
"Tepat Di umur gue yang 17 tahun, tepat detik ini juga gue mendapat kebahagiaan lebih. Terutama mengendarai mobil sendiri,bonusnya adalah ya menjadi pacar Mika.-Keyla"
***
Keesokan harinya setelah pesta ulang tahun Keyla, ia menjalani kehidupan nya kembali sebagai pelajar SMA dan hari bahagianya karena ia sudah diperbolehkan mengendarai mobil sendiri.
Keyla bangun dengan wajah yang ceria dan ia segera rapi-rapi lalu turun untuk sarapan bersama keluarganya.
Ternyata dibawah sudah ada Mika yang ingin mengantarkan Keyla ke sekolah, Keyla senang karena dijemput Mika tetapi di sisi lain ia sedih karena gagal membawa mobil sendiri.
"Pagi sayang" Sapaan setiap pagi dari sang papa dan mama nya.
"Pagi Papa,Mama,Mika. Btw abang kemana ma,pa?".
"Pagi Key".
"Abangmu sudah berangkat ke kantor sejak subuh tadi" Jawab Meira.
Keyla dengan segera menghabiskan makanannya dan pergi berangkat ke sekolah bersama Mika.
Suasana di dalam mobil menjadi hening ketika berada dalam perjalanan.
Keyla mencairkan suasana, "Makasih yaa untuk semalam, aku seneng banget".
Mika mengelus kepala Keyla,"Sama-sama sayang, oh iya pulang sekolah ada acara gak? Jalan yuk bareng sama Pras dan Renal juga".
"Boleh tuh pas banget ga ada acara dan ga ada tugas, mereka sama pacarnya juga?" Tanya Keyla yang menerima ajakan Mika.
Mika memegang tangan Keyla dan tersenyum, "Enggak mereka cuma nemenin kita aja, tadinya mau ngajak Khairan sama Devan tapi gak jadi".
Keyla mengangguk dan tersenyum manis, obrolan pun semakin berlanjut dan banyak yang ia bahas sampai akhirnya ia telah berada di tujuan yaitu sekolah Keyla.
Mika membukakan pintu mobil nya, "Silahkan putri".
"Ih Mikaa, makasih pangeran" Keyla tersipu malu namun ia tidak bisa menahan senyumnya.
"Gue ke sekolah dulu ya, nanti gue jemput disini lagi. Semangat belajarnya" Mika mencium kening Keyla dan langsung pergi kesekolahnya membawa mobilnya.
Sedangkan Keyla melambaikan tangan dan langsung berjalan ke arah kelas sambil tersenyum-senyum.
Diaula ia bertemu dengan Alex yang sedang bersama Rino seperti biasanya ia selalu berada di aula setiap pagi.
"No, adik kita udah gak waras kayanya,liat deh dari tadi jalan senyum-senyum terus" Alex memberi tahu Rino.
Rino langsung menghampiri Keyla dan diikuti dengan Alex.
"DORR!!" Rino mengejutkan Keyla.
Keyla terkejut, "Ih kak Rinooo!!! Kalo gue jantungan gimana? Mau tanggung jawab ? Hah?".
Rino memegang pundak Keyla, "Santai Key, lagi lu dari tadi jalan senyum-senyum mulu. Gue ingetin aja si disini kan angker ya hati-hati aja".
"Berisikk luu kak, gue tuh lagi bahagiaa yaa walaupun hari ini gue ga bisa bawa mobil sendiri" Keyla mencubit perut Rino.
"Iyaa deh yang lagi seneng karena pacaran sama Mika" ledek Alex.
Rino memiliki perasaan buruk terhadap Mika, "De, apa gak sebaiknya lu cari tau dulu tentang Mika? Kalian belum lama kenal loh dan lo kan pernah bilang kalo lo belum tau sifat asli Mika dan masa lalu Mika kaya gimana".
Keyla langsung berpikir dan menjawab, "Bener juga sih, apa gue cari tau lewat William ya? Kan dia satu sekolah sama Mika tuh".
"Nah bisa tuh, gue sama Alex bakal bantu lo karena gue gak mau lo sakit hati sama dia apalagi kalo sampe dia masih sayang sama masa lalunya" ucap Rino.
"Jadi makin sayang sama kedua kakakku ini, makasih yaa kak Rino dan kak Alex" Keyla memeluk keduanya.
Rino dan Alex pun membalas pelukan Keyla, mereka pun segera melepas pelukannya dan Keyla berlari menuju kelasnya.
Saat ia lihat kelasnya dari luar terlihat tidak ada murid sama sekali bahkan lampu kelasnya mati, ia merasa takut dan kebetulan ada 1 teman sekelasnya yaitu Andika karena ia juga telat.
"Key, lo kenapa gak masuk kelas?" Tanya Andika.
Pertanyaan Andika membuat Keyla terkejut karena ia masih ragu untuk masuk kelas yang sangat gelap itu.
"Ehh elo ngagetin aja sih, kayanya kelas kita ga ada orang deh Dik" Jawab Keyla.
Andika mengabaikan jawaban Keyla dan ia langsung melihat ponsel nya yang sudah mendapat banyak chat dari grup kelasan yang ternyata teman-temannya sedang memberi surprise untuk Keyla.
"Masuk gih, lebay banget lo cuma gelap doang juga bisa di nyalain lampunya" Ujar Andika.
Keyla menarik tangan Andika, "Lu kan cowok yaa nah lu duluan yaa yang masuk gue dibelakang lu".
"Bilang aja lo takut kan, ga ada lo duluan lah yang masuk" Tolak Andika.
"Dasar cupu, masa cowok ga mau duluan dimana-mana cowok ngelindungi cewek masa cewek ngelindungi cowok sih" Keyla memiliki banyak alasan agar Andika masuk kelas duluan.
Andika sangat geram dengan perkataan Keyla, akhirnya ia yang masuk terlebih dahulu dan Keyla mengikutinya dari belakang.
Andika membuka pintu nya secara perlahan, "Tuh liat ga ada apa-apa kan lo nya aja penakut".
Andika sudah berada di dalam kelas sedangkan Keyla masih di luar kelas, akhirnya Keyla memberanikan diri untuk masuk kelas.
Saat ia memasuki kelas, tiba-tiba saja lampu menyala dan terlihat teman-teman Keyla yang membawa kue ulang tahun serta menggunakan confetti ulang tahun lainnya.
Fadlan yang memegang kue ulang tahun tersebut karena ia tidak bisa hadir di pesta ulang tahun Keyla.
"Happy Birthday Keylaa!!" Ucap semua teman sekelasnya.
"Thank you kalian, sumpah ini bener-bener kejutan banget sih buat gue" Keyla terharu.
"Tiup lilinnya Key tapi make a wish dulu" ucap Fadlan.
Keyla memejamkan matanya dan membuat beberapa permintaan, lalu ia meniup lilin tersebut.
"Yeaayy potong kuenya Key" ucap Kyra.
"Ini ide siapa sih?" Tanya Keyla sebelum ia memotong kuenya.
"Ide Fadlan tuh" Jawab Salsa.
"Sebenernya mah kita mau sekelas ngerjain lu nya, ehh si Dika malah telat untung ga ketauan" Ucap Fadlan.
"Gua ga nge cek hp lagi ****, lagipula kalian semua ga usah meragukan bakat akting gue ini" Ucap Andika.
"Hah emang lu punya bakat Dik?" Tanya Reza.
"Wah ini nih orang yang belum kenal deket sama gue" Jawab Andika dan ia pun tertawa.
"Ya elonya sombong sih, makanya kenalan dulu sinii sama aku" Ucap Reza dengan nada yang sangat menjijikkan.
"Re, gue masih normal ya mohon maaf aja nih" Ucap Andika disertai dengan tawanya.
"Wah Key, kayanya kita harus ajak Dika main tiap hari deh" Usul Samuel.
"Kita kan emang temenan, so? Kenapa lu bilang kaya gitu?" Tanya Keyla.
"Bukan gitu Keylaa, maksud gue yaa biar makin deket aja gituu kan lebih enak" jawab Samuel.
"Dika mau sahabatan sama Samuel yang rada-rada ini?" Tanya Keyla.
"Lah kenapa enggak? Kan memperbanyak sahabat malah bagus" Jawab Andika.
"Gue aja capek punya sahabat kaya dia" Ucap Keyla.
Samuel mendekatkan dirinya ke Keyla dan menatap wajah Keyla, "Oh udah ga betah? Ya gapapa sih asal tar kalo udah nangis ga usah ke gue ya".
Keyla menatap Samuel dengan tatapan yang lebih tajam, "Perasaan gue nangis ga pernah ke lu deh tapi lu yang nyamperin gue".
"Haha rasakan ituu Samuel, stuck kan andaa" ledek Nicole.
"Iyaa gue akuin bener, tapi itu semua kan karena gue sayang sama lu".
Keyla tersenyum, "Dikaa, gue saranin kalo lagi main sama Samuel tuh jaga jarak 2 meter aja".
"Kenapa *****?" Tanya Andika.
"Karena Samuel bisa berubah jadi manusia menyebalkan sedunia" Jawab Keyla.
"Lah bodo amat ga perduli, itu kan cuma sama lu".
"Wahh cocok dah lu berduaa, sama-sama nyebelin".
Setelah selesai berdebat, Keyla langsung memotong kue tersebut dan membagikannya kepada seluruh teman sekelas.
Ada beberapa teman sekelas Keyla yang memberikan hadiah dan tak lama kemudian guru pun masuk kelas.
4 jam kemudian, Bel istirahat telah berbunyi. Fadlan langsung pergi ke kelas sebelah tanpa pamit kepada teman-temannya, sedangkan Samuel mengajak Andika untuk pergi ke kantin bersama.
Keyla yang melihat Samuel berjalan bersama Andika dan juga Reza, ia menyetopkan langkah mereka bertiga.
"Gak ngajak parah lu Sam" ucap Keyla.
Dan akhirnya Samuel menggandeng tangan Keyla, teman-teman Keyla pun ikut pergi ke kantin bersama.
Saat sudah sampai di kantin. Keyla,Salsa,Kyra,Fasya dan juga Nicole mencari tempat duduk yang kosong dan dengan cepat ia menemukan tempat tersebut.
Sedangkan Samuel,Reza dan Andika sedang memesan makanan untuk mereka dan juga cewek-cewek.
Keyla dan keempat sahabatnya sedang asik mengobrol tiba-tiba ponsel Keyla berdering dan tertunjukkan nama "William" dilayar.
Ia pun segera mengangkat telpon tersebut tanpa menjauh dari teman-temannya.
*On call*
William : Halo Kak Key.
Keyla : Iya halo, ada apa Liam?.
William : pulang sekolah ada acara gak kak? Ada yang perlu aku bicarakan.
Keyla : Aduh Liam maaf bukannya nolak, tapi aku udah ada janji sama Mika. Emang mau ngomong apa?.
William : Yah yaudah gapapa deh kapan-kapan aja, maaf kak ganggu.
Keyla : it's oke, bye.
*End Call*
Setelah menerima telpon dari William, ia diam sesaat dan memikirkan apa yang akan ingin di beri tahu oleh adik sepupunya itu.
Teman-teman cowok nya pun datang membawakan makanan mereka dan di ikuti oleh beberapa kakak kelasnya.
"Sya, kenapa Keyla? Kok diem aja" Tanya Rino.
"Nah kita juga belum nanya sih, tadi dia abis nerima telpon dari William" Jawab Fasya.
"William siapa?" Tanya Andika.
"Eh tumben lo ikut ke kantin bareng Samuel" Ucap Rino.
"Boleh ya kali, oh iya William itu adik sepupu Keyla" Jawab Rino.
Andika hanya menganggukkan kepalanya, sedangkan Keyla masih tidak teralihkan oleh suara dan candaan teman-temannya.
"Keylaa woy jangan bengong kesambet ****** lu" Andika mengejutkan Keyla.
Keyla mencubit lengan Andika, "Bisa gak ga usah ngagetin kaya gitu? Kayanya emang hobi lu yaa Dik".
Andika tertawa lepas karena memang sudah sifatnya seperti itu, namun karena ia baru dekat dengan Keyla dan yang lainnya jadi ia lebih jail dari biasanya.
"Lo kenapa Key?" Tanya Alex.
"William tadi mau ngajak ketemu katanya ada yang mau dia kasih tau ke aku kak" Jawab Keyla.
"Terus kenapa? Lo gak mau ketemu dia?" Tanya Rino.
"Bukannya gak mau, tapi kan nanti pulang sekolah gue udah janji mau pergi sama Mika" Jawab Keyla.
"Firasat gue gak enak Key tentang Mika" Sahut Samuel.
"Nah sama tuh kita juga" Sambung Fasya dan Nicole.
"Ra, lo kan pernah deket juga ya sama Mika. Dia pernau cerita tentang masa lalunya gak?" Tanya Keyla.
"Gak pernah sih, lagi pula kita deket biasa aja kok kan sebenernya mah gue lebih sering sama ka Hema. Ya kan kak?" Jawab Kyra.
"Iya bener, pernah juga ngobrol sama Mika tapi dia ga cerita apapun ke kita" Ucap Hema.
"Gue butuh saran kalian semua dong, ya masa gue pacaran sama Mika dipenuhi dengan adanya kebohongan. Apa gue harus nanya ke Pras ya kan dia udah deket lama tuh" Ucap Keyla.
Semuanya pun berpikir sambil makan dan tiba-tiba Andika mendapatkan saran, namun ia tidak tahu apakah saran ini akan diterima baik oleh Keyla atau tidak.
"Key, menurut saran gue sih mending lo jangan cari tahu lewat Pras karena Pras itu kan sahabat baiknya Mika yang ada nanti dia bilang, nah mendingan lo cari tahu lewat adik sepupu lo aja atau lo diem-diem pinjam hp nya Mika" Ujar Andika.
"Eh saran lu jenius juga Dik, gue sih setuju banget Key sama sarannya Dika" Ucap Kyra.
"Wih iya lah gue, tapi ini belum seberapa kok masih standar sarannya" Ucap Andika yang bangga tetapi juga merendah.
"Thank you Dik sarannya" ucap Keyla.
"Yoi sama-sama Key".
Keyla memikirkan saran dari Andika, sedangkan yang lain menyetujui saran yang diberikan oleh Andika karena menurut mereka semua saran tersebut sangatlah baik.
Setelah berpikir beberapa menit, akhirnya Keyla mengikuti saran yang diberikan oleh Andika karena biar bagaimanapun juga ia belum terlalu lama mengenal Pras.
Baru kali ini Keyla mempunyai pacar yang sangat amat tertutup bahkan ia bisa menerima cintanya dengan secepat itu.
Tak lama kemudian bel masuk telah berbunyi, semua murid masuk ke kelas masing-masing untuk melanjutkan kegiatan belajar mengajar.
***
Sedangkan di sekolah SMAN 115 dimana tempat Mika beserta teman-temannya bersekolah, mereka sedang berkumpul di depan kelas.
Entah mengapa pikiran Pras menjadi kalang kabut padahal yang memiliki rahasia diantara hubungan itu adalah sahabatnya bukan dirinya sendiri.
Pras pergi menemui William yang sedang berada di kelasnya, saat sudah sampai di depan kelas William ia pun memanggilnya. "William! Sini bentar deh".
William pun menghampiri Pras namun ia di ikuti oleh Mark dan juga Shawn karena mereka tau sifat semua kakak kelasnya yang terlalu mementingkan senioritas.
"Ada perlu apa Pras?" Tanya William.
Memang di sekolahnya antara junior dan senior yang sudah lumayan dekat tidak pernah memanggil dengan sebutan 'Kak' melainkan dengan 'nama' orang itu sendiri.
"Beberapa hari lagi Amel kembali ke sekolah ini, Mika tidak memberitahu mantannya bahwa ia sudah memiliki pacar" Jelas Pras.
"Kenapa Mika gak ngasih tau? Supaya dia masih bisa dekat dengan Amel?" Tanya William.
"Kalo itu gue kurang tau akhir-akhir ini dia jarang cerita tapi tadi gue liat dia lagi chattingan sama Amel bukan sama Keyla" Jawab Pras.
"Lalu, apa yang bisa kita bantu?" Tanya Mark.
"Kalian secepatnya beri tahu Keyla karena biar bagaimanapun dia itu pacarnya dan dia berhak tau dan memilih bertahan atau tidaknya" Jawab Pras.
"Wait, emang Mika gak sayang sama kak Keyla?" Ucap William.
"Dia bilang ke gue kalau dia masih sangat sayang dengan Amel, nah gue takut dengan datangnya Amel nanti terus sikap Mika berubah drastis sedangkan Keyla belum tahu apapun itu".
Akhirnya semua setuju dengan perkataan Pras, namun William hanya menunggu waktu yang tepat karena ia tahu bahwa Keyla masih sangat menyayangi Mika dan mereka juga baru memulai suatu hubungan.
Pras kembali ke kelasnya dan ternyata Mika sudah menunggu dirinya sejak tadi.
Mika menyatukan alisnya, "abis darimana lo?".
"Dari kelas William" Jawab Pras santai.
Mika menarik kerah baju Pras sangat kuat, "Lo mau ngerebut Keyla dari gue?".
Pras melepaskan tangan Mika dari kerahnya , "Seharusnya gue yang nanya, lo tuh sayang atau enggak sama Keyla? Kenapa gue liat dari tadi laman chat lo sama Amel bukan Keyla".
"Iya, gue emang sayang sama Amel dan perasaan gue ke Keyla lama-lama pudar setelah gue tahu kalo William itu adik sepupunya".
"Maksud lo? Apa hubungannya William sama perasaan lo Mik?" Tanya Pras dengan nada yang meninggi.
"Karena William adalah orang yang membuat hubungan gue sama Amel berantakan waktu itu dan dia berusaha ngerebut Amel dari gue! " Emosi Mika pun meluap.
"Gue gak abis pikir ya sama lo Mik, dulu William udah ngejelasin dengan detail cuma lo nya aja yang kepala batu" Ucap Pras.
Satu tonjokkan terkena pipi Pras, ia tidak membalas pukulan tersebut karena ia tidak mau berantem dengan sahabat baiknya ini.
"Lo ngomong gitu karna lo udah jatuh cinta kan sama Keyla?".
Perkataan Mika membuat Pras kepancing emosinya, ia sama sekali tidak memiliki niat untuk merebut Keyla darinya. Namun ia hanya tidak mau kalau Keyla sakit hati karena biar bagaimanapun mereka berteman baik.
"Gue bukan teman yang jahat! Terserah lo mau kaya gimana. Yang penting gue gak mau sampe Keyla tersakiti, lo gak inget kalo lo pernah ngebuat Keyla sakit di perutnya yang berujung koma?".
"Gak usah bahas masalah itu deh, pulang sekolah gue gak jadi jalan sama Keyla dan gue gak jadi kumpul bareng temen kaya lo lagi" Ucap Mika yang langsung pergi begitu saja.
Pras langsung kembali ke kelasnya dan ia semgaja tidak memberi tahu Keyla dulu karena ia takut menganggu konsentrasi belajar Keyla.
***
Jam pulang sekolah telah berbunyi di sekolah SMAN 112, Kyra,Fasya,Fadlan izin pulang duluan karena mereka berdua sudah ada janji dengan pacarnya, kalau Fadlan ingin mengantarkan orang yang sedang ia sukai.
Sedangkan Keyla,Nicole,Samuel,Reza dan Andika masih di dalam kelas.
"Key, lo jadi bareng Mika?" Tanya Samuel.
"Gak tau deh, dia dari tadi gak ngabarin sih" Jawab Keyla.
"Mending lu telpon deh Key" Usul Nicole.
A
khirnya Keyla memutuskan untuk menelpon Mika, ia sudah mencoba beberapa kali namun masih tidak di angkat oleh Mika.
Raut wajah Keyla berubah menjadi sedih karena ia tidak menyangka kalau Mika akan menjadi seperti ini.
Samuel merasa bahwa Mika menyayangi dan mencintai Keyla hanya berpura-pura dan Samuel juga merasa bahwa Mika sedang menjadikan Keyla sebagai pelampiasannya.
"Lo pulang bareng gue aja Key" Ajak Reza.
"Gue bisa kok pulang sendiri, kalian duluan aja" Ucap Keyla.
Tiba-tiba ponsel Nicole berdering ternyata ia sudah di jemput oleh orang tuanya di parkiran sekolahnya itu dan dengan berat hati Nicole berpamitan dengan Keyla serta Samuel,Andika dan juga Reza.
Akhirnya mereka berjalan menuju parkiran dan ternyata di parkiran sudah ada Rino bersama Theo.
"So, gimana Key? Mau pulang bareng gue atau lo tetep mau nunggu Mika?" Tanya Samuel.
"Kayanya bareng Mika aja deh, kalian duluan aja gapapa kok" Jawab Keyla.
"Kita ga se tega itu Key ninggalin lo sendirian disini apalagi yang lo tunggu itu belum ada kepastian" Ucap Andika.
"Gue setuju sama Dika, kita akan disini sampai Mika dateng" Sambung Theo.
"Makasih ya kalian udah perduli sama gue".
Semua teman Keyla pun tersenyum dan tak lama kemudian ada mobil yang datang dan berhenti tepat di depan mereka.
Keyla mengenali mobil tersebut namun,mobil itu bukan lah milik Mika melainkan milik sahabatnya Mika yaitu Pras.
Dan benar saja dugaan Keyla yang keluar dari dalam mobil tersebut adalah Pras, ia langsung menghampiri Keyla yang sedang bersama teman-temannya.
"Kok lo yang dateng? Mika kemana?" Tanya Samuel.
"Mika hari ini gak bisa jemput Keyla karena dia ada jadwal les dadakan" Jawab Pras.
"Maafin gue Key, gue terpaksa bohongin lo karena gue gak mau lo sakit hati disaat lo baru menjalin hubungan dengan Mika" Ucap Pras dalam hati.
"Sesibuk itu? Sampe gak ngabarin pacarnya sendiri dari pagi" Sahut Rino.
"Mending lo jujur aja Pras apa yang sebenernya terjadi" Sambung Theo.
"Aduh kak maaf banget, kalo soal Mika ga ngabarin Key itu Pras gak tau sama sekali. Tadi Pras cuma diminta tolong untuk jemput Keyla".
Andika merasa aneh dengan adanya manusia seperti Pras karena dengan gampang nya dia disuruh-suruh oleh Mika, "Lo mau di suruh kaya gini? Lo tuh sahabatnya bukan asistennya Mika loh".
Pras terdiam sebenarnya ia yang ingin menjemput Keyla bukan ia disuruh dengan Mika, "Iya tapi apa salahnya gue bantu sahabat sendiri?".
"Ya gak ada yang salah cuma lo kan disuruh jemput pacarnya dan itu tuh kewajiban Mika bukan lo" Jawab Andika.
"Udah Stop! Oke gue pulang bareng lu, dan untuk kalian makasih banyak udah nemenin gue sampe Pras dateng" Ucap Keyla.
"Kalo ada apa-apa kabarin gue" Ucap Rino dan Samuel.
Keyla hanya tersenyum dan akhirnya Keyla pulang bersama Pras sedangkan teman-temannya langsung pulang kerumah masing-masing.
***
Kok Mika jadi kaya gitu?
Terus gimana hubungan Mika dan Keyla selanjutnya? Apa akan putus?
Dan ada tokoh baru yaitu Andika.
Kepo kann gimana si Andika itu? Dan gimana sih kelanjutan nya?
Semua akan terjawab di part-part selanjutnya hehe.
Jangan lupa untuk Vote dan Comment ya❤
Happy Reading⭐