sasaran.


Rasanya ia ingin pergi jauh dari kota ini.


Ia tidak ingin melihat semua orang terluka.


Keyla terdiam dan ia mengirim pesan pada Kelvin untuk segera menjemputnya.


"Keyla" Panggil Andika.


Keyla menoleh dan mengusap matanya karena air mata itu berhasil keluar.


"Lo nangis? Kenapa?" Tanya Andika.


"Ga ada yang nangis kok" Jawab Keyla.


"Lo tuh gak bisa bohong Key" Sahut Salsa.


Keyla terdiam.


Semua temannya mengalihkan pembicaraan, mereka mengobrol tentang dunia perkuliahan.


Tak lama kemudian, Kelvin membalas chatnya dan ia segera membuka chat tersebut.


-On Chat-


Abang KelvinšŸ˜Ž


Gue udah di depan Cafe, yuk balik.


^^^Keyla^^^


^^^Anterin Kyra dulu dia mau nginep dirumah.^^^


Abang KelvinšŸ˜Ž


Iya bawel, cepet kluar.


Gue punya sesuatu buat lo.


Read.


-End Chat-


Keyla menaruh ponselnya di tas.


"Gue pulang duluan ya, yuk Ra" Pamit Keyla.


"Pulang sama siapa Key?" Tanya Samuel.


"Sama abang nyebelin" Jawab Keyla.


"Yaudah salam sama semua keluarga lo ya bilang makasih banyak kadonya" Ujar Samuel.


"Iya siap, Bye guys".


Keyla dan Kyra pun keluar dari Cafe dan menghampiri Kelvin.


Sedangkan yang lain masih mengobrol di Cafe tersebut.


Mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil milik Kelvin.


"Muka lo kenapa? Nangis lagi?" Tanya Kelvin.


"Tadi doang bang" Jawab Keyla.


"Di belakang ada 2 totebag buat lo ya".


Keyla mencium pipi Kelvin dan memeluknya, "Thank you bang tumben romantis sama adik sendiri".


Kelvin memeluk Keyla, "Jangan sedih lagi, yaudah langsung kerumah Kyra ya".


Keduanya mengangguk.


Kyra memang sangat dekat dengan Keyla.


Walaupun ia pernah menyakiti hati Keyla, sebenarnya ia sangat malu tapi Keyla selalu menyuruhnya untuk cerita jika terjadi apa-apa padanya.


Mereka pun menuju rumah Kyra untuk mengambil baju seragam serta buku pelajaran untuk esok.


...***...


...Gimana guys bab yang ini?...


...Komen disini ya....


...Apa benar Andika suka dengan Keyla?...


...Kira-kira Mika dan Keyla akan putus atau memperbaiki hubungan ya?...


...Penasaran?Simak di Bab Selanjutnya....


...Jangan lupa Vote dan Komentar....


...Karena sangat berarti buat aku dan bikin aku semangat....


...Spoiler dikit, next part aku bikin versi Pov Keyla ya hihi....


^^^Saranghaeā¤^^^