
“Fake friends are with you today and against you tomorrow. Whatever they say defines them not you.” — Shizra.
***
Keesokkan harinya, hari yang sangat ditunggu-tunggu Keyla karena ia bertemu dengan sahabat-sahabatnya.
Ia sangat bersemangat sehingga kedua orang tuanya pun heran dengan sikap anak gadisnya ini, tidak seperti biasanya yang selalu lemas saat hari senin tiba.
"Pa,Ma,Bang tau gak?" Ucap Keyla.
"Enggak, kenapa sayang?" Sahut semuanya.
"Kemarin Key sama Sam nonton konser terus kita di ajak ke ruang istirahatnya para artisnya dan kita berinteraksi langsung sama Shawn Mendes,Bruno Mars,Ariana Grande dan Justin Bieber" cerita Keyla.
"Serius lu de?" Tanya Abangnya.
"Serius lah bang, Key seneng bangett bisa ketemu sama semua idola Key sejak kecil" jawab Keyla.
"Papa dan mama ikut bahagia mendengar bahwa kamu jalan sama Samuel kemarin bahagia" ucap papanya.
"Makasih papa dan mama" peluk Keyla.
Selesai Keyla sarapan, Samuel pun datang untuk menjemputnya. Keyla pamit dengan keluarganya dan langsung berangkat ke sekolah dengan Samuel.
Keyla membawa 3 totebag untuk ketiga sahabatnya itu, Samuel yang melihatnya hanya tersenyum simpul.
Tak lama kemudian, mereka sampai disekolahnya setelah Samuel memarkir mobilnya. Mereka berdua segera turun dan menuju kelasnya.
Saat sudah berada di Aula, bu Riri memanggil mereka "Samuel,Keyla! Sini sebentar".
"Ada apa bu?" Ucap Samuel.
"Hari ini di kelas kamu kedatangan anak baru apakah ada bangku yang kosong?" Tanya bu Riri.
"Sepertinya ada bu" jawab Keyla.
"Baiklah, silahkan masuk kelas".
"Terima kasih bu,permisi".
Samuel dan Keyla langsung kekelas, sesampainya mereka di depan kelas terdengar suara ribut dari Fasya dan juga Nicole.
Keyla langsung menghampiri ketiga sahabatnya itu dan disana ada Reza yang menenangkan keadaan.
"Kalian kenapa sih?" tanya Keyla.
"Udah saat nya Key buat lo tau semua ini" jawab Reza.
"Maksudnya? Gue gak ngerti sumpah"ucap Keyla.
"Dasar playgirl! Mentang-mentang cantik terus lo bisa seenaknya deket sama semua cowok-cowok ganteng" ucap Kyra.
Keyla terkejut melihat dan mendengar Kyra berkata seperti itu, Samuel yang berada disamping Keyla langsung membentak Kyra dengan penuh emosi.
"Ini yang dinamakan sahabat? Terus kenapa kalo Keyla deket sama cowok-cowok ganteng? Iri? Karena Keyla lebih cantik dari lo" sindir Samuel.
"Gue lebih cantik dari dia, lo kenapa ikut campur sih".
"Lo nanya? Gue ikut campur karena Keyla itu sahabat gue dari kecil! Lo yang baru kenal sama Keyla gausah banyak gaya!".
"STOP!" Teriak Keyla.
"Ra, gue punya salah apa sih sama lo? Kenapa lo malah bilang kaya gini?" Tanya Keyla baik-baik.
"Lo emang ga punya salah sama gue, tapi lama-lama gue gerah berteman sama orang yang selalu menjadikan lo queen! Seharusnya gue yang queen bukan lo!" Jawab Kyra sambil menunjuk-nunjuk Keyla.
"Turunin tangan lo! Gue fikir lo baik Ra, gue fikir lo sahabat terbaik gue di SMA tapi kenyataannya? Enggak sama sekali!".
"Kemaren sok-sokan sakit biar pada peduli terus di ruang rawat malah berduaan sama cowok, kasihan ya Mika haha".
"Maksud lo apa sih Ra? Lo suka sama Mika? Kak Hema mau lo kemanain?".
"Gue suka sama Mika? Sorry gak sama sekali, gue cuma ga suka aja ngeliat Mika deket-deket sama cewek kayak lo! Ka Hema? Tetep dihati gue".
"Cewek kaya gue? Gue ga ngerti Ra sama semua perubahan sifat lo yang sekarang" ucap Keyla.
Kyra mengambil tas nya , "Gue gak butuh sahabat yang kaya kalian semua!" Ia langsung duduk di kursi yang kosong.
"Sana pergi, kita juga ga butuh teman palsu" ucap Fasya.
Keadaan semakin panas, hati Keyla sangat sakit dibilang seperti itu oleh sahabat yang sudah ia anggap seperti saudaranya sendiri.
Keyla berdiam diri dikursinya, ia memegang totebag yang sebenarnya untuk Kyra. Samuel melihat sahabatnya yang terus merenung sambil memeluk totebag tersebut.
Samuel langsung mengambil totebagnya dari pelukan Keyla, "Mending ini buat Fasya dan Nicole aja ya Key".
Keyla menolak saran dari Samuel, "Gue udah berjanji sama diri gue sendiri untuk memberi seseorang sama rata atau adil Sam".
"Tapi dia ga ngehargain lo Key, bahkan dia malah bersikap seperti itu sama lo" ucap Samuel.
Keyla mengambil totebagnya lagi, lalu ia berjalan menuju Kyra yang berada di belakang dan memberikan totebag tersebut kepadanya.
"Untuk lo, anggap aja kenang-kenangan dari gue. Kalo lo ga suka bisa lo buang kok,Thank you for being my best friend and hearing all my stories, I hope that with this incident you will find happiness and a better friend than me" ucap Keyla yang tanpa sadar ia meneteskan air mata.
Kyra tidak berkata apapun pada Keyla, Keyla pun langsung duduk di kursinya dan menangis.
Fasya dan Nicole menenangkan Keyla, ia tau betapa sakitnya diperlakukan seperti itu oleh seorang sahabat.
Tak lama kemudian, guru masuk bersama anak baru. Guru tersebut menyuruh anak baru tersebut untuk memperkenalkan dirinya di depan kelas.
"Halo, perkenalkan nama gue Salsabilla Anindya. Panggil aja Salsa, oh iya gue pindahan dari kota bandung".
"Salam kenal Sal" ucap Semuanya.
"Kalau begitu ibu tinggal dulu ya, hari ini kalian free karena guru sedang ada rapat".
"Yeay".
Bu Riri pun keluar kelas dan situasi kelas semakin ricuh, Salsa mencari kursi yang kosong dan akhirnya ia menemukannya.
Karena Samuel duduk di samping Keyla dan akhirnya Salsa duduk bersama Reza sedangkan tas Samuel langsung dipindahkan oleh Reza.
Keyla masih sakit hati dengan sikap Kyra, ia hanya diam sambil membaca novel bahkan disaat teman-temannya sibuk berkenalan dengan anak baru pun Keyla tidak perduli.
Samuel bingung harus menghibur seperti apa karena ia masih emosi, akhirnya ia meminta bantuan Fasya dan juga Nicole untuk menghibur Keyla.
Fasya dan Nicole menarik kursi dan duduk di depan meja Keyla.
"Key, key liat deh gue nemu cogan tau" ucap Fasya.
Keyla menyingkirkan ponsel Fasya dari hadapannya , "Sya,Nic. Emang gue salah ya kalau welcome dengan teman-teman cowok?".
"Enggak lah, toh malah bagusan kayak lo memperbanyak teman" jawab Nicole.
"Tapii Nic.." Keyla belum selesai berbicara lalu di tahan oleh Fasya.
"Kita disini akan selalu ada buat lo Key, jadi lo ga boleh sedih, lo gaboleh mikirin hal-hal yang gak penting ya".
Keyla berhasil tersenyum namun Fasya dan Nicole merasa bahwa itu hanyalah senyuman pura-pura, ia tahu bahwa Keyla masih belum bisa tersenyum tulus.
Setelah asik berbincang-bincang bersama, ponsel Keyla berdering menunjukkan nama Pras.
Ia mengangkat telpon dari Pras.
*On Call*
Keyla : Kenapa Pras?
Pras : Gapapa, pulang sekolah bisa ketemu sebentar?
Keyla : Ada yang perlu dibicarain?
Pras : Iya, ada yang perlu gue bicarain sama lo tentang Mika.
Keyla : Mika? Kenapa?
Pras : Nanti aja ya pas ketemu, pulang sekolah gue jemput
Keyla : Iya
Pras : Lo kenapa Key?
Keyla : gak kenapa-kenapa
Pras : lo pasti bohong, pokoknya nanti lo harus cerita sama gue.
Keyla : Iya, udah dulu ya Pras.
Pras : Oke Key.
*End Call*
Keyla mematikan ponselnya, Samuel bertanya pada Keyla. "Pras bilang apa sama lo?".
"Dia bilang nanti pulang sekolah ada yang mau dibicarain tentang Mika" jawab Keyla.
"Perlu gue temenin?" Tawar Samuel.
"Gak perlu Sam, gue harus bisa nanganin masalah gue sendiri tanpa bantuan lo terus" tolak Keyla.
"Ya udah, kalau ada apa-apa langsung telpon gue ya".
"Siap".
Samuel langsung merangkul Keyla,Reza dan Salsa menghampiri Keyla karena Salsa ingin berkenalan dengan Keyla.
"Key, nih ada yang mau kenalan sama lo" ucap Reza.
"Haii , Gue Keyla" Keyla langsung mengulurkan tangannya dan tersenyum padanya.
"Halo, Gue Salsa. Bisa kita berteman ?" Ucap Salsa yang sambil menjabat tangan Keyla.
"Bisa banget dong, oh iya lo udah kenal sama Fasya,Nicole dan Samuel?".
"Udah kok, tadi udah kenalan cuma sama lo doang tadi yang belum".
"Eh iya maaf yaa Sal hehe".
"Lo mau duduk sama Keyla?" Tanya Samuel.
"Gak usah Sam, sepertinya dia lebih butuh lo yang duduk disampingnya" jawab Salsa.
"Bagaimana lo bisa tau hal itu ?" Tanya Reza.
"Tadi gue sempet liat Keyla lagi nangis, Samuel nenangin Keyla banget dan sepertinya Keyla emang lagi ngebutuhin Samuel jadi mendingan gue duduk sama Reza aja" jawab Salsa.
"Thanks udah pengertian sama gue Sal" ucap Keyla.
Saat mereka asik mengobrol, ponsel Samuel berdering dan menunjukkan nama papanya Keyla. Samuel langsung mengangkat telpon tersebut.
*On Call*
Samuel : Assalamualaikum Om,Ada apa?
Papa Key : Walaikumsalam Sam,Kamu sama Keyla bisa ke SMAN 115 sebentar?
Samuel :Bisa aja sih om, tapi mau ngapain om?
Papa Key : Disana ada titipan makanan untuk Keyla, tadi om pesenin makanan kesukaannya tapi ojek onlinenya salah kirim
Samuel : Ohh bisa kok om, Samuel ambil sekarang ya om
Papa Key : Siap, makasih ya Sam. Oh iya Keyla nya kemana?
Samuel : Ada nih om, mau bicara sama Keyla gak om?
Papa Key : Boleh deh
Samuel memberikan Handphone nya pada Keyla.
Keyla : Kenapa pa?
Papa Key : Kamu habis nangis ya?
Keyla : Kenapa papa bisa bilang gitu?
Papa Key : Hei kamu itu anak papa jadi papa tau suara kamu abis nangis atau enggak
Keyla : Iyaa pa, Key abis nangis
Papa Key : Siapa yang bikin kamu nangis?
Keyla : Nanti aja ya pa aku ceritanya
Papa Key : Ya sudah, oh iya nanti Sam ambilkan makanan kesukaan kamu di SMAN 115 karena ojek onlinenya salah kirim.
Keyla : Makasih papa
Papa Key : Sama-sama sayang, belajar yang rajin ya nak. Papa lanjut kerja dulu
Keyla : Siap, assalamualaikum.
Papa Key : Walaikumsalam.
*End Call*
Keyla mengembalikan handphone nya pada Samuel , Samuel meminta Reza untuk mengantarkannya ke SMAN 115 dan akhirnya mereka berdua kesana untuk mengambil pesanan dari papanya Keyla.
Kyra yang duduk di belakang hanya memperhatikan Keyla,Nicole,Fasya dan Salsa yang sedang asik mengobrol bahkan tertawa bersama. Ia tiba-tiba bersedih dan sedikit meneteskan air mata.
Keyla membuka handphonenya karena banyak notifikasi dari grup yang anggotanya terdiri Samuel,Reza,Fasya,Nicole,Alex,Khairan,Hema,Kyra,Rino,Pras,Mika,Devan dan Renal.
*On Chat Grup*
Rino
Sepi banget woii
Lagi pada belajar kali No
Devan
Disini mah lagi free kak
Pras
Keyla mana Keyla?
Mika
Ngapain sih lo nyariin dia?
Pras
Lah suka2 gue, lo sendiri kenapa masih marah? Percaya gitu sama hoax dari Kyra? Haha
Mika
Gatau juga sih, tapi gue kaya yakin gtu loh
Rino
Bahas kaya gini jangan disini woi
Pras
Maaf kak maaf
Hema
Ini ada kejadian apa sih kemarin?
Renal
Aduh parah ya si Kyra, cwoknya sndiri aja ampe belom tau haha
Hema
Kyra ngelakuin kesalahan sama kalian?
Khairan
Kesalahan yang sangat fatal bisa dbilng sih ini tuh kek fake friend gt
Hema
Gue gak ngerti sumpah
Khairan
Lebih baik lo tanya sendiri ya sama Kyra nya
Kyra left a group
Hema left a group
Renal
Lah sehat tuh couple? Keluar barengan
Mika
Brisik lo Nal, biarin si mereka keluar
Renal
Iya iya
Nicole
lo jahat sih Mik kalo sampe ngebela Kyra yang jelas-jelas salah
Mika
Gue aja belom tau penjelasannya
Nicole
Minta jelasin lah sama Pras atau Devan kan dia ada di lokasi kejadian sampe Keyla pulang kerumah
Mika
Iya nanti gue minta mereka utk ngejelasin
*End Chat Group*
Setelah membaca isi grup nya, Keyla langsung menutup ponsel nya dan kembali mengobrol bersama teman-temannya.
Sedangkan Samuel dan Reza yang sedang berada di SMAN 115, ia pergi ke security sekolah tersebut untuk menanyakan makanan yang diantar oleh ojek online.
Tetapi security bilang makanannya sudah berada di tangan Mika baru banget ia ambil, akhirnya Samuel dan Reza menghampiri Mika untuk mengambil makanan tersebut.
Saat sudah bertemu Mika, Samuel meminta makanan tersebut tetapi Mika masih tidak memberikannya.
"Lo mau apa sih sebenernya? Keyla belum makann nih" ucap Samuel.
"Gue cuma minta 1 kok , lo jelasin masalah kemarin" pinta Mika.
Samuel pun langsung menjelaskan secara kronologis, tetapi tetap saja Mika tidak mempercayai nya karena Samuel sudah kesal akhirnya ia merebut paksa makanan tersebut dan langsung pergi dari sekolahnya.
Setelah sampai di kelas, Samuel memberikan makanannya kepada Keyla.
"Makan bareng yuk" ajak Keyla.
Akhirnya Keyla berbagi makanannya kepada sahabat-sahabatnya,lalu setelah makan bersama Nicole,Fasya dan Keyla mengajak Salsa untuk ke perpustakaan.
Saat mereka berempat sampai di perpustakaan, mereka meminjam beberapa buku dan disana ternyata juga ada Kyra bersama dengan Lavina.
Lavina adalah cewek yang lebih hits dari Keyla namun ia sombong akan kecantikannya, ia memiliki banyak teman dan ia termasuk dalam kategori cecan hits di sekolahnya,tetapi ia tidak sekelas dengan Keyla.
"Oh jadi ini Ra, temen lo yang selalu dispesialin?" Ucap Lavina
"Iya sok cantik banget kan" sindir Kyra.
Salsa rupanya terpancing akan perkataan Lavina dan juga Kyra, akhirnya ia berkata "Heh, yang sok cantik tuh kalian berdua. Keyla mah cantik nya alami!".
"Kalo cantik alami tuh gausah di bilang kali, sombong banget mentang-mentang cantik haha" ucap Lavina.
"Lah lu duluan yaa yang mulai kenapa jadi lu yang ngegas?" Ucap Fasya.
"Udah lah Sya gausah di bales, mending kita ke kelas aja" ajak Nicole.
Mereka pun meninggalkan Lavina dan Kyra di perpustakaan, ekspresi Lavina dan Kya semakin tidak enak dan semakin emosi atas perlakuan teman-temannya tadi.
Keyla masuk dengan wajah yang tidak mengenakkan lebih tepatnya ia sangat kecewa dengan Kyra, akhirnya Samuel dan Reza menghampiri Keyla yang duduk di kursinya.
Sebelum ketempat Keyla, ia mengambil gitar Reza dan memainkannya di depan Keyla, saat Samuel bernyanyi raut wajah Keyla langsung berubah menjadi senyum bahagia.
Salsa,Nicole,Fasya, Reza dan Samuel sangatlah bahagia melihat Keyla dapat tersenyum kembali.
***
Jam pulang sekolah akhirnya tiba, Keyla langsung pamit dengan semuanya dan langsung menuju gerbang sekolah.
Ternyata di sana sudah ada Pras yang menunggunya, Keyla langsung menghampiri Pras.
"Sorry lama" ucap Keyla.
"Santai, yuk naik ada yang mau gue bicarain berdua" ucap Pras.
"Di Cafe aja ya, gue lagi mau nyari suasana hati" ucap Keyla.
Pras memandang mata Keyla terlebih dahulu, lalu ia bertanya "Lo abis nangis ya Key? Kenapa?" Sambil memegang pipi Keyla.
"Nanti aja ya ceritanya, mending sekarang kita ke Cafe dulu deh" ajak Keyla.
Pras pun langsung mengendarai mobilnya menuju Cafe yang sangat disukai oleh Keyla, Pras benar-benar tidak mengajak siapapun kesana karena ia mau memberikan rahasia.
Saat itu mereka pun sampai di Cafe tersebut, Pras membukakan pintu mobil Keyla dan mereka berdua segera masuk ke dalam Cafe.
Pras langsung memesankan makanan dan minuman untuk mereka berdua, Keyla menunggu di salah satu meja dan kursi yang kosong.
Setelah Pras memesan makanan serta minuman, Pras menghampiri Keyla yang sedang duduk lalu ia duduk di depan Keyla.
"Mau bahas apa ?" Tanya Keyla.
"Jadi gini Key, tadi itu si Mika bener-bener nyuekin gue bahkan dia marah-marah terus sama gue cuma karena setiap lagi bahas masalah kemarin gue tuh belain elo" jawab Pras.
"Hah? Kok bisa? Kenapa ?" Tanya Keyla lagi.
"Ya gue juga ga ngerti sih, tapi tadi si Khairan minjem hpnya Mika kan terus gue sempet liat juga chatnya dia sama si Kyra. Kyra nya tuh kaya provokator-in si Mika gitu kaya nyuruh Mika gak deket sama lo lagi" jelas Pras.
"Sekarang mah gini aja ya Pras, kalau emang Mika harus ngejauh dari gue dan mungkin ga akan jadi teman lagi, gue mah fine-fine aja asal jangan dendam" ucap Keyla.
"Iya Key, tapi tadi Samuel ngejelasin secara detail banget dan ekspresi Mikanya kaya mikir gitu loh".
"Oh yaudah bagus lah, gue bingung ya sama kehidupan gue sendiri" ucap Keyla.
"Maksudnya?" Tanya Pras.
"Gue tuh bener-bener serba salah di mata semua orang, setiap yang gue lakuin pasti salah Pras. Gue deket sama cowok-cowok dibilang sok cantik, ada orang yang care sama gue disaat gue sakit dibilang gue kaya queen apa-apa di spesialin, gue ngomong nya bercanda doang dibilang nyakitin hati, gue diem dibilang marah. Sebenernya gue tuh harus gimanaa Pras?" Ucap Keyla dan tanpa disadari ia menjatuhkan air mata.
"Siapa yang bilang kaya gitu emang?" Tanya Pras.
"Semua orang, gue selalu salah dimata siapapun itu, contohnya kaya tadi deh gue dibilang sok cantik dan sikap kalian semua tuh kaya mengspesial kan gue padahal enggak. Gue bener-bener sakit hati ketika sahabat yang udah gue anggap saudara sendiri tuh nge fitnah gue terus" tangisan Keyla semakin menjadi.
Pras mengusap air mata Keyla dengan tangannya, "jangan nangis Key, lo itu strong woman. Lo harus selalu tersenyum" Pras juga membuat sedikit lelucon agar Keyla bisa tersenyum.
"Thanks Pras" ucap Keyla dan akhirnya ia tersenyum kepada Pras.
"Nah gitu kan lebih cantik, besok mau berangkat sekolah bareng gak?" Tanya Pras.
"Hmm boleh deh, Pras hari ini papa gue ngajak dinner bareng keluarga Mika dan juga Devan. Gue harus gimana" Ucap Keyla.
"Lo tenang aja ya, disana kan ada Devan kalau lo diapa-apain pasti dilindungi sama Devan dan juga abang lo" Pras menenangkan Keyla.
Setelah mereka asik mengobrol serta makan, waktu tak terasa sudah pukul 5 sore. Pras pun langsung mengantarkan Keyla kerumahnya karena pasti sudah ditunggu oleh keluarganya.
Saat di perjalanan, ia melihat mobil Mika yang mengarah ke rumah Keyla dan nampaknya ia tidak sendirian tetapi berdua dengan seorang cewek misterius.
Pras terus mengikuti di belakang mobil Mika dan karena ia benar-benar penasaran akhirnya Pras memberhentikan mobilnya tepat di depan mobil Mika.
Mika langsung mengklakson dengan sangat keras, lalu Mika turun dari mobil bersama cewek tersebut. Pras dan Keyla pun juga turun dari mobil.
"Kyraa!" Panggil Keyla.
Kyra mengabaikan Keyla dan Keyla hanya diam.
"Pras,Keyla" ucap Mika yang terkejut melihatnya.
Pras hanya melihat Mika sekilas, lalu Mika menghampiri Pras dan menarik baju Pras dengan kencang.
"Mik, lo kenapa?" Ucap Pras.
Mika memukul Pras dengan sangat kencang padahal ia belum tau kejadian yang sebenarnya, disana Kyra hanya tertawa.
Keyla yang melihat Kyra tertawa rasanya ia ingin menampar pipi Kyra dan saat tendangan Mika melayang ke perut Pras, Pras tidak menghindar sama sekali.
"Stopp Mikaa stopp!!" Ucap Keyla sambil menangis.
Mika menghiraukan perkataan Keyla dan ia terus memukul bahkan menendang Pras sampai Pras lemah.
Saat Pras sudah melemah, Mika hampir memukulnya lagi tetapi Keyla menghalangi Pras dan akhirnya pukulan tersebut terkena pipi Keyla sampai ia terjatuh.
Pras melihat Keyla yang kesakitan, akhirnya ia berusaha bangun namun Keyla menghalangi Pras lagi dan ia terkena tendangan Mika tepat di perutnya.
"Mika, gue mohon jangan berantem. Pras gak salah sama sekali" ucap Keyla dengan nada sangat lemah.
"Lo ga seharusnya nolong Pras!" Ucap Mika yang menyesali sikapnya.
"Pras adalah teman gue dan dia juga udah nenangin diri gue disaat gue kecewa dengan orang yang udah gue anggap lebih dari sahabat!" Ucap Keyla.
"Jadi Pras jalan sama lo bukan karena spesial?"tanya Mika.
"Bukan, lo sendiri jalan sama Kyra kan, udah cukup gue sakit hati sama perkataan dia tadi dan sekarang gue gak mau denger lo ngomong yang bikin hati gue sakit Mik" jawab Keyla.
Pras pun langsung menghampiri Keyla yang tiduran di jalan, lalu ia memangku kepala Keyla di pahanya.
Keyla mencoba untuk bangun tetapi ternyata ia tidak kuat akhirnya ia jatuh di paha Pras dan Mika melihat hal tersebut akhirnya ia membeli alkohol untuk mengobati luka Keyla di supermarket terdekat.
"Mikaaa!! Teruss gue gimana?" Teriak Kyra.
"Pulang sendiri aja" teriak Mika.
Akhirnya Kyra pulang kerumahnya dengan jalan kaki, Kyra benar-benar kesal dengan hadirnya Keyla tadi karena sejujurnya ia sedikit menyukai Mika namun ia sadar bahwa ia sudah milik Hema.
***
What? Keyla di pukul sama Mika karena menyelamatkan Pras?😫
lalu bagaimana keadaan Keyla selanjutnya ya?😨
Apakah Samuel dan yang lainnya akan mengetahui hal tersebut?😱
Hubungan Kyra dengan Keyla akan terus menjadi musuh atau enggak ya?😧
Mau tau? Tunggu part selanjutnya ya gengskii❤
Kalau mau ngasih saran atau kritik silahkan pergi ke kolom komentar yaa gsngss🌿
Jangan lupa vote dan follow akun author yaks✨
Happy Reading gengski And Enjoy this story📖💋