Love Starts From The School Hall

Love Starts From The School Hall
Chapter 26



^^^"Sincerity is an openness of heart; we find it in very few people; what we usually see is only an artful dissimulation to win the confidence of others."^^^


...***...


Keesokkan harinya, Keyla berangkat ke sekolah menggunakan mobil sendiri dan karena sudah terlambat jadi ia mengendarakannya dengan lebih cepat.


Seperti biasa Keyla selalu memasang lagu Kpop, ntah itu NCT, WayV,Stray Kids karena lagu-lagu itu membuat mood Keyla semakin baik apalagi pagi ini adalah pagi yang sangat indah karena ia sudah baikan dengan Mika.


Tiba-tiba di pertengahan jalan, ia bertemu dengan Andika yang sedang dipinggir jalan sambil mengecek keadaan motornya itu, langsung saja Keyla berhenti tepat di depan motor Andika.


Keyla pun langsung keluar dari mobil dan menghampiri Andika.


Sebelum Keyla memanggil duluan, Andika sudah menoleh ke arah Keyla. "Keyla, ngapain lo disini?".


"Harusnya gue yang nanya, ini motor lo kenapa? Udah mau telat tau" Ucap Keyla.


Andika berdiri dan memegang pundak Keyla, "Daripada lo banyak komen, mending bantuin gue aja yuk".


Keyla menurunkan tangan Andika yang berada di pundaknya dan segera menjauh dari Andika untuk menelpon bengkel langganan Papanya.


Setelah selesai menelpon, Andika menghampiri Keyla. "Lo tuh ya bukannya bantuin malah ngejauh".


Keyla hanya mengabaikan perkataan Andika dan menunggu, Andika bingung karena Keyla tidak berkata apapun.


Tak lama kemudian datanglah seorang pekerja di tempat bengkel itu dengan membawa mobil dereknya itu untuk mengangkut motor Andika.


"De Keyla ya? Ini motornya kah?" Tanya petugas itu dan menunjuk motor Andika.


"Iya bener pak, silahkan dibawa pak motornya" Jawab Keyla.


Andika merasa tidak terima karena dengan seenaknya Keyla berkata seperti itu, " Gak enak aja main bawa motor gue".


"Berisik lo, siniin kuncinya" Keyla merebut kunci di tangan Andika dan ia berhasil mengambil kunci tersebut.


Keyla memberikan kuncinya kepada petugas itu dan petugas pun menerima kuncinya , "Baiklah motornya kami bawa dulu nanti kalau sudah saya hubungi de Keyla ya".


Ekspresi Andika tidak bisa dikondisikan, ia hanya terdiam melihat motornya di angkut oleh petugas bengkel tersebut dan apalagi Keyla tidak memberikan penjelasan kepada dirinya.


Petugas pun segera pergi dan Keyla berjalan ke arah pintu mobilnya.


Sebelum masuk mobil, Keyla menoleh ke arah Andika. "Ngapain lo masih disitu? Cepet masuk udah telat nih".


Andika mengikuti Keyla dan masuk ke dalam mobilnya, Segera Keyla mengendarai mobil karena waktu sudah pukul 07.00 WIB.


Saat dalam perjalanan hanya terdengar suara musik WayV-Love Talk, Andika dan Keyla belum memulai percakapan sama sekali karena kejadian tadi.


Andika sekali-kali melihat ke arah Keyla karena sebenarnya ia ingin bertanya namun ia ragu.


Akhirnya Keyla lah yang memulai percakapan di dalam mobil tersebut, "Oh iya Dik, pulang sekolah lo bareng gue dulu ya. Nanti kalo emang motor lu udah selesai dibenerin biar gue anter ke bengkelnya".


Dika menoleh ke arah Keyla, "jadi motor gue tadi dibawa ke bengkel untuk dibenerin? Kok lo baik banget sih sama gue".


"Gue udah baik dari lahir kali haha, iya lah dibawa ke bengkel emang lo kira tuh motor gue apain?" Sahut Keyla.


"Lo jual atau dibawa kemana gitu" Jawab Andika.


"Kasian ya gua mau berbuat baik malah pada berpikiran negatif" Ucap Keyla.


"Gak gitu coy, lo gak bilang sih kalo mau dibawa ke bengkel tuh motor".


Keyla hanya tersenyum dan fokus menyetir, tak lama kemudian mereka telah sampai di sekolahnya namun gerbang sekolah hampir tertutup.


Ia membuka kaca mobil, "Pak, please saya sama Dika boleh masuk yaa tadi ada kecelakaan dikit".


"Kecelakaan apa?" Tanya Pak Satpam.


"Motornya Dika ditabrak orang terus rusak parah jadi saya telpon orang bengkel langganan papa terus datengnya agak lambat di tambah kaki nya Dika berdarah, nah jadi saya obatin dulu" Jawab Keyla dengan detail.


"Apa benar seperti itu Dika?" Tanya Pak Satpam yang masih tidak percaya.


"Benar pak, tapi kalo bapak masih ga percaya juga mah gapapa kok kita ga masuk sekolah hari ini. Nanti salah bapak ya kalau kita di marahi guru" Jawab Andika yang sedikit mengancam.


Akhirnya Pak Satpam membolehkan Keyla dan Andika untuk masuk ke sekolah walaupun mereka sudah telat 20 menit dan sudah memulai pelajaran pertama.


Saat selesai memarkirkan mobil, mereka berjalan menuju kelas dan saat ia sampai di depan kelas ternyata sudah ada guru yang  sedang menjelaskan materi.


"Gimana mau masuk gak? Miss Farda loh bisa-bisa kita kena ceramahnya" Ucap Andika.


"Lebih baik masuk sih Dik daripada kita gak boleh masuk jam dia lagi" Saran Keyla.


Andika mengikuti saran Keyla dan mereka mengetuk pintu serta memberi salam terlebih dahulu, mata Samuel,Fasya,Nicole,Kyra,Salsa dan Reza sangat tidak santai karena mereka takut kalau Andika dan juga Keyla dihukum.


Mata Miss Farda terbelalak melihat keduanya telat 30 menit. Namun, Andika semgaja berjalan seperti orang sakit agar mereka tidak dihukum.


"Kenapa kalian telat? Udah jam berapa ini?" Tanya Miss Farda dengan nada yang sedikit tinggi.


Keyla menoleh ke Andika dan mengedipkan matanya untuk memberi kode bahwa dirinya saja yang menjelaskan kepada Miss Farda, tetapi Andika sedang tidak fokus.


"Ituu Miss.." Ucap keduanya bersamaan.


Miss Farda bingung karena keduanya malah berbicara, "Andika silahkan beri penjelasan kenapa kalian telat".


"Jadi gini Miss, tadi motor saya ketabrak jadi saya tergelincir kan Miss, nah kebetulan ada Keyla yang menolong saya. Terus Keyla menelpon orang bengkel untuk mengambil motor saya karena itu orang lama banget datengnya jadi kita telat dan kaki saya juga berdarah Miss tadi tapi udah diobatin kok" Jelas Andika berbohong demi keselamatan mereka.


Keyla hanya tersenyum kecil, Miss Farda pun percaya dengan penjelasan Andika. "Ya sudah kalian boleh duduk".


"Terima kasih Miss" Jawab Keduanya.


Miss Farda tidak menjawab ucapan terima kasih mereka dan lanjut menjelaskan materi Biologi.


Seperti biasa, Reza dan Samuel malah bercanda-canda saat Miss Farda sedang menjelaskan materi dan itu membuat Miss Farda geram dengan kelakuan mereka berdua.


Karena Miss Farda tau jika Keyla dan Samuel duduk bersama maka mereka akan terus mengobrol akhirnya Miss Farda menyuruh Keyla untuk bertukar tempat kembali dengan Samuel.


Setelah mereka bertukar tempat, Miss Farda berkata. "Mulai sekarang setiap pelajaran saya, Keyla harus sudah duduk bersama Reza dan Samuel harus sudah duduk bersama Kyra!".


"Loh kok gitu sih Miss, saya kan ada urusan sama Reza" Protes Samuel.


"Urusan apa?? Kalau kamu dan Reza bisa diam saat saya menjelaskan, saya tidak akan memindahkan kamu!" Bentak Miss Farda.


"Urusan hati Miss, saya mau menyatakan perasaan saya sama Chalista nah si Reza juga sama mau menyatakan perasaannya sama Laura" Samuel malah curhat ketika Miss Farda sedang marah.


Andika berteriak, "Bucin Bucin".


Reza menoleh ke arah Andika, "Makanya pdkt-an sama cewek dong biar tau rasanya gimana".


"Udah tau gue" Sahut Andika.


Nicole,Kyra,Keyla dan Salsa tertawa mendengar candaan sahabat-sahabat cowoknya kecuali Fasya, karena menurutnya hal tersebut tidak seharusnya diperpanjang itu sama saja teman-temannya tidak menghargai guru yang sedang mengajar.


Miss Farda sudah sangat marah dengan tingkah laku mereka, "Samuel,Reza,Andika,Keyla,Nicole,Kyra dan Salsa! Sekarang kamu keluar dari kelas dan lari 10 kali lapangan basket!".


"Alhamdulillah untung lapangan basket" Ucap Reza.


"Oh mau saya ganti jadi lapangan sepak bola?".


"Jangan Miss" Jawab mereka yang sedang dihukum.


"Tapi Miss, kita masih boleh ikut pelajaran Miss lagi kan? Kita janji gak akan berisik lagi kok Miss. Pleasee" Keyla memohon dengan mata yang seperti orang meminta ice cream.


"Ok, saya masih membolehkan kalian untuk ikut pelajaran saya tapi jika kalian masih mengulangi kesalahan, maka saya tidak bisa mentoleransinya lagi. Cepat sana!".


Mereka pun mulai melakukan hukumannya dengan berlari 10 kali lapangan basket, Samuel khawatir dengan Keyla karena ia takut kalau Keyla tidak kuat.


Walaupun Keyla anak basket tetapi jika disuruh berlari ia terkadang tidak kuat bahkan sering pingsan apalagi Nicole dan Kyra, mereka lebih sering pingsan.


Sudah 5 putaran lapangan basket, mereka semua berhenti sebentar tiba-tiba ada suara dari loud speaker diujung lapangan basket, "Lari lagi jangan berhenti!" Dan benar saja suara itu milik Miss Farda.


Akhirnya mereka melanjutkan 5 putaran lagi dengan lebih semangat.Namun, Kyra sudah tidak kuat lagi dan ia pun memutuskan untuk berhenti.


Samuel berlari sambil menoleh ke belakang melihat kondisi Keyla dan berteriak, "Key kalo udah ga kuat berenti aja".


"Gue masih kuat kok" Sahut Keyla.


Akhirnya mereka berhasil melakukan 10 putaran lapangan basket walaupun nafas mereka terengah-engah.


Andika berlari ke kantin untuk membeli 2 air mineral disusul oleh Reza dan juga Samuel.


"Dik, lo beli 2 air? Buat siapa?" Tanya Samuel.


"Buat Keyla satu, dia udah nolong gue tadi jadi gue mau beliin dia minum" Jawab Andika.


"Mau balas budi atau ada perasaan nih" Goda Reza.


"Berisik lo, mending kalian beliin buat Kyra,Nicole sama Salsa gih kasihan" Ucap Andika dan langsung pergi ke lapangan basket lagi.


Reza membeli 3 air mineral sedangkan Samuel membeli 2 air mineral dan membeli 7 sandwich untuk teman-temannya dan dirinya sendiri.


Ia memberikan sandwich milik Reza duluan karena ia tidak bisa membawanya yang terlalu banyak dan ia lupa meminta tas pengganti plastik.


Saat Andika memberikan air mineralnya kepada Keyla, semua temannya pura-pura batuk.


"Thanks Dik" Ucap Keyla dan lanjut memainkan ponselnya serta mengabaikan ledekan teman-temannya.


"Sama-sama Key".


"Key, gimana hubungan lo sama Mika?" Tanya Nicole.


"Fine-fine aja kok" Jawab Keyla disertai senyumannya.


"Za, kapan lo mau nyatain perasaan lo ke Laura?" Tanya Samuel.


"Hari ini pulang sekolah, gue udah janjian ngajak dia ngedate sih jadi sekalian aja" Jawab Reza.


"Wah pajak jadian lah buat gua" Sahut Andika.


"Ah lu mah minta pajak jadian doang ngasih pajak jadiannya kagak" Sambung Keyla.


"Yeh mau jadian sama siapa gua, lagi pdkt an sama cewek aja kagak".


"Makanya Dik cari cewek biar idup lu tuh gak jailin orang doang" Celetuk Kyra.


"Iya tau disini gua doang yang jomblo" Ucap Andika.


Semua pun tertawa dengan perkataan Andika dan tiba-tiba ponsel Salsa berdering tertunjukkan nama "Shawn" dilayar ponselnya.


Ia segera mengangkat telpon tersebut dan meminta izin temannya untuk diam sesaat.


*On Call*


Shawn : Sa, pulang sekolah sibuk gak?.


Salsa : Engga, kenapa?.


Shawn : Ada yang mau gue bicarain, lo deket sama Keyla kan? Nanti gue juga ajak William,Mark sama Justin.


Salsa : Iya deket, terus gue ajak dia juga atau gak usah?.


Shawn : Jangan dulu, gue ngasih tau ini biar suatu saat nanti lo bisa ngasih tau Keyla tapi kalo emang lo ga berani ngasih tau Keyla juga gapapa kok.


Salsa : Yaudah siap, pulang sekolah banget?.


Shawn : Iya nanti gue jemput lo di parkiran sekolah lo, See you.


Salsa : Bye , see you too.


*End Call*


"Ekhemm... Siapa sih Sal? Kayanya ada yang mau diajak ngedate nih" Goda Nicole.


"Shawn, katanya sih ada yang mau dia bicarain tapi gak tau deh" Jawab Salsa dengan polosnya.


"Oh ada yang mau ditembak nih? PJ nya jangan lupa buat kita-kita" Sahut Keyla.


"Apaan di tembak sih Key, orang dia juga ngajak William,Mark sama Justin".


Keyla langsung terdiam dan ia memiliki firasat yang tidak enak dengan pertemuan Salsa nanti sore dengan mereka.


"Key, are you Ok?" Ucap Samuel dan menepuk bahunya.


"I'm Ok, ngapain sih William dan Mark ikutan? Sa, nanti kalo ada info tentang Mika kasih tau gue ya" Pinta Keyla.


Andika pun berkata, "Lagi sih pacaran tertutup gitu aneh banget".


"Dik, nanti lo mau ikut ke cafe bentar gak?" Tanya Keyla.


"Ekheemm... Dika di ajak pergi nih sama Keyla, Key mau dikemanain Mikanya?" Ledek Samuel.


Keyla sudah tidak tahan lagi, ia mencubit lengan Samuel dengan keras.


"Gimana Dik? Mau kan?" Tanya Keyla lagi.


"Mau mau aja sih cuma gua gak enak ah" Jawab Andika.


"Gue kan belum kenal Mika nanti kalo tiba-tiba dia mukul gue gimana?" Andika masih saja mencari alasan agar dirinya tidak ikut.


Keyla akhirnya menyerah untuk membujuk Andika ikut ke Cafe, "Ya udah gapapa Dik, nanti lo gue anter pulang aja" ia langsung pergi meninggalkan teman-temannya dan masuk ke dalam kelas.


Saat Keyla sudah pergi, teman-temannya menatap kepergian Keyla karena mereka merasakan sedihnya memiliki hubungan yang tidak jujur tetapi mereka salut karena hati Keyla tulus untuk Mika.


"Gini deh, Dika lo bawa motor gue nah nanti biar gue yang nemenin Keyla ke Cafe karena gue tau sifat Mika tuh kaya gimana" Ucap Samuel.


Andika berpikir sebentar, "Gak usah Sam, biar gue aja yang nemenin Keyla. Tapi kok tumben Keyla minta temenin?".


"Gue juga belum tau sih, dia jadi gak terbuka gitu sama kita" Jawab Nicole.


"Dia sekarang lebih terbuka sama Kak Rino, dia aja jarang cerita ke gue" Sahut Samuel.


"Lo sibuk kali dan jarang ada waktu buat dia" Sambung Salsa.


"Iya sih bener, gue latihan futsal sama musik terus" Ucap Samuel.


Setelah selesai berbincang-bincang, mereka semua kembali ke kelasnya karena Keyla sudah memberi tahu bahwa di kelas sudah ada guru yang datang.


...***...


Jam istirahat telah berbunyi, seperti biasa Keyla serta teman-temannya pergi ke kantin dan duduk bersama Rino,Hema,Theo dan Alex.


Sesampainya di kantin, mereka sudah memesan makanan dan sekarang mereka sedang makan bersama-sama. Saat sedang asik makan, ponsel Keyla berdering dan tertunjukkan nama "beloved emotional boy" di layar ponselnya.


Ia langsung mengangkat telepon dari pacarnya tersebut tanpa menjauh dari teman-temannya.


*On Call*


Mika : Halo Keyla, nanti jadi ya ke Cafe. Kamu bawa mobil sendiri?


Keyla : Iyaa bawa kok, oh iya aku ajak Dika juga ya soalnya motor dia dibengkel terus kalo anterin dia dulu nanti kamunya nunggu lama.


Mika : Iya sayang gapapa kok ajak aja.


Tiba-tiba dari telpon tersebut terdengar suara Renal yang menyebut Amellia Chloe dan dia bilang dengan sebutan 'mantan'.


Keyla : Amel? Mantan kamu?.


Mika : Iya dia mantan aku, tapi dia udah tinggal di luar negri kok lagi pula aku kan sayangnya sama kamu, udah dulu ya Key.


Keyla : Iyaa Mik bye.


Keyla sengaja tidak mematikan telponnya duluan sedangkan Mika lupa mematikan telponnya, jadi Keyla masih bisa mendengar suara dari Mika.


Renal : Mikaa, Amel lusa pulang dan dia bilang ke gue kalau dia mau sama lo terus berduaan.


Pras : Keyla gimana Mik? Lo kenapa gak jujur aja sih sama dia? Jujur gue kasihan sama dia Mik.


Mika : Ga usah ikut campur deh kalian ini urusan gue.


Setelah mendengar percakapan seperti itu Keyla langsung mematikan telponnya dan meneteskan air mata.


Samuel dan Rino langsung meminta tukaran tempat duduk dengan Kyra dan Salsa.


Samuel memegang bahu Keyla dan menghadapkan ke dirinya, "Kenapa nangis? Mika bilang apa sama lo?".


"Bukan Mika yang bilang tapi Mika menutupi sesuatu dari gue Sam, gue sempat dengar kalau Amel itu mantan Mika dan lusa Amel mau berduaan terus dengan Mika terus Pras kayak mengetahui satu hal dan menyuruh Mika untuk jujur.Namun, Mika tetap tidak mau berkata jujur".


Samuel menghapuskan air mata yang membasahi pipi Keyla, "Jangan nangis, air mata lu gak pantas untuk lelaki macam Mika".


"Kamu masih kuat bertahan dalam hubungan kalian gak? Kalau sudah tidak kuat maka putuskan saja dari pada ini menambah beban pikiranmu" Saran Rino.


"Aku hanya ingin kejujuran dari Mika, kalau memang Amel ingin melepas rindunya dulu dengan Mika tidak apa itu bukan masalah bagiku kak" Jawab Keyla.


Rino memeluk Keyla dan mencium kening Keyla. "Gue bangga sama lo Key, lo tetap bertahan walaupun hubungan kalian diselimuti oleh kebohongan".


Kyra,Salsa,Nicole dan Fasya ikut memeluk Keyla agar ia kuat untuk menjalani hubungan dengan Mika.


Andika,Reza dan yang lainnya juga merasakan kesedihan yang di alami Keyla.Tetapi, mereka harus bisa menguatkan Keyla dalam kondisi seperti ini.


Akhirnya bel masuk pun berbunyi, semua siswa masuk ke kelas masing-masing dan mulai belajar hingga jam pulang tiba.


...***...


Karena sudah waktunya pulang, Keyla beserta teman-temannya berkumpul di parkiran terlebih dahulu untuk menunggu jemputan Nicole.


Akan tetapi, Alex,Fasya,Kyra,Hema,Theo dan Reza meminta maaf karena tidak bisa menunggu jemputan Nicole, mereka masih punya urusan yang mesti di kerjakan.


Jemputan Nicole telah tiba, Nicole pun pamit dengan teman-temannya dan tak lama Nicole pulang. Datanglah Shawn bersama dengan teman-temannya.


Shawn turun dari mobil, "Hai Key" ia menyapa Keyla.


"Hai, kalian semua bisa turun dulu gak? Ada yang mau gue tanyain" Ucap Keyla.


Shawn memanggil ketiga temannya dan dengan segera mereka keluar dari mobil serta berdiri tepat di depan Keyla.


"Mau nanya apa Ka?" Ucap William.


Keyla menghela nafasnya terlebih dahulu agar ia tidak meneteskan air mata lagi, "Kalian kan adik kelas Mika, nah kalian kenal kan sama Amellia yang mantannya Mika itu?".


Pertanyaan Keyla membuat mereka terdiam karena mereka belum ada yang memberi tahu bahwa Mika memiliki mantan yang bernama Amellia.


"Kenapa gak dijawab? Kalian pasti tau sesuatu kan tentang mereka?" Tanya Andika.


"Iya Amel itu mantannya Mika, tapi Keyla tau dari mana tentang hal itu?" Ucap Mark.


"Gak penting gue tau itu dari mana, Apa Mika masih sayang sama Amel? Terus lo apa hal yang membuat lo berantem sama Mika ?" Tanya Keyla lagi.


"Kalo masalah sayang atau enggaknya maaf gue gak bisa jawab kak, waktu ada acara sekolah. Amel minta bantuan gue dan Mika salah paham akan hal tersebut akhirnya Mika benci sama gue sampai sekarang walaupun masih tetap baik" Jelas William.


"Ok, makasih yaa William,Mark,Justin dan Shawn. Gue sama Dika pergi duluan ya".


"Tunggu ka, kakak mau kemana?" Tanya William.


"Aku mau ke Cafe sama Mika juga, oh iya kapan-kapan main lagi kerumah besok kan weekend" Jawab Keyla.


"Siap ka".


Setelah berpamitan, Keyla pun segera pergi ke Cafe bersama Andika karena Mika sudah menelpon Keyla terus.


Di dalam mobil, Andika mencoba memulai percakapannya agar Keyla bisa terhibur sedikit, Keyla mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi.


"Key, lo udah mau mati yaa. Jangan kenceng-kenceng lah ngendarain mobil" Celetuk Andika.


"Engga lah, tuh liat aja HP gue dari tadi ada telpon dari Mika" Sahut Keyla.


Sudah ada 10 missed call dari Mika dan ponsel Keyla masih saja berdering karena Andika sangat gregetan dengan kebawelan pacar Keyla ini akhirnya ia meminta izin Keyla untik mengangkat telpon tersebut.


Keyla mengizinkan Andika untuk mengangkat telpon dari Mika.


*On Call*


Mika : Sayang, kamu dimana sih? Lama banget.


Keyla : Keyla lagi nyetir sabar tunggu udah dijalan.


Mika : Lo siapa?


Keyla : Gue Andika, temen sekelasnya Key.


Mika : Oh ya udah cepet ya.


Keyla : Ya.


Andika langsung mematikan telponnya dan memberi tahu Keyla apa yang tadi dibicarakan oleh sang kekasihnya.


Beberapa menit kemudian, mereka pun akhirnya sampai di Cafe tempat janjiannya dengan Mika serta teman-temannya dan tempat itu adalah tempat yang sering dikunjungi Mika dan Keyla.


Mereka berdua segera turun dan menemui Mika, sebelum menghampiri Mika. Keyla memesan minuman dan makanan untuk dirinya dan juga Andika.


Andika berkenalan dengan Mika serta teman-temannya, tetapi anehnya ekspresi Mika biasa saja saat melihat Keyla membawa teman cowoknya saat ingin bertemu dengan dirinya.


"Hai sayang" Sapa Mika dan mencium kening Keyla.


"Sorry yaa bikin kamu nunggu lama" Ucap Keyla yang mencubit pipi dan hidung Mika.


Mencium dan mencubit adalah hal yang sudah biasa mereka lakukan saat bertemu, Mika juga memiliki panggilan khusus untuk Keyla yaitu "Sweet Girl" dan Keyla memiliki panggilan khusus untuk Mika yaitu "Emotional Boy".


Andika hanya tertawa kecil melihat kelakuan temannya yang menurutnya bucin tingkat tinggi itu.


Mereka pun duduk bersama dan makan serta minum bersama baru melanjutkan obrolannya.


Saat semua selesai makan, Mika hanya fokus pada ponselnya dan senyum-senyum sendiri padahal di depannya sedang ada pacarnya.


Pras melihat Keyla yang terus menatap Mika dengan tatapan sedih serta banyak pertanyaan itu, ingin rasanya Pras memberi tahu sekarang namun sepertinya belum saatnya.


Devan menoleh ke arah Andika, "Dik, lo anak baru ya? Kayanya temen sekelas Keyla ga ada yang namanya Andika deh" Tanya Devan.


Devan adalah tipikal orang yang ramah dan suka memulai percakapan duluan walaupun terkadang pertanyaannya membuat orang sakit hati tapi tetap saja dia adalah orang yang sangat humble.


"Kagak, gue baru pulang dari negara kelahiran gue setelah 2 bulan lalu karena ada hal yang harus diurus. Nah makanya gue baru keliatan lagi" Jawab Andika.


"Lo deket banget ya sama Keyla?" Tanya Pras tiba-tiba.


"Deket sih, kenapa emang?" Dika bertanya balik kepada Pras.


"Ikut gue sebentar yuk ke depan, ada yang perlu gue bicarain".


Andika mengikuti Pras yang berjalan keluar dari Cafe, ia sendiri pun bingung dengan sikap Pras begitupun dengan teman-temannya tetapi tidak dengan Keyla dan Mika.


Pandangan Keyla masih tidak teralihkan dengan Mika yang sedang bermain ponsel serta senyum-senyum sendiri dengan ponselnya itu.


"Gue cuma mau minta tolong sama lo Dik, kalo di sekolah hibur Keyla ya jangan sampe dia terus-terusan mikirin sikap Mika yang berubah" Pinta Pras.


"Sebentar, kenapa sikap Mika bisa berubah kaya gitu? Kalo gue boleh tau sebenernya apa sih hal yang di sembunyikan itu?" Tanya Andika.


"Karena gua percaya sama lu jadi gua ceritain, sebenernya Mika itu masih sayang sama Amel tapi karena Amel pergi terlalu lama dan dia bertemu Keyla, Nah akhirnya Mika jatuh cinta. Tapi, saat Mika udah jatuh cinta banget sama Keyla tiba-tiba Amel balik lagi dengan membawa kabar bahwa sebentar lagi dia balik ke indonesia" Jawab Pras.


"Tapi Amelnya masih sayang sama Mika gak?".


Pras pun menjelaskan seperti apa Amel sebenarnya, "Amel itu cewek posesif, dia gak mau kalo sampe ada yang deketin Mika apalagi pacaran. Dia masih sayang banget sama Mika, mereka putus karena kesalahpahaman antara mereka berdua dengan William adik sepupu Keyla".


Akhirnya Andika paham dengan hal yang disembunyikan oleh Mika dan Andika akan membantu Keyla untuk lebih ceria lagi serta melupakan sikap Mika yang seperti itu.


Setelah selesai berbincang, mereka berdua pun masuk kembali dan menghampiri teman-temannya.


"Mik, aku pulang aja ya" Ucap Keyla.


Mika langsung mengalihkan pandangannya ke Keyla, "Loh kenapa Key?".


"Kamu nanya kenapa? Percuma ketemuan sama pacar kalo pas ketemu pacarnya malah sibuk main HP" Jawab Keyla.


"Loh kok kamu marah? Terus kenapa kalo aku main HP? Dulu kita ketemuan terus main HP kamu ga pernah protes. Lebay tau gak" Celetuk Mika.


"Lebay kamu bilang? Kamu bukan Mika yang dulu".


"Ya udah kalo mau pulang, pulang aja sana. Kan awalnya aku bilang, aku mau ketemu kamu eh kamu malah ajak temen cowok kamu".


"Oh jadi kamu malah nyalahin aku, it's Ok. Aku pulang sekarang" Keyla sudah meneteskan air matanya.


Keyla diam sesaat melihat respon Mika tapi ternyata Mika langsung fokus pada ponselnya kembali.


Ia mengajak Andika pulang dan segera mengantarkan Andika pulang kerumahnya serta mengendarai dengan kecepatan yang sangat tinggi.


Setelah sampai di rumah Andika, Keyla langsung pulang kerumah tanpa berpamitan kepada Andika. Ia memaklumi Keyla pasti sangat sedih.


Saat sudah sampai dirumah, ia langsung pergi ke kamar dan menulis novel serta meluapkan kesedihannya lewat kata-kata sampai ia tertidur pulas.


...***...


...Terima kasih untuk kalian semua....


...Alhamdulillah berkat kalian aku bisa mencapai 2k Readers😊❤...


...Terima kasih sudah menyukai cerita ini dan sudah menyukai tokoh-tokoh yang ada disini....


...Tolong beri dukungan untuk aku agar aku lebih semangat bikin part yang lebih seru....


...Apa Andika berhasil membuat Keyla terhibur?...


...Akankah Keyla dan Mika putus?...


...Lalu kapan Pras atau William memberi tahu hal yang selama ini disembunyikan oleh Mika?....


...Penasaran? Simak dipart selanjutnya....


...Oh iya, Jangan lupa untuk Vote dan Comment Disini yaa!!...


...Love you❤...